cover
Contact Name
Amiruddin
Contact Email
journalameena@gmail.com
Phone
+6285270075934
Journal Mail Official
aij@ymal.or.id
Editorial Address
Jl. Line Pipa Desa Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Ameena Journal
ISSN : -     EISSN : 29860016     DOI : -
Ameena Journal bertujuan untuk menjadi media publikasi ilmiah yang memfasilitasi pengembangan dan penyebaran penelitian di berbagai bidang ilmu keislaman, dengan fokus pada kajian interdisipliner yang relevan dan aplikatif. Jurnal ini mencakup berbagai topik seperti Pendidikan Islam, Hukum Islam, Ekonomi Islam, Dakwah Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Sosial, Filsafat Islam, Pemikiran Islam, Sejarah Islam, serta bidang-bidang lain yang berkaitan dengan ilmu keislaman, termasuk Matematika, Kebidanan, dan Kedokteran. Dengan melibatkan penulis, penyunting, dan penerbit yang mengedepankan etika akademik, Ameena Journal bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi keagamaan Islam dunia, serta menjadi rujukan yang bermanfaat bagi akademisi, peneliti, dan praktisi di berbagai disiplin ilmu.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal" : 10 Documents clear
Peran Lembaga Adat Gampong Dalam Penyelesaian Sengketa Haikal, Muhammad
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.51

Abstract

Aceh is a unique province with its special characteristics, including the Qanun that regulates village judiciary. However, does the village customary institution play a role in dispute resolution, and what is its legal basis? This research aims to examine the legal basis and the role of the village customary institution in Aceh in dispute resolution. The method used is qualitative. The research results show that the village customary institution has a significant and important role in dispute resolution, and its legal basis is Qanun Number 9 of 2008, which outlines the procedures and structure of the customary court apparatus.
Pengaruh Kualitas Layanan Mobile Banking Terhadap Kepuasan Nasabah Pada PT. Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen Rismawan, Rismawan
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.55

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat dimanfaatkan langsung oleh industri perbankan khususnya perbankan syariah dengan memunculkan inovasi produk digital.Mobile banking adalah salah satu serangkaian kemajuan teknologiyang bertujuan untuk memper mudah transaksi nasabah serta memberikan informasi kepada nasabah melalui fitur yang disediakan. Dalam pengembangan produk digital kualitas layanan menjadi hal terpenting karena langsung dirasakan oleh nasabah, sehingga akan membentuk kepuasan nasabah dalam pemakaian suatu produk.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Yang menjadi variabel penelitiannya adalah kualitas layanan (X) dan kepuasan (Y). Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui kuisoner, sampel yang diambil berjumlah 82 responden dengan menggunakan teknik sampling insidental. Alat analisis menggunakan IBM SPSS Statistic 22 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, koefesien determinasi, uji hipotesis T.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan mobile banking berpengaruh terhadap kepuasan nasabah pada PT. Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen, hal tersebut dilihat dari hasil nilai thitung kualitas layanan mobile banking terhadap kepuasan nasabah sebesar 2,054 dengan signifikan 0,043 < 0,05, sedangkan nilai ttabel 1,663 < 2,054 thitung. Jadi nilai thitung lebih besar dibandingkaan ttabel, hal ini menunjukkan Ho ditolak dan diterimanya Ha yang menyatakan bahwa kualitas layanan mobile banking pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah.
Studi Komparatif Al-Mazahib Al-Arba`ah Tentang Status Pernikahan Incest Bahri, Saipul
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.57

Abstract

Perkawinan merupakan institusi fundamental dalam Islam yang mengatur hubungan interpersonal dalam masyarakat. Masalah rumit dalam hukum keluarga Islam adalah larangan pernikahan inses, yang melibatkan individu dengan ikatan kekerabatan yang terlalu dekat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komparatif sikap empat sekolah fiqh utama (Hanafi, Maliki, Shafi'i, dan Hanbali) tentang legalitas perkawinan incest, khususnya mengenai hubungan antara anak yang lahir di luar nikah dan ayah kandungnya. Metodologi penelitian ini melibatkan bentuk penelitian perpustakaan atau analisis hukum normatif. Temuan penyelidikan ini mengungkapkan perbedaan penting di antara perspektif empat aliran Islam mengenai persatuan incest, terutama dalam hal mengakui ikatan perkawinan. Sekolah Syafi'i dan Malikiyah tidak mengakui hubungan nasab, sedangkan mazhab Hanafi dan Hanbali mengakuinya tetapi masih melarang pernikahan semacam itu. Semua sekolah merujuk pada ayat Quran yang sama tetapi menawarkan interpretasi yang berbeda, menggarisbawahi variasi dalam pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip hukum Islam.
Komunikasi Massa Model Dakwah Ramzi: (Analisis Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen-Aceh) Ali, Marzuki
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.58

Abstract

This study highlights the importance of utilizing mass media in dakwah, which is no longer limited to delivering sermons from the pulpit but has evolved into a more dynamic and flexible approach in line with the times. The research aims to analyze how the concept of symbolic reality in media influences the delivery of dakwah messages and its relevance in the context of the Transformation of Mass Media Communication in the Dakwah of Teungku Dayah in Samalanga District, Bireuen Regency, Aceh. Data was collected through literature explaining mass communication and interviews related to the transformation of mass media communication in dakwah. The findings of the study reveal two main points. First, understanding symbolic reality in media is crucial for designing compelling and effective dakwah messages. This concept enables the selection of communication models that align with the audience and local environment, thereby enhancing the effectiveness of dakwah in the region. Second, changes in society, technology, and politics influence the power of mass media in spreading dakwah messages. Community conditions, the level of community bonds, and the political situation can affect the role of mass media. Additionally, technological advancements open up new opportunities for using mass media in dakwah. Preachers must be able to adapt their communication strategies to remain effective in disseminating messages and influencing society according to these changes. This research emphasizes the importance of understanding and adapting in dakwah communication through mass media in the context of social and technological transformation.
Penelantaran Orang Tua dalam Perspektif Hukum Islam Mulyani, Sri
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.59

Abstract

Penelantaran orang tua merupakan masalah sosial yang semakin mencolok dalam konteks modern, di mana banyak orang tua lanjut usia tidak mendapatkan perhatian dan perawatan yang layak dari anak-anak mereka. Artikel ini mengeksplorasi penelantaran orang tua dari sudut pandang hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini membahas berbagai bentuk penelantaran, dampak yang ditimbulkan terhadap orang tua, dan sanksi hukum yang diterapkan baik menurut hukum Islam maupun hukum positif. Dalam hukum positif Indonesia, penelantaran orang tua dikategorikan sebagai kekerasan dalam rumah tangga sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2004. Dari perspektif Islam, penelantaran orang tua dianggap sebagai dosa besar yang memerlukan sanksi sesuai dengan jarimah ta'zir. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai peran hukum dalam menanggulangi fenomena ini dan implikasi agama terhadap perilaku anak terhadap orang tua.
Pengaruh Religiusitas dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon Yunus, Muhammad
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah di STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon, Aceh Utara. Dari 192 mahasiswa di Prodi Hukum Ekonomi Syariah, 127 mahasiswa dipilih sebagai sampel penelitian menggunakan teknik random stratified sampling proportional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup memiliki pengaruh positif pada perilaku konsumtif mahasiswa, artinya semakin tinggi tingkat gaya hidup, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif mahasiswa. Sementara itu, religiusitas ditemukan memiliki pengaruh negatif terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, artinya semakin tinggi tingkat religiusitas mahasiswa, maka semakin rendah perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini mengemukakan bahwa religiusitas dan gaya hidup menjelaskan variasi dalam perilaku konsumtif mahasiswa sebesar 19,8%, sedangkan sisanya 80,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dieksplorasi dalam penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk mengelola konsumsi dengan benar, mahasiswa harus mengendalikan gaya hidup mereka dan meningkatkan tingkat religiusitas sehingga jauh dari kebiasaan konsumtif.
Penerapan Kafa’ah dalam Perkawinan menurut Fiqh Al- Syāfi’iyyah: (Studi Kasus di Gampong Cebrek Kec Kembang Tanjong Kab Pidie) Rahmadani, Suci; Afrizal; Ula, Multazimah; Aprilla, Maya
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.68

Abstract

This study focuses on the application of kafa’ah (equality) in marriage in Gampong Cebrek, Kembang Tanjong District, Pidie Regency, and its evaluation according to Fiqh Al-Syāfi’iyyah. Recent trends show that society tends to prioritize social status and wealth over ensuring kafa’ah between spouses. Although some individuals understand the importance of equality, many neglect this concept due to limited religious knowledge. This research employs a qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that kafa’ah is not fully practiced in the local community. Limited religious understanding contributes to the lack of awareness about the significance of kafa’ah in marriage. From the perspective of Fiqh Al-Syāfi’iyyah, the practice of kafa’ah in Gampong Cebrek aligns with the teachings outlined in the Fiqh Al-Syāfi’iyyah texts, although further improvements are needed in its application within the community.
Pandangan Fiqh Syāfi’iyyah Dalam Kitab Gundul Terhadap Penjualan Harta Zakat Sebelum Penunaian Zakat Mukti, Ibnu
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.70

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan Fiqh Syāfi’iyyah dalam kitab gundul terkait praktik menghindari kewajiban zakat dengan cara membelanjakan harta sebelum mencapai batas nishāb. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan metode normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Fiqh Syāfi’iyyah, pembelanjaan harta yang seharusnya dizakatkan sebelum menunaikan zakat dianggap haram. Prinsip ini menegaskan bahwa pembayaran zakat harus diutamakan sebelum menggunakan harta tersebut untuk keperluan lain. Pelanggaran terhadap aturan ini mewajibkan individu untuk membayar kembali jumlah zakat yang telah digunakan.
Peran Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan Dalam Upaya Pencegahan Stunting Terintegrasi di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara Amiruddin, Teungku
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.71

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan utama dalam kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di daerah-daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program Keluarga Harapan (PKH) memainkan peran penting dalam mengatasi permasalahan ini melalui keterlibatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas mendampingi keluarga penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kontribusi dan efektivitas peran SDM PKH dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk mendapatkan data empiris terkait pelaksanaan PKH di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran SDM PKH signifikan dalam meningkatkan kesadaran keluarga tentang pentingnya pemenuhan gizi anak melalui pendampingan dan penyuluhan. Kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah daerah juga memberikan kontribusi dalam memperluas cakupan intervensi dan meningkatkan efektivitas pencegahan stunting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas SDM PKH, peningkatan koordinasi, dan dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas program di tingkat lokal. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan mengenai pentingnya sinergi multi-stakeholder dan penguatan kapasitas SDM untuk mencegah stunting secara efektif dan berkelanjutan.
Komunikasi Beradab dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Nilai-Nilai dan Prinsip-Prinsip Yusfriadi; Murni, Faisal
Ameena Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v2i2.123

Abstract

Komunikasi beradab dalam perspektif Al-Qur'an memegangperanan penting dalam membentuk interaksi sosial yang harmonis dan efektif. Artikel ini menganalisis prinsip-prinsipkomunikasi beradab yang terkandung dalam Al-Qur'an, sepertikejujuran, kesantunan, pengendalian diri, hikmah, perdamaian, dan penghargaan terhadap perbedaan. Prinsip-prinsip ini sangat relevan dalam konteks dakwah dan kehidupan sosial, karenadapat memperkuat pesan dakwah dan menciptakan hubunganyang lebih harmonis antara individu, serta membangunmasyarakat yang damai. Dalam komunikasi dakwah, pendekatanyang beradab menjadi kunci untuk menyampaikan pesan Islam secara efektif dan menyentuh hati audiens. Artikel ini juga mengaitkan prinsip-prinsip komunikasi dalam Al-Qur'an denganpraktik komunikasi masa kini, terutama dalam penggunaanmedia sosial, di mana komunikasi beradab sangat diperlukanuntuk menghindari konflik dan menyebarkan kedamaian. Penerapan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hariberperan penting dalam menjaga etika komunikasi, sertamenciptakan ruang sosial yang inklusif dan penuh pengertian.

Page 1 of 1 | Total Record : 10