cover
Contact Name
Angelia
Contact Email
angeliapurba@polmed.ac.id
Phone
+628116152220
Journal Mail Official
passa@polmed.ac.id
Editorial Address
Jl. Almamater No. 1, Kampus USU, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa (PASSA)
ISSN : -     EISSN : 3026264X     DOI : 10.51510/passa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa (PASSA) terbit dua (2) kali dalam setahun dengan fokus mendesiminasikan artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi dan tidak terbatas pada bidang-bidang rekayasa, sosial, dan humaniora. Artikel-artikel yang diterbitkan telah melalui telaah dari dua mitra bestari anonim untuk memastikan kualitas artikel yang diterbitkan. PASSA menerima artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat (community development) dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah proses yang melibatkan satu atau sekelompok orang sebagai satu agen pendukung dan satu atau sekelompok anggota masyarakat sebagai mitranya. Proses pemberdayaan tersebut meliputi kerja sama antara agen pendukung dengan anggota masyarakat sebagai mitra dalam mengidentifikasi isu-isu penting yang perlu mendapat perhatian hingga penyelesaiannya. Kerja sama tersebut selanjutnya akan mengubah satu atau sekelompok anggota masyarakat menjadi lebih mandiri dan selanjutnya mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat yang lebih luas. Proses kegiatan pemberdayaan tersebut melibatkan beragam isu penting dalam masyarakat, beragam metode pelaksanaan, dan beragam hasilnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Volume 2, Nomor 2, Januari 2025" : 13 Documents clear
Pemberdayaan Kelompok Usaha Bawang Goreng melalui Implementasi Mesin Spinner dan Keterampilan Marketing Digital di Kecamatan Medan Johor , Kota Medan Debataraja, Lisherly; Mardiana; Dina Arfianti Siregar; Hiya, Nirmadarningsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 2, Nomor 2, Januari 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v2i2.2022

Abstract

Kebutuhan masyarakat Kota Medan akan bawang goreng mendorong Kelompok Usaha Bawang Goreng Ashfara Kreasi yang terletak di Kecamatan Johor tertarik membuka usaha produksi bawang goreng dalam kemasan. Kondisi proses produksi  pada saat observasi masih memerlukan proses peningkatan dalam hal penirisan minyak pada bawang goreng.  Proses yang dilakukan saat ini ini memakan banyak waktu yang kurang efisien sehingga pendapatan yang dihasilkan tidak optimal. Melihat potensi pada Kelompok Usaha Bawang Goreng Ashfara Kreasi ini bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan pendampingan sesuai perkembangan teknologi dan informasi saat ini yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pendapatan penjualan bawang goreng. Pengadaan mesin spinner membantu kelompok usaha untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penjualan selain itu pelatihan berupa social media marketing pada platform e-marketplace yang dapat membantu peningkatan pendapatan penjualan Kelompok Usaha Ashfara Kreasi. Dengan  adanya  pengabdian  dan  pemberian  mesin spinner kepada  mitra,  sangat memberikan pengaruh baik kepada mitra dalam produksi usaha bawang goreng.
Pelatihan Instalasi Penerangan Listrik Sederhana di SMKS GKPI 1, Desa Nagahuta, Kecamatan Siantar Marimbun, Kabupaten Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara Purba, Arlina; Simatupang, Eva; Purba, Angelia; Sitanggang, Ernie; Lumbantoruan, Heddy; Napitu, Daniel; Imnadir, Imnadir; Pardede, Morlan; Hutajulu, Elferida; Susaidin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 2, Nomor 2, Januari 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v2i2.2054

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pelatihan instalasi penerangan listrik sederhana adalah untuk meningkatkan keterampilan, khususnya bagi siswa SMK Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik.  Metoda yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan berupa materi dari instalasi penerangan listrik sederhana dan praktek langsung di modul kit yang telah disediakan oleh pelaksana pada siswa kelas X di SMK GKPI 1 Kota Pematang Siantar. Selain itu, tim pelaksana juga akan memberikan bantuan berupa  modul kit instalasi penerangan listrik sederhana sejumlah 4 set yang dapat langsung digunakan oleh siswa, sehingga lebih banyak siswa yang dapat melakukan praktik langsung ke modul. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh siswa dapat menambah keterampilan dasar instalasi penerangan listrik sederhana, kesempatan siswa untuk melakukan praktek langsung lebih merata seiring dengan bertambahnya modul praktik  dan menambah semangat siswa dalam melakukan praktikum instalasi penerangan instalasi listrik sederhana.
Peningkatan Kapasitas Serapan Pakan Hijauan Guna Mereduksi Biaya Pengadaan Pakan Kambing Di Desa Tanjung Gusta Aminuddin, Harris; Suadi; Hidayat, Ahmad; Prayudani, Santi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 2, Nomor 2, Januari 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v2i2.2645

Abstract

Mitra memiliki 56 ekor kambing yang terdiri dari 35 kambing domba (gibas) dan 21 kambing kacang. Dua jenis kambing ini diberi pakan rumput yang didapat dari lahan kosong milik warga yang tidak produktif. Dalam sehari mitra harus mendapatkan 6 ikat rumput yang beratnya ±30 kg/ikat. Biaya pengadaan pakan rumput Rp 15.000/ikat atau Rp 90.000/hari. Selain rumput diberikan pakan tambahan berupa konsentrat secara terpisah untuk menambah daya tahan kambing terhadap penyakit. Mitra menyediakan konsentrat sebanyak 50 kg yang harganya Rp 180.000 untuk 10 hari. Jika dihitung, biaya untuk konsentrat sebesar Rp 18.000/hari, sehingga biaya pembelian pakan sebesar Rp Rp 108.000/hari. Biaya sebesar itu cukup berat, sementara rumput yang diberikan tidak semua dimakan disebabkan sistem pemberian pakan yang tidak tepat. Pemberian rumput tanpa dicacah menyebabkan banyak rumput jatuh ke tanah, terinjak-injak dan bercampur dengan kotorannya yang jumlahnya mencapai 50%. Jika dikonversikan, mitra kehilangan Rp 45.000/hari atau Rp 1.350.000/bulan. Oleh sebab itu, untuk mengurangi atau bahkan meniadakan kerugian tersebut dengan mencacah rumput yang akan diberikan ke kambing. Mesin pencacah rumput adalah solusi pilihan, karena adanya mesin semua rumput yang dberikan termakan tanpa sisa. Dengan mengkonsumsi rumput cacah secara maksimal kambing akan cepat tumbuh kembang gemuk, sehingga masa tunggu layak jual tidak terlalu lama.

Page 2 of 2 | Total Record : 13