cover
Contact Name
Wartoyo
Contact Email
wartoyo10@gmail.com
Phone
+6283838421909
Journal Mail Official
jurnalalamwal@gmail.com
Editorial Address
Gedung FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics and Business of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the accounting and finance field that contribute significantly to the development of the economic and sharia banking profession in Indonesia. Al-Amwal is published twice a year, the first edition was published in July and the second edition was published in December.
Articles 248 Documents
A rational irrationality: Reviewing the Concept of Rationality in Conventional Economics and Islamic Economics Muhammad Hasyim Ibnu Abbas
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v1i1.6202

Abstract

In analyzing economic phenomena that occur in the midst of society, economists always use assumptions. Rationality is the most important assumption and becomes the main step in analyzing the phenomenon. Individuals in making decisions are assumed to be rational. Problems arise when rational human measurements for the economy of the classical generation are selfish and tend to be selfish. This article discusses how the assumption of rationality is debated among the three major streams of economics today. The three streams referred to are Classical-Neoclassical Economist, Behavioral Economist, and Islamic Economist. Neoclassical-Economist with the assumption that rational individuals are individuals who are concerned with personal desires, Economists of Behavior with the theory of Bounded-Rationality, and Islamic Economists with the argument that the main goal of humans is God.
Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan Dikdik Harjadi; Nanda Fajarwati; Dewi Fatmasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i2.3603

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional dan leverage terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor tekstil dan garment product di BEI periode 2013-2016.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur tekstil dan sub-sektor garmen yang sudah dan masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2016. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling, dan diperoleh 10 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan panel data regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dibuktikan dengan nilai t sebesar 3,9157 dan signifikansi 0,0004. Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, terbukti dengan nilai t sebesar 2,7891 dan signifikansi 0,0083. Kepemilikan Institusional dan leverage berpengaruh terhadap nilai perusahaan, terbukti dengan nilai t dalam jumlah 10,0295 dengan signifikansi 0,0003. Nilai adjusted R2 diperoleh dalam jumlah 0,3165. Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan leverage mempengaruhi nilai perusahaan sebesar 31,65% dan sisanya sebesar 68,35% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Kata kunci: Kepemilikan Institusional, Leverage, dan Nilai Perusahaan    Abstract The research method that was used in this research was descriptive and verification method with quantitative approach. The population in this research was all manufacturing companies textile and garment sub-sector already and still listed in Indonesia Stock Exchange period 2013-2016. The samples was taken by using purposive sampling method, and acquired 10 companies. The  analysis data technique that was used data panel of regression. The results of research showed that the institutional ownership has a positive and significant effect on firm value, it was proved by the value of t in the amount of 3.915728 and the significance of 0.0004. Leverage has a positive and significant impact on firm value, it was proved by the value of t in the amount of 2.78913 and the significance of 0.0083. Institutional ownership and leverage effects to firm value, it was proved by the value of t in the amount of 10.02950 with significance of 0.000331. The value of adjusted R2 acquired in the amount 0.316497. This showed that institutional ownership and leverage influenced firm value in the amount of 31.65% and remaining in the amount of 68.35% influenced by other factors that was observed in this research. Keywords: Institutional Ownership, Leverage, and Firm Value
The Influence of Islamic Financial Instrumens On Indonesia's Economic Growth: An AutoregressiveE Distributed Lag Approach Farma Andiansyah; Syafiq Mahmadah Hanafi; Slamet Haryono; Taosige Wau
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v14i2.11826

Abstract

Pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Pemerintah Indonesia berharap sektor keuangan menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, namun tampaknya persentase pertumbuhan ekonomi di Indonesia telah menurun selama satu dekade terakhir. Penelitian ii bertujuan untuk menganalisa sejauh mana dampak instrument keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan alat analisis model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa semua variabel instrumen keuangan syariah memiliki efek negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dalamjangka pendek. Sedangkan dalam jangka panjang, semua variabel independen memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi kecuali Reksa Dana Syariah yang menunjukkan efek negatif dan Pembiayaan Bank Syariah serta Saham Syariah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa instrumen keuangan syariah dalam jangka panjang memiliki pengaruh positif mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
MENINGKATKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF DENGAN JUST IN TIME Ridwan Widagdo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.245

Abstract

AbstrakJust in time adalah filosofi yang dipusatkan pada pengurangan biaya melalui eliminasi persediaan. JIT dikembangkan perusahaan otomotif Jepang tahun 1950-an. Semua bahan baku dan komponen sebaiknya tiba di lokasi kerja pada saat dibutuhkan-tepat waktu. Produk sebaiknya selesai dan tersedia bagi pelanggan, di saat pelanggan menginginkannya-tepat waktu. Eliminasi persediaan mengurangi tempat penyimpanan dan biaya penyimpanan, sekaligus mengeliminasi perlindungan atas kesalahan produksi dan ketidakseimbangan persediaan. Jadi, dalam sistem JIT menuntut beban kerja yang berkualitas dan seimbang, agar terhindar dari penghentian produksi yang menimbulkan biaya mahal dan kecewa pelanggan.Aspek yang paling terlihat dari JIT adalah usaha mengurangi persediaan barang dalam proses dan bahan baku. Yang sering disebut produksi tanpa persediaan, produksi ramping, atau produksi dengan persediaan sama dengan nol. JIT berusaha mengurangi persediaan, karena dipandang sebagai pemborosan. Persediaan mewakili sumber daya yang tidak digunakan dan dapat menyebabkan pemborosan lain. Tujuan utama penggunaan JIT adalah mengurangi persediaan ke titik nolKata Kunci : Keunggulan, Kompetitif, dan Just In Time
Analysis on Factors Influencing the Participant’s Contribution of the Islamic Life Insurance in Indonesia Vira Fidini Ristianty; Jaenal Efendi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v13i1.8538

Abstract

 AbstractThe development of the gross contribution and gross claims of Islamic life insurance has increased every year. In contrast to the growth in gross contribution and gross claims of Islamic life insurance, it has experienced fluctuating growth. The growth in gross claims should be balanced followed by the gross contribution, which shows an alignment between the growth in gross contributions and gross claims. This study aims to determine an overview of the growth and development of participant’s contributions to the sharia life insurance industry in Indonesia and to analyze the effect of operational costs, claims, investment returns, risk-based minimum tabarru funds (DTMBR), company size, and tabarru funds. sharia law in Indonesia for the 2015-2019 period. This study uses panel data regression analysis with the help of Stata 14 software. The objects of this study are four full fledge companies and 16 sharia life insurance business units for the period 2015 to 2019. The results show that operational costs, claims, DTMBR, company size have a significant positive effect. to the contribution of sharia life insurance participants.
Mengukur Fungsi Sosial dalam Perkembangan Produk Qardhul Hasan Pada Perbankan Syariah di Indonesia Nur Haida
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.207

Abstract

Abstrak             Bank syariah sebagai lembaga intermediasi berperan menghimpun dana dari masyarakat yang mengalami surplus dana dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat yang mengalami defisit dana. Selain berperan sebagai lembaga intermediasi, bank syariah dapat mengoptimalkannya dalam berbagai aspek. Salah-satu aspek tersebut adalah di bidang sosial yang merupakan keistimewaan bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional. Pengoptimalan fungsi bank syariah sebagai lembaga intermediasi dalam bidang sosial salah-satunya yaitu dengan penyaluran dalam aplikasi produk pembiayaan dengan akad qard yaitu pinjam meminjam dana tanpa imbalan dengan kewajiban pihak peminjam mengembalikan pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu tertentu, peminjaman ini disalurkan kepada kaum dhu’afa dari segi ekonomi. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif didapatkan gambaran bahwa terdapat perbedaan antara Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dalam menyalurkan dana pada produk pembiayaan dengan akad qard pada tahun 2005 sampai dengan bulan Juni tahun 2015. Pada tahun 2005 Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah menunjukkan tren peningkatan hingga tahun 2011. Namun setelah mencapai titik klimaks peningkatan volume pembiayaan qardhul hasan  pada tahun 2011 kemudian pada periode-periode berikutnya mengalami penurunan hingga bulan Juni 2015. Berbeda halnya dengan BUS dan UUS, BPRS menunjukkan tren peningkatan dari tahun 2005 sampai dengan bulan Juni 2015 dan belum mengalami penurunan sama sekali. Kata Kunci: Qardhul Hasan, Fungsi Sosial, Bank Umum Syariah, dan BPRS.  Abstract               Islamic bank acts as an intermediary institution collecting funds from people who have a surplus of funds and channel them back to the community that had a deficit of funds. In addition to acting as an intermediary, Islamic banks can optimize it in many aspects. One of the aspects are in the social field which is a feature of Islamic banks compared with conventional banks. Optimization function Islamic bank as an intermediary in the social field one only, namely the distribution in product applications financing agreement qardhul hasan lending and borrowing funds without compensation to the obligations of the borrower returns the loan principal in a lump sum or in installments within a certain period, lending is channeled to the dhu'afa economic terms. By using descriptive analysis it was shown that there is a difference between Islamic Banks and Sharia Business Unit with the People's Bank of Islamic Financing in disbursing the funds on financing products with qard contract in 2005 until June 2015. In 2005 the Islamic Banks and Units Sharia showed an increasing trend until 2011. However, after reaching a climax qard financing volume increase in 2011 and then in later periods decreased until June 2015. By contrast, the BUS and UUS, SRB showed an increasing trend from 2005 to in June 2015 and has not decreased at all.Keywords: Qardhul Hasan, Social Function, Islamic Banks, and BPRS.
Cover Vol 11, No 1 (2019) Jurnal Al Amwal
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.5544

Abstract

KATA PENGANTAR  Asslamu’alaikum, wr.wb. Puji syukur kehadirat Allah SWT. kami ucapkan atas tersusunnya Al-Amwal Jurnal Penelitian Ekonomi dan Perbankan Syariah Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Syari’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon edisi Januari-Juni 2019 Vol. 11 No.1.Penyusunan beberapa artikel ini dilandasi dengan semangat untuk membumikan sekaligus membangun pemahaman tentang penelitian ekonomi dan perbankan syari’ah kepada masyarakat Indonesia terkait dengan perkembangan ekonomi dan perbankan syari’ah yang begitu pesat, sehingga menumbuhkan kesadaran, rasa memiliki dan keinginan masyarakat untuk terus ikut serta dalam memajukan ekonomi syari’ah di Indonesia.Dengan tersusunya Al-Amwal Jurnal Penelitian Ekonomi dan Perbankan Syariah edisi Januari-Juni 2019 Vol. 11 No.1 ini, semoga dapat memberikan manfaat dan memperluas ke-ekonomi syari’ah-an. Demi peningkatan kualitas Jurnal Al-Amwal, kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan sebagai upaya perbaikan dan pembaharuan.Ucapan terimakasih kami sampaikan pada para dosen dan akademisi yang telah mengirimkan tulisannya dan berkenan menjalin kerja sama dalam menerbitkan naskah Jurnal Al-Amwal  ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada segenap jajaran redaktur Jurnal Al-Amwal atas dedikasi dan kerja samanya dalam upaya mewujudkan penerbitan Al-Amwal  Jurnal Penelitian Ekonomi dan Perbankan Syariah edisi Januari-Juni 2019 Vol. 11 No.1. Wassalamu’alaikum, wr.wb.                                                                            Cirebon, Juni 2019                                                                       Redaktur,                                                                         Dr. Layaman, S.E., M.Si
Sistem Anggaran Berbasis Kinerja Pada APBN Di Indonesia Perspektif Ekonomi Islam Aan Jaelani
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2871

Abstract

Sistem Anggaran Berbasis Kinerja pada APBN di Indonesia Perspektif Ekonomi IslamAan JaelaniFakultas Syariah & Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati CirebonEmail: iainanjal@gmail.comAbstrakArtikel ini mengkaji anggaran negara dengan sistem keuangan berbasis kinerja di Indonesia, yang sebelumnya menerapkan sistem keuangan berimbang. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan content analysis dalam memahami teori dan dokumen sistem keuangan di Indonesia. Tulisan ini menyimpulkan bahwa sistem keuangan berbasis kinerja di Indonesia memberikan arah baru dalam pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel untuk kegiatan pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.AbstractThis article reviews the state budget with a performance-based financial system in Indonesia, which previously implemented a balanced financial system. By using qualitative method and content analysis approach in understanding the theory and document of the financial system in Indonesia. This paper concludes that performance-based financial system in Indonesia provides a new direction in more transparent and accountable financial management for development activities in realizing community welfare.Kata Kunci: reformasi anggaran, keuangan berbasis kinerja, APBN, ekonomi Islam
The Mediating Role of Reputation on Trust, Governance and Sharia Bank Performance Hamida, Ambas; Mursyid, Mursyid; Erwin, Erwin; Maharani, Intan; Ramadhani, Anisa; Sulkifra, Sulkifra
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/alamwal.v16i2.18423

Abstract

This research aims to analyze the influence of trust and governance on Islamic bank performance which is mediated by corporate reputation. This research uses quantitative methods with data collection techniques through questionnaires with sampling using Accidental Sampling. Data analysis uses Partial Least Square Structual Equation Model (SEM PLS). The research results show that trust has a positive effect on the performance of Islamic banks, but trust does not act as a mediator in the relationship between governance and Islamic bank performance. Furthermore, governance variables have a significant influence on reputation. However, other variables such as governance and reputation have no effect on the performance of Islamic banks. Apart from that, governance on the performance of Islamic banks which is mediated by reputation does not have a significant influence. Overall, trust, governance and reputation play an important role, but to improve the overall performance of Islamic banks requires support from various other factors such as product innovation, operational efficiency, service quality and effective risk management. The results of this research contribute to Sharia Banking to improve company performance through the implementation of Trust, Governance and Corporate Reputation.Keywords: Trust, Governance, Reputation, Company performance 
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT MENJADI WIRAUSAHA Ayus Ahmad Yusuf; Amir Hamzah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.1370

Abstract

ABSTRAK                Pengusaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menggerakkan berbagai potensi yang akan dicapai. Menjadi seorang pengusaha adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah pengangguran, karena sekarang orang tidak akan merasa puas dengan memenuhi kebutuhan hanya mengandalkan hasil menjadi seorang karyawan. Meningkatnya kebutuhan, ini mempengaruhi masyarakat sendiri untuk dapat bertahan atau tidak menjalani hidup mereka, dan karena itu menjadi pengusaha adalah salah satu pemecahan selain pengangguran masalah tetapi juga kelangsungan hidup manusia.pengusaha menjadi harus memiliki rasa percaya diri, semangat dan lain-lain, sehingga dalam kewirausahaan kita tidak akan kesulitan, dengan rasa percaya diri dan semangat kewirausahaan serta faktor-faktor lain, ini memberikan kontribusi bagi keberhasilan atau kegagalan kita untuk menjadi pengusaha. Jadi titik bahwa kepercayaan diri dan semangat kewirausahaan memiliki pengaruh yang signifikan.               Tulisan ini mencoba untuk menggambarkan dan menganalisis sejauh mana pengaruh kepercayaan diri dan semangat yang menarik bagi pengusaha, dan apa indikator kepercayaan diri dan semangat kewirausahaan.               Dari hasil pengamatan di lapangan, bahwa rasa percaya diri dan semangat kewirausahaan sangat mempengaruhi minat untuk menjadi seorang pengusaha. Sehingga seseorang memiliki bunga tinggi untuk pengusaha, maka orang yang memiliki tujuan dalam hidup adalah untuk menjadi sukses dalam berwirausaha. Kata kunci: Self Trust, Spirit Entrepreneur. Tujuan Kewirausahaan ABSTRACT Entrepreneur is someone who has the ability to drive a variety of potential to be achieved. Being an entrepreneur is one solution to overcome the unemployment problem, because now people will not feel satisfied by meeting the needs of just relying on the results to be an employee. Increasing needs, this affects the people themselves to be able to survive or do not live their lives, and therefore become entrepreneurs is one of problem solving in addition to unemployment but also of human survival.Become entrepreneurs should have a sense of confidence, spirit and others, so in entrepreneurship we will have no trouble, with a sense of confidence and entrepreneurial spirit as well as other factors, this contributes to the success or failure of us to be entrepreneurs. So the point that self-confidence and entrepreneurial spirit have a significant influence.             This paper tries to describe and analyze the extent to which the influence of self-confidence and a spirit of interest to entrepreneurs, and what are the indicators of self-confidence and entrepreneurial spirit.            From the results of field observations, that sense of confidence and entrepreneurial spirit greatly affect the interest to be an entrepreneur. So that a person has high interest to entrepreneurs, then that person has a purpose in life is to be successful in entrepreneurship. Keywords : Self Trust, Spirit Entrepreneur. Interest Entrepreneurship

Page 11 of 25 | Total Record : 248