cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Engineering Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Research Report - Engineering Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang rekayasa. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang rekayasa mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Matematika dan Fisika. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 (2012)" : 29 Documents clear
PENGARUH RASIO MASSA DAUN SUJI / PELARUT, TEMPERATUR DAN JENIS PELARUT PADA EKSTRAKSI KLOROFIL DAUN SUJI SECARA BATCH DENGAN PENGONTAKAN DISPERSI Susiana Prasetyo S; Henny Sunjaya; Yohanes Yanuar
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3728.668 KB)

Abstract

Baru-baru ini penggunaan zat warna alami tergusur seiring maraknya zat warnasintetis yang relatif lebih mudah diperoleh dengan beragam pilihan warna. Namuntidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan zat warna sintetis secara berlebihan dandalam jangka waktu yang panjang dapat bersifat karsinogenik dan bahkanmutagenik. Oleh karena itu penelitian yang berfokus pada pengembangan danpenggalakan kembali penggunaan zat warna alami sangat potensial untukdikembangkan. Daun suji merupakan salah satu sumber terbesar zat warna alamihijau yang telah lama dikenal masyarakat. Zat warna hijau daun suji merupakansenyawa klorofil yang jugabermanfaat sebagai zat antioksidan, antiseptik, agendetoks, dan penyerap kolesterol. Kandungan klorofil daun suji lebih besar biladibandingkan dengan daun jenis lain seperti daun katuk, poh-pohan, kangkung,bayam,caisin, dan daun ilir, sekitar 1% berat basis kering bermiripan dengankandungan di daun singkong yang tercatat sebagai sumber klorofil terbesar.Penelitian ini difokuskan pada isolasi klorofil daun suji menggunakan metodepemisahan non destruktif. Metode yang dipilih adalah ekstraksi padat cair secarabatch dengan pengontakan secara dispersi menggunakan pelarut yang relatif amanuntuk pangan, meliputi alkhohol, etanol dan air. Hasil isolasi yang didapatdiharapkan memiliki intensitas warna yang baik, tidak terdegradasi dan memilikikestabilan yang baik terhadap lemak, panas, cahaya, pH, dll. sehingga dapatdiaplikasikan secara meluas pada bidang pangan, farmasi maupun bidang lainnya.Penelitian ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah daun sujisebagai salah satu tanaman yang tumbuh baik dan tersebar di seluruh wilayahIndonesia yang berorientasi pada kebutuhan pasar yang semakin cenderungtertarik pada bahan – bahan alami, terutama terkait dengan kesehatan dankeamaanan pangan.Kondisi ekstraksi yang diamati pada penelitian ini yaitu rasio massa daunsuji/pelarut aseton 80 % (1:5 - 1:20) dan temperatur ekstraksi (28 – 50 oC)menggunakan rancangan percobaan pentagonal design response surface untukvioptimasi kondisi ekstraksinya. Respon yang diamati berupa yield klorofil, kadarproduk klorofil, dan nilai kLa ekstraksi, di mana analisis penentuan yield, kadarklorofil, dan nilai kLa didasarkan pada metode spektrofotometri pada panjanggelombang 663 nm. Kondisi optimum ekstraksi klorofil daun suji diperoleh padatemperatur 36,2oC dengan rasio pelarut/daun suji sebesar 1:17.1 menggunakanpelarut aseton teknis 80% dengan yield sebesar 90,78% dan kadar (kemurnian)klorofil sebesar 60,03% .
ANALISIS METODE OPTIMASI NONLINEAR UNTUK PERENCANAAN RANTAI PASOK YANG BERBENTUK UMUM Carles Sitompul; Johanna Hariandja
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.48 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan strategis yang dihadapi seorang manajer rantai pasok adalah keputusan untuk menempatkan persediaan pengaman. Tujuan utamanya adalah memenuhi permintaan konsumen dengan jumlah dan waktu yang tepat meskipun terjadi ketidakpastian pada parameter permintaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan ketidakpastiaan ini adalah metode optimasi tangguh dengan berbasis skenario. Sayangnya metode ini membutuhkan skenario yang cukup banyak yang mengakibatkan waktu komputasi yang semakin besar pula. Pada penelitian ini, metode optimasi nonlinear akan digunakan untuk menyelesaikan masalah pada rantai pasok yang berbentuk umum. Rantai pasok yang berbentuk umum adalah rantai pasok dimana sebuah produsen (manufacturer) memiliki beberapa pemasok atau beberapa konsumen. Pada penelitian-­‐penelitian sebelumnya, rantai pasok yang dijadikan obyek adalah rantai pasok yang berbentuk linear. Langkah-­‐langkah yang dilakukan dalam penelitian ini mengikuti metode yang biasa dilakukan di dalam keilmuan Penelitian Operasional. Untuk simplifikasi, masalah diteliti pada rantai pasok dengan sebuah produsen dan dua buah pemasok. Masing-­‐masing pemasok memiliki keterbatasan kapasitas karena sifat usahanya yang kecil dan menengah. Variabel keputusan yang perlu diambil adalah berapa jaminan waktu yang oleh para pemasok kepada produsen untuk memenuhi kebutuhan barang mentah produsen. Jaminan waktu ini akan menentukan ukuran persediaan pengaman di pemasok ataupun di produsen. Rantai pasok yang berbentuk umum dimodifikasi ulang menjadi dua rantai pasok yang berbentuk linear. Persediaan pengaman di produsen akhir pada dasarnya adalah penjumlahan dari semua persediaan pengaman di produsen pada masing-­‐masing rantai pasok linear. Model optimasi non linear kemudian dibuat dan diformulasikan secara matematis. Setelah itu, bahasa program AMPL (a mathematical programming language) dibangun dengan menggunakan sebuah data kasus. Pencarian solusi optimal dilakukan dengan menggunakan perangkat mesin FilMint. Hasil pengujian analisis metode optimasi nonlinear menunjukkan bahwa meskipun kapasitas sebuah pemasok semakin ketat tidak berarti bahwa optimalitas fungsi tujuan menjadi semakin buruk. Metode optimasi nonlinear akan mencari cara yang lain agar optimalitas masih dapat tercapai. Pada kasus ini, persediaan pengaman pada pemasok dengan kapasitas yang sangat terbatas dipindahkan ke produsennya. Hal ini dilakukan karena persediaan pengaman pada kapasitas yang sangat terbatas membutuhkan faktor koreksi yang sangat besar agar dapat tetap memenuhi tingkat kepuasan(service level) tertentu.
PENELUSURAN POLA RUANG DAN MASSA PADA 41 KAWASAN BABAKAN DI KOTA BANDUNG Yasmin Suriansyah; Andi Kumala Sakti
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21225.943 KB)

Abstract

Babakan merupakan istilah dalam Bahasa Sunda yang berarti tempat atau hasil darikegiatan membuka lahan untuk agrikultur dan bermukim. Tercatat ada 41 nama wilayahdi kota Bandung yang memuat kata Babakan.Sebagai produk kegiatan bermukim, Babakan membentuk pola fisik spasial tertentu yangmungkin berbeda dan mempunyai keunikan tersendiri dibanding dengan bentuk fisikspasial lingkungan yang terbangun karena bentukan sebuah kegiatan perencanaanformal.Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian tentang anatomi fisik-spasial kawasanBabakan tersebut. Dengan menggunakan metode membaca pola-pola massa dan ruang,hirarki jaringan, dan elemen software dan hardware kawasan Babakan, didapatkantemuan penting untuk memperkaya basis teoretik morfologi lingkungan binaan diIndonesia. Temuan tersebut berupa klasifikasi Babakan di Bandung berdasarkan polakonfigurasi ruang dan massa; pola hirarki jaringan ruang jalan; dan pola sebaran elemensoftware dan hardwarenya.
Kajian Arsitektural Percandian Batujaya dan Cibuaya Kerawang (Identifikasi) Rahadhian PH; Antonius Richard
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26056.588 KB)

Abstract

 Penelitian terhadap desain arsitektur percandian pada umumnya ditekankan pada candi-candi yang didirikan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementatra penelitian terhadap desain arsitektural candi-candi di Jawa Barat masih terbatas dilakukan. Jawa Barat dikenal sebagai daerah yang memiliki peninggalan percandiannya dengan jumlah yang sangat sedikit, dibandingkan dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penelitian terhadap kawasan ini dapat membuka pemikiran bahwa di Jawa Barat sebenarnya juga memiliki produk candi yang memadai dan merupakan potensi lokal yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Di sisi lain penelitian candi-candi tersebut pada umumnya didasarkan pada pendekatan ilmu kesejarahan dan arkeologi. Oleh karena itu penelitian ini mencoba untuk mengenali percandian di Jawa Barat tersebut dalam perspektif ilmu arsitektur. Pendekatan Tipo-morfologi arsitektural dapat digunakan sebagai landasan analisis di dalam penelitian ini.Penelitian ini mengambil lokasi di Kawasan Kerawang Batujaya dan Cibuaya. Kawasan ini diperkirakan relatif masih banyak memiliki temuan-temuan yang mengandung unsur-unsur percandian. Selain itu kawasan ini diusulkan menjadi salah satu kawasan strategi nasional untuk dikembangkan dalam kaitannya dengan pendidikan, pariwisata, pengembangan budaya, dsb oleh Pemerintah. Percandian di kawasan ini memiliki artefak reruntuhan candi dan sisa-sisa permukiman kuno yang dibangun kurang lebih dari abad 2 sampai 7 Masehi. Situs purbakala Batujaya diyakini merupakan representasi dari Kejayaan Kerajaan Tarumangera dan telah digunakan pada masanya sebagai salah satu pusat pengembangan agama Buda di pesisi Utara Jawa Batat, sementara di Cibuaya diperkirakan menjadi pusat pengembangan Hindu.Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola-pola bangunan yang dibangun dalam kawasan ini, baik berupa candi maupun kaitannya dengan arsitektur lainnya. Melalui penelitian ini diharapkan akan diketahui pula korelasi bentuk arsitekturalnya dengan arsitektur candi lainnya di Jawa dan di Sumatra, khususnya percandian Buda. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan dan masukan kepada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan ‘desain arsitektur percandian di Nusantara’ Temuan temuan yang diperoleh diharapkan nantinya dapat digunakan sebagai pengembangan dan rekontekstualisasi nilai-nilai seni arsitektur percandian di masa kini.
Perancangan Algoritma Pemotongan Gaji Untuk Pajak Penghasilan Ignatius A Sandy; Meity Martaleo
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.433 KB)

Abstract

Pemotongan pajak karyawan oleh sebuah perusahaan swasta merupakan kewajiban daripemerintah berdasarkan UU Pajak Penghasilan. Pemotongan pajak atas gaji karyawan dengantepat bukan hal mudah. Hal yang membuat kesulitan penghitungan pajak karena gaji yangdibayarkan dapat terdiri lebih dari satu jenis dan perhitungan gaji serta pajaknya tidak terintegrasi.Oleh karena itu kemungkinan terjadinya kesalahan pemotongan pajak untuk gaji karyawan sangatbesar. Dua kejadian yang mungkin terjadi adalah kelebihan pembayaran pajak dan kekuranganpembayaran pajak.Pada penelitian ini akan dirancang sebuah algoritma untuk mengatasi permasalahan kesalahanperhitungan jumlah pajak yang harus dibayar oleh karyawan. Perancangan algoritma disusundengan mengacu pada UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.
PELUANG SUATU TIM UNTUK MENCAPAI PERINGKAT TERTENTU DALAM SUATU TURNAMEN Benny Yong; Liem Chin
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1655.015 KB)

Abstract

Pada penelitian sebelumnya, kami telah menemukan batas atas minimum agar suatutim pada Liga Inggris dapat memperoleh kesempatan untuk berlaga pada UEFAChampion League dan batas bawah maksimum sehingga suatu tim pada Liga Inggristidak dapat memperoleh kesempatan untuk berlaga pada UEFA Champion League.Batas-batas ini diberikan untuk turnamen yang bersifat ½ kompetisi maupunkompetisi penuh. Untuk kompetisi penuh, batas atas minimum agar suatu tim dijamindapat berlaga pada UEFA Champion League adalah 34!! (atau 103 poin). Untukmencapai batas ini, suatu tim maksimum kalah 3 kali. Jika lebih dari itu, maka tidakada jaminan tim tersebut dapat berlaga pada UEFA Champion League. Namun,selama Liga Inggris ini bergulir sejak tahun 1992, tidak ada satu tim pun yang pernahmenjadi juara 1 dengan memperoleh poin di atas 100. Dengan demikian, padapenelitian ini kami akan mencari peluang suatu tim agar dapat memperoleh peringkat1 sampai 4 (syarat agar suatu tim memperoleh kesempatan berlaga di UEFAChampion League) setiap kali tim tersebut telah melakukan sejumlah pertandinganpada suatu musim kompetisi. Peluang ini dicari dengan memanfaatkan teoremaBorel, kemudian dibuat simulasi untuk melihat peluang dari masing-masing tim diLiga Inggris setelah melakukan sejumlah pertandingan. Selain itu, kami jugamenghitung peluang tim terdegradasi di Liga Inggris ini. Setelah liga berjalan sekitarsetengahnya (yaitu hingga akhir tahun 2011), dapat dilihat tim-tim yang berpeluangbesar untuk masuk empat besar dan tim-tim yang berpeluang besar untukterdegradasi.
ANALISIS TEKNIK INDEKS KONSISTENSI HARMONIK PADA METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Rosa de Lima E Padmowati
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.544 KB)

Abstract

Pengambilan keputusan merupakan kegiatan yang harus dilakukan pada saatsuatu permasalahan harus diselesaikan. Ada masalah yang termasuk jenis semiterstrukturyaitu yang memiliki multi kriteria dan multi alternatif. Salah satu metodepengambilan keputusan untuk masalah semi-terstruktur adalah metode analyticalHierachy Process (AHP), yaitu metode memperbandingkan dua alternatifberdasarkan kriteria tertentu (pairwise comparison), dan memperbandingkan antarkriteria yang satu dengan kriteria lainnya. Caranya dengan mengambil sepasangobjek dan ditetapkan nilai perbandingannya berdasarkan sebuah kriteria, sampaisemua objek selesai diperbandingan satu sama lain. Nilai perbandingan disimpandalam matriks pairwise, dan dilakukan proses normalisasi sehingga diperoleh nilaieigen. Proses penghitungan nilai eigen berlangsung hingga diperoleh selisih nilaieigen yang cukup kecil. Dari hasil perkalian matriks nilai eigen akan diperoleh nilaieigen tertinggi untuk satu alternatif pemenang. Pada saat melakukan perbandinganantara dua objek, konsistensi pengambil keputusan harus terjaga, jadi keputusan yangdihasilkan harus memuat nilai konsistensi sebesar mungkin.Penelitian bertujuan untuk melakukan analisis terhadap teknik pengukurannilai konsistensi dalam metode AHP. Bagi pengambil keputusan, menjagakonsistensi bukanlah hal yang mudah, sebab masalah semi terstruktur memilikibanyak kriteria yang satu sama lain harus diperbandingkan, dan memiliki banyakalternatif yang satu sama lain harus diperbandingkan berdasarkan setiap kriteria.Pengukuran nilai konsistensi pengambil keputusan dapat dilakukan denganmengurangi kegiatan membandingkan semua objek. Caranya, setelah nilaiperbandingan dua objek dimasukkan ke dalam matriks, nilai matriks yang masihkosong diisi dengan menghitung melalui nilai perbandingan dua objek yang sudahada. Teknik ini diharapkan menjamin konsistensi pengguna tetap terjaga. Hipotesapenelitian adalah teknik khusus ini menjaga nilai konsistensi pengambil keputusan.Metode AHP dengan teknik khusus ini diuji melalui beberapa kasus uji.Hasil pengujian akan diperbandingkan dengan hipotesa.
PENGARUH SIRKULASI INTERNAL TERHADAP RASIO EFISIENSI LUAS LANTAI BANGUNAN PADA RUMAH SUSUN SEWA TIPE MEMUSAT Rumiati Rosaline Tobing; Hadian Agustinus
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31425.07 KB)

Abstract

Salah satu upaya dalam memenuhi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah adalah dengan membuat rumah susun sewa, hal ini didasari oleh pertimbangan karakteristik calon penghuni dan juga keterbatasan lahan di perkotaan. Mengingat besarnya biaya pembangunan maka dibutuhkan desain yang seefektif dan seefisien mungkin.Untuk mengukur tingkat efisiensi suatu bangunan dapat dilakukan dengan cara menghitung rasio efisiensi luas lantai bangunan atau disebut juga sebagai Net to Gross Ratio (NGR) yaitu dengan membagi luas lantai yang disewakan dengan luas lantai total. Salah satu faktor yang akan mempengaruhi nilai NGR adalah sirkulasi internal, karena sebagai penghubung ruang-ruang dalam bangunan, sirkulasi internal mempunyai wadah atau sarana sebuah ruang, yang akan mempengaruhi perhitungan luas lantai bangunan. Rumah susun tipe memusat memiliki koridor yang lebih pendek dibandingkan tipe memanjang yang menjadi modal awal sebagai alternatif rumah susun yang efektif dan efisien, selain untuk memperkaya desain rumah susun di Indonesia yang masih didominasi oleh rumah susun tipe memanjang.Analisa pada penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu menghitung nilai NGR dari masing-masing objek studi, lalu memfokuskan analisa pada sirkulasi internal, yaitu melalui analisa efektifitas dan efisiensi dimensi serta pola koridor yang digunakan pada bangunan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa sirkulasi internal mempengaruhi NGR dalam dua hal, yaitu efektifitas dan efisiensi dimensi sirkulasi internal dan pola koridor yang digunakan . Efektifitas dan efisiensi dimensi sirkulasi internal pada kedua objek studi mempengaruhi luas sirkulasi internal, begitu pula pola koridor yang digunakan mempunyai konsekuensi desain terhadap luas lantai sirkulasi pada bangunan dan juga mempunyai pengaruh terhadap komposisi massa dalam tapak.Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar pola koridor multicore system bisa diterapkan sebagai alternatif desain rumah susun sewa untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dengan beberapa ketentuan seperti maksimal jumlah lantai adalah 4 lantai, dan penggunaan tangga darurat untuk komposisi massa bangunan tunggal.
IDENTIFICATION OF HERZBERG’S MOTIVATOR-HYGIENE FACTORS FOR SME’S WORKERS (Case Study of SME in West Java Province, Indonesia) Ceicalia Tesavrita; Dedy Suryadi
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.358 KB)

Abstract

In general, an organization’s life cycle consists of 4 phases. Those phases are birth, growth, mature, and decline. In order to optimize an organization’s income, it should retain its growth and mature phases as long as possible. There have been quite a number of growing SME in West Java, however merely a fraction of them who is able to survive the growth phase. In order to survive, one of the main issues is to keep the workers motivated to achieve a good performance.There have been several theories explaining motivation, including the one offered by Herzberg. According to Herzberg, there are two groups of factors that contribute to motivation. They are motivator and hygiene factors. A person’s dissatisfaction may be eliminated by providing the hygiene factors, while a person’s satisfaction may be enhanced by providing the motivator factors. In this research, those factors are grouped further into 6 categories based on Kano model. Based on the categorization, it is clear which factors affect a person’s job satisfaction. In the context of SME, they would be able to prioritize the factors that they need to motivate the workers, keep the workers satisfied, and furthermore survive the growth phase.
SINTESIS ELEMEN ARSITEKTUR LOKAL DENGAN NON LOKAL Purnama Salura
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9226.487 KB)

Abstract

Penelitian ini berfokus pada proses sintesis arsitektural. Proses ini diyakini akan dapatmemberikan kontribusi pada perancangan yang dapat bertahan dalam kurun waktu yangcukup lama atau dengan kata lain adalah dapat berkelanjutan.Penelitian ini menganalisis hasil karya arsitektur (bangunan) yang telah berumur hampirseratus tahun tetapi masih tetap dapat dikatakan bangunan yang mempunyai nilai arsitekturtinggi sampai sekarang.Alat baca yang digunakan berlandas pada relasi yang terjadi pada fungsi-bentuk-maknaarsitektur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis elemen lokal dengan elemen nonlokal yang membuat hasil rancangan arsitektur dapat terus bertahan sampai saat ini.Penelitian yang bertujuan mengungkap seluruh sintesis yang tercipta pada kasus studimempunyai beberapa manfaat : pertama mengungkap elemen (lokal-non lokal) apa sajayang dapat dipadukan, kedua menguraikan operasionalisasi cara membaca sertamenerapkan proses sintesis arsitektural, ketiga memahami pentingnya kedudukan sintesisagar dapat berperan dalam tekanan perubahan yang semakin mendunia.

Page 2 of 3 | Total Record : 29