cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Engineering Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Research Report - Engineering Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang rekayasa. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang rekayasa mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Matematika dan Fisika. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 (2013)" : 25 Documents clear
HIBAH PENGABDIAN BAGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IbM) DI SDN CIUMBULEUIT 3 Livia Owen; Farah Kristiani; Ferry Jaya Permana; Liem Chin; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.138 KB)

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami telah mengadakan dengan SD mitra SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 4 pada tahun 2012. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua diantara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar ditingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, khususnya SDN Ciumbuleuit 3, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan. Pada program IbM ini dilakukan revisi dari modul sebelumnya dan penambahan beberapa modul baru.
Ekstraksi Batang Physalis Angulata dengan Air Subkritik Ratna Frida Susanti; Sartika Garini; Ignatius Jeremy Renaldo; Rachel Ananda; Ashanty Stenny
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1369.261 KB)

Abstract

Physalis angulata adalah jenis tanaman obat yang dikenal dalam pengobatan tradisional sejak zaman dahulu. Secara klinis, tanaman ini terbukti memiliki banyak kandungan bioaktif. Dalam pengobatan tradisional, masyarakat merebus semua bagian dari tanaman ini dan kemudian diambil airnya untuk diminum. Pada penelitian ini, batang physalis angulata adalah bagian yang diteliti untuk diekstrak dengan menggunakan air subkritik. Meskipun terbukti bahwa physalis angulata memiliki banyak kandungan bioaktif, belum ada penelitian yang detail tentang cara ekstraksi tanaman ini. Kebanyakan ekstrak diambil dengan menggunakan pelarut organik (methanol, ethanol) dengan menggunakan metode maserasi.Air dalam kondisi biasa yang merupakan pelarut polar, ternyata bersifat kurang polar pada suhu dan tekanan tinggi dan bisa diatur kepolarannya menyerupai pelarut organik dengan mengubah suhu dan tekanannya. Sehingga keunikan air ini digunakan dalam ekstraksi yang disebut subcritical water extraction atau pressurized water extraction (ekstraksi dengan fluida subkritik). Pada penelitian ini, batang physalis angulata diekstrak dengan menggunakan metode ekstraksi subkritik. Variabel yang diteliti adalah suhu, tekanan dan waktu reaksi. Ekstrak yang diperoleh dianalisis kandungannya dan diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Penelitian ini diharapkan menjadi penelitian awal untuk menguji keefektifan metode ekstraksi subkritik untuk mengambil komponen bioaktif dari physalis angulata.
SINTESIS ELEMEN ARSITEKTUR LOKAL DENGAN NON LOKAL Kasus Studi : Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, di Jatinangor, Sumedang Purnama Salura; Bachtiar Fauzy
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3253.063 KB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada Gedung Rektorat UNPAD di Jatinangor ini bersifat deskriptif evaluatif dan berfokus pada penelusuran proses sintesis arsitektural. Rancangan gedung ini merupakan juara pertama hasil sayembara di mana perancang menyatakan bahwa konsepnya berangkat dari sintesis antara unsur Sunda dengan unsur Modern.Alat baca yang digunakan berlandas gabungan pendekatan Evensen dan Salura yang menekankan pada relasi yang terjalin antara aspek arsitektur yaitu fungsi-bentuk-makna dan elemen arsitektur yaitu lantai, dinding, atap.Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpretasi tampilan rancangan tidak sepenuhnya sejalan dengan konteks lokal alamnya. Demikian pula dengan konteks lokal tradisi budaya setempat. Berdasar analisis dan pendapat responden dapat diinterpretasikan bahwa rancangan yang ada justru lebih menekankan pada dominasi gaya modern ketimbang sintesis antara unsur Sunda dengan Modern.Penelitian ini penting dilakukan agar seluruh relasi yang terjalin antara Fungsi-Bentuk-Makna Gedung Rektorat Unpad dapat diposisikan pada ranah teoritik yang tentunya dapat memberi kontribusi pada proses pembelajaran serta praktik perancangan arsitektur
INDIKASI KEESTETIKAAN LINGKUNGAN PERKOTAAN PADA RUAS KORIDOR JALAN DI TEPIAN SELOKAN MATARAM DAN RUAS KORIDOR JALAN DI KAWASAN NGASEM YOGYAKARTA FX. Budiwidodo Pangarso; Diyanto Diyanto; Iwan Purnama; Roni Sugiarto; Tri Yuniastuti; Prawatya Widyanto; Asies Sigit Pramujo; Gideon Suryanugraha; A. Nityasa Swinareswari P
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4747.476 KB)

Abstract

Perkara ke-estetika-an lingkungan seringkali menjadi suatu intensi seseorang atausekelompok masyarakat, yang secara umum dianggap sebagai sesuatu ungkapan ekspresikeindahan atas tatanan fisik/spasial dan kultural, sehingga akan menunjukkan eksistensikegiatan dan pola aktivitas lingkungan perkotaan tertentu. Premis mayor ini merupakanlandasan penelitian bertema keestetikaan lingkungan perkotaan yang berbasis kulturalhistoriografis, dengan tujuan memperoleh unsur fisik/spasial dan unsur normatif yangsecara eksistensial maupun arsitektural berpotensi determinatif-indikatif dalam menciptakeestetikaan lingkungan.Lingkungan perkotaan yang di pilih yaitu Koridor Selokan Mataram (SM) KabupatenSleman Yogyakarta dan Koridor Wisata Ngasem (NG) Tamansari Kota Yogyakarta.Kedua lokasi ini merupakan pengembangan tema tipologis dari penelitian sebelumnya diKoridor Jalan Kesambi Kota Cirebon. Kedua koridor perkotaan ini memiliki keterkaitanfungsional masing-masing dan norma simbolik eksistensial atas Karaton NgayogyakartaHadiningrat secara historis dan secara administratif perkotaan berada pada tempat yangberbeda satu sama lain. Koridor SM berada di kawasan Bulaksumur Kampus UGM, Kab.Sleman; sedangkan koridor NG berada di kawasan Jeron Beteng Karaton NgayogyakartaHadiningrat. Saat ini secara fungsional koridor SM pada ruas jalan Pogung-Gejayan inibertumbuh menjadi area kegiatan campuran secara linier, yang tentu akan berdampakpada nilai strategis yang dimilikinya. Sementara pada ruas koridor NG jalan Kauman-Tamansari tetap sebagai fungsi pengendali kesinambungan eksistensi tradisi budaya,walaupun saat ini berkembang menjadi area kepariwisataan. Kondisi kedua lokasi inisecara estetis menjadi unik, oleh karena dalam pertumbuhan dan upaya peningkatankebutuhan masyarakat serta ragam kegiatannya berlangsung melalui proses keselarasanantara nilai-budaya tradisi dan nilai-modernitas kehidupan urban, tetapi tetap dapatmemberikan ekspresi nilai strategis kultural.Metoda kualitatif & kuantitatif serta analisis visual lingkungan, akan didaya-gunakanterhadap tatanan maupun ekspresi rupa ragam elemen fisik/spasial panorama perkotaan(“townscape”) dan disintesis padu-padankan dengan norma kultural strategis, perilakudan pola aktivitas disepanjang kedua koridor. Berbasis metoda tersebut diharapkan dapatmenunjuk berbagai model indikasi positif eksistensi nilai-nilai keestetikaan lingkungan.Praduga yang mengemuka pada observasi awal adalah, bahwa indikasi keestetikaan yangberbasis pada nilai-nilai kultural telah dapat dikelola, sejalan dengan pengendalian citralingkungan kultural strategis atas eksistensi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Olehkarenanya manfaat dari penelitian ini, bisa memberi inspirasi cara pola pikir keestetikaanlingkungan dan memberi alternatif model pertimbangan dalam penyusunan kebijakanpengelolaan estetika lingkungan perkotaan.Penelitian ini dilakukan dalam format multidisiplin keilmuan, yang difokuskan padabidang arsitektur-kota dan bidang seni-rupa lingkungan, melalui proses studi literatur,observasi visual lapangan, pengolahan data, analisis fenomenologis citra kultural kota,diskusi dengan para nara-sumber terkait dan penyimpulan atas praduga awal.Kata kunci : keestetikaan lingkungan, panorama perkotaan, strategis kultural, analisis visual.
ULTRASONIC-ASSISTED DRYING AND INTERMITTENT DRYING: A MODELING STUDY USING THE REACTION ENGINEERING APPROACH (REA) Aditya Putranto
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.916 KB)

Abstract

Drying is a simultaneous heat and mass transfer process which involves significantenergy consumption. For sustainable processing practice, ultrasonic-assisted drying is oftenimplemented. In order to assist in process design and optimization, a physically-meaningfuldrying model is useful. The REA (reaction engineering approach), which has been shown tobe accurate to model several challenging drying cases, is implemented here to model theultrasonic-assisted drying with various intensities. The relative activation energy (ΔEv,b)generated from one accurate drying experiment is used to model the ultrasound-assisteddrying with various intensities. The results of modeling match very well with theexperimental data. The REA is accurate to model the ultrasonic-assisted drying. Themechanisms of ultrasonic-assisted drying can be explained well by the REA. A landmark forprocess intensification of drying process has been set up by the REA. The model can bereadily adopted in industrial settings for process design and optimization.

Page 3 of 3 | Total Record : 25