cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2021): November" : 29 Documents clear
Peningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Di Sekolah Dasar Wawan Suwandi; Sayidiman Sayidiman; Nur Asia
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26791

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas VI di SD Negeri 129 Bocco Kecamatan Takkalalla Tahun Pelajaran 2021/2022. Data penelitian tentang hasil belajar IPA diperoleh dengan metode observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VI SD Negeri 129 Bocco Kecamatan Takkalalla yang berjumlah 11 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 75 untuk skala penilaian 1-100 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal muatan IPA. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Rata-rata persentase tingkat hasil belajar IPA siswa dari prestasi awal sebesar 36.36% dengan kreteria rendah menjadi 81,81% dengan kreteria sedang pada siklus I. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar 45,45%. Terjadi peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah dari prestasi siklus I sebesar 81,81% dengan kreteria sedang, menjadi 100% dengan kreteria tinggi pada siklus II. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar 18,19%. Hal ini menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah; Hasil Belajar Ipa. 
Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Ketrampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas Vi Sd Negeri Saratan Trisnawati Trisnawati; Hamzah Pagarra; Abdul Rahim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.27619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis muatan IPA siswa kelas VI SD pada materi cara perkembangbiakan pada hewan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dengan subjek penelitian siswa kelas VI SD Negeri Saratan tahun pelajaran 2021/2022 dengan subjek 10 siswa. Hasil penilitian menunjukkan bahwa penerapa model Problem Based Learning meningkatkan ketrampilan berfikir kritis siswa dapat dilihat dari prasiklus kategori sangat kritis 0 % kategori kritis 10%,cukup kritis 40%,Tidak kritis 20 %,sangat tidak kritis 30 %, meningkat pada siklus I I kategori sangat kritis 10%,, kritis 20 %, cukup kritis 30 %,tidak kritis 20 %, dan sangat tidak kritis 20 %. Meningkat pada siklus II kategori sangat kritis 20%, kritis 40%, cukup kritis 30%, tidak kritis 10%, sangat tidak kritis 0 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar prasiklus adalah 60,2 dengan ketercapaian ketuntasan belajar 30% dari jumlah siswa yang mencapai KKM 75,kemudian terjadi peningkatan pada siklus I adalah 64,4% dengan ketercapaian 50% dan Kembali mengalami peningkatan pada siklus ke II adalah 87,20 dengan ketercapaian KKM 90%.Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa yang berdampak pada hasil belajar siswa.Kata Kunci: Problem Based Learning; Kemampuan Berfikir Kritis
Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan dengan Media Kartu Huruf di kelas I UPTD SDI Swakarsa Dorkas Datu Pasauk; Amrah Amrah; Muh. Kadir Karim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26739

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 UPTD SDI Swakarsa. Permasalahan ini  disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah konsep pembelajaran yang kurang menarik karena guru kurang tepat dalam memilih dan menerapkan media yang efektif. Media yang digunakan  belum bervariasi karena hanya menggunakan papan tulis dan pembelajaran berpusat pada guru . Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Inpres Swakarsa dengan menggunakan media kartu Huruf. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. pembelajaran membaca permulaan menggunakan media kartu huruf dilaksanakan dengan pengorganisasian siswa dalam kelompok . Langkah penelitian  disesuaikan dengan tahap pelaksanaan PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Tehnik analisis data menggunakan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penggunaan media kartu huruf terbukti dapat meningkatkan keterampilan  membaca  permulaan siswa kelas I  SD Inpres Swakarsa pada setiap siklus. Sesuai dengan kriteria yang ditentukan maka peningkatan ini tergolong baik. Penggunaan media kartu huruf  yang juga berdampak pada peningkatan aktivitas dan kreatifitas peserta didik dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Keterampilan Membaca Permulaan; Media Kartu Huruf. 
Peningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Di Sekolah Dasar Nurhaya Abaita; Nurhaedah Nurhaedah; Lisnawati Lisnawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.27673

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar kelas VI SDN Tirtawinaya 1 Kota Cirebon pada muatan pelajaran IPA materi penyesuaian diri mahkluk hidup. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN Tirtawinaya 1 dengan jumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dengan satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis uji statistik. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 70 untuk skala penilaian 1-100 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal muatan IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan siswa berdasarkan data observasi yang diperoleh dari observer serta meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas VI tema 2 sub 2 dengan muatan pelajaran IPA disetiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus hanya mencapai 60,36. Setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 70,27 dan pada siklus II meningkat menjadi 76,18. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata kunci: IPA; Hasil Belajar; Problem Based Learning.
Peningkatan Kemampuan Memecahkan Masalah Soal Cerita Pecahan Melalui Penerapan Metode Diskusi Think Pair Share Elya Muasyaroh; Ahmad Syawaluddin; M. Dahlan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.27179

Abstract

Peningkatan kemampuan memecahkan masalah soal cerita pecahan melalui penerapan metode diskusi Think Pair Share siswa kelas III SD Negeri 4 Jerukwangi Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Adapun tujuan dari penelitian untuk meningkatkan kemampuan siswa dengan metode diskusi dalam menyelesaikan soal cerita pecahan sederhana. Prosedur penelitian yang digunakan mengikuti prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II dan diawali dengan kegiatan Pra siklus.. Penelitian ini menggunakan metode diskusi Think Pair Share dengan  Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN 4 Jerukwangi yang terdiri dari 31 orang peserta didik. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran melalui empat tahap yaitu tahap perencannan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahap pra siklus,nilai rata-rata siswa 45, persentase anak yang tuntas 25,8% yang belum memenuhi  Kriteria Ketuntasan Minimal 74,2%. Pada  siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata siswa 54,   persentase anak yang tuntas 32,3%  dan peresentase Kriteria Ketuntasan Minimal meningkat menjadi 67,7%. Kemudian pada Siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83 dan persentase yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal 100%.Berdasarkan hasil penelitian,  dapat di simpulkan dengan menggunakan metode Think Pair Share dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam memecahkan masalah soal cerita pecahan.Kata Kunci: Hasil belajar; Think-Pair-Share.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Mengubah Pecahan Ke Bentuk Lain Melalui Metode Demonstrasi Kelas IV SD Nurul Hidayati; Lukman Ali; Nur Aivi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26846

Abstract

Hasil Belajar Bahasa Matematika siswa kelas IVsemester I SD Negeri Mijen 1 Kecamatan Mijen Kabupaten Demak belum menunjukkan nilai yang baik, karena belum sesuai KKM yang ditetapkan yaitu 75.. Peneliti kemudian memilih menerapkan metode pembelajaran Demonstrasi pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengubah pecahan ke bentuk pecahan lain pada pembelajaran matematika melalui metode demonstrasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan pengumpulan data, dan refleksi. Hasil penelitian dianalisis dengan analisis kualitatif dan kuantitatif, kemudian nilai tersebut dikelompokkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah. Melihat Hasil penelitian, perhatian anak dapat lebih dipusatkan pada proses pembelajaran, Proses belajar anak lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari dan Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri anak, sehingga hasil belajar matematika pada meateri mengubah pecahan ke bentuk lain menunjukkan adanya peningkatan. Simpulan penelitian ini bahwa metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar matematika khususnya materi mengubah pecahan ke bentuk pecahan yang lain kelas IV semester I SD Negeri Mijen 1 Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Kata Kunci : hasil belajar; matematika; mengubah pecahan;demostrasi. 
Peningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas V SD Novita Muktiani; Erma Suryani Sahabuddin; Reni Astuty Latif
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.27006

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas V SDN Kalikudi 04, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada kelas V SD. Data awal menunjukkan pada kelas V semester I terdapat 9 dari 16 siswa (56,25%) yang belum mencapai KKM yaitu 70. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa, guru belum melaksanakan pembelajaran inovatif, dan belum menggunakan media pembelajaran yang menarik. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran pada kelas V SDN Kalikudi 04. Langkah penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian siklus I menunjukkan keterampilan guru mencapai 75%, keaktifan siswa 75%, dan ketuntasan hasil belajar IPA 75%. Pada siklus II menunjukkan keterampilan guru 85%, keaktifan siswa 90%, dan ketuntasan hasil belajar IPA 85%. Kesimpulan  penelitian bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa kelas V SD.Kata kunci: Problem Based learning, model pembelajaran, kualitas pembelajaran
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Siswa Kelas V UPT SD Negeri 2 Timoreng Panua Munadiah Ms; Rosdiah Salam; Zusanti Zusanti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar kelas V UPT SD Negeri 2 Timoreng Panua. Ada pun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V UPT SD Negeri 2 Timoreng Panua pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 16 orang. Pengambilan data dilakukan dengan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus 1 menunjukkan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 90 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 69,37. Selanjutnya pada siklus 2 menunjukkan nilai terendah 60 dan tertinggi 100 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80,00. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 43,75% dan pada siklus 2 terjadi peningkatan yaitu 87,50%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Problem Based Learnin; Hasil belajar. 
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Pbl Siswa Kelas I Sd PI Tarsisius Ery Indriani; Hamzah Pagarra; Abdul Rahim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD PL Tarsisius Semarang. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas I SD PL Tarsisius Semarang pada semester ganjil 2020/2021 yang berjumlah 16 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 62 dan nilai tertinggi 80 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 68 dimana dan standar deviasinya 5,369. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 69 dan nilai tertinggi 90 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 77 dan standar deviasinya 5,615. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 36,5% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 86,5%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Problem Based Learning; Matematika; Hasil Belajar
Penggunaan Media Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas II SDN Kaliwedi 2 Marlia Yuli Asri; Rahmawati Patta; Kadarisman Kadarisman
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26912

Abstract

Penggunaan Media Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas II  SD_Negeri_Kaliwedi_2 Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk meningkatkan keterampilan membaca  dengan menggunakan media cerita bergambar pada siswa kelas II SDN_Kaliwedi_2 Gondang, Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini membentuk siklus empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN_Kaliwedi_2. Subyek penelitian adalah siswa kelas II SDN_Kaliwedi_2 yang terdiri dari 15 siswa yang terdiri dari 3 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dokumen, wawancara, dan portofolio. Penelitian ini menggunakan teknik analisis interaksi yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan membaca  dengan menggunakan media cerita bergambar. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata tes awal 65,40 dengan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 46,7%. Pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 67,80 dengan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 66,7%. Pada siklus II nilai rata-rata menjadi 71,13 dengan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 86,7%.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media cerita bergambar untuk meningkatkan keterampilan membaca  pada siswa kelas II SDN_Kaliwedi_2 Gondang Kabupaten Sragen.Kata kunci:Media cerita bergambar; ketrampilan membaca

Page 1 of 3 | Total Record : 29