cover
Contact Name
Hendra Jaya
Contact Email
hendra.jaya@unm.ac.id
Phone
+6282336176719
Journal Mail Official
mudarris@unm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar Parangtambung, Daeng Tata Raya, Makassar, South Sulawesi, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal MEKOM: Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 23563958     EISSN : 27217612     DOI : -
Core Subject : Engineering,
1. Teaching and Learning in TVET 2. Evaluation, Assessment, and Certification in TVET 3. Human Resources Management in TVET 4. Vocational Resources in TVET 5. Policy and Contemporary Issues in TVET
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Issue 2, Agustus 2016" : 10 Documents clear
EFEKTIVITAS CAREER BASED INTERVENTION MELALUI PENANAMAN KONSEP GENDER DALAM PEKERJAAN DALAM UPAYA MENYIAPKAN LULUSAN PENDIDIKAN VOKASI YANG PROFESIONAL : EFEKTIVITAS CAREER BASED INTERVENTION MELALUI PENANAMAN KONSEP GENDER DALAM PEKERJAAN DALAM UPAYA MENYIAPKAN LULUSAN PENDIDIKAN VOKASI YANG PROFESIONAL Kokom Komariah; Fitri Rahmawati; Minta Harsana
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum artikel ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas career based intervention (CBI) melalui penanaman konsep gender dalam pekerjaan dalam upayamenyiapkan lulusan pendidikan vokasi yang profesional. Secara khusus ingin memaparkan efektivitas CBI dalam penanaman konsep gender dalam hal: (1) ciri-ciri primer dan sekunder antara perempuan dan laki-laki, (2) karakter/sifat yang dimiliki perempuan dan laki-laki, (3) jenis-jenis –jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan perempuan dan laki-laki. Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian research & development yang dikembangkan dari Borg & Gall (1989). Setelah produk pengembangan dihasilkan dilakukan uji coba model dengan mengimplementasikan konsep gender dalam pekerjaan. Subjek penelitian 30 orang mahasiswa pendidikan teknik boga FT UNY. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, melalui narasi yang jelas dan logis, ditelaah, diklasifikasi sesuai dengan tematiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas career based intervention dengan memasukan konsep gender menunjukan keberhasilan, dengan ditandai : (1) seluruh responden dapat menjelaskan bahwa berdasarkan ciri primer dan sekunder laki-laki berbeda dengan perempuan, (2) dilihat dari aspek karakter atau sifat, responden bisa menyimpulkan bahwa laki-laki atau perempuan bisa sama-sama memiliki karakter yang sifatnya feminin, berani, tegar, mandiri, arogan, pemaaf, kasih sayang, sabar, cekatan, hati-hati dan rasional, namun seberapa tinggi derajat karakter atau sifat yang dipunyai tersebut akan tergantung dari lingkungan, (3) dilihat dari pendapatnya terhadap jenis pekerjaan, sudah menunjukkan pemahaman bahwa sesungguhnya pekerjaan ditentukan oleh kapasitas dan kompetensinya bukan ditentukan oleh jenis keamin.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA MAHASISWA PKK FT UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR: PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA MAHASISWA PKK FT UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Syamsinar
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research), bertujuan mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa pada mata kuliah pengetahuan bahan makanan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 ( dua ) kelas B Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, dengan jumlah mahasiswa 42 orang. Lokasi penelitian di Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data dilakuakan dengan cara sebagai berikut: 1) Data mengenai kualitas belajar di kumpulkan pada saat pelaksanaan tindakan dengan menggunakan lembar observasi. 2) Data mengenai hasil belajar mahasiswa diambil pada saat tes evaluasi. Selanjutnya analisis data dilakukan sesuai dengan kecenderungan yang terjadi pada setiap siklus dengan menggunakan penilaian secara verbal (aktivitas serta sikap yang teramati atau diambil dari data observasi dan evaluasi).Hasil penelitian menemukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (PKTPS) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran setelah mahasiswa diberi prakondisi yang memadai sehingga memiliki kesiapan materi yang cukup untuk berdiskusi. Kegiatan ini diberikan dalam bentuk pemberian tugas bacaan kelompok atau individual satu minggu sebelum perkuliahan. Setelah melewati dua siklus tindakan kelas model PKTPS dipandang cukup memadai dalam upaya meningkatkan kualitas belajar mahasiswa adalah (1) apersepsi, (2) tutorial dan orientasi permasalahan pembelajaran, (3) diskusi kelompok untuk pemecahan masalah pada Lembar Kegiatan Mahasiswam (LKM), dengan tahapan think atau berpikir (secara individu) selanjutnya tahappair atau berpasangan (berdiskusi dengan pasangannya) kemudian share ( bergabung dengan pasangan lain dalam kelompoknya) membentuk kelompok berempat atau berenam. Kemudian kelompok ini mendiskusikan tugas-tugas yang belum diselesaikan atau hal hal yang belum dipahami ketika diskusi, kemudian menetapkan hasil akhir jawaban kelompoknya (4) diskusi kelas dan klarifikasi serta (5) penutup pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN COMPETENCE BASED TRAINING (CBT) BERBASIS KOMPETENSI KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) : PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN COMPETENCE BASED TRAINING (CBT) BERBASIS KOMPETENSI KERJA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Riana T. Mangesa
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Satu diantara beberapa tujuan penelitian pengembangan model pembelajaran Competensi Based Training (CBT) pada bidang teknik komputer jaringan (TKJ), adalah pengembangan perangkat pembelajaran.Sehingga tulisan ini bertujuan untuk menemukan cara mengembangkan perangkat pembelajaran sebagai bahan ajar CBT dalam bidang TKJ di SMK. Penelitian ini merupakan Research & Development. Menurut Gall,M.D.,Gall,J.P&Borg,W.R, melalui tahapan penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi menjadi lima tahapan yaitu: (1) tahap analisis kebutuhan; (2) perancangan dan pengembangan; (3) validasi; (4) ujicoba dan (5) evaluasi. Pada tahap pengembangan, model dikembangkan mengacu pada model Systematic Curriculum & Instructional Development (SCID). Hasil penelitian pada tahap perancangan dan pengembangan adalah, ditemukan prototipe perangkat pembelajaran CBT.
TINJAUAN SOLUTIF: DISPARSITAS DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN KEJURUAN : TINJAUAN SOLUTIF: DISPARSITAS DAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN KEJURUAN Faizal Amir; Yasdin
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otonomi daerah menjadikan tiap daerah sebagai tonggak pembangunan.Otonomi daerah harus menggenjot pembangunan sumber daya manusia. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah membenahi sistem pendidikan daerah tapi tetap sesuai dengan cita-cita pendidikan nasional. Pendidikan kejuruan sebagai bagian sistem pendidikan yang harus dipikirkan masing-masing daerah untuk dikembangkan di era otonomi daerah. Pengembangan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui pendidikan kejuruan sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Sumber daya manusia yang andal akan mengatasi persoalan disparsitas (kesenjangan) antar daerah dan antar manusia.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DISAIN BUSANA BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA : PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DISAIN BUSANA BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA Hamidah Suryani
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian pengembangan, bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran Disain Busana berbasis Discovery Learning (DL) yang valid, praktis, dan efektif berorientasikan peningkatan kreativitas mahasiswa dalam mendesain busana. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, modul dan job sheet dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang telah dimodifikasi sehingga hanya memuat tahap Define, Design dan Develop. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar penilaiandosen, lembar penilaian mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar dan tes keterampilan dalam mendesain. Seluruh instrumen telah divalidasi dan dinilai layak untuk digunakan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model Discovery learning yang valid, praktis dan efektif. Hasil validasi menunjukkan perangkat yang dikembangkan layak digunakan (kategori valid). Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan praktis, dan secara umum dapat dikatakan efektif jika ditinjau peningkatan kreativitas mahasiswa dalam mendisain busana. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan.
PENERAPAN APLIKASI SAP2000 PADA MATA KULIAH STRUKTUR BETON GEDUNG MELALUI METODE PELATIHAN PADA MAHASISWA PTSP FT UNM: PENERAPAN APLIKASI SAP2000 PADA MATA KULIAH STRUKTUR BETON GEDUNG MELALUI METODE PELATIHAN PADA MAHASISWA PTSP FT UNM Nurlita Pertiwi
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah struktur beton gedung adalah salah satu bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan perencanan struktur beton. Inovasi yang dilakukan dalam pembelajaran Struktur Beton Gedung adalah dengan menambahkan materi SAP 2000 melalui pelatihan. Tujuan penelitian ini untuk : 1) mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terhadap aplikasi SAP 2000 sebelum penerapan metode pelatihan; 2) Mengetahu tingkat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terhadap aplikasi SAP 2000 setelah penerapan metode pelatihan.dan 3) Mengetahui efektivitas penerapan metode pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keteranpilan mahasiswa terhadap aplikasi SAP 2000 . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Yang dilaksanakan pada bulan Maret - Agustus 2015 bertempat di Jurusan PTSP FT UNM. Sedangkan objek pada penelitian ini adalah mahasiswa yang merupakan peserta mata kuliah struktur beton gedung pada semester ganjil 2014/2015. Sampel penelitian sebanyak 20 mahasiswa yang ditarik dengan metode sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum dilakukan metode pelatihan, 100% mahasiswa tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi ini. Setelah diberikan pelatihan, jumlah mahasiswa yang memiliki pengetahuan tinggi menjadi 14 orang atau 70%. Berbeda halnya dengan skor keterampilan yang sebagian besar menunjukkan kategori rendah. Metode pelatihan yang diberikan kurang efektif. Hal ini berdasarkan bahwa N-Gage yang dicapai sebagian besar pada kategori sedang dan sebagian kecil yang menunjukkan kategori tinggi.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN : EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hasanah; Syahrul; Eka Merdekawati
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program prakerin Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif bersifat ex post facto dengan populasi SMK 37 dan jumlah sampel 5 SMK, sedangkan populasi peserta didik 182 orang dengan jumlah sampel 65 orang dengan populasi DUDI 50 dan jumlah sampel DUDI ada 11. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling untuk SMK dan DUDI, sedangkan peserta didik dipilih secara random acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian disimpulkan bahwa; (i) Persiapan pelaksanaan program prakerin yang dikelolah oleh pokja sudah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian kepada lima SMK diperoleh nilai mean berada pada kategori sangat baik;(ii) Pelaksanaan pembelajaran prakerin di industri sudah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian kepada lima SMK diperoleh nilai mean masuk kedalam kategori sangat baik. (iii) Tingkat kompetensi peserta didik setelah melaksaanakan prakerin sudah baik, hal ini dapat dilihat dari mean nilai yang diberikan oleh DUDI berada pada kategori sangat baik karena nilai tersebut melewati nilai KKM yang telah ditetapkan bahwa pembelajaran dapat dikatakan tuntas apabila peserta didik memperoleh nilai 75 dalam peningkatan hasil belajar khusunya pelajaran produktif; (iv) Berdasarkan indikator efektif program dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program prakerin yang dilakukan oleh SMK dengan DUDI di kota Makassar ditinjau dari keterlaksanaan seluruh komponennya sudah masuk kategori efektif.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MELALUI PENDEKATAN CSCL (COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR : PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MELALUI PENDEKATAN CSCL (COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Purnamawati; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Mengetahui bagaimana mengembangkan model pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL(Computer Supported Collaborative Learning) pada FT- UNM; (2) Mengetahui bagaimana desain model pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL; (3) Mengetahui bagaimana hasil pengembangan pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL telah memenuhi kriteria valid, praktis, efektif, dan efisien. Penelitian yang direncanakan merupakan penelitian dan pengembangan pendidikan (educational research and development). Sesuai dengan pengertiannya bahwa penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk. Model pembelajaran computer supported collaborative learning (CSCL) merupakan bagian dari fungsi pembelajaran dengan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Model pembelajaran CSCL merupakan kombinasi model pembelajaran kooperatif dan penggunaan komputer serta internet sebagai media dalam pembelajarannya. Dengan teknologi yang semakin canggih,individu-individu yang berada pada lokasi yang berjauhan memungkinkan untuk berkolaborasi secara on-line. Penelitian di bidang Computer Supported Collaborative Learning atau biasa disebut dengan CSCL ini, memberikan sebuah pengalaman baru bahwa Blog merupakan salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan kolaborasi di dalam pembelajaran. Pemanfaatnya di dalam peningkatan kolaborasi dalam pembelajaran memberikan suatu masukan bahwa Blog memang baik bila diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Seperti halnya pada penelitian ini, yang dapat disimpulkan bahwa Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam memanfaatkan Blog memberikan hubungan yang baik terhadap peningkatan kolaborasi antara Dosen dan mahasiswa. Pemanfaatan Blog ini memberikan kemudahan bagi Dosen dan mahasiswa untuk berbagi informasi serta berinteraksi baik itu secara personal ataupun kelompok/general. Kegiatan kolaborasi pun tidak hanya terjadi di lingkungan kampus saja tetapi kapan saja dan dimana saja. Efektivitas dan efisiensi penggunaan Blog sebagai media CSCL dengan beberapa indikator diperoleh penilaian Sangat Efektif dan Sangat Baik.
PEMANFAATAN BUAH PARE MENJADI TEPUNG CAMPURAN LULUR UNTUK PERAWATAN TUBUH SEBAGAI BAHAN DASAR YANG DIGUNAKAN PADA MAHASISWI PKK FT-UNM: PEMANFAATAN BUAH PARE MENJADI TEPUNG CAMPURAN LULUR UNTUK PERAWATAN TUBUH SEBAGAI BAHAN DASAR YANG DIGUNAKAN PADA MAHASISWI PKK FT-UNM Rika Riwayani
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

campuran Paresa scrub dengan aplikasi langsung ke kulit / tubuh 2) untuk mengetahui hasil sehingga scrub bagian dengan aplikasi langsung ke kulit / tubuh 3)Menentukan hasil ofscrubsparethethreetypes aplikasi ofskin. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis teknik data yang menggunakan dis analisis deskriptif kuantitatif data. Studi ini menyimpulkan bahwa proses pembuatan pare herbal dilakukan secara tradisional dengan menggunakan ingredientssuch alam sebagai buah pare, yang telah disortir dan dikeringkan kemudian Smoot hed oleh usinggren derandsieved untuk produceã tepung semak belukar sementara membuat cara scrub sparea pencampuran tepung dengan krim asli pare scrub thenstir sampai tercampur dan padat dan lastinserted intoa disegel wadah plastik. Ini studyuses panelis tswere 3 orang withthe tingkat penerimaan panelis untuk scrub pare istilah yang paling dominantin dari aspek warna, aroma, dan tekstur produk dengan proporsi tepung scrub Parepare 30% And 70% scrub cream asli, Karena Memiliki yang terbaik kriteria tubuh scrub dengan tajam aroma wangi whichis Dianggap sengatan, bau asam, tidak menyebabkan pusing dan mual. Sienna berwarna, slooks scrub dengan coklat dan memiliki viskositas yang issufficiently padat, sangat sedikit padat, lembab, lembut dan lembut. Memiliki diadakan percobaan dengan menambahkan daun pertandingan, jahe dan ubi hal resultin lebih baik dari warna dan aroma
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ANTIKORUPSI BERBASIS MEDIA KARTU PADA SISWA PRA-VOKASIONAL: PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ANTIKORUPSI BERBASIS MEDIA KARTU PADA SISWA PRA-VOKASIONAL Lu'mu; Mustamin
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui Bagaimana mengembangkan model pembelajaran Antikorupsi Berbasis Media Kartu Untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran Sejak Usia Dini Pada Siswa SMP; 2) mengetahui bagaimana desain model pembelajaran Antikorupsi Berbasis Media Kartu Untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran Sejak Usia Dini Pada Siswa SMP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Pengembangan perangkat lunak yang berupa model pembelajaran yang menggunakan permainan kartu untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pembelajaran korupsi ini dilaksanakan dengan pendekatan engineering dimana tahapannya adalah: analisis, desain, implementasi, dan evaluasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari instrumen analisis kebutuhan, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil lembar analisis kebutuhan, lembar ahli materi, dan ahli media. Pengembangan media kartu anti korupsi sebagai media pembelajaran melalui tiga tahapan antara lain : a) analysis dengan menganalisis kebutuhan, analisis karakteristik,analisis materi, serta analisis tujuan. b) design yaitu merancang konsep, merancang perangkat pengembangan, membuat rancangan produk, dan revisi dan validasi produk. c) development yaitu memproduksi produk sampai finishing. Desain model pembelajaran anti korupsi menggunakan kartu sebagai media pembelajaran ditambah dengan aplikasi berbasis mobile yang mendukung permainan kartu. Perangkat lunak dirancang dengan tujuan untuk mempermudah permainan. Mencari kunci jawaban dengan mudah tanpa harus menggunakan buku panduan dalam bentuk hardcopy. Berdasarkan hasil penilaian diperoleh rerata skor penilaian sangat valid baik oleh Ahli Media dan Ahli Materi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10