cover
Contact Name
Wayong
Contact Email
jeskovsia@asia.ac.id
Phone
+6281331899389
Journal Mail Official
jeskovsia@asia.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta, Rembuksari 1A, Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jeskovsia (Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia)
ISSN : 25808753     EISSN : 25974300     DOI : https://doi.org/10.32815/jeskovsia
Core Subject : Art,
Published by Institute for Research and Community Service (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat / LP2M) of INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG as a periodical publication that provides information and analysis on the science of Visual Communication Design.
Articles 108 Documents
Penerapan RACE Model Pada Media Promosi Ekowisata Mangrove Hijau Daun Pulau Bawean sebagai upaya Integrasi Pemasaran Digital Pahlevi, Andreas Syah
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 8 No 02 (2024): Jeskovsia 8.2
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v8i02.1031

Abstract

Mangrove Hijau Daun, hutan mangrove satu-satunya yang menjadi ekowisata di pulau Bawean dengan luas 60,9 hektar dan menyimpan 21 jenis mangrove endemik pulau Bawean. Mangrove Hijau Daun memberikan pengalaman wisata konservasi dengan target audiens minat khusus dan menjadi potensi bagi keberlanjutan pariwisata pulau Bawean. Namun, masyarakat pengelola wisata belum dapat secara masif dan memaksimalkan teknologi digital untuk mengembangkan potensi wisata dengan melakukan pemasaran secara luas sehingga dapat menunjang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pulau Bawean yang berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengaktivasi secara efektif dan optimal pengelolaan media promosi pariwisata melalui media digital sebagai kunci utama untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan mengembangkan industri pariwisata. Peran penting pemasaran dengan menggunakan strategi digital dapat menjangkau audiens yang sangat luas melalui internet, dan media digital dapat memberikan analisis mendalam tentang kinerja promosi dan dengan cepat merespon dan mengadaptasi strategi lain berdasarkan data. Model RACE (React, Act, Convert, Engage) menyediakan kerangka kerja terstruktur untuk kegiatan pemasaran digital. Model RACE dapat diintegrasikan pada pariwisata untuk membantu pemasaran dalam perencanaan dan pengelolaan pada media digital yang terorganisir, dan memastikan pendekatan yang komprehensif untuk melibatkan pelanggan potensial dan mengubah mereka menjadi pendukung yang loyal. Dalam konteks promosi di Ekowisata Mangrove Hijau Daun, penerapan ini penting untuk meningkatkan kesadaran, menarik pengunjung, dan memastikan keberlanjutan lokasi ekowisata. Proses utama dari model RACE diawali dengan React, yaitu menjangkau khalayak luas untuk membangun kesadaran dan visibilitas merek, dalam hal ini mencakup menghasilkan trafik website atau interaksi di sosial media, kemudian Act tahap untuk mendorong audiens untuk melakukan tindakan yang diharapkan, seperti mengunjungi website, atau mengikuti media sosial, tahap selanjutnya Convert proses mengubah audiens menjadi konsumen yang menggunakan produk atau mengunjungi destinasi secara nyata, dan terakhir yaitu Engage, tahap yang berfokus untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen agar mereka menjadi pelanggan yang loyal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Subjek penelitian adalah masyarakat dan pengelola Ekowisata Mangrove Hijau Daun. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan praktik baik bagi Ekowisata Mangrove Hijau Daun dan dapat diterapkan pada Pariwisata lain yang berpotensi.
Desain Sign System "Wisata Petik Apel Kebun 8" Sebagai Media Informasi Hendrawan, Faldi hendrawan Faldi; Verdiana, Elfa Olivia
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 8 No 02 (2024): Jeskovsia 8.2
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v8i02.1032

Abstract

Wisata petik apel kebun 8 sudah cukup lama dioperasikan sebagai salah satu destinasi wisata petik apel di kota batu, yang memiliki peraturan dan informasi terkait area, fasilitas, serta manfaatnya. Adanya informasi yang tidak dimengerti oleh wisatawan menyebabkan kurangnya interaksi antara wisata dengan wisatawan yang berkunjung di wisata petik apel kebun 8. Oleh karena itu wisata petik apel kebun8 memerlukan media informasi untuk dapat berinteraksi dengan para wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi yaitu dengan mendatangi langsung ke lokasi wisata petik apel kebun 8 lalu melakukan wawancara terhadap pemilik serta didukung oleh studi Pustaka yang bersumber dari buku. Proses perancangan sign system di mulai dari pembuatan konsep, pembuatan thumbnail, pembuatan roughlayout dan kemudian dilanjutkan ketahap visualisasi, final desain dan kemudian proses produksi. Tahap selanjutnya yaitu pengujian efektifitas produk melalui kuisioner yang di sebar secara ofline dengan menempatkan sign system pada lokasi wisata, hasiljawaban yang di dapatkan adalah 30 orang yang sesuai dengan target audience, hasil responden yang didapatkan positif yaitu 95.56% dan dapat disimpulakan bahwa sign system ini efektif.
Perancangan Film Pendek “ LEVEL UP “ sebagai kampanye Pola Hidup Sehat di Lingkungan E - Sport yahya, Abdul Ghaffar Liwauddin Maghribi, Saiful Yahya
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 8 No 02 (2024): Jeskovsia 8.2
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v8i02.1037

Abstract

E-sport, merupakan salah satu olahraga elektronik yang menggunakan permainan sebagai bidang kompetitif. Banyak kasus yang disebabkan oleh dampak negatif e-sport karena penggunaan yang berlebihan. Kampanye merupakan suatu proses kegiatan komunikasi individu atau kelompok yang dilakukan secara terlembaga dan bertujuan untuk menciptakan suatu efek atau dampak tertentu. Kampanye hidup sehat kepada pemain e-sport dibutuhkan untuk menumbuhkembangkan perilaku sehat pada pemain e-sport, mengingat aktifitas pemain e-sport yang kurang menggunakan anggota tubuh untuk berolahraga. Peneliti mengembangkan bentuk kampanye melalui pembuatan film yang mengangkat cerita kehidupan pemain e-sport. Metode analisa yang akan digunakan adalah analisa deskriptif kualitatif. Melalui metode analisa Deskriptif , Peneliti dapat mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai kejadian ,fenomena atau keadaan sosial yang terjadi di sekitar. Film pendek “Level Up” merupakan hasil pengembangan melalui pendekatan design thinking guna mengkampanyekan gaya hidup sehat di kalangan pemain e-sport. Design thinking terdiri tahapan empathise, define, ideate, prototipe dan test. Empathise digunakan untuk mendapatkan data awal yang berasal dari pemain e-sport, tahapan define digunakan untuk mendeskripsikan permasalahan yang dihadapi pemain e-sport. Tahapan ideate digunakan untuk menentukan ide-ide yang akan digunakan dalam pengembangan film, tahapan prototipe merupakan tahapan pembuatan film pendek “Level-Up” serta tahapan test digunakan untuk menguji film tersebut. Berdasarkan hasil uji coba kepada target audiens, diperoleh hasil total presentase 86% dimana menunjukan bahwa film pendek yang dirancang berhasil untuk dipublikasikan sebagai media informasi mengkampanyekan dampak negatif e-sport.
Perancangan Corporate Identity melalui Media Komunikasi Visual pada Distributor Sumber Jaya Toys Store Meta Saharani; Adam Wahida; Margana
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 1 (2025): Jeskovsia 9.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i1.1041

Abstract

Sumber Group has a special brand for its toy business sector, namely Sumber Jaya Toys Store and Sumber Mas Accessories to shelter its fashion accessories. Each of its business sectors has a different logo identity. The existence of two brand logos other than the company's main logo makes it difficult for some target markets to differentiate the two business sectors they are in. The design of this corporate identity is carried out to further strengthen the image of Sumber Jaya Toys Store as a brand that distributes local and imported toys. This research uses Research and Development (R&D) research methods that refer to the research stage by Sugiono, including potential and problem analysis, data collection, product design, design validation, design revision, limited-scale trials and wide-scale trials. The results of this development research are corporate identity products with a fun and playful company minimalist design style in the form of business cards, company calendars, brochures, id cards, member cards, uniforms, and content for Instagram social media.
Designing an Illustrated Book About Kupang as the Identity of Sidoarjo Ruliawan, Tsania Rahma; Aji, Restu Ismoyo; Arifianto, Pungky Febi
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 1 (2025): Jeskovsia 9.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i1.1052

Abstract

This writing discusses the design of an illustrated book about kupang, a traditional culinary dish from Sidoarjo that is still relatively unknown. Lontong kupang is often considered part of Surabaya's cuisine, but kupang holds significant cultural and historical value for the people of Sidoarjo. The purpose of this illustrated book is to raise awareness and appreciation for kupang, while also strengthening Sidoarjo’s culinary identity beyond the more popular bandeng and shrimp. Through direct observation in Balongdowo, a kupang processing center, the study examines the processes of harvesting, separating the meat, and processing kupang into petis, crackers, and lontong. Additionally, interviews with industry players provide deeper insights. The findings are presented as engaging stories that illustrate the role of kupang in community life, using watercolor techniques and digital media to highlight kupang as a culturally rich element.
DESAIN KARAKTER BERDASARKAN REKONSTRUKSI IMAJINATIF BUKU ILUSTRASI SEJARAH MASJID JAMI’ AL-ABROR SIDOARJO Amandafira, Lailatul Azijah; Aji, Restu Ismoyo; Setiawan, Bayu
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 1 (2025): Jeskovsia 9.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i1.1062

Abstract

Mosque Jami' Al-Abror, which was founded in 1678, is the oldest mosque that played an important role in the spread of Islam in Kauman, Sidoarjo. Information related to the history of the mosque and its founders is scarce; the only available source regarding the figures is oral history. To support the preservation of this history, an illustrated book was developed that also features the characters of the mosque's founders. This article focuses on the process of character design of historical figures through imaginative reconstruction. In addition to using oral history and seminar results from the 1980s as primary sources, character design is also based on historical document archives in the form of photos and paintings, as well as films set in the same time period as the mosque's founding year. These various sources provide visual references that support the accuracy of the characters, making the results more representative and relevant in depicting the founders of Jami' Al-Abror Mosque. It is hoped that this writing can serve as a reference in the preservation of local history and inspire the younger generation to better understand the history of Jami' Al-Abror Mosque
DESAIN KARAKTER SEBAGAI PENDUKUNG BUKU ILUSTRASI KEBAYA UNTUK ANAK USIA 7-12 TAHUN sumartono, kattreen aulia; Aji, Restu Ismoyo; Ayuswantana, Alfian Candra
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 1 (2025): Jeskovsia 9.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i1.1065

Abstract

Kebaya dengan sejarahnya yang panjang telah menjadi simbol perjuangan sekaligus identitas penting Indonesia. Saat ini pemerintah sedang sedang berusaha agar kebaya mendapat pengakuan internasional sebagai warisan budaya melalui UNESCO. Untuk itu, penting bagi bagi anak-anak yang merupakan penerus bangsa untuk mengenal dan mempelajari bagian penting dari identitas mereka ini. Dalam upaya mengenalkan kebaya sebagai busana nasional ke anak-anak sekolah dasar, buku ilustrasi kebaya cocok sebagai media pengenalan kebaya. Oleh karena itu, penulis mendesain sebuah karakter untuk buku ilustrasi kebaya. Adanya karakter, dapat memberikan sebuah interaksi dengan pembaca yang mendukung narasi pada buku melalui dialog, penyampaian fakta unik, dan interaksi dengan ilustrasi-ilustrasi yang ada pada buku. Melalui metode kualitatif dengan analisis deskriptif, tercipta sebuah karakter dengan ilustrasi gaya kartun dengan pewarnaan cerah bernama Miya, singkatan dari ‘Manifestasi Kebaya’. Miya yaitu anak perempuan 11 tahun dengan sifat ceria yang selalu mengenakan kebaya dimanapun.
Ilustrasi Sebagai Media Representasi Self-Cherishing Dan Self-Acceptance Dalam Perspektif Visual Studi Fenomenologis Wardani, Lely Surya; Hendrawan, Faldi
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 1 (2025): Jeskovsia 9.1
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i1.1076

Abstract

Illustration as a medium that can be used to understand and spread self-love because it can be used to convey messages visually and emotionally. This study examines 2 components of self-love, namely self-cherishing and self-acceptance. The problems faced by students are related to the pressure to achieve, adapt to new environments, and demands to build self-identity often cause stress that has an impact on psychology. This research aims to explore how illustration can be an effective medium to represent 2 components of self-love from a visual perspective through a phenomenological approach. In addition, it is also to find out how many students are able to appreciate, accept, and appreciate as a form of loving themselves through visual works, which reflect the essence of emotion and meaning behind the visual experience. The results of this research are that students who draw themselves can be stated to have a higher understanding of the aspect of self-love than those who draw others. Through the observed phenomena, students' awareness in understanding the components of self-love can be said to be good visually through the results of the illustrations. However, in everyday life, the level of students' self-love can still be said to be sufficient to tend to be lacking in accepting, appreciating, respecting and considering themselves more important than others.
Pembuatan storyboard dalam perancangan Video Profil Komunitas Pena Hitam Malang : Pembuatan Storyboard dalam Perancangan Video Profil Komunitas Pena Hitam Malang mukti, haydar; Sutejo, Aris; Widyasari, Widyasari
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 2 (2025): Jeskovsia 9.2
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i2.1068

Abstract

 Komunitas Pena Hitam Malang masih belum dikenali oleh sebagian besar masyarakat, hanya dikenal oleh seniman lokal saja. Komunitas ini telah melakukan upaya dalam meningkatkan promosi komunitasnya dalam beberapa tahun terakhir, namun strateginya masih sangat umum sehingga tidak ada pembeda yang kuat antara Komunitas Pena Hitam dengan komunitas lainnya. Sehingga dibuatnya Video Profil sebagai media promosi yang sangat atraktif dalam mendeskripsikan siapa, apa saja yang dilakukan oleh Komunitas Pena Hitam. Oleh karena itu dibutuhkannya pembuatan storyboard untuk membantu memudahkan pembuatan Video Profil Komunitas ini, seperti membantu dalam pengambilan angle gambar atau video. Serta memudahkan proses pembuatan alur ceritanya dan membantu menyusun scene yang berbeda menjadi sesuai dengan skenario yang telah dirancang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan pengambilan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis 5W + 1H analisis SWOT. Hasil dari perancangan ini adalah storyboard yang konsisten, sehingga dapat dengan mudah membantu lancarnya pembuatan Video Profil Komunitas Pena Hitam Malang. Dalam hal ini, kesimpulan yang didapatkan adalah pembuatan storyboard sangatlah diperlukan dalam membantu proses pembuatan Video Profil Komunitas Pena Hitam sebagai media promosi yang atraktif.
Meningkatkan Engagement Restoran Warung Cangkruk dengan Perancangan Brand Experience: Meningkatkan Engagement Restoran Warung Cangkruk dengan Perancangan Brand Experience Nugroho, Muhammad Naufal Setyo; Isnaini, Wiwi
Jurnal Desain Komunikasi Visual Asia Vol 9 No 2 (2025): Jeskovsia 9.2
Publisher : Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat STMIK Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jeskovsia.v9i2.1088

Abstract

 Warung Cangkruk adalah restoran unik di sudut kota Yogyakarta yang menyediakan pengalaman berkumpul yang berbeda. Nama "Cangkruk" berasal dari bahasa Jawa yang berarti "hangout", mencerminkan tempat ini sebagai ruang santai untuk bersosialisasi. Terletak di bawah kaki Merapi, warung ini menawarkan suasana alam yang menakjubkan. Di dalam sebuah rumah joglo, pengunjung dapat menikmati makanan sambil menikmati pemandangan alam yang luas. Warung ini tidak hanya tentang makanan, tetapi juga ingin menyajikan kehangatan dan kebersamaan budaya Yogyakarta. Dengan suasana yang hangat dan ramah, Warung Cangkruk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Page 10 of 11 | Total Record : 108