cover
Contact Name
Muh. Zainul Arifin
Contact Email
rumahjurnal25@gmail.com
Phone
+6285378329037
Journal Mail Official
rumahjurnal25@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanjung Barangan, Komplek Griya Wijaya Barangan Nomor A76 Bukit Baru, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Stetoskop : The Journal Of Health Science
ISSN : 30634903     EISSN : 30632951     DOI : https://doi.org/10.70656/stjhs
Core Subject : Health, Science,
Stetoskop : The Journal Of Health Science publishes the article based on research or equivalent to research results in public health or other disciplines related to public health that has not been loaded/published by other media. The journal contains articles about epidemiology and biostatistics, health policy and administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles in public health. The journal can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in public health issues.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024" : 5 Documents clear
Literatur Abortus Dan Penanganannya Irawawan, Dian Nirwana; Niken, Niken; sandi, Elmatiana dara; Anggita, Dwi
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v1i2.167

Abstract

Abortus merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang signifikan, terutama di negara berkembang. Artikel ini bertujuan untuk mengulas faktor penyebab, dampak, serta metode penanganan abortus berdasarkan literatur terkini dan pendapat ahli. Penyebab abortus meliputi faktor medis, sosial, dan psikologis, yang masing-masing memerlukan pendekatan khusus. Dampak abortus tidak hanya bersifat fisik tetapi juga psikologis dan sosial. Dengan pendekatan medis yang tepat dan dukungan sosial, penanganan abortus dapat dioptimalkan. Artikel ini diakhiri dengan kesimpulan yang menekankan pentingnya edukasi dan intervensi dini dalam mencegah serta menangani abortus.
Kehamilan Ektopik Mendeteksi Dan Mencegah Komplikasi Fatehah, Deva Bunga; Kartika, Dwi; Ulya, Afifatul; Noktaviani, Silvi
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v1i2.168

Abstract

Kehamilan ektopik adalah kondisi di mana hasil konsepsi berimplantasi di luar kavum uteri, dengan lokasi paling umum pada tuba fallopi. Insiden ini sering terjadi pada wanita multigravida dan menjadi salah satu penyebab utama peningkatan mortalitas serta morbiditas ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, gejala klinis, metode diagnosis, dan pendekatan terapi untuk kehamilan ektopik guna mencegah komplikasi serius. Berdasarkan studi literatur pada artikel ilmiah periode 2013–2020, faktor risiko signifikan meliputi riwayat kehamilan ektopik, penggunaan alat kontrasepsi intrauterin (IUD), penyakit radang panggul (PID), infertilitas, kebiasaan merokok, penggunaan pil progestin, dan riwayat abortus. Gejala khas mencakup amenorea, nyeri perut, dan perdarahan pervaginam. Diagnosis dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, ultrasonografi, dan evaluasi kadar β-hCG. Penatalaksanaan meliputi terapi methotrexate untuk kasus tanpa komplikasi, pendekatan ekspektatif pada kondisi stabil, serta pembedahan seperti laparoskopi dan laparotomi untuk kasus berat. Diagnosis dini dan pengelolaan yang tepat sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan keselamatan pasien.
Faktor Penyebab dan Faktor Resiko Plasenta Previa Pratiwi, Nandini Dwi; Putri, Nahdiya Surevi; Anggini, Sabrina Mareta; Wulandari, Selvi
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v1i2.169

Abstract

Plasenta previa merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang terjadi saat plasenta menempel di bagian bawah rahim dan menutupi jalan lahir. Prevalensinya diperkirakan sekitar 0.5% dari seluruh persalinan di Indonesia dan berhubungan dengan risiko kelahiran prematur dan morbiditas serta mortalitas ibu dan janin. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian plasenta previa beragam, antara lain usia ibu, paritas, riwayat operasi caesar, serta faktor lingkungan seperti merokok. Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan pustaka dengan kata kunci "causal factors", "risk factors", "placenta previa".
Tinjauan Pada Mola Hidatidosa Ananda, Tia; Nandini, Shalsa; Nabila, Tiara; Utari, Alya
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v1i2.235

Abstract

Mola hidatidosa, salah satu bentuk penyakit trofoblastik gestasional, merupakan gangguan kehamilan yang ditandai oleh proliferasi abnormal trofoblas dan pembentukan villi korionik edematosa. Penyakit ini memiliki potensi progresif menjadi keganasan seperti koriokarsinoma jika tidak ditangani dengan tepat. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai patofisiologi, diagnosis, pencegahan, dan penatalaksanaan mola hidatidosa. Dari aspek patofisiologi, perubahan genetik dan imunologis menjadi faktor utama yang berkontribusi pada perkembangan penyakit. Diagnosis yang akurat mengandalkan kombinasi evaluasi klinis, pemeriksaan ultrasonografi, dan pengukuran kadar human chorionic gonadotropin (hCG) serum. Upaya pencegahan meliputi deteksi dini pada kelompok berisiko tinggi serta edukasi kesehatan reproduksi. Penatalaksanaan mencakup evakuasi uterin melalui kuretase, diikuti dengan pemantauan kadar hCG untuk mendeteksi kemungkinan keganasan. Pendekatan multidisiplin, melibatkan spesialis obstetri, onkologi, dan psikologi, diperlukan untuk memastikan prognosis optimal serta kualitas hidup pasien. Artikel ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan pemahaman dan penanganan mola hidatidosa, sekaligus mendorong penelitian lebih lanjut di bidang ini.
Tinjauan Solusio Plasenta astuti, pebta; Tamara, Dhea; Sutanti; salma
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 1 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v1i2.236

Abstract

Solusio plasenta pada pasien dengan plasenta previa merupakan kondisi yang jarang terjadi, tetapi plasenta previa dapat menjadi salah satu faktor risiko utama terjadinya komplikasi ini. Solusio plasenta dan plasenta previa dapat dibedakan secara klinis melalui gejala yang muncul. Solusio plasenta biasanya disertai nyeri abdomen, sedangkan plasenta previa jarang menimbulkan nyeri. Faktor lain seperti pre-eklampsia dan eklampsia juga diketahui meningkatkan risiko terjadinya solusio plasenta. Meskipun ultrasonografi (USG) menjadi metode utama dalam mendukung diagnosis, keterbatasannya dalam mendeteksi solusio plasenta dapat menyulitkan proses evaluasi klinis. Solusio plasenta merupakan kegawatdaruratan obstetri yang memerlukan penanganan cepat dan tepat karena berisiko terhadap ibu dan janin. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan diagnosis dini, intervensi bedah seperti sectio caesarea, serta teknik hemostasis seperti kompresi B-Lynch menjadi kunci dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5