Livre : Jurnal Perpustakaan dan Informasi
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi is a scientific journal managed by the Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Terbuka. Published 2 times a year in June and December. LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi accommodates research in the field of library and information science conducted by lecturers, researchers, librarians, and students. Focus of study: Library Management Digital Library and Repository Organization of Information Information Service Knowledge Management Media and Information Literacy Pelestarian Media dan Informasi Bibliometrics Legal aspects of information Archive management Cultural Documentation Information and Communication Technology in Libraries LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi It is hoped that it can become a scientific vehicle for studies and thinking about libraries that can provide information and education for readers.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2024): Juni"
:
10 Documents
clear
Peran Layanan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang dalam Pengembangan Budaya Literasi Membaca Masyarakat
Anindita, Pratiwi;
Safitri, Okta Aulia
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan sebagai sarana penyedia informasi memiliki permasalahan dalam sumber daya manusia, koleksi bahan pustaka, serta layanan dan fasilitas perpustakaan. Hal ini berdampak pada keberadaan perpustakaan umum sebagai sarana informasi dalam meningkatkan dan mengembangkan literasi informasi kepada masyarakat. Layanan perpustakaan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan jasa yang berhubungan denganpenyajian bahan pustaka ke pemustaka atau pemakai. Salah satu layanan yang ditawarkan oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malangadalah layanan Perpustakaan Keliling. Layanan perpustakaan keliling ini merupakan layanan yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan Umum danArsip Kota Malang dalam memberikan layanannya kepada masyarakat dengan cara mendatangi secara langsung ke tempat-tempat publik menggunakan mobil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perpustakaan keliling Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip KotaMalang ini dapat memberikan layanan kepada masyarakat dan bagaimana peran perpustakaan keliling dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di kota Malang. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik untuk melakukan pengumpulan data yaitu observasi untuk melihat bagaimana pengelolaan perpustakaan keliling dalam memberikanpelayanan informasi terhadap masyarakat, dan wawancara yang berkaitan dengan pelayanan dan pengelolaan perpustakaan keliling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan perpustakaan keliling memiliki program layanan ke sekolah-sekolah dan taman kota di Kota Malang. Libraries as information providers have problems in human resources, library collections, library services, and library facilities. This has an impact on the existence of public libraries as a means of information in improving and developing information literacy to the community. Library services are activities related to the utilization of services related to the presentation of library materials to library users or users. One of the services offered by the Public Library and Archives Office of Malang City is the Mobile Library service. This mobile library service is a service provided by the Public Library and Archives Office of Malang City in providing its services to the community by visiting directly to public places using a car. The purpose of this research is to find out how the mobile library of the Public Library and Archives Office of Malang City can provide services to the community and how the role of mobile libraries in improving people's information literacy in Malang city. The type of research that researchers use in this study is qualitative research with a case study method. The techniques for collecting data are observation to see how the mobile library is managed in providing information services to the community, and interviews related to the service and management of the mobile library. The results showed that the mobile library service has a service program to schools and city parks in Malang City.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DI SMP NEGERI 2 KARANGMALANG SRAGEN
Wahyuningsih, Sri Suharmini;
Erlita, Betik
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan merupakan salah satu sarana belajar bagi siswa siswi di sekolah SMP Negeri 2 Karangmalang. Melalui pengembangan teknologi tepat guna, perpustakaan juga mengembangkan menjadi perpustakaan digital dengan tujuan meningkatkan minat baca siswa siswi di sekolah. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui seberapa optimal perpustakaan digital tersebut dimanfaatkan oleh siswa siswi SMP Negeri 2 Karangmalang. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah deskriptif kualitatif, dengan responden siswa-siswi, dan guru. Hasil dari pengumpulan data dapat dinyatakan bahwa perpustakaan digital temanfaatkan dengan baik, seperti tampilan katalog bentuk digital dan cara penelusuran sangat memudahkan pemustaka dalam hal ini sivitas akademika sekolah. The library is one of the learning facilities for students at SMP Negeri 2 Karangmalang. Through the development of appropriate technology, the library is also developing into a digital library with the aim of increasing students' interest in reading at school. This scientific paper aims to find out how optimally the digital library is used by students at SMP Negeri 2 Karangmalang. The method used in writing this scientific paper is descriptive qualitative, with student and teacher respondents. The results of data collection can be stated to show that digital libraries are well utilized, such as by displaying digital catalogs and allowing users to search very easily, in this case the school's academic community.
Peluang Dan Tantangan Pojok Baca Kelas Di MTS Negeri 3 Tanjung Jabung Barat
Ani Hanifah;
Antasari, Indah Wijaya
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pojok baca menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca di kalangan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan yang terkait dengan pelaksanaan pojok baca di MTS Negeri 3 Tanjung Jabung Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang penyelenggaraan pojok baca antara lain: (1) dukungan kepala sekolah, (2) minat baca siswa yang tinggi, dan (3) ketersediaan sumber daya manusia. Sementara itu, tantangan yang dihadapi meliputi: (1) keterbatasan dana, (2) kurangnya fasilitas dan koleksi buku, serta (3) rendahnya kesadaran siswa tentang pentingnya membaca. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan dukungan dari berbagai pihak dan melakukan sosialisasi tentang manfaat membaca.
Kesediaan Kesediaan Untuk Berbagi Isi Repository
Wisnu Putri Airmas Jati;
Evriza, Eka
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Open Access telah muncul selama lebih dari dua dekade. Eksperimen itu sendiri dilakukan sekitar tahun 1980-an tetapi baru bisa direalisasikan pada tahun 1990-an. Banyak negara telah menyatakan kesiapan mereka untuk Open Access ke pengetahuan mereka. Meskipun pada awalnya Open Access hanya untuk artikel, sekarang Open Access telah diterapkan untuk buku, repositori, sumber daya pendidikan, dan sebagainya. Namun, tidak semua perpustakaan benar-benar siap untuk Akses Terbuka. Ada berbagai alasan di balik ketidakmauan mereka untuk membuka sumber daya mereka. Di Indonesia, beberapa perpustakaan telah menerapkan Open Access untuk sumber dayanya, tetapi ada juga perpustakaan yang tidak mau membuka aksesnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apa yang melatarbelakangi kesediaan dan ketidakmauan mereka terhadap sistem Open Access. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui (1) kesediaan perpustakaan untuk membuka akses sumber dayanya; tantangan untuk menerapkan Akses Terbuka untuk sumber daya mereka; dan (2) kesempatan bagi perpustakaan untuk menyediakan Akses Terbuka ke sumber daya mereka. Penulisan artikel ini pada dasarnya bersifat kualitatif. Wawancara dilakukan dengan pustakawan untuk mengetahui pemahaman mereka tentang Open Access dan kesiapan mereka untuk berbagi sumber daya mereka sebagai Open Access berkaitan dengan kebijakan, sumber daya, struktur organisasi, dan pengalaman mereka sebelumnya. Penelitian ini juga didukung oleh data sekunder dari situs web untuk mengetahui apakah kontennya tersedia online secara gratis dan bagaimana memanfaatkan konten tersebut. Rata-rata, pustakawan memiliki pemahaman yang terbatas tentang apa yang dimaksud dengan Akses Terbuka karena terbatasnya sumber daya yang tersedia bagi mereka. Institusi biasanya lebih kuat dalam pengambilan keputusan dan pustakawan sering merasa sulit untuk memastikan manajemen mengenai ide-ide mereka.
Penggunaan Media Sosial untuk Promosi Perpustakaan Tambah Ilmu SD Negeri Tambahmulyo 01 Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati
Ravika Triana Wardhani;
Royana Putri, Gana
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan media sosial untuk promosi di Perpustakaan Tambah Ilmu SD Negeri Tambahmulyo 01, yang terletak di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Memasuki zaman digital yang berkembang pesat, media sosial sudah menjadi salah satu platform utama bagi organisasi untuk menyebarluas jangkauan promosi dan berinteraksi dengan masyarakat. Dilaksanakannya penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana perpustakaan memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk promosi. Pendahuluan karya ini menyoroti pentingnya promosi dalam konteks perpustakaan sebagai usaha untuk membuat kesadaran masyarakat tentang layanan dan kegiatan yang ditawarkan lebih meningkat. Dengan pesatnya penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari, perpustakaan tidak dapat mengabaikan peluang besar yang dimiliki oleh platform-platform ini untuk menggapai tujuan berpromosi. Metode kualitatif dipilih untuk penelitian ini karena kemampuannya untuk menyediakan wawasan mendalam tentang pengalaman dan persepsi subjektif terkait penggunaan media sosial. Metode ini dipakai karena memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi secara rinci bagaimana staf perpustakaan memanfaatkan media sosial, serta memahami dinamika interaksi antara perpustakaan dan pengikut mereka di platform tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengerti dengan baik bagaimana media sosial digunakan oleh Perpustakaan Tambah Ilmu sebagai alat promosi, serta untuk mengevaluasi efektivitas strategi promosi yang mereka terapkan. Lewat pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan media sosial oleh perpustakaan, penelitian ini dilakukan agar dapat memberikan wawasan yang berharga bagi perpustakaan lainnya yang ingin meningkatkan visibilitas mereka melalui platform media sosial. Dengan begitu, penelitian ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana media sosial digunakan oleh Perpustakaan Tambah Ilmu, tetapi juga untuk memberikan kontribusi pada literatur tentang promosi perpustakaan dan fungsi media sosial dalam memajukan pendidikan dan literasi di masyarakat. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang bagaimana perpustakaan dapat memanfaatkan media sosial dengan lebih efektif untuk mencapai tujuan promosi mereka.
MOTIVASI PEMUSTAKA DALAM MEMANFAATKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM (Studi Deskriptif pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik)
Nur Cholifah
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis motivasi pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan umum, dengan fokus pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner dengan pemustaka aktif dari berbagai latar belakang yang menggunakan layanan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan umum sangat beragam dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut meliputi kebutuhan informasi, minat pribadi, rekomendasi dari teman atau keluarga, serta persepsi terhadap kualitas layanan perpustakaan. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti ketersediaan koleksi yang relevan, kenyamanan fasilitas, dan promosi layanan juga berperan penting dalam memotivasi pemustaka untuk menggunakan perpustakaan. Tantangan dalam meningkatkan partisipasi pemustaka di kalangan generasi muda yang lebih terbiasa dengan sumber informasi digital dan online menjadi salah satu masalah dalam meningkatkan layanan perpustakaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan umum, khususnya di Kabupaten Gresik. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, menyediakan koleksi yang relevan, serta melakukan promosi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi pemustaka dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan.
Digitalisasi Arsip Perusahaan E-Commerce (Blibli) dengan Menggunakan Software SAP
Zefanya, Jessie;
Lolytasari
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Setiap organisasi atau perusahaan tidak terlepas dari keberadaan suatu arsip. Hal ini dikarenakan arsip memiliki peranan yang penting bagi setiap instansi baik swasta maupun pemerintah. Oleh sebab itu, arsip yang dimiliki oleh perusahaan memerlukan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dalam menjalankan proses pengelolaan dan pemeliharaan arsip perusahaan agar dapat tetap terjaga dalam jangka waktu yang Panjang dan tetap relevan sehingga mampu menunjang kebutuhan internal maupun eksternal perusahaan. Salah satu cara untuk memelihara isi dan informasi yang ada di dalam arsip adalah menerapkan proses digitalisasi dengan mengubah bentuk arsip konvensional menjadi bentuk digital. Proses digitalisasi ini mampu dilakukan dengan dukungan sistem teknologi informasi yang saat ini berkembang kian pesat seiring dengan perkembangan zaman yang mampu mendukung penerapan digitalisasi arsip dari bentuk konvensional ke digital dalam manajemen perusahaan – perusahaan yang membutuhkannya. Oleh sebab itu, berkembangnya teknologi informasi juga turut mempengaruhi perkembangan arsip baik dari segi bentuk, isi hingga cara perawatannya sesuai jenis arsip itu sendiri. Karya ilmiah ini dibuat dengan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mempelajari bagaimana penerapan digitalisasi yang ada di salah satu perusahaan berbasis teknologi perdagangan atau biasa disebut e-commerce yaitu Blibli dari arsip bentuk konvensional menjadi digital menggunakan salah satu sistem software bernama System Analysis and Product in Data Processing (SAP) agar penyimpanan dan pengelolaan arsip di perusahaan tersebut dapat terus tersimpan dan dimanfaatkan oleh perusahaan dengan baik dalam jangka waktu yang lama.
STUDI KEPUSTAKAAN : KEAMANAN DATA DI PERPUSTAKAAN DIGITAL
Setiono, Yohanes;
Shintawati, Yanuastrid
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan digital tidak menjamin keamanan data, baik koleksi atau data pribadi. Penulisan artikel ilmiah ini bertujuan untuk membahas risiko dan cara mencegah keamanan data perpustakaan digital. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Penelitian sebelumnya, pendapat ahli, dan sumber digital yang dipercaya oleh penulis dievaluasi dalam metode ini. Penelitian yang dilakukan, membuktikan bahwa risiko keselamatan data perpustakaan digital mencakup tidak hanya aplikasi atau program yang digunakan untuk mengatur data, tetapi juga objek fisik yang digunakan untuk mengarsip data. Malware berbagai jenis adalah salah satu contoh ancaman keamanan data perpustakaan digital. Back up (membuat atau menggandakan data) adalah cara paling mudah untuk memastikan data yang disimpan tetap aman. Namun, perlindungan satu-satunya tidak cukup. Penting bagi pustakawan dan pengelola lainnya untuk mendapatkan pelatihan yang lebih baik. Untuk mencegah gangguan sistem yang dijalankan, tidak hanya sumber daya manusianya, namun berbagai perangkat yang terlibat dalam perpustakaan digital juga harus diperbarui. Selain itu, perpustakaan digital harus rutin melakukan simulasi kebobolan informasi agar mereka dapat mengambil tindakan yang tepat saat peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, sehingga efeknya tidak semakin meluas.
Strategi Pengembangan Koleksi Bahan Pustaka Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya di Era Digital
Dewi, Sri Kusuma;
Shintawati, Yanuastrid
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Koleksi merupakan elemen yang sangat penting dalam sebuah perpustakaan. Koleksi dapat berupa materi bahan ajar, majalah dan referensi. Perkembangan teknologi dan informasi membuat koleksi dapat juga diakses secara digital. Dengan adanya materi baru dan pembaharuan materi lama membuat perlu dilakukan pengembangan koleksi secara berkala sehingga kebutuhan pemustaka dapat terpenuhi. Pengembangan koleksi dapat dilakukan melalui proses pembelian, hibah dan kerjasama atau kolaboratif. Pengembangan koleksi merupakan proses manajemen pengelolaan yang terdiri dari tahapan seperti analisa kebutuhan pemustaka, penentuan kebijakan akan standar pustaka yang layak dikoleksi, pencarian pustaka yang sesuai kriteria dan pengadaan pustaka yang telah ditentuan. Proses pengembangan koleksi merupakan proses kolaborasi yang melibatkan banyak pihak seperti pemustaka, pustakawan, pemangku kebijakan dan penyedia koleksi bahan pustaka. Pengamatan dilakukan di Perpustakaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk mengetahui penerapan atau strategi pengembangan koleksi bahan pustaka yang telah dilakukan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya melakukan pengembangan koleksi baik dalam bentuk koleksi fisik maupun secara digital. Pengembangan koleksi secara digital dilakukan dengan pembuatan perpustakaan online. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan koleksi adalah alokasi dana yang diperlukan dan kebijakan akreditasi perpustakaan yang menggunakan standar koleksi perpustakaan dalam bentuk fisik. Dengan adanya koleksi dalam bentuk fisik dan digital, maka alokasi dana pengembangan koleksi yang sebelumnya hanya digunakan untuk melakukan pembelian pustaka bentuk fisik menjadi ditambahnya pembelian pustaka digital dan berlangganan akses pustaka digital. Hal ini membuat pengembangan koleksi meningkat secara keseluruhan tapi jumlah pengembangan koleksi fisik menjadi berkurang. Kebijakan akreditasi perpustakaan yang menggunakan standar jumlah pustaka fisik dalam proses akreditasi perlu digunakan sebagai pertimbangan saat melakukan pengembangan pustaka digital.
Manajemen Perencanaan Tata Ruang Perpustakaan Widya Pustaka Sebagai Upaya Mendukung Pengembangan Budaya Literasi SMP Negeri 3 Bantul
Hariyanto, Subekti;
Rusandi, La Ode
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33830/livre.v1i1.9493
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi tata ruang Perpustakaan Widya Pustaka SMP Negeri 3 Bantul dan merumuskan upaya peningkatan tata ruang dalam mendukung pengembangan budaya literasi di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang Perpustakaan Widya Pustaka saat ini belum optimal, dengan permasalahan utama meliputi penataan ruang yang kurang efisien, minimnya area fungsional yang mendukung kegiatan literasi, kurangnya aspek estetika dan dekorasi, serta pencahayaan dan sirkulasi udara yang kurang memadai. Upaya peningkatan tata ruang yang direkomendasikan meliputi penataan ulang area fungsional, optimalisasi perabot dan furnitur, peningkatan aspek estetika dan dekorasi, perbaikan sistem pencahayaan dan sirkulasi udara, serta pengadaan area-area baru yang mendukung kegiatan literasi. Manajemen perencanaan tata ruang perpustakaan yang baik, dengan memperhatikan prinsip-prinsip penataan ruang perpustakaan, dapat menciptakan lingkungan yang nyaman, efisien, dan mendukung pengembangan budaya literasi di SMP Negeri 3 Bantul.