Journal of Islamic Economics and Finance
Journal of Islamic Economics and Finance is a national journal as a scientific study media results of research, thinking, and critical-analytical studies on research in the fields of Islamic economics, Islamic microfinance, Islamic philanthropy (zakat and waqf), Halal economy, Islamic Banking, Islamic Finance, Islamic Macroeconomics, Islamic Monetary Economics, Islamic Social Finance, Islamic Microfinance, Islamic Fintech, Islamic Economic Thoughts, Islamic Political Economics, Integrated Islamic Commercial and Social Finance, Islamic Macro and Micro Prudential, Islamic Public Finance, Islamic Ethics, Islamic Economics: Micro and Macro, Islamic Economic Thought and History, Islamic Business, Islamic Banks and Non-Bank Islamic Financial Institutions, Islamic Accounting, Muamalah / Islamic Economic Law, Jurisprudence and ZISWAF Management, slamic Jurisprudence, Islamic Microeconomy, Islamic Monetary Economy, Zakah, Waqf and Sadaqoh, Economics of Natural Resource and Environment in Islamic Economics, Fundamentals, trends, and opportunities in Islamic finance, Islamic banking and financial markets, Risk Management, Corporate finance, Investment strategy, Islamic Sosial Finance, Financial Planning, Housing Finance, Legal and regulatory issues.
Articles
66 Documents
LANDASAN ILAHIYAH AKUNTANSI SYARIAH: STUDI ANALISIS QS. AL-BAQARAH / 2: 282
Radimin;
Zulkan;
Malfiandri
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2204
Penelitian ini bertujuan untuk menggali landasan ilahiyah akuntansi syariah yang terkandung dalam QS. Al-Baqarah ayat 282, yang dikenal sebagai ayat tentang transaksi utang piutang. Ayat ini memberikan petunjuk mengenai pentingnya transparansi, keadilan, dan kejujuran dalam praktik bisnis, yang menjadi dasar prinsip-prinsip akuntansi syariah. Dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menganalisis makna dan implikasi ayat tersebut dalam konteks penerapan akuntansi syariah dalam dunia bisnis modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Baqarah: 282 memberikan landasan kuat untuk prinsip-prinsip dasar akuntansi yang syariah, seperti pencatatan yang jelas, penggunaan saksi, dan keterbukaan dalam transaksi keuangan. Dengan demikian, ayat ini menjadi pedoman penting dalam membangun sistem akuntansi yang amanah dan adil dalam dunia bisnis.
PERAN KEUANGAN SOSIAL ISLAM DALAM MEWUJUDKAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (SDGS): TINJAUAN LITERATUR KOMPREHENSIF
Kartina, Kartina;
Mega, Baiq Indah;
Wibisono, M. Putra;
Hidayanti, Nur Fitri
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2313
Keuangan Sosial Islam (Islamic Social Finance/ISF) merupakan instrumen strategis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui mekanisme distribusi kekayaan yang adil dan pemberdayaan masyarakat berbasis prinsip maqāṣid al-sharīʿah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran ISF dalam merealisasikan SDGs melalui pendekatan integrative review terhadap literatur relevan periode 2015–2024 yang diperoleh dari database Google Scholar, DOAJ, Scopus, dan SciSpace. Hasil kajian menunjukkan bahwa ISF, khususnya melalui zakat, wakaf, sadaqah, dan qard al-hasan, berkontribusi nyata terhadap 11 dari 17 tujuan SDGs, terutama pada aspek pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan inklusi keuangan. Namun demikian, efektivitas ISF masih terhambat oleh disparitas regulasi, minimnya inovasi teknologi, serta kurangnya integrasi kelembagaan. Kajian ini menyoroti pentingnya digitalisasi dan sinergi multi-stakeholder sebagai strategi akseleratif. Temuan juga mengungkapkan kebutuhan mendesak akan penelitian lanjut pada instrumen non-mainstream serta penguatan tata kelola untuk meningkatkan kontribusi sistemik ISF. Studi ini merekomendasikan perumusan kebijakan kolaboratif dan inovatif untuk memaksimalkan peran ISF dalam pembangunan global yang berkeadilan dan berkelanjutan.
PREDIKSI KEPUASAN ANGGOTA KOPERASI PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BMT UGT NUSANTARA CAPEM LABANG KABUPATEN BANGKALAN TAHUN 2023-2024
Ach Zainullah;
Mohammad Bilal;
Moh. Haris;
Mashudi, Mashudi
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2483
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kepuasan anggota koperasi terhadap pembiayaan murabahah, sebuah bentuk kontrak pembiayaan dalam perbankan syariah. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data melalui survei anggota koperasi yang telah menggunakan layanan pembiayaan murabahah, serta analisis statistik untuk mengidentifikasi faktor- faktor utama yang mempengaruhi kepuasan. Variabel yang diperiksa meliputi kualitas layanan, transparansi informasi, keadilan dalam penetapan harga, dan kemudahan proses administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan transparansi informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan anggota. Berdasarkan hasil uji regresi logistik menunjukan bahwa kepuasan pelanggan pada BMT UGT Nusantara Capem Labang dapat digunakan untuk memprediksi pembiayaan murabahah, hasil tabel diatas nilai -2 log likelihood (29.720) lebih kecil dari chi square tabel (35.172) yang mengambil dari taraf siginifikan sebesar 5% maka berkesimpulan bahwa model sebelum dimasukkan variabel independen sudah memenuhi syarat uji regresi logistik.
ENCHANCING ECONOMIC JUSTICE THROUGH SHARIA P2P LENDING: A LEGAL AND CAPABILITY BASED ANALYSIS INDONESIA
HANIMA, SITTI;
HASAN, HURRIAH ALI;
MANSYUR, SAIDIN
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2380
This research aims to analyze the role of Sharia-based Fintech Peer to Peer (P2P) Lending in promoting economic justice in Indonesia. Using a normative juridical method and Amartya Sen’s theory of economic justice as a theoretical framework, the study explores literature, legal regulations, and current fintech practices. The findings show that while Sharia P2P Lending holds strong potential to expand financial access and empower MSMEs, significant challenges remain regarding sharia compliance, consumer protection, and regulatory clarity. The integration of Amartya Sen’s capability approach with Islamic economic principles highlights the importance of equitable access to finance in realizing just and inclusive economic development. The research emphasizes the need for comprehensive regulation, public financial literacy, and technological innovation aligned with Islamic legal values. It concludes that Sharia P2P Lending can become a strategic instrument to strengthen welfare and reduce inequality, provided it adheres to fair, transparent, and sharia-compliant financial practices.
TRANSFORMATION OF THE HALAL SYSTEM IN THE INDONESIAN FOOD INDUSTRY IN THE IMPLEMENTATION OF NATIONAL POLICY
Amirudin;
Parakkasi, Idris;
Muin, Rahmawati
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2411
The transformation of the halal product guarantee system in Indonesia after the enactment of Law No. 33 of 2014 shows the state's commitment to ensuring the protection of Muslim consumers and increasing the competitiveness of the national halal industry. This study uses a descriptive qualitative approach based on literature study to analyze the dynamics of halal policy implementation, especially for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The findings show that although the government has established the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH) and launched digital innovations such as SIHALAL and the Free Halal Certification (SEHATI) program, the implementation process still faces structural, technical, and social challenges. Inequality in the distribution of auditors and Halal Examining Institutions (LPH), overlapping authority between BPJPH and MUI, and low halal literacy among MSMEs are the main obstacles. This study emphasizes the importance of cross-institutional synergy, effective communication, empowering business actors, and strengthening human resource capacity and supporting infrastructure to realize an inclusive, credible and sustainable national halal system. The results of this study are expected to be the basis for consideration in the formulation of halal policies that are more adaptive to local conditions and global dynamics.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN PANGAN DENGAN PENDEKATAN EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Kabupaten Bone)
Putra, A. Suwandira;
Muh. Arafah;
Masyhuri
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2435
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep pengelolaan pangan dalam perspektif ekonomi Islam dan implementasi ekonomi Islam dapat meningkatkan pengelolaan pangan di Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (field research). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah pejabat di Dinas Ketahanan Pangan, pelaku usaha sektor pangan, dan masyarakat atau petani. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarkan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan, transparansi, dan tanggung jawab sosial berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pangan, kesejahteraan masyarakat, dan sumber daya alam. Program-program yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, termasuk pemanfaatan lahan pekarangan, penerapan teknologi informasi seperti FSVA, serta pemberdayaan masyarakat, terbukti mendukung ketahanan pangan yang lebih adil dan berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur, perubahan iklim, serta kesenjangan akses pasar bagi petani. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mewujudkan sistem pangan yang mandiri dan sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam. Kata Kunci: Ekonomi Islam, Ketahanan Pangan, Optimalisasi Pengelolaan Pangan, Prinsip-prinsip ekonomi syariah.
HALAL PRODUCT AS A COMPETITIVE ADVANTAGE: THE ROLE OF HUMAN RESOURCES AND GREEN TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP
Hasriani, Hasriani;
Sirajuddin, Sirajuddin;
Rahmawati, Rahmawati
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2523
In the era of globalization, halal products have evolved beyond mere compliance with Islamic law to become global symbols of quality, ethics, and sustainability. The rapid growth of the halal market, particularly in food, cosmetics, and pharmaceuticals, offers strategic opportunities for companies to leverage halal as a source of sustainable competitive advantage. However, the main challenges in the halal industry lie not only in certification but also in the organizational capacity to manage human resources (HR) and foster leadership that integrates sustainability values. This Study explores how HR and green transformational leadership contribute to competitive advantage in Indonesia’s halal industry through a qualitative approach using multiple case studies of three certified halal companies. The findings reveal that strengthening halal- and ethics-based HR competencies, along with visionary, participatory, and environmentally conscious leadership, are critical in driving innovation and operational efficiency aligned with maqasid syariah principles. Theoretically, this study expands the integration of the resource-based view (RBV) and natural resource-based view (NRBV) within the halal management context. Practical implications highlight the need for reformulating HR policies and leadership development programs that embed halal principles and sustainability. This research addresses conceptual and practical gaps by offering a strategic and holistic perspective on halal product management in achieving long-term competitiveness.
REFORMULATING AGENCY THEORY FROM AN ISLAMIC PERSPECTIVE: A CONCEPTUAL AND NORMATIVE-FILOSOFICAL APPROACH
Hasriani, Hasriani;
Sumarlin, Sumarlin;
Abdullah, Wahyuddin
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2524
Teori agensi konvensional, yang didasarkan pada asumsi rasionalitas individual dan orientasi keuntungan, telah menjadi landasan utama dalam memahami hubungan antara principal dan agent dalam sistem ekonomi modern. Namun, ketika diterapkan dalam konteks keuangan syariah, muncul tantangan konseptual yang signifikan karena teori ini tidak mempertimbangkan nilai-nilai spiritual, prinsip amanah, dan akuntabilitas akhirat yang menjadi fondasi utama dalam sistem Islam. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teori agensi dalam perspektif Islam dengan mengusulkan kerangka teoretis yang mengintegrasikan prinsip tauhid, hisbah, dan mas’uliyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif-filosofis dan analisis tematik terhadap literatur akademik, fatwa DSN-MUI, serta laporan institusi keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori agensi Islam menawarkan konsep hubungan keagenan yang bersifat holistik, berlandaskan pada integritas moral dan tanggung jawab spiritual, yang secara efektif dapat mengurangi risiko moral hazard dan asimetri informasi. Implikasi teoretis dari model ini adalah lahirnya paradigma baru dalam studi tata kelola syariah yang menempatkan agen sebagai khalifah, bukan sekadar homo economicus. Secara praktis, kerangka ini dapat diterapkan dalam penguatan peran Dewan Pengawas Syariah dan sistem tata kelola risiko pada lembaga keuangan syariah. Penelitian ini membuka ruang baru bagi pengembangan tata kelola keuangan berbasis nilai dalam sistem ekonomi Islam global
PENGARUH SISTEM PELAYANAN ANTAR JEMPUT TABUNGAN TERHADAP MINAT MENABUNG DI DUSUN BANYUALET DESA TANAH MERAH LAOK DI BMT NU CABANG TANAH MERAH
Hayyen, Moh;
Aminullah, Aminullah;
Ramdhan, Tri Wahyudi
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i4.2743
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pelayanan antar jemput tabungan terhadap minat menabung di Dusun Banyualet, BMT NU Tanah Merah Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan seluruh populasi sebanyak 27 nasabah sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana serta uji statistik validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara sistem pelayanan antar jemput tabungan terhadap minat menabung dengan nilai t-hitung 13,033 > t-tabel 1,703 dan nilai F-hitung 19,24 > F-tabel 4,25. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,434 menunjukkan bahwa 43,4% variasi minat menabung dapat dijelaskan oleh sistem pelayanan antar jemput tabungan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa peningkatan sistem pelayanan antar jemput tabungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat menabung di Dusun Banyualet. Kata Kunci: Sistem Pelayanan, Antar Jemput Tabungan, Minat Menabung, MT NU Tanah Merah
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENINGKATAN EKSPOR PRODUK UNGGULAN KOPI DI WILAYAH BENGKULU DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
Jusvinanda, Indah;
Yuni Sara
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 1 No. 3 (2025): Februari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70248/joieaf.v1i3.1492
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi peningkatan ekspor produk kopi unggulan daerah Bengkulu dalam perspective ekonomi syariah. Daerah ini dikenal mempunyai potensi besar dalam menghasilkan kopi berkualitas, namun tingkat ekspornya masih menghadapi berbagai tantangan. Beberapa variabel yang diteliti antara lain kualitas produk, harga komoditas, kebijakan pemerintah, infrastruktur pendukung, akses pasar internasional, dan peran asosiasi perdagangan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap petani, pengusaha dan eksportir kopi di Bengkulu serta data sekunder dari laporan resmi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga internasional mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan ekspor. Selain itu, peran pemerintah dalam memberikan insentif ekspor dan perbaikan infrastruktur logistik juga menjadi faktor penting. Penelitian ini memberikan implikasi untuk menyusun strategi peningkatan daya saing kopi Bengkulu di pasar internasional dan merekomendasikan kebijakan yang mendukung peningkatan ekspor produk unggulan tersebut. Kata Kunci: Ekspor, Kopi, Produk Unggulan, Wilayah Bengkulu, Analisis Faktor