cover
Contact Name
Sahabuddin Latif
Contact Email
jumptech-ft@unismuh.ac.id
Phone
+6285257228519
Journal Mail Official
sahabuddin.latief@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin No.259
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology
ISSN : -     EISSN : 30313082     DOI : 10.26618/jumptech
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology (JUMPTECH) Jumptech (Journal of Muhammadiyah’s Application Technology) is an online periodical journal of science that is published three times a year, in February, June and October by Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Makassar, Indonesia, with a registered number ISSN 3031-3082 (online). Jumptech is a media to publish the results of scientific research academics, practitioners, and observers in the field of engineering science including irrigation civil engineering, architecture, electrical engineering, computer science, urban and regional planning. Jumptech focuses on publishing manuscripts within the following areas: Irrigation Civil Engineering: Hydrology; Hydraulics; Environmental Impacts; Solute and Sediment Transport; Soil Salinity; Water‐Quality Control; Sustainability; Water Management and Conservation; Evapotranspiration; Soil‐Water Flow; Design, Operations and Maintenance of Irrigation and Drainage Infrastructure; Development and Application of Technology; Economics, Energy Use, and Regulation in Irrigation and Drainage Engineering. Electrical Engineering and Computer Science: Power Systems: Generator, Power Distribution, Electrical Power Convertion, Protection Systems, Electrical Material Signal, System, and Electronics: Digital Signal Processing, Image Processing, Robotic Systems, Control Systems, Embedded Systems Communication Systems: Telecommunication, Wireless Communications, Computer Network Information Technology: Software Engineering, Data Mining, Multimedia, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Artificial Intelligent, Computer Graphic, AR/VR Architecture, Urban and Regional Planning : Architectural Planning and Design; Environmental Engineering; Building Science and Technology; Project Management; Structural Engineering; Building Materials; Building Intelligent Modelling (BIM); Theory and Architectural Criticism; Interior Design; Urban Planning; Housing and Settlement Design; Landscape Architecture; Architectural Conservation and Heritage; Study of Islamic Architecture; Regional and City Studies; Building Management and Built Environment; Infrastructure and Transport; Development Policy and Economics; Behavior, Space and Culture; Tourism and Space. Email : jumptech-ft@unismuh.ac.id
Articles 13 Documents
Search results for , issue "vol. 5 no. 2 (2026)" : 13 Documents clear
Analisis Distribusi Tekanan Dan Jenis Aliran Pada Pipa Akrilik Dan Pvc (Uji Laboratorium) Ahmad Yudhi Yansyah.S; Farida Gaffar; Muh. Amir Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ej171c04

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tekanan dan karakteristik jenis aliran pada pipa akrilik dan pipa PVC melalui pengujian laboratorium menggunakan Fluid Friction Apparatus. Pengamatan dilakukan pada dua model pipa, yaitu pipa akrilik lurus berdiameter 2,06 cm dan pipa PVC dengan perubahan penampang dari 1,66 cm menjadi 2,06 cm. Data yang diperoleh meliputi debit aliran, tekanan statis, tekanan dinamis, kecepatan aliran, viskositas kinematik, serta bilangan Reynolds. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan debit aliran menyebabkan kenaikan tekanan statis dan tekanan dinamis pada kedua jenis pipa. Pada pipa PVC dengan pembesaran penampang, tekanan statis meningkat pada penampang yang lebih besar akibat penurunan kecepatan aliran, sedangkan tekanan dinamis lebih tinggi pada penampang yang lebih kecil. Analisis bilangan Reynolds menunjukkan perubahan pola aliran dari laminer menuju turbulen seiring meningkatnya debit. Secara umum, pipa akrilik menunjukkan distribusi tekanan yang lebih stabil dibandingkan pipa PVC karena tingkat kekasaran permukaannya lebih rendah, sehingga lebih mendukung aliran yang lebih teratur Kata Kunci: distribusi tekanan, jenis aliran, pipa akrilik, pipa PVC, bilangan Reynolds. ABSTRACT This study aims to analyze the pressure distribution and flow characteristics in acrylic and PVC pipes through laboratory testing using a Fluid Friction Apparatus. Observations were conducted on two pipe models, namely a straight acrylic pipe with a diameter of 2.06 cm and a PVC pipe with a cross-sectional change from 1.66 cm to 2.06 cm. The collected data include flow discharge, static pressure, dynamic pressure, flow velocity, kinematic viscosity, and Reynolds number. The results show that an increase in flow discharge leads to an increase in both static and dynamic pressures in the two types of pipes. In the PVC pipe with an enlarged cross-section, static pressure increases in the larger section due to the decrease in flow velocity, while dynamic pressure is higher in the smaller section. The Reynolds number analysis indicates a transition of flow pattern from laminar to turbulent as the discharge increases. In general, the acrylic pipe shows a more stable pressure distribution compared to the PVC pipe due to its lower surface roughness, which supports a more uniform flow. Keyworsds: pressure distribution, flow type, acrylic pipe, PVC pipe, Reynolds number
Permodelan Debet Aliran Sungai Jeneberang Berdasarkan Akurasi Inflow Memprediksi Daerah Risiko Genangan Banjir Nurul Mutmainna Anang; M.Farouk Maricar; M.Agusalim Agusalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/0t7k8c06

Abstract

ABSTRAK Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang merupakan wilayah dengan tingkat risiko banjir yang cukup tinggi, terutama pada bagian hilir akibat peningkatan debit aliran sungai yang dipengaruhi oleh curah hujan dan inflow. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan debit aliran Sungai Jeneberang berdasarkan akurasi inflow dalam memprediksi daerah risiko genangan banjir. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi menggunakan metode Polygon Thiessen untuk menentukan hujan rata-rata daerah, distribusi Log Pearson Tipe III untuk menghitung hujan rencana, serta Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu untuk memperoleh debit banjir rancangan pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Selanjutnya dilakukan analisis hidraulika dan pemodelan genangan banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Geografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar kala ulang hujan, maka debit puncak yang dihasilkan juga semakin meningkat sehingga berpotensi memperluas genangan banjir pada wilayah dataran rendah di Sub DAS Jeneberang hilir. Pemodelan ini dapat digunakan sebagai dasar perencanaan mitigasi dan pengendalian banjir. Kata Kunci: Sungai Jeneberang, debet aliran, inflow, HSS Nakayasu, HEC-RAS, genangan banjir.   ABSTRACT The Jeneberang Watershed (DAS Jeneberang) is an area with a relatively high flood risk, particularly in the downstream region due to the increase in river discharge influenced by rainfall and inflow. This study aims to model the discharge of the Jeneberang River based on inflow accuracy in predicting flood inundation risk areas. The methods used include hydrological analysis using the Polygon Thiessen method to determine the average regional rainfall, the Log Pearson Type III distribution to calculate design rainfall, and the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph (HSS Nakayasu) to obtain design flood discharge for return periods of 2, 5, 10, 25, 50, and 100 years. Furthermore, hydraulic analysis and flood inundation modeling were conducted using the HEC-RAS software integrated with a Geographic Information System (GIS). The results show that higher rainfall return periods produce higher peak discharges, which potentially expand flood inundation areas, particularly in the lowland areas of the downstream Jeneberang Sub-watershed. This modeling can be used as a basis for flood mitigation and flood control planning.   Keyworsds: Jeneberang River, Flow Discharge, Inflow, Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph, HEC-RAS, Flood Inundation.
Analisis Pengaruh Kemiringan Dasar Saluran terhadap Kecepatan Aliran Debris melalui Pengujian Laboratorium SAHWA NATASYA; Andi Bunga Tongeng; Farouk Maricar
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/y388x456

Abstract

ABSTRAK Aliran debris merupakan salah satu fenomena hidrologi yang sering terjadi pada daerah pegunungan dan memiliki potensi kerusakan yang tinggi terhadap lingkungan dan infrastruktur. Salah satu faktor yang memengaruhi karakteristik aliran debris adalah kemiringan dasar saluran yang berperan dalam menentukan kecepatan aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemiringan dasar saluran terhadap kecepatan aliran pada kondisi stabil dan pada aliran debris. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium menggunakan model saluran terbuka (flume) dengan variasi kemiringan 6°, 8°, dan 10° serta debit konstan sebesar 0,0053 m³/s. Pengukuran kecepatan dilakukan pada tujuh titik pengamatan sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi stabil, kecepatan aliran meningkat dari 1,537 m/s pada kemiringan 6° menjadi 2,064 m/s pada kemiringan 10°. Pada aliran debris, kecepatan rata-rata meningkat dari 0,625 m/s menjadi 0,793 m/s. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar kemiringan saluran, maka kecepatan aliran cenderung meningkat. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam perencanaan mitigasi bencana dan desain bangunan pengendali aliran debris Kata Kunci: aliran debris, kemiringan saluran, kecepatan aliran, flume, eksperimen laboratorium. ABSTRACT Debris flow is a hydrological phenomenon that frequently occurs in mountainous areas and has significant destructive potential for the environment and infrastructure. One of the factors influencing debris flow characteristics is the channel bed slope, which plays an important role in determining flow velocity. This study aims to analyze the effect of channel bed slope on flow velocity under stable flow conditions and debris flow conditions. The research method used is a laboratory experiment employing an open channel model (flume) with slope variations of 6°, 8°, and 10° and a constant discharge of 0.0053 m³/s. Flow velocity was measured at seven observation points along the channel. The results show that under stable flow conditions, the velocity increased from 1.537 m/s at a slope of 6° to 2.064 m/s at a slope of 10°. In debris flow conditions, the average velocity increased from 0.625 m/s to 0.793 m/s. These results indicate that increasing channel slope tends to increase flow velocity. The findings provide important implications for disaster mitigation planning and the design of debris flow control structures. Keyworsds: debris flow, channel slope, flow velocity, flume, laboratory experiment.
Analisis Penempatan TPS Berdasarkan Klaster Jarak Menggunakan Algoritma Dijkstra Zulkifli Halim; Chyquitha Danuputri; Fahrim Irhamna Rachman
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/z44bm024

Abstract

ABSTRAKPemetaan dan penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemilihan umum karena berpengaruh langsung terhadap aksesibilitas pemilih dan efisiensi distribusi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Permasalahan yang sering muncul adalah ketidakseimbangan jumlah DPT antar TPS serta jarak tempuh pemilih yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengelompokkan TPS berdasarkan klaster jarak dengan mempertimbangkan distribusi DPT menggunakan pendekatan komputasional. Metode yang digunakan mengombinasikan algoritma Dijkstra untuk menghitung jarak terpendek antar titik wilayah dan algoritma K-Means untuk melakukan pengelompokan TPS berdasarkan kedekatan geografis. Data yang digunakan berupa data DPT tingkat RT/RW beserta koordinat geografisnya pada satu wilayah kelurahan sebagai studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan klasterisasi berbasis jarak mampu menghasilkan pembagian TPS yang lebih terstruktur, seimbang dari sisi jumlah DPT, serta meningkatkan efisiensi jangkauan wilayah layanan TPS. Dengan demikian, metode yang diusulkan dapat menjadi alternatif pendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan penataan TPS secara objektif dan berbasis data.Kata Kunci:  Pemetaan TPS, Daftar Pemilih Tetap, Dijkstra, K-Means, Klaster Jarak ABSTRACTMapping and placement of polling stations are crucial aspects of election management, as they directly affect voter accessibility and the efficiency of voter distribution. Common challenges include imbalanced numbers of registered voters among polling stations and suboptimal travel distances for voters. This study aims to map and cluster polling stations based on distance while considering the distribution of registered voters using a computational approach. The proposed method combines the Dijkstra algorithm to calculate shortest paths between regional points and the K-Means algorithm to perform clustering based on geographical proximity. The dataset consists of registered voter data at the neighborhood level along with their geographic coordinates within a selected urban area as a case study. The results indicate that distance-based clustering produces a more structured distribution of polling stations, achieves a more balanced voter allocation, and improves service coverage efficiency. Therefore, the proposed approach can serve as a data-driven and objective decision-support method for planning and organizing polling station placement.Keywords : Polling Station Mapping, Registered Voters, Dijkstra Algorithm, K-Means Clustering, Distance-Based Clustering
Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih di Bulukunyi Takalar Ismail Haeruddin; Mahmud adil; Mahmuddin; Muhammad Agussalim
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/q878q555

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan ketersediaan air bersih di Kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar. Analisis kebutuhan air dilakukan melalui proyeksi jumlah penduduk untuk memperkirakan peningkatan kebutuhan air domestik pada tahun perencanaan. Sementara itu, ketersediaan air dihitung menggunakan pendekatan hidrologi dengan memanfaatkan data curah hujan tahun 2015–2024 yang diolah melalui estimasi limpasan permukaan dan analisis neraca air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih di Kelurahan Bulukunyi diproyeksikan berada dalam kondisi surplus pada periode 2024–2030. Pada tahun 2024, ketersediaan air tahunan diperkirakan sebesar 731.088 m³, sedangkan kebutuhan air domestik sebesar 202.847 m³. Pada tahun 2030, kebutuhan air meningkat menjadi 223.447 m³, namun masih berada di bawah ketersediaan air yang ada. Dengan demikian, wilayah ini memiliki potensi sumber daya air yang cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan air bersih domestik dalam jangka menengah. Meskipun demikian, diperlukan upaya pengelolaan yang lebih optimal serta konservasi sumber daya air secara berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air di masa mendatang. Kata Kunci: Hidrologi, neraca air, limpasan permukaan, proyeksi penduduk, kebutuhan domestik ABSTRACTThis study aims to analyze the demand and availability of clean water in Bulukunyi Village, South Polongbangkeng District, Takalar Regency. Water demand analysis was conducted through population projection to estimate the increase in domestic water demand within the planning period. Meanwhile, water availability was assessed using a hydrological approach based on rainfall data from 2015–2024, processed through surface runoff estimation and water balance analysis. The results indicate that clean water availability in Bulukunyi Village is projected to remain in a surplus condition during the 2024–2030 period. In 2024, the annual water availability is estimated at 731,088 m³, while domestic water demand is recorded at 202,847 m³. By 2030, water demand is projected to increase to 223,447 m³; however, this figure remains below the available water capacity. Therefore, the study area possesses sufficient water resource potential to meet domestic clean water needs in the medium term. Nevertheless, more optimal water resource management and sustainable conservation efforts are required to maintain the balance between water demand and availability in the future. Keywords: Hydrology, water balance, surface runoff, population projection, domestic water demand
Dampak Variasi Tinggi Gelombang Laut terhadap Laju Erosi Pantai di Wilayah Pesisir Kalumeme Kabupaten Bulukumba Andi yusnandar Pratama; Israil Israil; Andi Makbul Syamsuri
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/07d62b59

Abstract

ABSTRAK Abrasi pantai merupakan ancaman serius bagi habitat wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Kalumeme, Bulukumba, yang mengalami dinamika garis pantai signifikan. Penelitian ini menganalisis pengaruh gelombang tinggi terhadap abrasi selama tahun 2020–2024 menggunakan pendekatan kuantitatif: analisis data sekunder (angin, gelombang, pasang surut dari BMKG) dan pemodelan spasial dengan Digital Shoreline Analysis System ( DSAS ) di ArcGIS . Hasil menunjukkan dominasi arah angin dan gelombang dari Timur (32,87%–50,95%) dan Barat (15,84%–21,64%), dengan pengambilan efektif terpanjang 29.198 m dari arah barat daya. Tinggi gelombang maksimum 0,56 m terjadi pada Februari 2021, menghasilkan energi gelombang tertinggi. Pemodelan garis pantai mengungkap abrasi sebesar −87,2 m (rata-rata −26,21 m/tahun) dan akresi +194,6 m (+58,5 m/tahun). Korelasi spasial menunjukkan pengaruh kuatnya gelombang tinggi terhadap laju abrasi, terutama pada segmen pantai yang langsung terkena gelombang dominan. Temuan ini menjadi dasar ilmiah untuk perencanaan mitigasi abrasi berbasis ekosistem maupun struktur pantai yang adaptif terhadap dinamika gelombang. Kata Kunci: Abrasi, Tinggi gelombang, Fetch, DSAS, Kalumeme ABSTRACT Coastal abrasion poses a serious threat to the sustainability of coastal areas, particularly in Kalumeme Village, Bulukumba, which experiences significant shoreline dynamics. This study analyzes the effect of wave height changes on abrasion during 2020–2024 using a quantitative approach: secondary data analysis (wind, waves, tides from BMKG) and spatial modeling with the DigitalA Shoreline Analysis System (DSAS) in ArcGIS. The results show dominant wind and wave directions from the East (32.87%–50.95%) and West (15.84%–21.64%), with the longest effective fetch of 29,198 m from the southwest. The maximum wave height of 0.56 m occurred in February 2021, generating the highest wave energy. Shoreline modeling revealed abrasion of −87.2 m (average −26.21 m/year) and accretion of +194.6 m (+58.5 m/year). Spatial correlations demonstrate a strong influence of wave height on abrasion rates, particularly in coastal segments directly exposed to dominant waves. These findings provide a scientific basis for ecosystem-based abrasion mitigation planning and coastal structures that adapt to wave dynamics. Keyworsds: Erosion, Wave height, Fetch, DSAS, Kalumeme
Pengaruh Debit Banjir Terhadap Gerusan pada Tebing Sungai di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros Nur Aesa Hariyanto; Muhammad Agusalim; Muhammad Yunus Ali
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/thbf4c20

Abstract

Debit banjir merupakan faktor utama yang memengaruhi dinamika morfologi sungai, khususnya erosi tebing Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan debit banjir terhadap tingkat gerusan pada tebing Sungai Tompobulu, Kabupaten Maros Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-analitis dengan analisis hidrologi (curah hujan rencana dan debit banjir menggunakan HSS Nakayasu) serta analisis hidraulika (parameter aliran dan gaya geser) Data primer diperoleh melalui pengukuran lapangan pada tiga segmen sungai (hulu, tengah, hilir), sedangkan data sekunder berupa curah hujan historis diperoleh dari BBWS Pompengan Jeneberang Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan debit banjir berbanding lurus dengan peningkatan kecepatan aliran, stream power, yang berdampak pada intensitas gerusan pada tebing Segmen tengah menunjukkan tingkat gerusan yang terjadi paling tinggi akibat kombinasi debit besar, kondisi tebing yang tidak stabil, dan minimnya vegetasi Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan DAS dan perlindungan tebing sungai sebagai upaya mitigasi terjadinya gerusan dan banjir)
Penanganan Gerusan Tebing Sungai Walanae Desa Kebo Kabupaten Soppeng A.MISBAHUDDIN M. Aring Mappa
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/stymgm56

Abstract

Desa Kebo di Kabupaten Soppeng menghadapi ancaman serius berupa gerusan tebing sungai dan banjir akibat luapan Sungai Walanae, yang puncaknya terjadi pada Mei 2024 dan berdampak pada 2.814 warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya penanganan gerusan tebing guna meminimalisir kerusakan infrastruktur dan lahan pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui pengumpulan data primer berupa observasi lapangan, pengukuran dimensi sungai, dan dokumentasi visual, serta penggunaan data sekunder berupa peta topografi dan data hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas hujan yang tinggi pada wilayah beriklim tropis menyebabkan aliran sungai melampaui kapasitas tampung, sehingga memicu erosi tebing di area pemukiman padat. Kesimpulan dari studi ini menekankan bahwa penguatan tebing sungai dan peningkatan kapasitas saluran air sangat mendesak untuk dilakukan. Implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam perencanaan tata ruang berbasis risiko bencana hidrometeorologi guna melindungi ketahanan ekonomi petani lokal. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan melakukan penghijauan di sekitar bantaran sungai dapat membantu mengurangi risiko erosi dan banjir di masa mendatang. Penelitian ini juga diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan mitigasi bencana yang berkelanjutan di wilayah rawan banjir lainnya di Kabupaten Soppeng.
Peningkatan Angkutan Sedimen Akibat Tambang C Sungai Maros (Case Study: Dusun Tombolo) Kurniati Hamzah; Yunus Ali; Amrullah Mansida
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/rqay1g20

Abstract

Sand and gravel mining activities may alter river flow characteristics and sediment transport processes. The Maros River in Tombolo Hamlet is one of the rivers affected by intensive material extraction. This study aims to analyze the characteristics of suspended load and bed-load sediment transport and to evaluate the impact of sand and gravel mining activities on sediment transport in the maros river, Tombolo Hamlet. The research employed field measurements and laboratory analyses of river cross section geometry, flow velocity, discharge, and sediment sampling. Suspended sediment transport was calculated using the instantaneous method, while bed-load sediment transport was analyzed using the Einstein, Meyer Peter muller, and Duboys methods. The results indicate that suspended sediment transport varies and is influenced by flow velocity. Bed-load transport estimates differ among the applied methods, with the Du-boys method producing higher sediment transport rates than the other methods. The flow conditions are classified as turbulent, and the calculated bed shear stress exceeds the critical shear stress, indicating active bed sediment movement. These findings demonstrate that sand and gravel mining activities influence sediment transport characteristics in the maros River, Tombolo Hamlet
Model Autoencoder untuk Deteksi Anomali pada Log Email Mahasiswa Universitas Muhammadiyah  Makassar Alvina Damayanti; Fahrim Irhamna Rachman; Darniati Darniati
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/1wvarw57

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi meningkatkan penggunaan email institusi sebagai sarana komunikasi akademik, namun juga menimbulkan risiko keamanan seperti spam, phishing, dan akses tidak sah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Autoencoder dalam mendeteksi anomali pada log email mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis unsupervised learning dengan memanfaatkan data log email yang telah melalui tahap preprocessing dan feature engineering. Model Autoencoder dirancang menggunakan arsitektur encoder-decoder dengan lima hidden layer untuk mempelajari pola aktivitas email normal. Proses deteksi anomali dilakukan menggunakan nilai reconstruction error dengan threshold pada persentil ke-99. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu mendeteksi aktivitas anomali dengan baik, di mana sekitar 1% data teridentifikasi sebagai anomali dari keseluruhan dataset. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Autoencoder efektif digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan pada sistem email institusi dan berpotensi mendukung peningkatan keamanan sistem informasi di lingkungan perguruan tinggi. Kata Kunci: Autoencoder, deteksi anomali, log email, unsupervised learning, keamanan sistem informasi. ABSTRACT The development of information technology has increased the use of institutional email as a medium for academic communication, but it has also introduced security risks such as spam, phishing, and unauthorized access. This study aims to implement an Autoencoder model for anomaly detection in student email logs at Universitas Muhammadiyah Makassar. The research employed a quantitative approach based on unsupervised learning using email log data that had undergone preprocessing and feature engineering. The Autoencoder model was designed using an encoder-decoder architecture with five hidden layers to learn normal email activity patterns. Anomaly detection was performed using reconstruction error values with a threshold set at the 99th percentile. The results showed that the model was able to detect anomalous activities effectively, where approximately 1% of the data were identified as anomalies from the entire dataset. These findings indicate that the Autoencoder method is effective for detecting suspicious activities in institutional email systems and has the potential to enhance information system security in higher education environments. Keywords: Autoencoder, anomaly detection, email logs, unsupervised learning, information system security.

Page 1 of 2 | Total Record : 13