cover
Contact Name
-
Contact Email
Meirantimike@gmail.com
Phone
+6285783283490
Journal Mail Official
Meirantimike@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.Zainal Abidin Pagar Alam No. 14 Labuhan Ratu Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27760693     EISSN : 27758745     DOI : https://doi.org/10.36269/ire.v4i1.2958
Jurnal Ilmu komunikasi yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Lampung. Jurnal ini merupakan sarana publikasi bagi kaum akademisi dan praktisi. Jurnal ini menerbitkan artikel dari hasil penelitian baik penelitian lapangan maupun penelitian pustaka, artikel kajian konseptual, rensensi buku ilmiah terkait dengan permasalahan dan isu-isu aktual ilmu komunikasi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021)" : 6 Documents clear
PENGARUH KOMUNIKASI KELOMPOK KADER POSYANDU DAN KOMUNITAS IBU-IBU TERHADAP MINAT MENGUNJUNGI POSYANDU TERKAIT ISU DIHARAMKANNYA VAKSIN MEALES RUBELLA (Studi Pada Posyandu Dahlia Desa Pemanggilan Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019) Laela Novrianti; Achmadi Achmadi
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.352

Abstract

Dunia kesehatan tidak lepas dari aktivitas komunikasi kelompok, termasuk komunikasi kelompok yang dilakukan oleh kader posyandu dan ibu-ibu tentang imunisasi vaksin mealess rubella. Isu diharamkannya vaksin mealess rubella membuat kehawatiran ibu untuk memberikan vaksin kepada bayi dan balitanya, yang berdampak para ibu enggan untuk datang ke Posyandu, sehingga menurunnya kredibilitas Posyandu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan data pustaka. Sampel dalam penelitian ini 33 ibu-ibu yang datang ke Posyandu Dahlia setiap bulannya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 16 for windows. Dari hasil uji regresi linier berganda didapat nilai  R square sebesar 80,6%. Sehingga dapat dijelaskan bahwa 80,6% variabel komunikasi kelompok dan kader posyandu mempengaruhi minat ibu mengunjungi posyandu. Sedangkan selisihnya 19,4% (100%-80,6%) dipengaruhi oleh variabel lain.Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kelompok dan kader posyadu melalui uji parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat ibu mengunjungi Posyandu Dahlia Desa Pemanggilan Kecamatan Natar Lampung Selatan, dengan thitung variabel komunikasi kelompok sebesar 10,366 dan thitung variabel kader posyandu sebesar 2,887. Hasil uji simultan didapatkan bahwa komunikasi kelompok dan kader posyandu secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat ibu mengunjungi Posyandu Dahlia Desa Pemanggilan Kecamatan Natar Lampung Selatan, dengan fhitung sebesar 64,280. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa faktor komunikasi kelompok dan kader posyandu adalah hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkan minat ibu mengunjungi posyandu.
PERAN KOMUNIKASI NONVERBAL GURU DALAM MEWUJUDKAN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF (Studi Pada Peserta Didik Kelompok B.3 TK Kartika Jaya II-26 Bandar Lampung Tahun 2019) Ayu Deska Lestari; Meylin Azizah
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.348

Abstract

Komunikasi nonverbal dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari termasuk juga dalam dunia pendidikan, baik pendidikan formal dan informal. Peran guru dalam memberikan edukasi kepada peserta didik dengan menggunakan komunikasi nonverbal dalam mewujudkan komunikasi yang efektif saat proses belajar mengajar, namun masih ada beberapa peserta didik yang merasa kesulitan dalam memahami materi yang diberikan oleh guru. Berdasarkan uraian diatas rumusan masalah pada penelitian ini, bagaimana peran komunikasi nonverbal guru dalam mewujudkan komunikasi yang efektif. Bertujuan agar peneliti mengetahui peran guru dalam menggunakan komunikasi nonverbal. Tipe penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan wawancara sebagai pengumpulan data ke informan 15 orang dan validitas datanya yakni triangulasi. Dari hasil  penelitian ini diketahui bahwa peserta didik yang mempunyai keterlambatan daya tangkap berpikir dapat memahami saat guru menjelaskan materi menggunakan bahasa komunikasi nonverbal harus didampingi dalam pelajaran berhitung, menulis tegak bersambung, membaca huruf alpabet dan kegiatan lainnya seperti menyanyi bersama dan menari serta menghapal doa-doa, dari kegiatan tersebut diketahui bahwa komunikasi nonverbal terbukti membantu dalam proses belajar mengajar sehingga dapat berlangsung dengan baik dan efektif di dalam kelas.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN SANTRI TERHADAP MINAT HAFALAN AL-QUR’AN (Studi Pada Santri Putri Takhasus Pondok Pesantren Darul Huffaz Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2020) Desti Oktarina; Yunidar Cut Mutia Yanti
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.349

Abstract

Dunia pendidikan tidak akan terlepas dari aktivitas komunikasi interpersonal, peran komunikasi interpersonal antara guru dan santri dalam meningkatkan minat hafalan Al-Qur’an sangat dibutuhkan. Kurangnya pendekatan komunikasi interpersonal antara guru dan santri dapat menyebabkan komunikasi interpersonal tidak berjalan efektif sehingga menurunnya minat hafalan Al-Qur’an pada santri.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal guru dan santri terhadap minat hafalan Al-Qur’an pada santri putri takhasus pondok pesantren Darul Huffaz kecamatan Gedong Tataan kabupaten Pesawaran tahun 2020.Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal melalui uji parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat hafalan Al-Qur’an, dengan thitung variabel komunikasi interpersonal sebesar 4,528 dimana hasil perhitungan variabel lebih besar dari ttabel-nya yaitu sebesar 2,019, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji regresi linier sederhana didapat nilai R square sebesar 33,3%. Sehingga dapat dijelaskan bahwa 33,3% variabel komunikasi interpersonal mempengaruhi minat hafalan Al-Qur’an.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DALAM MENGAJAR ANAK TUNAGRAHITA (Studi SLB Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Kemiling Bandar Lampung TP. 2019/2020) Devi Noviati; Zulman Barniat
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.350

Abstract

Pendidikan tidak hanya dilakukan antara guru dengan anak yang normal saja. Namun, anak-anak yang mengalami keterbatasan secara fisik maupun mental juga berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu tanpa adanya diskriminasi. Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 5 Ayat 1 dan Ayat 2. Adanya Sekolah Luar Biasa di Indonesia menjadi wadah dalam implementasi Undang-undang tersebut, salah satunya yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Kemiling Bandar Lampung. Namun, beberapa orangtua siswa mengeluhkan bahwa kondisi anak tidak mengalami perubahan yang signifikan ketika sudah disekolahkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) tersebut.            Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai efektivitas komunikasi instruksional guru dalam mengajar anak tunagrahita Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Kemiling Bandar Lampung. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan  pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi instruksional yang dilakukan guru kepada murid belum efektif karena mayoritas guru mengajar dengan cara yang masih monoton. Guru yang sudah tergolong profesionalpun masih belum bisa melakukan pendekatan dan memiliki rasa empati dengan semua muridnya. Alat peraga atau mediapun tidak menjamin keefektifan dalam mentransfer pesan edukasi kepada murid karena kondisi murid yang memang memerlukan perlakuan khusus. Hal tersebut menjadikan anak-anak belum mencapai keberhasilan yang maksimal dalam menerima pesan edukasi yang disampaikan oleh guru baik dalam aspek afektif, kognitif dan psikomotorik.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN SHOPEE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION (Studi Pada Mahasiswi angkatan 2017-2018 Fisipol Prodi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Lampung Tahun 2020) Muhammad Iqbal; Immawati Asniar
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.351

Abstract

Komunikasi pemasaran dilakukan oleh berbagai perusahaan, tak terkecuali dibidang bisnis online. Saat ini persaingan dalam bisnis online semakin ketat. Perusahaan harus merancang strategi komunikasi pemasaran yang tepat dalam menarik minat beli konsumen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran Shopee terhadap keputusan pembelian produk  fashion pada mahasiswi angkatan 2017-2018 Fisipol Prodi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Lampung tahun 2020.Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi pemasaran shopee melalui uji parsial mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan thitung variabel komunikasi pemasaran sebesar 6,791 dimana hasil perhitungan variabel lebih besar dari ttabel-nya yaitu sebesar 2,012, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji koefisien determinasi didapat nilai R square sebesar 50,1%. Sehingga dapat dijelaskan bahwa 50,1% variabel komunikasi pemasaran mempengaruhi keputusan pembelian. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa faktor komunikasi pemasaran adalah hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkan omset penjualan dan daya beli melalui e-commerce shopee.
KOMUNIKASI EMPATI PENGASUH DALAM PERUBAHAN PSIKOLOGIS LANSIA (Studi Unit Pelaksanaan Tekhnis Dinas (UPTD) Pelayanan Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha Natar, Lampung Selatan) Riyanti Riyanti; Sri Choiriyati
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.347

Abstract

Kesejahteraan dan pengetahuan kesehatan saat ini membuat usia hidup manusia menjadi lebih panjang. Kehidupan kaum lanjut usia (lansia)  juga mengalami masa-masa perubahan baik fisik maupun psikis. Dalam kondisi demikian lansia sebenarnya memerlukan penanganan tersendiri. Jika dirawat oleh keluarganya sendiri mungkin akan lebih mudah, tetapi bagaimana yang dirawat di rumah perawatan/panti jompo bagi lansia?. Komunikasi empati dari para perawat/pengasuh panti sangat dibutuhkan dalam menghadapi mereka.          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi empati yang dilakukan pengasuh di panti jompo Tresna Werdha. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan maksud menggambarkan proses komunikasi empati antara pengasuh panti dengan lansia penghuni panti.Hasil penelitian yaitu pengasuh belum sepenuhnya membangun komunikasi empati kepada lansia, pengasuh yang berstatus PNS hanya standar formalitas tanggung jawab pekerjaan saja, sedangkan pengasuh yang berstatus TKS sudah membangun komunikasi empati kepada lansia ini ditandai dengan pengasuh memberikan motivasi, perhatian dan beranggapan lansia tersebut adalah orang tuanya. Perubahan psikologis yang terjadi pada lansia ini ditandai dengan masa lalu yang kurang baik seperti masalah dalam keluarga, masalah dalam kegagalan pernikahan dan kurangnya perhatian. Perubahan psikologis lainnya yakni adanya kecemburuan antara pasangannnya, dengan perubahan psikologis seperti itu lansia cepat mudah marah, tersinggung dan emosi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6