cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial
ISSN : -     EISSN : 29853656     DOI : https://doi.org/10.71456/sultan
Core Subject : Social,
Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial adalah Jurnal yang memuat kajian-kajian di bidang ilmu hukum baik secara teoritik maupun empirik. Fokus jurnal ini tentang kajian-kajian hukum perdata, hukum pidana, hukum tata negara, hukum internasional, hukum acara dan hukum adat, politik dan ilmu sosial.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 99 Documents
INTEGRASI PENDEKATAN SOSIOLOGI HUKUM DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN HUKUM YANG RESPONSIF TERHADAP REALITAS SOSIAL Winarno, Andi
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1404

Abstract

Perumusan kebijakan hukum di Indonesia selama ini cenderung berorientasi pada pendekatan legal-formal yang menitikberatkan pada norma tertulis dan kepastian prosedural, tanpa memperhatikan realitas sosial yang melingkupinya. Akibatnya, banyak produk hukum yang tidak aplikatif, tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mengalami resistensi dalam implementasinya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan strategi integrasi pendekatan sosiologi hukum dalam proses legislasi dan formulasi kebijakan hukum, guna menciptakan sistem hukum yang adaptif, adil, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan sosiologi hukum mampu menjembatani kesenjangan antara norma dan praktik, serta memberikan pemahaman tentang hukum sebagai produk sosial yang lahir dari interaksi, konflik, dan konsensus dalam masyarakat. Integrasi ini berdampak positif dalam meningkatkan legitimasi hukum, menyerap aspirasi publik, serta menjadikan hukum sebagai instrumen pemberdayaan sosial. Dengan strategi yang tepat—seperti reformasi kurikulum hukum, penguatan penelitian empiris, evaluasi sosial terhadap regulasi, dan partisipasi masyarakat dalam legislasi—maka sistem hukum di Indonesia dapat bergerak menuju paradigma hukum yang lebih responsif dan demokratis.
INTERAKSI TIMBAL BALIK ANTARA HUKUM DAN STRUKTUR SOSIAL DALAM MASYARAKAT MODERN Jaya, Renaldi Pratama
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1405

Abstract

Hubungan antara hukum dan struktur sosial dalam masyarakat modern merupakan interaksi timbal balik yang kompleks dan dinamis. Hukum tidak hanya dibentuk oleh masyarakat melalui nilai, norma, dan relasi sosial, tetapi juga turut membentuk kembali struktur sosial melalui peran pengatur dan rekayasa sosialnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hukum dan struktur sosial saling memengaruhi dalam konteks masyarakat modern yang ditandai oleh perubahan sosial yang cepat, kompleksitas nilai, dan pluralitas budaya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hukum berfungsi sebagai cermin dari konfigurasi sosial dan sekaligus sebagai motor penggerak perubahan. Dalam masyarakat modern, hukum dituntut untuk lebih responsif terhadap dinamika sosial dan adaptif terhadap pergeseran nilai. Ketika hukum tidak selaras dengan struktur sosial yang berkembang, maka legitimasi dan efektivitasnya menurun. Oleh karena itu, pembentukan hukum yang responsif harus memperhatikan realitas sosial, melibatkan partisipasi publik, serta selaras dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Pemahaman terhadap relasi timbal balik antara hukum dan struktur sosial menjadi kunci dalam membangun sistem hukum yang adil, relevan, dan berkeadaban.
MEKANISME HUKUM SEBAGAI ALAT REKAYASA PERILAKU SOSIAL Asjadar , Ryantoro Diver
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1406

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana hukum bekerja sebagai mekanisme yang efektif dalam merekayasa perilaku sosial masyarakat modern. Dalam konteks kehidupan sosial yang dinamis, hukum tidak hanya diposisikan sebagai seperangkat aturan normatif, melainkan sebagai instrumen edukatif, alat kontrol sosial, serta sistem adaptif yang mampu merespons perubahan nilai dan struktur masyarakat. Tulisan ini mengkaji peran hukum dalam mentransmisikan nilai-nilai kolektif, membentuk budaya hukum yang sadar dan partisipatif, serta menciptakan keteraturan melalui pendekatan preventif maupun represif. Di sisi lain, hubungan antara masyarakat dan hukum menunjukkan adanya dialektika antara kepatuhan dan resistensi, yang mencerminkan kebutuhan akan hukum yang inklusif dan berakar pada kesadaran sosial. Dengan pendekatan sosiologis, tulisan ini menegaskan bahwa keberhasilan hukum sebagai alat rekayasa sosial tidak bergantung pada pemaksaan semata, melainkan pada legitimasi moral dan partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, hukum harus dibangun sebagai ruang dialog yang adaptif, transformatif, dan berorientasi pada keadilan substantif.
HAKIKAT MANUSIA DALAM PANDANGAN ISLAM Effendi, Agustina; Latifah
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1512

Abstract

Kajian mengenai hakikat manusia merupakan inti dari filsafat dan teologi Islam. Pemahaman yang komprehensif tentang eksistensi, kedudukan, dan tujuan penciptaan manusia sangat krusial untuk membentuk perilaku, moral, dan sistem kehidupan Islami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis pandangan Islam mengenai hakikat manusia, meliputi aspek penciptaan (khalq), kedudukan (khalifah dan 'abd), dimensi spiritual dan material, serta potensi dan tanggung jawabnya di dunia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan studi literatur (library research). Sumber data utama adalah Al-Qur'an dan Hadis, serta literatur-literatur keislaman, tafsir, dan karya ilmiah terkait yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (2015-2025). Pembahasan mengenai bahwa manusia dalam Islam bersifat dwi-dimensi, terdiri dari jasad (materi) dan ruh (spiritual). Manusia diciptakan dengan kedudukan ganda sebagai 'Abdullah (hamba Allah) dan Khalifatullah (pemimpin di bumi), yang dibekali akal ('aql), hati (qalb), dan fitrah. Eksistensi manusia adalah sebuah amanah yang mengikatnya pada tanggung jawab moral dan ibadah. Kesimpulan artikel ini bahwa hakikat manusia dalam Islam adalah makhluk teosentris yang bertujuan untuk beribadah kepada Allah SWT (QS. Adz-Dzariyat: 56) dan memakmurkan bumi. Pemahaman atas hakikat ini menuntut adanya keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan material dan spiritual untuk mencapai falah (kebahagiaan dunia dan akhirat).
MARTABAT MANUSIA MENURUT AL-QUR’AN: ANTARA KEIMANAN, KETAKWAAN DAN AMAL SALEH Ansary, Mohammad Luthfi; Latifah
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep martabat manusia dalam perspektif Al- Qur’an dengan menekankan keterkaitan antara keimanan, ketakwaan, dan amal saleh sebagai dasar pembangunannya. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, terutama QS. Al-Isrā’: 70, QS. Al-Hujurāt: 13, dan QS. At-Tīn: 4–6, serta ditunjang oleh karya tafsir klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa martabat manusia dalam Al-Qur’an tidak hanya bertumpu pada aspek penciptaan yang membawa kelebihan dan kemuliaan dibanding makhluk lainnya, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas internal manusia berupa keimanan dan ketakwaan. Keimanan memberikan orientasi spiritual dan teologis, ketakwaan menjadi standar moral dan etis dalam hubungan dengan Allah dan sesama, sementara amal saleh merupakan manifestasi nyata yang membuktikan kualitas tersebut dalam tindakan sosial. Dengan demikian, martabat manusia menurut Al-Qur’an bersifat dinamis: ia dapat meningkat melalui ketaatan dan amal kebaikan, atau menurun ketika manusia mengabaikan nilai-nilai ilahiah dan moral. Kajian ini menyimpulkan bahwa keimanan, ketakwaan, dan amal saleh merupakan tiga pilar utama pembentukan martabat manusia yang paripurna dalam perspektif Islam.
ANALISIS EFEKTIVITAS LEMBAGA PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN (LPSK) DALAM MENANGANI KASUS KEJAHATAN Rangkuti, Putri Ramadhani; Wardina, Kayla Nazwa; Husaini, Nur Jihan; Hasibuan, Nurjannah; Siregar, Nova Maulana Sofa
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam menangani kasus kejahatan di Indonesia, khususnya yang memiliki tingkat ancaman tinggi terhadap saksi dan korban. Perlindungan yang diberikan oleh LPSK sangat penting karena saksi dan korban sering menghadapi intimidasi, tekanan, atau ancaman yang dapat menghambat proses penegakan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan meninjau berbagai jurnal ilmiah, laporan resmi, dan peraturan perundang-undangan yang relevan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai pelaksanaan tugas LPSK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LPSK telah menjalankan berbagai bentuk perlindungan seperti perlindungan fisik, pendampingan hukum, bantuan medis, rehabilitasi psikologis, serta fasilitasi restitusi dan kompensasi. Meskipun demikian, efektivitas lembaga ini masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya, belum optimalnya koordinasi lintas lembaga, serta minimnya pemahaman masyarakat mengenai mekanisme perlindungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa LPSK memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem peradilan pidana, namun membutuhkan peningkatan kapasitas kelembagaan, sosialisasi yang lebih luas, serta pembaruan regulasi agar mampu memberikan perlindungan yang lebih efektif dan menyeluruh.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP SAKSI DAN KORBAN DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA INDONESIA Rangkuti, Putri Ramadhani; Ardiani, Cyntia Febri; Dewi, Elma Puspita; Puspita, Amalia Dwi; Ramadhani, Suci
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1553

Abstract

Perlindungan hukum terhadap saksi dan korban merupakan aspek penting dalam menjamin terpenuhinya keadilan dalam proses peradilan pidana di Indonesia. Saksi dan korban memiliki posisi strategis karena keterangannya menjadi alat bukti utama dalam pembuktian suatu tindak pidana, sehingga negara berkewajiban memastikan keamanan, kenyamanan, serta perlindungan hak-hak mereka. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengaturan, mekanisme, serta implementasi perlindungan hukum terhadap saksi dan korban sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode literature review melalui penelusuran berbagai jurnal ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum telah diatur secara sistematis melalui regulasi nasional, terutama Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, yang memberikan sejumlah bentuk perlindungan seperti perlindungan fisik, bantuan hukum, pemindahan lokasi, rehabilitasi medis dan psikologis, serta pemenuhan restitusi dan kompensasi. Namun demikian, pelaksanaan perlindungan masih menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan sumber daya, hambatan prosedural, dan minimnya koordinasi antar lembaga penegak hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap saksi dan korban telah memiliki landasan normatif yang kuat, tetapi efektivitas implementasinya memerlukan peningkatan kapasitas kelembagaan, optimalisasi mekanisme kerja Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, serta sinergi yang lebih baik antar instansi terkait.
PENTINGNYA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Astuti, Nadya; Mawardi, Agus Dian; Saputra, Muhammad Rayhan
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1554

Abstract

Saat ini setiap lembaga pendidikan dituntut untuk melakukan transformasi dalam pengelolaan administrasi dan manajemen sekolah. Sistem administrasi konvensional yang masih mengandalkan proses manual tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan akan efisiensi, akurasi, dan kecepatan dalam pengelolaan data pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji pentingnya Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yaitu menelaah berbagai referensi berupa buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terkait penerapan SIMDIK di berbagai lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) di sekolah dasar sangat penting karena dapat: (1) mendukung pengambilan keputusan di lingkungan sekolah, (2) mempermudah informasi bagi setiap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, (3) mempermudah dan mempercepat pengolahan data penilaian, mengurangi beban administratif guru, (4) mendukung proses pembelajaran, (5) memberikan relasi yang luas, (6) menghubungkan lembaga sekolah dengan pemerintah, pelanggan pendidikan, dan orang tua siswa.
PANDANGAN MAHASISWA UNIMED TENTANG ISU LGBT DALAM PERSPEKTIF NILAI-NILAI ISLAM DI ERA MODERN Siregar, Hapni Laila; Nayla, Annarha; Saputra, Muhammad Deni; Agustia, Nanda; Gadisa, Nazwa
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 3 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v3i2.1555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap isu LGBT dengan menggunakan perspektif nilai-nilai Islam dalam konteks modern. Perkembangan globalisasi, media digital, serta perubahan pola pikir generasi muda menjadikan isu LGBT semakin banyak dibahas di lingkungan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 46 responden dari berbagai fakultas di Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman keagamaan yang kuat terkait pandangan Islam tentang LGBT. Sebagian besar mahasiswa menolak praktik LGBT, namun tetap menunjukkan sikap sosial yang santun dan tidak diskriminatif terhadap individu dalam komunitas tersebut. Tingkat toleransi mahasiswa berada pada kategori sedang, yakni mampu berinteraksi secara sosial tanpa menormalisasi perilaku LGBT. Selain itu, Pendidikan Agama Islam terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pola pikir dan moralitas mahasiswa dalam memahami isu ini. Secara keseluruhan, mahasiswa mampu menyeimbangkan prinsip keagamaan dan nilai toleransi di tengah arus modernisasi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan pendidikan agama di perguruan tinggi untuk membentuk karakter dan ketahanan etika generasi muda.

Page 10 of 10 | Total Record : 99