cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
yptbkalsel@gmail.com
Phone
+6285654963323
Journal Mail Official
yptbkalsel@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pematon No.10 Komplek Pembangunam I RT.18 RW.02 Banjarmasin Barat, Kode Pos 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 29647665     DOI : https://doi.org/10.71456/sur
Core Subject : Economy,
SURPLUS adalah jurnal Ekonomi dan Bisnis. Jurnal ini membahas ilmu ekonomi, manajemen, bisnis, dan perbankkan.
Articles 416 Documents
Pembinaan UMKM Berbasis Branding Digital dalam Pengembangan Usaha Nasabah BTPN Syariah Cabang Sidoarjo Ztania Afida Fitri; Dhani Ichsanuddin Nur
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembinaan UMKM berbasis branding digital dalam mendukung pengembangan usaha nasabah BTPN Syariah Cabang Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta pengkajian terhadap kondisi usaha nasabah. Pelaksanaan pembinaan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi identifikasi kondisi usaha, analisis SWOT, edukasi pengembangan usaha, pendampingan branding digital, dan monitoring perkembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih mengalami keterbatasan dalam membangun identitas usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, pengelolaan usaha yang masih sederhana menyebabkan potensi usaha belum dimanfaatkan secara optimal. Pembinaan berbasis branding digital dilakukan melalui penguatan identitas usaha, pembuatan banner dan logo usaha, promosi produk melalui media digital. Kegiatan pembinaan tersebut memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya branding digital, promosi usaha, dan pengembangan usaha yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, pembinaan UMKM berbasis branding digital dinilai mampu mendukung penguatan kapasitas usaha serta meningkatkan daya saing UMKM dalam pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Tinjauan Deskriptif Hubungan Interpersonal Antarpegawai di Perumda Tirta Musi Unit Pelayanan Tiga Ilir Palembang Itriyah; Msy Septi Setia Ningsih
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2198

Abstract

Hubungan interpersonal merupakan salah satu faktor penting yang mendukung efektivitas koordinasi kerja dan kualitas pelayanan dalam organisasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan interpersonal antarpegawai di Sub Unit Pelayanan Langganan dan Pembaca Meter Perumda Tirta Musi Unit Pelayanan Tiga Ilir Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian berjumlah tiga orang yang dipilih secara purposif, terdiri atas Assistant Manager, staf administrasi, dan petugas pembaca meter. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur menggunakan pendekatan STAR dengan pedoman wawancara berdasarkan aspek hubungan interpersonal DeVito, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui pengelompokan dan interpretasi data berdasarkan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan interpersonal antarpegawai telah berjalan dengan baik yang ditunjukkan melalui keterbukaan dalam komunikasi, empati terhadap rekan kerja, sikap saling mendukung, suasana kerja yang positif, serta adanya penghargaan terhadap pendapat setiap pegawai. Kelima aspek tersebut mendukung koordinasi kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan interpersonal yang baik menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan di Perumda Tirta Musi Unit Pelayanan Tiga Ilir Palembang.
Manajemen Isu Publik Relasi Pemerintahan pada Program Makan Bergizi Gratis: Analisis Teori Excellence terhadap Respons Pemerintah Atas Pemberitaan Keracunan Siswa Anggita Yulinda; Ananta Wiguna Alrikip; Mulharnetti Syas
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2201

Abstract

Peningkatan atensi publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis menjadi alasan kuat penelitian ini dilakukan, terlebih setelah muncul pemberitaan mengenai dugaan keracunan siswa di beberapa daerah. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa program pemerintah berskala nasional tidak cukup dinilai dari efektivitas teknis distribusi makanan, tetapi juga dari tata kelola komunikasi publik yang responsif, transparan, dialogis, dan kooperatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen isu publik relasi pemerintahan dalam merespons pemberitaan keracunan siswa pada Program Makan Bergizi Gratis dengan menggunakan Teori Excellence . Penelitian berlandasan pada lima dimensi analitis, yaitu komunikasi dua arah simetris, posisi humas dalam proses pengambilan keputusan, pemindaian lingkungan, identifikasi publik strategis, serta kemampuan pemerintah mengelola isu sebelum berkembang menjadi krisis kepercayaan publik. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap pemberitaan media online, rilis resmi pemerintah, dokumen kebijakan, dan pernyataan publik lembaga terkait. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, interpretasi tematik, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil analisis menunjukkan bahwa respons pemerintah telah memperlihatkan sejumlah unsur manajemen isu, seperti standardisasi pelaporan, sertifikasi keamanan pangan, pembentukan gugus cepat tanggap, pengetatan inspeksi, dan komitmen pembenahan. Namun, dari perspektif Excellence , respons tersebut masih perlu diperkuat agar tidak berhenti pada klarifikasi satu arah, melainkan berkembang menjadi mekanisme dialogis yang membawa suara siswa, orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, media, dan masyarakat digital ke dalam ruang pengambilan keputusan. Kontribusi artikel ini adalah menawarkan model evaluatif publik relasi pemerintahan yang lebih etis, partisipatif, dan berorientasi pada pemulihan kepercayaan publik dalam pelaksanaan program strategis nasional.
Evaluasi Kelayakan Produk dan Minat Beli Ulang Konsumen Berdasarkan Data Penjualan Aktual dan Persepsi Konsumen pada Bisnis Kopi Susu Signature Mahasiswa: Studi Kasus Market Day Capstone Project Telkom University Surabaya Alfan Syihabul; Ziyad Aljufy; Ardian Rifai; Muhammad Azka; Qashiratuth Tharfi
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2202

Abstract

Pertumbuhan industri kopi di Indonesia mendorong pelaku usaha untuk melakukan evaluasi bisnis berbasis data agar mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa penjualan aktual, menguji kelayakan produk bisnis, serta menguji minat beli ulang konsumen terhadap Kopi Susu Signature pada kegiatan Market Day Capstone Project Program Studi Bisnis Digital Telkom University Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah konsumen yang membeli atau mencoba produk, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa data transaksi penjualan dan kuesioner skala Likert 1 sampai 5. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan One Sample t-Test dengan nilai pembanding 4,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha menghasilkan penjualan sebanyak 60 unit, omzet Rp810.000, dan laba Rp302.400. Nilai rata rata Kelayakan Produk Bisnis sebesar 4,44 dan Minat Beli Ulang sebesar 4,50 terbukti secara signifikan lebih tinggi daripada nilai pembanding 4,00. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kopi Susu Signature layak dikembangkan sebagai produk bisnis karena mampu memberikan keuntungan finansial sekaligus memperoleh penerimaan konsumen yang tinggi serta memiliki potensi pembelian ulang yang kuat.
Ketidakpastian Pendapatan dan Strategi Adaptasi Pengemudi Ojek Online dalam Mempertahankan Kesejahteraan Ekonomi Rumah Tangga di Kota Mataram Salsabila Ekha Saputri Diansyah; Rezna Nova Fitria; Siti Heza Pratiwi; Shenny Angelina Karwelo; Jaka Anggara
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2205

Abstract

Perkembangan ekonomi berbasis platform digital telah menciptakan peluang kerja baru melalui layanan ojek online, namun juga menghadirkan tantangan berupa ketidakpastian pendapatan yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan ekonomi rumah tangga pengemudi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ketidakpastian pendapatan, faktor-faktor yang memengaruhinya, dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi rumah tangga, serta strategi adaptasi yang dilakukan oleh pengemudi ojek online di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka terhadap 26 responden dan wawancara semi-terstruktur kepada 11 informan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan pengemudi bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh jumlah pesanan, kondisi cuaca, persaingan antar pengemudi, sistem aplikasi, perubahan permintaan masyarakat, serta biaya operasional. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehingga pengemudi melakukan berbagai strategi adaptasi, antara lain menambah jam kerja, berpindah lokasi operasional, memanfaatkan lebih dari satu aplikasi, mencari pekerjaan tambahan, dan mengelola pengeluaran secara lebih selektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan adaptasi menjadi faktor penting dalam mempertahankan kesejahteraan ekonomi rumah tangga, namun diperlukan dukungan kebijakan dari perusahaan aplikasi dan pemerintah untuk meningkatkan perlindungan serta keberlanjutan kesejahteraan pekerja berbasis platform digital.
Pengaruh Komunikasi dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai di PT. Bank Sumut Kota Medan Putri Hijra Pricillia
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2206

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan organisasi, khususnya pada industri perbankan yang menghadapi persaingan dan transformasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi organisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai PT Bank Sumut Kota Medan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 730 pegawai tetap, sedangkan sampel sebanyak 88 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, komunikasi organisasi dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 14,7%. Disimpulkan bahwa budaya organisasi merupakan faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai, sedangkan efektivitas komunikasi organisasi masih perlu dioptimalkan agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kinerja.
Analisis Determinan Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Mikro dan Kecil di Provinsi NTB Tahun 2013-2024 St Maryam; Vici Handalusia; M. Rizal Eka Saputra
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2208

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan ekonomi daerah, namun penyerapan tenaga kerja pada sektor industri mikro dan kecil di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2013–2024 masih mengalami fluktuasi meskipun terjadi perubahan berbagai indikator makroekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Upah Minimum Provinsi (UMP), dan inflasi terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor industri mikro dan kecil di Provinsi NTB. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan memanfaatkan data sekunder time series tahun 2013–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh data tahunan mengenai indikator makroekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Provinsi NTB, sedangkan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan seluruh data periode penelitian. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, PMDN, UMP, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 9,70%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja pada sektor industri mikro dan kecil di Provinsi NTB lebih dipengaruhi oleh karakteristik internal usaha dibandingkan faktor-faktor makroekonomi yang dianalisis.
Fenomena Coffeeshop Culture di Mataram: Dampak Kafe Modern terhadap Perubahan Pola Konsumsi Mahasiswa Baiq Tri Astuti Utami; Dina Handika Anugerah; Baiq Maulidna Khaerunnisa; Baiq Zulyadain; Jaka Anggara
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2209

Abstract

Pesatnya pertumbuhan coffeeshop culture di Kota Mataram mencerminkan pergeseran signifikan dalam perilaku konsumsi mahasiswa yang melampaui sekadar aktivitas makan dan minum, merambah ke pembentukan identitas sosial dan kapitalisme gaya hidup. Penelitian ini mengkaji dinamika fenomena tersebut beserta implikasinya terhadap pola pengeluaran mahasiswa dalam konteks budaya konsumen perkotaan di kota berukuran menengah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuesioner terbuka, penelitian ini melibatkan empat belas mahasiswa aktif dari empat perguruan tinggi di Mataram yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan kerangka analisis tematik induktif enam fase Braun dan Clarke (2006), menghasilkan delapan tema utama. Temuan menunjukkan bahwa kafe telah berkembang menjadi arena identitas sosial yang multifungsional, ditopang oleh tiga faktor yang saling terkait: ketersediaan infrastruktur fungsional, tekanan kelompok sebaya, dan fear of missing out (FOMO) yang didorong media sosial. Secara penting, dampak finansial dimediasi terutama oleh literasi keuangan individual, bukan oleh frekuensi kunjungan. FOMO pun beroperasi sebagai kontinum, yaitu bukan variabel biner, mulai dari penerimaan tanpa sikap kritis hingga penolakan aktif. Sebanyak 78,6% informan memandang coffeeshop culture sebagai habitus yang telah mengakar, bukan sekadar tren sementara. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menempatkan fenomena kafe di Mataram dalam kerangka teori medan Bourdieu dan teori konsumsi mencolok Veblen, menghubungkan pola perilaku lokal dengan proses reproduksi kelas dan kapitalisme gaya hidup pada tataran makro di Indonesia.
Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, dan Sustainability Report terhadap Kinerja Keuangan Sindi Purbawati; Sri Yuli Ayu Putri
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2215

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya perbedaan hasil penelitian mengenai pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, dan sustainability report terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, dan sustainability report terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025 baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan sustainability report. Populasi penelitian berjumlah 46 perusahaan perbankan, sedangkan sampel sebanyak 14 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 70 observasi. Instrumen penelitian berupa dokumentasi laporan keuangan dan sustainability report. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan sustainability report berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Kesimpulannya, pengelolaan struktur modal yang efisien dan peningkatan ukuran perusahaan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja keuangan, sedangkan sustainability report belum memberikan kontribusi yang signifikan selama periode penelitian.
Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup, dan Penggunaan Shopee Paylater terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa: (Studi Kasus di Wilayah Kota Bekasi) Angelina Portauli Sitompul; Sri Yuli Ayu Putri
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2219

Abstract

Perkembangan layanan buy now pay later (BNPL) dan perubahan gaya hidup mahasiswa meningkatkan pentingnya kemampuan mengelola keuangan pribadi yang didukung oleh literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan penggunaan Shopee PayLater terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa di wilayah Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal melalui metode survei. Populasi penelitian berjumlah 28.890 mahasiswa, sedangkan sampel sebanyak 121 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi, gaya hidup berpengaruh signifikan dengan arah negatif, sedangkan penggunaan Shopee PayLater tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 53,4%. Disimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan pengendalian gaya hidup merupakan faktor utama dalam memperbaiki manajemen keuangan pribadi mahasiswa, sedangkan penggunaan Shopee PayLater tidak menjadi penentu utama ketika mahasiswa mampu mengendalikan perilaku keuangannya