cover
Contact Name
SYAFRIANI
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
nuscjojournal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota kabupaten Kampar Provinsi Riau Kode Pos 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal
ISSN : -     EISSN : 30646138     DOI : https://doi.org/10.70437/ncsj
NuCSJo: Nusantara Community Service Journal is a Community Service journal published by the LPPI Almahmudi bin Dahlan Foundation. It contains the results of community service and empowerment activities in the form of applications in various multidisciplinary fields. This journal is useful for professional staff, students, teaching staff, researchers, and others. The Nusantara Community Service Journal is published four times a year: March, June, September, and December. Nusantara Community Service Journal uses Turnitin plagiarism checks Mendeley for reference management and is supported by Crossref (DOI) Publisher: LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 1 (2026): in progres" : 11 Documents clear
Penguatan PHBS pada siswa SDN 011 Seludau Kabupaten Tana Tidung Nimah Hidayatul Laili; Eka Nurul Hidayah Puspa Seruni; Avinda Sari Kanthi Rahayu
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.433

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior is an essential strategy for improving the health of school-age children and preventing communicable diseases. Limited knowledge of healthy behaviors may negatively affect students' daily hygiene practices at school. This community service program aimed to improve students’ knowledge and awareness of Clean and Healthy Living Behavior at SDN 011 Seludau, Tana Tidung Regency. The program employed health education, interactive discussions, demonstrations, hands-on practice, and evaluation through observation and question-and-answer sessions before and after the activity. The results showed increased student knowledge and awareness regarding healthy living practices. Students were able to demonstrate proper handwashing with soap, identify healthy foods, maintain school cleanliness, and explain disease prevention measures. The program effectively strengthened students’ knowledge and healthy behaviors while supporting the development of a sustainable healthy school environment.
Parental Empowerment in a Primitive Reflex Integration Program Targeting the Gross Motor Skills of Children with Physical Disabilities at the Jambi City Special School (SLB) Wanti Hasmar; Faridah Faridah
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.436

Abstract

Primitive reflexes are automatic, stereotyped movements controlled by the brainstem that do not require cortical (conscious) involvement. These reflexes are movement patterns that occur spontaneously in newborns and must be integrated as motor development matures. Normally, these reflexes disappear as the child ages and acquires new abilities. Failure to exhibit age-appropriate reflex patterns raises suspicion of developmental disorders resulting from brain injury. This community service initiative aimed to educate teachers at the Jambi City Special School (SLB) regarding primitive reflex integration and its role in child development. The program employed lectures, discussions (Q&A sessions), and demonstrations of primitive reflex integration techniques, conducted between March and September 2024. The target audience consisted of teachers at SLB Negeri Sri Soedewi, with the goal of ensuring they understood the concepts of primitive reflex integration in child development. The initiative sought to inform teachers at SLB Negeri Sri Soedewi about using game-based primitive reflex integration activities to enhance the development of female elementary students with physical disabilities; the sessions lasted 45–60 minutes and involved 10 participating teachers. The outcome was an increase in the teachers' knowledge regarding primitive reflex integration in child development, as well as their ability to successfully re-demonstrate the integration techniques
Edukasi Digitalisasi Layanan Kesehatan Melalui Aplikasi Mobile JKN di Masyarakat Desa X Faradillah Faradillah; Neni Triana; Afwan Afwan; M. Ari Darmansyah
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.398

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai manfaat penggunaan aplikasi Mobile JKN dalam menunjang pelayanan kesehatan di Desa X. Kegiatan dilakukan melalui edukasi individual dengan metode pendampingan langsung serta pembagian leaflet yang memuat panduan penggunaan aplikasi Mobile JKN kepada 20 peserta yang terdiri atas pasien dan anggota keluarga pasien. Materi edukasi mencakup tata cara mengunduh aplikasi, proses registrasi akun, serta pemanfaatan berbagai fitur utama, seperti pendaftaran rawat jalan secara online, informasi ketersediaan tempat tidur, riwayat pelayanan kesehatan, dan layanan antrean online. Hambatan teknis yang ditemukan selama kegiatan, seperti gangguan jaringan internet dan rendahnya kemampuan literasi digital peserta, diatasi melalui bimbingan langsung dari tim pelaksana pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 45%. Sebanyak 9 dari 20 peserta berhasil mengunduh aplikasi dan membuat akun Mobile JKN secara mandiri setelah mengikuti kegiatan. Peningkatan ini diharapkan dapat memperluas akses serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung transformasi digital dalam pelayanan kesehatan dan memperkuat pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuju Universal Health Coverage.
Edukasi dan Self Assesment Bagi Mahasiswa Baru Kesehatan Masyarakat Tahun 2025 Renni Meliahsari
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.445

Abstract

Mahasiswa merupakan kelompok usia dewasa muda yang rentan mengalami masalah gizi akibat perubahan pola hidup dan rendahnya literasi gizi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa baru dalam melakukan penilaian status gizi secara mandiri (self-assessment). Kegiatan dilaksanakan pada 40 mahasiswa baru Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo angkatan 2025 melalui tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif menggunakan modul “Yuk Kenali Status Gizimu”, diskusi, demonstrasi, serta praktik pengukuran antropometri, perhitungan dan interpretasi Indeks Massa Tubuh (IMT), pengenalan Angka Kecukupan Gizi (AKG), dan food recall 24 jam sederhana. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dari 20% menjadi 85%. Peserta juga mampu menghitung IMT dan mengidentifikasi pola konsumsi pangannya. Program ini efektif meningkatkan literasi gizi dan keterampilan self-assessment mahasiswa. 
Skrining Hipertensi pada Lansia di Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura Crystin Evangelin Watunglawar; Fenska Narly Makualaina; Fathia Inayati Said; Nasrianti Nasrianti; Lisma Natalia Sembiring; Yance Ronald Rainuny; Yestiani Norita Joni; Sendy Stefanie Longe
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.447

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak dialami oleh lansia dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas di dunia. Peningkatan usia menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis yang berpengaruh terhadap peningkatan tekanan darah, sehingga diperlukan upaya deteksi dini dan edukasi kesehatan sebagai langkah pencegahan komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining tekanan darah serta memberikan edukasi mengenai perilaku hidup sehat pada lansia di Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter digital, penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian media edukasi berupa leaflet. Sebanyak 48 lansia mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tekanan darah di atas normal, sedangkan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan hipertensi dan penerapan perilaku hidup sehat setelah diberikan edukasi. Kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin serta penerapan pola hidup sehat sebagai upaya mengendalikan tekanan darah dan mencegah komplikasi penyakit kardiovaskular.
Analisis Konseptual Tentang Upaya Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pendidik Melalui Field Study di Era Disrupsi Digital Akhmad Haries Yulianto; Abdul Muin; Hafidlatul Fauzuna
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.306

Abstract

Era disrupsi digital yang ditandai oleh perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, dan internet of things telah menuntut tenaga pendidik untuk memiliki profesionalisme yang adaptif, reflektif, dan berorientasi digital. Profesionalisme guru tidak hanya diukur dari kemampuan mengajar, tetapi juga dari kemampuan mengintegrasikan teknologi, berpikir kritis, serta menerapkan refleksi profesional dalam praktik pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konseptual antara field study dan profesionalisme tenaga pendidik di era digital, dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif melalui metode studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa field study berperan strategis dalam menghubungkan teori dan praktik pendidikan, membentuk kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan kepribadian guru. Dalam konteks digital, konsep Digital Field Study dikembangkan melalui kegiatan observasi virtual, e-reflection, video practice, dan e-portfolio yang terintegrasi dengan pembelajaran daring. Kajian ini mengusulkan model konseptual “Reflective Digital Field Study Model” sebagai pendekatan inovatif yang memadukan experiential learning, refleksi profesional, dan literasi digital untuk membangun profesionalisme pendidik yang unggul dan berkelanjutan. Integrasi teori dan praktik melalui field study diharapkan mampu memperkuat peran guru sebagai pembelajar sepanjang hayat serta agen transformasi pendidikan di era disrupsi
Penyuluhan Pencegahan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Genuk Semarang Ragil Saptaningtyas; Bagas Setyo Nugroho; M. Naufal Bahrul Ulum; Zulvan Tirta Nugraha; Angelina Mongilong
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.347

Abstract

Tuberculosis (TBC) paru merupakan salah satu penyakit menular yang berada pada sepuluh penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. Pencegahan TBC paru diperlukan untuk menurunkan tingkat penularan di masyarakat.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan pencegahan TBC paru di Puskesmas Genuk Semarang. Penyuluhan dilakukan di ruang tunggu Puskesmas Genuk Semarang menggunakan media pamflet, jumlah responden sebanyak 10 orang. Tingkat pengetahuan responden diukur menggunakan soal pre test dan post test. Nilai pre test dan post test dianalisis perbedaannya dengan uji Wilcoxon. Rata-rata nilai pre test dan post test masing-masing adalah 68 dan 96. P value Uji Wilcoxon adalah 0,000 yang menunjukkan bahwa tedapat perbedaan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan. Kegiatan berjalan lancar dan responden antusias untuk mengikuti penyuluhan hingga akhir.
Implementasi Ankle Foot Orthosis Desain Posterior Shell Jointed Plantarflexion Stop pada Rehabilitasi Pasien Pascastrok Anissa Eka Septiani; Muhammad Syaifuddin; Sisybania Sisybania; Hisyam Syafi’ie
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.403

Abstract

Strok merupakan gangguan cerebrovascular yang ditandai dengan defisit neurologis akibat iskemia atau perdarahan pada jaringan otak, dan menjadi salah satu penyebab utama kecacatan fisik jangka panjang, termasuk drop foot dan deformitas metatarsus adductus, yang berdampak signifikan terhadap kemampuan fungsional dan kualitas hidup penderita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan Jointed Plantar Stop Ankle Foot Orthosis (AFO) kepada seorang pasien pascastrok kedua yang sedang menjalani program rehabilitasi fisioterapi. Metode yang diterapkan adalah pelayanan ortotik klinis langsung berbasis bukti, mencakup tahapan assessment, casting, rectification, fabrication dari bahan polyethylene dengan sendi plantar stop, fitting, pelatihan penggunaan alat, serta evaluasi pola berjalan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa AFO yang diberikan mampu mencegah toe drag dan foot slap, memperbaiki alignment deformitas metatarsus adductus, serta meningkatkan stabilitas dan keseimbangan saat berjalan. Pasien dan keluarga melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap fungsi alat ortosis yang diberikan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi ortotik yang terkoordinasi dengan program fisioterapi dalam mendukung pemulihan fungsional pasien pasca strok.
Pemberdayaan Guru pada Screnning Refleks Primitif Anak di SLB Kota Jambi Wanti Hasmar; Faridah Faridah
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.446

Abstract

Children with physical disabilities often experience motor development disorders influenced by the delayed integration of primitive reflexes. Retained primitive reflexes can hinder the development of a child's posture, balance, coordination, and functional motor skills. Therefore, an intervention program is needed to facilitate primitive reflex integration and improve the motor abilities of children with physical disabilities. The objective of this community service activity was to provide education on primitive reflex screening to teachers at a Special School (SLB) in Jambi City. The methods employed included lectures, discussions (Q&A sessions), and demonstrations of primitive reflex screening, conducted between April and July 2026. The activity targeted teachers at SLB Negeri Sri Soedewi, aiming to ensure they understood primitive reflex screening in the context of child growth and development. This initiative sought to inform teachers at SLB Negeri Sri Soedewi about primitive reflex screening—specifically the assessment of retained primitive reflexes—to enhance the motor skills of special education students; the session lasted 45–60 minutes and involved nine teachers. The outcome was an increase in the teachers' knowledge regarding primitive reflex integration and child development, as well as their ability to successfully re-demonstrate the integration techniques.
Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Ibu Hamil Berbasis Mobile Untuk Digitalisasi Buku Pink Hamra Hamra; Asriyani Ismail; Abdi Enal Wahyudi
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v3i1.464

Abstract

  Kesehatan ibu hamil merupakan aspek penting dalam kesehatan masyarakat yang memerlukan monitoring berkelanjutan. Buku kesehatan ibu dan anak (buku pink)yang saat ini masih berbentuk fisik memiliki keterbatasan dalam hal aksebilitas, resiko kehilangan data, dan kesulitan monitoringreal-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi kesehatan ibu hamil berbasis mobile yang dapat mendigitalisasi data buku pink sehingga memudahkan ibu hamil, bidan dan admin dan admin dalam melakukan pelacakan, monitoring, dan konsultasi kesehatan kehamilan. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode waterfall dengan tahapan analisiskebutuhan, desain sistem, implementasi,testing dan maintenance. Sistem dikembangkan berbasis android dengan fitur utama meliputi kelola data pengguna, kelola konten edukasi, monitoring aktivitas kehamilan, kelola profil kehamilan, lihat dan unduh rekan medis, lihat jadwal pemeriksaan, konsultasi online, login, registrasi dan logout. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem berhasil dikembangkan dengan tiga tingkatakses pengguna yaitu admin, ibu hamil, dan bidan. sistem mampu mengolah data kehamilan secara digital, menyediakankonten edukasi kesehatan, mempasilitasi konsultasi jarak jauh, dan menghasilkan laporan rekam medis dalam format PDF.Penguji sistem menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna dalam digitalisasi layanannkesehatan ibu hamil.  

Page 1 of 2 | Total Record : 11