cover
Contact Name
Amii Mardiyah Sipahutar
Contact Email
staibahriyatululumpandantapanu@gmail.com
Phone
+62631-372207
Journal Mail Official
staibahriyatululumpandantapanu@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dangol Lumban Tobing, Kel. Aek Sitio-tio No. 101 Kec. Pandan, Kab. Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara
Location
Kab. tapanuli tengah,
Sumatera utara
INDONESIA
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30628369     DOI : -
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal ini dikelola oleh STAI Bahriyatul Ulum Pandan dengan mengusung tema dalam bidang pendidikan agama islam didedikasikan untuk semua praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerhati di bidang pendidikan agama islam. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun (Periode Januari-Juni dan Juli-Desember).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
STRATEGI GURU BAHASA ARAB DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB KELAS XI DI MA AL-JAMALIYAH sarnida panggabean; Indri Harmaili Lubis; Ismail
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan dalam belajar adalah keadaan yang dapat menimbulkan halangan yang mengganggu proses pendidikan. Kondisi kesulitan ini muncul akibat beberapa faktor tertentu. Cara dan strategi yang diterapkan oleh pengajar selama proses pembelajaran menjadi faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan peserta didik dalam akademiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan  guru dalam mengatasi kesulitan belajar pada mata pelajaran bahasa Arab kelas XI di MA Al-Jamaliyah Raso. Penelitian ini menggunakan  studi kualitatif yang bersifat deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data observasi, Tanya jawab, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Masih terdapat peserta didik yang mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran bahasa Arab 2). Strategi yang digunakan oleh guru pada mata pelajaran bahasa Arab adalah  strategi bahasa Arab itu sendiri seperti strategi Mufradhat, tarkib, istima’, kalam, qira’ah, kitabah, dengan menggunakan pendekatan pembelajaran structural, Role Playing dan Aural-Oral. 3) Faktor pendukung pembelajaran bahasa Arab di MA Al-Jamaliyah Raso adalah adanya mata pelajaran qawaid bahasa Arab sebagai dasar dalam memperajari bahasa Arab. dan faktor penghambatnya merupakan waktu pembelajaran yang singkat, sarana prasaran yang kurang memadai, dan kurangnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa Arab.
MINAT SISWA MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Rukayah Siti Masitah Hutabarat; Sri Hayati Damanik; Marnita Sipahutar; Muhammad Rifai
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the factors that influence the interest of Class XII students in proceeding their instruction to state and private colleges in Indonesia. The population in this study were all 199 Class XII students, consisting of 96 male students and 103 female students from Class XII Science and Social Studies, while the sample in this study were 31 male students and 35 female students from Class XII Science 3 and Social Studies 3, so the total sample was 66 people. The subjects in this study were teachers and students, while The object is students' interest in continuing their studies to tertiary level. The data collection techniques used questionnaires, interviews, and documentation. The data analysis technique used product moment. The results of the research conducted at SMA Negeri 1 Kolang show that the factors that influence interest are in the high category with a percentage of 6%, students are in the medium category with a percentage of 12%, and students are in the low category with a percentage of 82%. Data taken from a sample of 66 students at SMA Negeri 1 Kolang shows that internal factors that influence students' interest are classified as moderate, and external factors that influence interest in continuing studies to university are in the high category at 22.72% (15 students), 45.45% (30 students) in the medium category, and 31.81% (21 students) in the low category. Thus, it can be seen that external factors that influence interest in continuing studies to university are only in the medium category for 30 students, and the remaining 21 students are in the low category, and there is not a single external factor that influences interest in continuing studies to university in the high category.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 1 TUKKA Lestari Annisa Zega; Samrul Bahri Hutabarat; Ismail Ismail
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka belajar pada Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Tukka, dan problematika yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 1 Tukka. Pertanyaan penelitiannya adalah bagaimana implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Tukka, dan apa saja problematika yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 1 Tukka. Metode observasi, wawancara, dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD) yang digunakan dalam pendekatan penelitian kualitatif ini, yang berada dilokasi SMA Negeri 1 Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah, dimana sumber datanya berasal dari data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Tukka sudah terlaksana dengan baik, walaupun masih terdapat kekurangan tentu pihak sekolah akan berdiskusi dengan guru terkait implementasi kurikulum merdeka. 2) Permasalahan guru Pendidikan Agama Islam dalam melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 1 Tukka yaitu permasalahan guru Pendidikan Agama Islam yaitu kurang menguasai IT. Walaupun guru Pendidikan Agama Islam kurang menguasai IT tetapi semangat belajar atau rasa ingin tahu untuk belajar itu ada. Jadi, secara perlahan guru Pendidikan Agama Islam pasti akan mampu menguasai IT dengan baik, permasalahan Implementasi Kurikulum Merdeka yaitu Belum ada pelatihan khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam, pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka masih bersifat menyeluruh. Problematika selanjutnya terkait buku Pendidikan Agama Islam masih menggunakan buku K-13, guru masih mencari-cari materi dari buku-buku lama karena kurikulum telah berubah dan buku-buku tersebut belum dicetak, permasalahan guru PAI adalah pada kurikulum merdeka, siswa harus dituntut untuk belajar mandiri, namun jika melihat siswanya tetap harus diajar dan siswa salah memahami kurikulum merdeka. Siswa beranggapan kurikulum mandiri itu bebas tanpa aturan.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN METODE DISCOVERY LEARNINGDI SMK NEGERI 1 SIBOLGA Dewi Suryani Lase; Marnita Sipahutar; Muhammad Rifai
Tarbiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : STAI Bahriyatul Ulum Pandan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMK Negeri 1 Sibolga yaitu Pertama Dengan menarik perhatian siswa, Kedua, Memberi stimulus Tahap ini siswa dihadapkan pada suatu persoalan yang membingungkan, agar timbul keinginan siswa untuk menyelidiki. Ketiga, Problem Statement Pada tahap ini guru memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda- agenda masalah yang relevan. Keempat, Data Collection, Pada tahap ini guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis. Kelima, Data Processing Pada tahap ini informasi yang telah didapat siswa baik melalui wawancara, observasi dan sebagainya kemudian ditafsirkan pada tingkatan tertentu. Data processing disebut juga dengan pengkodean coding/ kategorisasi yang berfungsi sebagai pembentukan konsep dan generalisasi. Keenam Pada tahap ini siswa melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan data hasil proses. Sehingga setelah mencapai tujuan tersebut atau berdasarkan hasil pengolahan dan tafsiran, atau informasi yang ada, pernyataan atau hipotesis yang telah dirumuskan terdahulu itu kemudian dicek, apakah terjawab atau tidak, apakah terbukti atau tidak. Ketujuh, Generalitation, Pada tahap ini siswa menarik sebuah kesimpulan yang dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk semua kejadian atau masalah yang sama, dengan memperhatikan hasil verifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dimana sumber data utamanya adalah informasi yang diperoleh dari Guru Pendidikan Agama Islam, Guru yang mengajar di SMK Negeri 1 Sibolga, Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, serta metode triangulasi dan diketahui hasil penelitian sebagai berikut : Bahwa di SMK Negeri 1 Sibolga rendahnya keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang mengakibatkan setiap pembelajaran siswa tidak serius mengikutinya. Siwa tidak mampu memberikan gagasan tersendiri, siswa tidak dapat menyimpulkan suatu materi yang disampaikan, Siswa tidak berpikir secara kritis.

Page 2 of 2 | Total Record : 14