cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
https://pesona.tpi.or.id/index.php/pesona/EditorialTeams
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal Pesona Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30646448     DOI : https://doi.org/10.71436/pesona
Core Subject :
Jurnal Pesona Indonesia (JPI), diterbitkan oleh Institut Teknologi Pendidikan Indonesia E-ISSN: 3064 - 6448, adalah jurnal multidisiplin yang menjadi platform bagi peneliti dan akademisi untuk mempublikasikan hasil penelitian orisinal, ulasan ilmiah baru, dan analisis mendalam yang relevan secara sosial. Terbit empat kali setahun (Maret, Juni, September, dan Desember), jurnal ini meliputi bidang ilmu sosial, humaniora, budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi, dengan tujuan memperluas wawasan akademis lintas disiplin serta mendorong kolaborasi yang berdampak. Setiap naskah yang diterima melalui proses penilaian oleh mitra bestari ahli dari perguruan tinggi dan lembaga riset, memastikan bahwa hasil penelitian yang diterbitkan berkualitas dan relevan dalam memecahkan berbagai tantangan masyarakat modern. JPI juga menggunakan sistem Turnitin untuk mengecek orisinalitas, manajemen referensi dengan Mendeley, serta dukungan Crossref (DOI) dalam pengelolaan sitasi. Dengan pendekatan interdisipliner, JPI menyajikan karya yang tidak hanya teoritis namun aplikatif, mendorong solusi inovatif untuk permasalahan global yang dihadapi masyarakat saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 86 Documents
Fragmentasi Sistem Kepartaian dan Krisis Representasi Rakyat dalam Politik Indonesia Modern Putri, Dea Natasya; Tulla, Repki Hidayah; Sofyan, Fajar Rahman; Santoso, Rudi
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.141

Abstract

Fragmentasi sistem kepartaian dalam politik Indonesia modern menjadi persoalan penting yang memengaruhi kualitas demokrasi. Munculnya banyak partai politik pasca reformasi memang membuka ruang pluralisme, namun juga menimbulkan inefisiensi dalam pengambilan kebijakan serta melemahnya stabilitas politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan dampak fragmentasi sistem kepartaian serta kaitannya dengan krisis representasi rakyat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-empiris dengan mengkaji regulasi, praktik politik, serta persepsi masyarakat terhadap partai politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya fragmentasi partai, lemahnya kelembagaan partai, serta dominasi elit politik menjadi faktor utama menurunnya kemampuan partai dalam merepresentasikan kepentingan rakyat. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi politik. Penelitian ini menegaskan pentingnya reformasi sistem kepartaian melalui penguatan regulasi, peningkatan demokrasi internal partai, serta transparansi dan akuntabilitas. Upaya tersebut diperlukan untuk memulihkan kepercayaan publik dan memastikan partai politik berfungsi optimal dalam sistem demokrasi.
Krisis Substansi Demokrasi di Balik Proseduralisme Politik Indonesia Pasca Reformasi Pratama, Adi; Prestanto, Lavega Putri; Dildar, M. Iniat Arfan; Putri, Raisa Rahmala; Santoso, Rudi
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.142

Abstract

Pasca Reformasi 1998, Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek prosedural demokrasi, seperti penyelenggaraan pemilihan umum yang relatif rutin, keterbukaan politik, serta desentralisasi kekuasaan. Meskipun demikian, penguatan prosedur tersebut tidak selalu diiringi dengan peningkatan kualitas substansi demokrasi. Fenomena ini terlihat dari masih dominannya praktik politik transaksional, menguatnya peran oligarki, serta terbatasnya representasi kepentingan publik dalam proses pengambilan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketimpangan antara demokrasi prosedural dan substansial dalam konteks politik Indonesia pasca-Reformasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Analisis difokuskan pada dinamika kekuasaan, relasi antara elite politik dan ekonomi, serta implikasinya terhadap kualitas demokrasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia cenderung beroperasi pada tataran formal-prosedural, sementara nilai-nilai substantif seperti keadilan sosial, partisipasi bermakna, dan akuntabilitas publik belum sepenuhnya terwujud. Kondisi ini mengindikasikan adanya distorsi dalam praktik demokrasi yang berpotensi menghambat konsolidasi demokrasi yang sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan demokrasi substantif melalui reformasi kelembagaan, peningkatan partisipasi publik yang berkualitas, serta pembatasan pengaruh kekuatan oligarkis dalam politik.
Nilai Amanah dalam Pengelolaan Layanan Asrama Santriwati di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Putri Brebes Siti Fatimah
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai amanah dalam pengelolaan layanan asrama santriwati di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Putri Brebes. Layanan asrama merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan pesantren karena berperan dalam membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta melatih tanggung jawab santri melalui kehidupan berasrama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, serta telaah dokumentasi selama periode September 2025 hingga Januari 2026. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai amanah tercermin dalam tanggung jawab musyrifah dalam mengawasi aktivitas santri, konsistensi dalam menegakkan tata tertib asrama, penerapan sistem pelaporan kejadian santri secara tertib, serta pelaksanaan pembinaan kedisiplinan yang dilakukan secara berkesinambungan. Meskipun dihadapkan pada tantangan berupa perbedaan karakter santri dan keterbatasan jumlah pembina, pengelolaan layanan asrama secara umum telah mencerminkan praktik manajemen pendidikan yang berlandaskan nilai amanah dalam kerangka manajemen syariah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Manajemen Bisnis Syariah, khususnya dalam pengelolaan layanan pendidikan berbasis pesantren.
Strategi Pengelolaan Unit Usaha dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Imam Syafi'i Brebes M Izzu Maulal Akmal; Ibnu Waseu
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.139

Abstract

Jumlah pembiayaan yang diperlukan untuk operasional pesantren telah meningkat, dan pentingnya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pengelolaan unit usaha yang profesional dan berbasis nilai syariah. Studi kasus Pondok Pesantren Imam Syafi'i Brebes digunakan sebagai contoh dalam penelitian ini untuk menganalisis berbagai pendekatan untuk mengelola unit usaha dalam upaya mendukung kemandirian ekonomi pesantren. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus.Setelah dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi partisipatif, dan wawancara mendalam, data kemudian dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan unit usaha mencakup perencanaan berbasis musyawarah, pengorganisasian dengan pembagian tugas yang jelas, meskipun belum sepenuhnya tercatat, pelaksanaan operasional yang rutin, dan pengawasan melalui evaluasi berkala dan laporan keuangan sederhana.Amanah, keadilan, dan transparansi juga telah dimasukkan ke dalam praktik operasional pengelolaan usaha. Meskipun unit usaha bukan sumber pendapatan utama pesantren, mereka benar-benar berkontribusi terhadap pembiayaan kebutuhan internal. Penelitian ini menemukan bahwa strategi pengelolaan unit usaha tergolong cukup efektif untuk membantu ekonomi pesantren berkembang sendiri. Namun, itu memerlukan peningkatan sistem manajemen dan pengembangan usaha secara konsisten.
Analisis Prinsip Trias Politica dan Mekanisme Check and Balances dalam Relasi Kekuasaan Eksekutif dan Legislatif di Indonesia Annisa Salsabila; Dhiya Alya Nafisa; Moch Rasyid Jauhari; M Abdul Aziz Albustomi; Rudi Santoso
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.144

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip trias politica dan mekanisme check and balances dalam hubungan antara lembaga eksekutif dan legislatif di Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada dinamika pembagian kekuasaan berdasarkan sistem ketatanegaraan yang diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasca reformasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif bersifat saling mengawasi dan bekerja sama dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketidakseimbangan kekuasaan yang dipengaruhi oleh kepentingan politik dan koalisi partai. Oleh karena itu, penguatan mekanisme pengawasan dan independensi lembaga negara diperlukan guna mewujudkan sistem demokrasi yang lebih efektif dan konstitusional.
Analisis Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Gaya Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Brebes Siti Fatimah
Jurnal Pesona Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026): JPI 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71436/jpi.v3i2.145

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan lembaga, termasuk pondok pesantren. Kinerja yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti lingkungan kerja, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan kerja, motivasi kerja, dan gaya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafi’i Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta kuesioner sebagai data pendukung. Informan dalam penelitian ini berjumlah 45 orang yang terdiri dari karyawan dan pihak pengelola Pondok Pesantren Imam Syafi’i Brebes. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang nyaman, kondusif, dan bernuansa Islami mampu meningkatkan kenyamanan serta produktivitas karyawan. Motivasi kerja yang dibangun melalui pembinaan rutin, kajian keagamaan, dan dorongan spiritual berperan dalam meningkatkan semangat serta tanggung jawab kerja. Sementara itu, gaya kepemimpinan yang komunikatif, terbuka, dan memberi keteladanan menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dalam meningkatkan kinerja karyawan di lingkungan pesantren. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara manajemen sumber daya manusia dengan nilai-nilai kepesantrenan, di mana aspek spiritual tidak hanya menjadi nilai pendukung, tetapi juga menjadi faktor utama dalam membentuk kinerja karyawan.