cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 714 Documents
Workshop AIK untuk Meningkatkan Profesionalisme Tenaga Kesehatan di Fasilitas Muhammadiyah Pati Luthfi Primadani Kusuma; Safari Wahyu Jatmiko
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.17944

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan untuk menilai efektivitas lokakarya tentang profesionalisme tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan Muhammadiyah. Kegiatan ini dilakukan melalui lokakarya pendidikan yang melibatkan 30 tenaga kesehatan dengan menggunakan desain pra-uji dan pasca-uji kuasi-eksperimental. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang terdiri dari tiga domain: pemahaman tentang nilai-nilai AIK, profesionalisme berbasis AIK, dan penerapan nilai-nilai AIK dalam pelayanan kesehatan. Data dianalisis menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata di semua domain setelah lokakarya, yaitu pemahaman AIK dari 3,99 menjadi 4,71, profesionalisme dari 4,00 menjadi 4,65, dan penerapan AIK dari 3,99 menjadi 4,69, dengan p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa lokakarya tersebut meningkatkan pemahaman dan profesionalisme tenaga kesehatan berdasarkan nilai-nilai AIK. Program pendidikan berbasis nilai dapat digunakan sebagai strategi untuk memperkuat profesionalisme di fasilitas kesehatan berbasis Islam.
Analisis Strategi Komunikasi Digital PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang dalam Membangun Persepsi Publik melalui Media Sosial Tharisa Cempaka; Woro Apriliana; Pina Hariati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18171

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang dalam membangun persepsi publik melalui media sosial. Kegiatan dilakukan dengan melibatkan aktivitas dokumentasi kegiatan perusahaan, publikasi media sosial, serta pengelolaan konten digital perusahaan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur terkait komunikasi digital dan media sosial perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media sosial Instagram PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang digunakan sebagai sarana penyampaian informasi publik terkait pelayanan pelabuhan, aktivitas pelayaran, dokumentasi kegiatan perusahaan, dan informasi operasional lainnya. Penggunaan konten visual seperti foto, video dokumentasi, dan desain feed media sosial yang menarik dinilai mampu meningkatkan daya tarik informasi serta membantu membangun citra perusahaan yang profesional dan informatif. Kemudian, interaksi masyarakat melalui komentar, likes, dan tanggapan pada media sosial menunjukkan bahwa media sosial perusahaan telah digunakan sebagai sarana komunikasi digital yang cukup efektif. Meskipun demikian, perusahaan masih perlu meningkatkan kreativitas konten dan konsistensi publikasi agar engagement masyarakat terhadap media sosial perusahaan dapat meningkat. Melalui kegiatan pengabdian ini, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai pengelolaan komunikasi digital perusahaan serta pentingnya strategi publikasi media sosial dalam membangun persepsi publik yang positif terhadap perusahaan.
Edukasi Pencegahan Penyakit Menular dan Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Pasca Banjir di Pangkalan Mansyur, Medan Johor Nany Hairunisa; Husnun Amalia; Ade Dwi Lestari; Laila Musfirah; Nabila Nur Karimah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18186

Abstract

Banjir meningkatkan risiko penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, leptospirosis, dan demam berdarah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pencegahan penyakit menular pascabanjir dan mendorong perubahan perilaku higienis di tingkat keluarga. Metode pada kegiatan ini meliputi metode penyuluhan serta tes berupa pre-test dan post-test. Hasil: Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 60 peserta, dengan mayoritas peserta perempuan sebanyak 78% dan berumur dewasa 19–45 tahun sebanyak 60%. Pada hasil pretest didapatkan mayoritas peserta memiliki pengetahuan kurang sebanyak 85%, tetapi setelah dilakukan penyuluhan dan diberikan post-test, ternyata yang memiliki pengetahuan kurang menjadi 30%. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembentukan komunitas yang lebih tangguh dan sehat dalam menghadapi banjir berikutnya.
Analisis Penerapan Sistem Pencatatan Keuangan Berbasis SAK EMKM dalam Meningkatkan Akuntabilitas Usaha pada UMKM Omah Oblong Jogja T- Shirt Pani Isva Guci; Vira Naila Fenita; Serli Kurnia; Helmi Herawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18664

Abstract

Pencatatan keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan usaha karena berfungsi sebagai sumber informasi dalam pengambilan keputusan, evaluasi kinerja, dan pertanggungjawaban kegiatan usaha. Namun, masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum menerapkan sistem pencatatan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM Omah Oblong Jogja T-Shirt, di mana pencatatan transaksi keuangan masih dilakukan secara sederhana sehingga informasi keuangan yang dihasilkan belum tersusun secara sistematis dan belum sepenuhnya mendukung pengelolaan usaha secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pencatatan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) dalam meningkatkan akuntabilitas usaha pada UMKM Omah Oblong Jogja T-Shirt. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi, wawancara, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Tahap observasi dan wawancara dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi awal pencatatan keuangan yang diterapkan oleh mitra. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya pencatatan keuangan dan penerapan SAK EMKM, serta pendampingan dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemilik usaha memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pencatatan keuangan, mampu mengidentifikasi dan mengelompokkan transaksi sesuai dengan jenis akun, serta memahami tahapan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Selain itu, penerapan sistem pencatatan keuangan yang lebih sistematis membantu mitra dalam mengelola informasi keuangan, melakukan pengawasan terhadap kondisi usaha, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat. Dengan demikian, penerapan SAK EMKM dapat menjadi salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, transparansi informasi, dan akuntabilitas usaha pada UMKM Omah Oblong Jogja T-Shirt sehingga dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha di masa mendatang.
Workshop Penguatan Patient Experience dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pasien di RS PKU Muhammadiyah Sampangan Dary Nur Setyanto; Yusuf Alam Romadhon
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18689

Abstract

Patient experience merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan karena mencerminkan persepsi pasien terhadap komunikasi, empati, responsivitas, dan keterlibatan tenaga kesehatan selama proses pelayanan. Penguatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai konsep ini diperlukan untuk mendukung penerapan pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai patient experience sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan pasien di RS PKU Muhammadiyah Sampangan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif yang melibatkan 24 tenaga kesehatan dari berbagai profesi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi pelayanan. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 8,50 pada pre-test menjadi 9,50 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah workshop (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa workshop efektif dalam meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai patient experience, komunikasi efektif, empati dalam pelayanan, dan penerapan prinsip patient-centered care.Workshop ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Workshop Green Hospital: Menjaga Amanah Lingkungan sebagai Wujud Ibadah di RS PKU Muhammadiyah Sampangan Variansa Sava Ramadhan; Yusuf Alam Romadhon
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18694

Abstract

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang padat limbah, khususnya Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta limbah infeksius. Sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), RS PKU Muhammadiyah Sampangan memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk menerapkan konsep Green Hospital berlandaskan teologi Al-Ma’un dan Fiqh al-Bi’ah. Namun, rutinitas kerja mekanis sering kali memicu penurunan kepatuhan dalam pemilahan (segregasi) limbah di lapangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma dan meningkatkan pemahaman staf mengenai pengelolaan limbah rumah sakit melalui pendekatan teologis-manajerial. Metode yang digunakan adalah workshop aplikatif-partisipatif yang mencakup pre-test, penyampaian materi inti, diskusi kasus, simulasi penanganan tumpahan medis (spill kit), serta post-test. Peserta kegiatan berjumlah 24 tenaga kesehatan (perawat, bidan, dan tenaga penunjang lainnya) yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman materi secara signifikan, dari 8,50 pada pre-test menjadi 9,50 pada post-test. Uji statistik Wilcoxon mengonfirmasi perbedaan yang signifikan secara nyata. Dapat disimpulkan bahwa workshop berbasis nilai amanah efektif meningkatkan literasi ekologis dan spiritualitas kerja tenaga kesehatan, sehingga layak diintegrasikan ke dalam sistem pelatihan berkelanjutan rumah sakit.
Sosialisasi Hukum Pemasyarakatan Dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Warga Binaan Lapas IIA Samarinda Clerine Clarisa Anatasyah; Olivia Sukmawati; Berliana Ath Thahirah; Riyan Riyan; Uut Rahayuningsih
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18779

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Samarinda mengenai sistem pemasyarakatan, hak dan kewajiban, serta hak integrasi seperti remisi, asimilasi, dan pembebasan bersyarat. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan studi kasus dengan pendekatan edukatifpartisipatif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan evaluasi partisipasi peserta yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap hukum pemasyarakatan dan pentingnya mengikuti program pembinaan sebagai bekal reintegrasi sosial. Tingginya antusiasme peserta selama diskusi menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran hukum warga binaan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial.
Workshop Komunikasi Efektif dengan Metode SBAR untuk Peningkatan Sikap Empati Tenaga Kesehatan di RS PKU Muhammadiyah Sampangan Ayu Rizky Pramestya Merdeka; Yusuf Alam Romadhon
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18788

Abstract

This community service activity aimed to improve knowledge, communication skills using the SBAR method (Situation, Background, Assessment, Recommendation), and empathic attitudes of healthcare workers at RS PKU Muhammadiyah Sampangan, Surakarta. Quality health services depend not only on clinical competence but also on interpersonal skills, particularly empathy. The World Health Organization (WHO) states that more than 70% of patient safety incidents result from communication failures. The implementation method was an interactive workshop attended by 30 healthcare workers from various professions, comprising pre-test, interactive material delivery, case simulations, role-play, and post-test. Data normality was assessed using Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk tests; since data were not normally distributed (p < 0.001), the Wilcoxon Signed Rank Test was applied. Results showed a significant increase in mean scores from 8.40 (pre-test) to 9.60 (post-test), with Z = −3.449 and p < 0.001, confirming meaningful improvements in SBAR communication understanding and empathic attitudes. This workshop proved effective as a structured communication intervention model replicable in other healthcare facilities.
Penyuluhan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Desa Nekbaun, Kecamaran Amarasi Barat: Upaya Meningkatkan Kesadaran Dan Perlindungan Hukum Masyarakat Berdasarkan KUHP Baru Ibrahim La’a; Yohanis Imanuel Benafa; Mathilda Naatonis
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.18803

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, yang dilaksanakan pada tanggal 17 april 2026 dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran hukum masyarakat mengenai tindak pidana perdagangan orang, berlandaskan peraturan perundang-undangan terbaru yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru) serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman, budaya, dan karakteristik masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum adanya penyuluhan, sebagian besar masyarakat masih memahami perdagangan orang hanya sebatas perpindahan atau penempatan tenaga kerja biasa, dan belum memahami unsur pidana serta unsur eksploitasi yang terkandung di dalamnya, maupun perubahan aturan dalam hukum pidana terbaru. Setelah kegiatan berlangsung, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana masyarakat mampu membedakan antara penempatan kerja yang sah dengan praktik perdagangan orang, mengenali modus operandi pelaku, memahami ancaman pidana sesuai Pasal 455–461 KUHP Baru, serta mengetahui hak-hak mereka dan lembaga berwenang untuk pelaporan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penyuluhan hukum menjadi instrumen strategis dan efektif dalam mendekatkan aturan hukum modern kepada masyarakat pedesaan, serta membangun ketahanan sosial masyarakat dari ancaman kejahatan perdagangan orang yang semakin berkembang.
Peningkatan Pemahaman Prinsip Koperasi melalui Pendidikan dan Pelatihan bagi Pengurus dan Anggota KDMP di Kabupaten Sumedang Sukmayadi Sukmayadi; Nining Kurniasih; Sutopo Sutopo
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.19415

Abstract

Pemahaman terhadap prinsip-prinsip koperasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan dan keberlanjutan koperasi. Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemahaman pengurus dan anggota terhadap prinsip-prinsip koperasi masih belum merata sehingga implementasinya dalam praktik operasional belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus dan anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumedang mengenai prinsip-prinsip koperasi melalui pendidikan dan pelatihan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab dengan materi yang mencakup jati diri koperasi, tujuh prinsip koperasi, serta implementasinya dalam praktik operasional. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi terhadap partisipasi dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip koperasi, meningkatkan partisipasi dalam diskusi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penerapan prinsip koperasi dalam pengelolaan organisasi. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia dan mendukung implementasi prinsip-prinsip koperasi pada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumedang.