cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 720 Documents
Digitalisasi Pencatatan Keuangan Bank Sampah Berbasis Aplikasi Untuk Mendukung Transparansi Dan Akuntabilitas Tsarina Zenabia; Desi Jelanti; Jarno Jarno
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.19533

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan di berbagai wilayah, termasuk di Desa Sadeng, Kabupaten Bogor. Salah satu upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pengelolaan bank sampah berbasis masyarakat. Namun, pengelolaan bank sampah di Desa Sadeng masih menghadapi kendala, terutama dalam sistem pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual. Kondisi ini menyebabkan rendahnya transparansi dan akuntabilitas, serta kesulitan dalam penyusunan laporan keuangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan bank sampah melalui digitalisasi pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, serta pendampingan dan monitoring dengan menngunakan Microsoft Excel untuk mencatat transaksi, mengelola saldo anggota, serta menyusun laporan keuangan sederhana. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman, keterampilan dan informasi dalam melakukan pencatatan keuangan yang lebih sistematis, akurat, efisien dan transparan serta bertanggungjawab dalam pengelolaan keuangan. Program ini menjadi langkah awal dalam menciptakan tata kelola bank sampah yang lebih profesional, berkelanjutan dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.
Pelatihan Kontrol Kualitas Alat Poct (Point Of Care Testing) Glukosa Darah Bagi Warga Desa Argomulyo Di TK-PAUD Bintang-Bintang Titin Aryani; Dhiah Novalina
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.19573

Abstract

Penggunaan Point of Care Testing (POCT) glukosa darah semakin luas karena memberikan hasil pemeriksaan secara cepat dan mudah. Namun, keakuratan hasil sangat dipengaruhi oleh penerapan kontrol kualitas (quality control/QC) dan kompetensi pengguna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Argomulyo di TK-PAUD Bintang-Bintang dalam melakukan kontrol kualitas alat POCT glukosa darah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 40 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai dari 61,20 menjadi 88,40 setelah pelatihan. Selain itu, sebagian besar peserta mampu melakukan prosedur kontrol kualitas sesuai standar operasional. Pelatihan ini efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam penggunaan alat POCT glukosa darah sehingga diharapkan dapat mendukung pemeriksaan kesehatan yang lebih akurat, aman, dan bermutu.
Akuntansi Bukan Sekadar Angka: Mengenal Profesi Akuntansi di Era Digital bagi Generasi Z Antonius Bimo Rentor; Melania Lintang Kenisah; Eva Patricia; Risma Handayani
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.20030

Abstract

The digital transformation has significantly changed the role of the accounting profession from routine bookkeeping to a strategic function that supports technology-driven decision making. However, many high school students still perceive accounting as merely recording and calculating financial transactions. This community service program aimed to improve students' understanding of the accounting profession, its transformation in the digital era, and career opportunities in the field. The program was conducted at Perguruan Advent Bandung involving 25 eleventh-grade students. Educational, inspirational, participatory, and practical approaches were implemented through lectures, interactive discussions, case studies, and question-and-answer sessions. Program effectiveness was evaluated using observations and questionnaires analyzed descriptively. The results indicated a 98% accuracy rate in participants' knowledge assessment. Participants also rated the learning materials (4.68/5) and speaker performance (4.72/5) highly. The program successfully enhanced students' awareness of accounting careers and demonstrated that community service activities can effectively strengthen accounting literacy among Generation Z.
Pemanfaatan TOGA Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga Melalui Pendampingan Kader PKK di Desa Ngabetan Ika Ayudyanti; Anggun Novitria Ramadan; Amelia Widayanti; Ika Muharromah Baninawati; Syaiful Anam; Mariyatul Kiptiyah; Joko Purwanto; Abdul Azis; Fitrah Andreansyah; Chuluki Hasan Auliyaul Insani; Puji Astutik
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.20327

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan keluarga melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Namun, pemanfaatan TOGA di Desa Ngabetan masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan masyara­kat mengenai manfaat, budidaya, dan pengolahan tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan TOGA sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga melalui pendamp­ingan kader PKK di Desa Ngabetan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui ob­servasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kader PKK serta masyarakat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Keabsahan data diuji me­lalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, se­dangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan kader PKK dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan budi­daya TOGA, praktik pengolahan tanaman obat men­jadi minuman herbal, serta pendampingan berke­lanjutan. Kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyara­kat dalam memanfaatkan TOGA sebagai upaya pro­motif, preventif, dan penanganan awal terhadap kelu­han kesehatan ringan. Keberhasilan program didukung oleh ketersediaan lahan pekarangan, peran aktif kader PKK, dan dukungan pemerintah desa, se­dangkan kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan pengetahuan sebagian masyarakat serta belum mera­tanya partisipasi warga. Pendampingan kader PKK terbukti berperan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan TOGA sehingga dapat mendukung ter­wujudnya kemandirian kesehatan keluarga di Desa Ngabetan.
Penguatan Motivasi Kerja dan Pengembangan Kompetensi Karyawan melalui Program Pendampingan di Perkebunan Watu Mori Lena Ellitan; Lina Anatan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.19673

Abstract

Karyawan merupakan sumber daya manusia yang berperan penting dalam mendukung produktivitas dan keberlanjutan perusahaan. Selain kompetensi teknis, motivasi kerja, perencanaan karier, dan kemampuan mengembangkan diri menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan mengenai pengembangan motivasi kerja dan perencanaan karier dilaksanakan bagi karyawan Perkebunan Watu Mori, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja, membangun pola pikir positif, memperkuat komitmen terhadap pekerjaan, serta mendorong karyawan menyusun rencana pengembangan karier yang lebih terarah. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, dan refleksi pengalaman kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memiliki tujuan kerja yang jelas, meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, serta membangun semangat untuk berkembang baik sebagai karyawan maupun sebagai individu yang produktif. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Perkebunan Watu Mori.
Pendampingan Pencatatan Keuangan Sederhana untuk Meningkatkan Akuntabilitas, Pengendalian Internal, Keberlanjutan Usaha Berbasis Produk Unggulan Desa Ananda Liana Putri; Ari Sarah Sofura; Zainuri Zainuri; Helen Yolanda; Yogi Sugianto
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.20479

Abstract

Usaha lokal setiap daerah/desa atau usaha mikro berbasis produk unggulan desa memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, seperti belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, pencatatan transaksi yang tidak teratur, serta rendahnya pemahaman mengenai pengendalian internal. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha kesulitan mengetahui kondisi keuangan secara akurat, mengukur kinerja usaha, serta menyusun strategi pengembangan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan pencatatan keuangan sederhana yang mudah diterapkan sesuai dengan karakteristik usaha skala mikro. Khususnya masyarakat di Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Cianjur yang mayoritas memiliki usaha seperti beras, kerupuk kulit, kue nona manis, toko sembako, pulsa, dll. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha berbasis produk unggulan desa dalam menyusun pencatatan keuangan sederhana, membangun akuntabilitas pengelolaan keuangan, memperkuat penerapan pengendalian internal dasar, serta mendukung keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan buku kas, pencatatan pemasukan dan pengeluaran, perhitungan laba-rugi sederhana, serta pendampingan implementasi dan evaluasi hasil.
Penyuluhan Pentingnya Penggunaan Alat Pelindung diri (APD) bagi Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Alvin Mohamad Ridwan; Ade Dwi Lestari; Nany Hairunisa; Dwi Agustawan Nugroho; Alusius Aditya Ramawijaya
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.20516

Abstract

Abstract: Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menghadapi risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akibat paparan langsung sampah, benda tajam, zat kimia, serta potensi bahaya lalu lintas. Meskipun memiliki tingkat risiko lingkungan yang tinggi, tingkat kesadaran dan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD )sering kali masih minim. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepatuhan pekerja PPSU mengenai pentingnya penggunaan APD standar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi interaktif terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), demonstrasi serta praktik pemakaian APD yang benar, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Evaluasi ini diikuti oleh 32 peserta, dengan mayoritas peserta laki-laki sebanyak 78.2% dan berumur dewasa 19–45 tahun sebanyak 93.8%. Pada hasil pretest didapatkan mayoritas peserta memiliki pengetahuan kurang sebanyak 15.6%, tetapi setelah dilakukan penyuluhan dan diberikan post-test, ternyata yang memiliki pengetahuan kurang menjadi 3.1%. Kegiatan ini berhasil mengubah persepsi pekerja lapangan terhadap keselamatan diri dan memicu komitmen penggunaan APD dalam aktivitas sehari-hari. Kesimpulannya, edukasi dan pemenuhan fasilitas APD secara berkala merupakan langkah krusial untuk membangun budaya kerja aman serta menekan angka kecelakaan kerja pada sektor pelayanan publik. Luaran kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah hak cipta, artikel, bahan ajar berupa materi presentasi dan poster
Aksentuasi Sikap Kedermawanan Terhadap Pemuda GPIB Bukit Zaitun Makassar Abdul Rahman; Diah Nadiatul Jannah; Andi Ima Kesuma; Parham Taufik; Fahrian Arsyam Gultom
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.20808

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan dan mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian sosial melalui program Aksentuasi Sikap Kedermawanan Terhadap Pemuda GPIB Bukit Zaitun Makassar. Pemuda gereja memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun sering kali nilai kedermawanan hanya dipahami sebagai konsep teologis tanpa aktualisasi yang nyata. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pemberian edukasi nilai-nilai kemanusiaan, motivasi spiritual, serta pendampingan langsung dalam merancang aksi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis dan kepekaan sosial yang signifikan di kalangan pemuda jemaat. Melalui pendekatan aksentuasi ini, para pemuda berkomitmen untuk menginternalisasi sikap dermawan dan mentransformasikannya ke dalam gerakan kemanusiaan yang nyata dan berkelanjutan. Dampak jangka panjang dari pengabdian ini adalah terbentuknya karakter generasi muda yang responsif terhadap ketimpangan sosial di lingkungan sekitar, sekaligus memperkuat kontribusi aktif GPIB Bukit Zaitun dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat luas di Kota Makassar.
Mandarin for Career: Program Pelatihan Bahasa Mandarin Praktis untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa di SMK Negeri 4 Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan Asmuliyati Nahnu; Nirdayanti Mustarih; Sry Wahyuni; Ita Sarmita Samad; Masita Taufiqi Kholida
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.21153

Abstract

Mandarin For Career merupakan program pelatihan Bahasa Mandarin praktis yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa sekolah SMKN 4 Barru, Sulawesi Selatan. Program ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dari Fakultas Bahasa Sastra Universitas Negeri Makassar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perusahan asing Tiongkok yang berlokasi di pulau Sulawesi. Perusahaan ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal setempat untuk bergabung bersama mereka. Kondisi ini membuat para tim pengabdian dari prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Bahasa Sastra, Universitas Negeri Makassar memilih program pelatihan bahasa Mandarin praktis untuk membantu para siswa agar mampu berbahasa Mandarin dasar sebagai kebutuhan saat proses perekrutan kerja di perusahaan Tiongkok. Kegiatan ini dilakukan selama 2 hari dengan 5 sesi menggunakan metode learning by doing, yakni belajar dengan cara praktik langsung. Tahapan kegiatan meliputi; 1) Observasi, 2) Pelatihan, 3) Praktik, 4) Pendampingan, 5) Evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dituliskan dalam bentuk deskriptif kualitatif, yakni dengan cara menuliskan deskripsi rangkaian kegiatan secara mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: 1) Terdapat peningkatan kemampuan bahasa Mandarin siswa SMKN 4 Barru yang meliputi; kemampuan memahami dan menuliskan angka Mandarin, kemampuan melakukan perkenalan dasar dengan menggunakan bahasa Mandarin. 2) Didapatkan hasil respon positif tentang kepuasan pasca pelatihan bahasa Mandarin praktis ini dengan rincian; 98% memberikan respon sangat puas, dan 2% memberikan respon puas. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki dampak positif pada pelaksanaannya.
Indonesian Cultural Literacy Education Among Immigrant Children At The Klang Lama Guidance Center Viska Ayu Lidia Ningsih; Indah Arvianti; Amin Khudlori
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i4.21329

Abstract

Cultural literacy education for children of Indonesian migrant workers (PMI) abroad is a crucial instrument in safeguarding national identity from the risk of cultural degradation. This study aims to analyze the urgency and effectiveness of implementing Indonesian cultural literacy education among immigrant children at the Sanggar Bimbingan (SB) Klang Lama, Kuala Lumpur, Malaysia. Using a descriptive qualitative method with a participatory action approach, this study involved 25 school-aged children (preschool to elementary school) as primary participants. Data were collected through participatory observation recorded in field notes as well as audio-visual documentation, which were subsequently analyzed using Thematic Analysis. The research findings indicate that a pedagogical intervention based on joyful learning through three main stages—audio-linguistic stimulation via traditional Indonesian music, deconstruction of language structures through folktales, and interactive language experiments (role-play)—effectively enhances proficiency in standard Indonesian and fosters children’s affective sensitivity toward national symbols. This study concludes that structured and contextual cultural literacy education is essential for mitigating the national identity crisis among the younger generation of the diaspora in multicultural environments.