cover
Contact Name
Ferly Oktriyedi
Contact Email
ferlyoktriyedi@q2lii.id
Phone
+6285819822797
Journal Mail Official
ferlyoktriyedi@q2lii.id
Editorial Address
Komp OPI Cempaka Blok E No. 05 Kel. Lima Belas Ulu Kec. Jakabaring, Palembang, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 30643309     DOI : https://doi.org/10.52120/jliper.
Core Subject : Health,
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan adalah publikasi akademik yang berfokus pada penyebaran hasil penelitian, kajian, dan inovasi di bidang keperawatan. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform yang kredibel bagi peneliti, praktisi, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan dan perkembangan terbaru dalam praktik keperawatan serta ilmu terkait.
Articles 48 Documents
Gambaran Kejadian Kehamilan Remaja di RSUD Kota Bekasi Rosanti, Aan
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/kwpwgc26

Abstract

Kehamilan remaja pada tahun 2018 yaitu sebanyak 174 kasus kehamilan remaja dari jumlah ibu hamil 4.340 orang (4,01%) dilihat dari data rekam medik di RSUD Kota Bekasi. Tujuan penulisan mengetahui gambaran kejadian kehamilan pada remaja di RSUD Kota Bekasi pada Tahun 2018 dengan metode deskriptif. Saat melakukan penetitian ditemukan bahwa distribusi frekuensi kehamilan remaja di RSUD Kota Bekasi tahun 2018 terdapat 174 orang (4%). Distribusi frekuensi kehamilan remaja berdasarkan usia di RSUD Kota Bekasi tahun 2018 sebagian besar pada usia remaja akhir sebesar 174 orang (100%). Distribusi frekuensi kehamilan remaja berdasarkan pendidikan di RSUD Kota Bekasi tahun 2018 sebagian besar dengan tingkat pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) sebesar 99 orang (56,9%). Distribusi frekuensi kehamilan remaja berdasarkan jenis persalinan di RSUD Kota Bekasi Tahun 2018 sebagian besar dengan seksio sesarea sebesar 122 orang (70.1%). Kesimpulan gambaran kejadian kehamilan remaja di RSUD Kota Bekasi Tahun 2018 berdasarkan usia 174 orang (100%) pendidikan 99 orang (56.9%), jenis persalinan 122 orang (70.1%). Saran untuk penelitian ini agar lebih lanjut menambahkan variabel yang lain untuk mendapatkan hasil dengan maksimal tentang kehamilan remaja.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perawatan Luka Perineum di Puskesmas Kelurahan Pondok Kelapa Rosanti, Aan
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/ac3zgq73

Abstract

Pengetahuan ibu hamil tentang perawatan luka perineum sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi pada masa nifas. Kurangnya pengetahuan mengenai perawatan luka perineum dapat menyebabkan proses penyembuhan luka menjadi lebih lama dan meningkatkan risiko komplikasi setelah persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang perawatan luka perineum di Puskesmas Kelurahan Pondok Kelapa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Kelurahan Pondok Kelapa. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia 20–35 tahun sebanyak 22 orang (73,3%), berpendidikan SMA sebanyak 14 orang (46,7%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 18 orang (60%). Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perawatan luka perineum sebagian besar berada pada kategori cukup yaitu sebanyak 15 orang (50%), kategori baik sebanyak 9 orang (30%), dan kategori kurang sebanyak 6 orang (20%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang perawatan luka perineum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan dan konseling oleh tenaga kesehatan agar pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan luka perineum menjadi lebih baik.
Karakteristik Neonatus dengan Hiperbilirubin di RS Ananda Bekasi Rosanti, Aan
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/pkth2y02

Abstract

Hiperbilirubin adalah suatu kadar serum total yang lebih dari 5 mg/di disebabkan oleh predisposisi neonatal untuk memproduksi bilirubin dan keterbatasan kemampuan untuk mengekskresikannya. 80% bayi meninggal terjadi saat berumur 1-11 bulan. Di RSCM tahun 2007, presentasi hiperbilirubin pada bayi cukup bulan sebesar 32,1% dan pada bayi kurang bulan sebesar 42,95% pada bayi Duta di RS Ananda Bekasi pada tahun 2014 tercatat 175 (60.3%) bayi mengalami hiperbilirubin dari 290 jumlah bayi yang dirawat dan pada tahun 2015 tercatat 166 (64%) bayi mengalami hiperbilirubin dari 259 jumlah bayi yang dirawat. Duri 166 (64%) bayi dengan hiperbilirubin kelompok usia gestasi 37-42 minggu menduduki presentase tertinggi sebesar 154 orang (92,8%), Berdasarkan berat badan lahir presentase tertinggi berat lahir normal ormal sebesar sebesar 156 bayi (94%). Berdasarkan jenis persalinan presentase tertinggi section securca sebesar 89 orang (53,6%). Sodangkan berdasarkan jenis kelamin, angka tertinggi adalah laki-laki sebesar 103 bayi (62%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan informasi untuk memberikan asuhan neonatal terutama yang berkaitan dengan neonates dengan hiperbilirubin.
Gambaran Pengetahuan Ibu tentang ASI Ekslusif di Posyandu Mawar Kelurahan Duren Sawit Jakarta Timur Fatwa, Dyah Mayasari
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/sps7pg42

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk, ataupun makanan tambahan lain sebelum mencapai usia 6 bulan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Garnbaran Pengetahuan Ibu tentang Asi Eksklusif di Posyandu Mawar Kelurahan Duren Sawit Jakarta Timur Periode Februari 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini data yang diambil melalui kuesioner yang diberikan kepada responden untuk diisi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang berkunjung dan mempunyai bayi dan balita ke Posyandu mawar Kelurahan Duren Sawit Jakarta Timur sebanyak 130 orang periode 20 Februari Tahun 2020 dan sampel yaitu sebagian ibu yang berkunjung dengan besar sampel sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel secara accidental dilakukan dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian. Hasil penelitian dari 60 Responden, lebih banyak responden berpengetahuan baik sebesar 24 orang (40%), mayoritas usia ibu 20-30 tahun sebesar 33 orang (55%), mayoritas ibu berpendidikan menengah atas sebesar 39 orang (65%), dan sebagian besar ibu tidak bekerja sebesar 51 orang (85%), bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian lengkap yang mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif yang tidak dilakukan oleh penelitian penulis saat ini. Saran untuk responden agar termotivasi untuk memberikan ASI Eksklusif.
Karaktersitik Ibu Bersalin yang Mengalami Persalinan Prematur di RSUD Cibinong Fatwa, Dyah Mayasari
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/tmhmn018

Abstract

Persalinan prematur merupakan persalinan kurang bulan dengan usia kehamilan sebelum 37 minggu dengan berat janin kurang dari 2500 gram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin yang mengalami persalinan prematur. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh ibu yang mengalami persalinan prematur di RSUD Cibinong pada tahun 2017 yaitu sebanyak 112. Sampel yang digunakan oleh peneliti sebanyak 112 orang dengan cara total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang ada di rekam medik RSUD Cibinong. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadi nya persalinan prematur adalah usia (tidak beresiko sebanyak 52% atau 58 orang). paritas (pada nulipara sebesar 37,5% atau 42 orang), dan faktor yang memepngaruhi persalinan prematur (dengan KPD yaitu sebanyak 26% atau 29 orang).
Pengalaman Ibu Hamil yang Mengalami Blighted Ovum di Rumah Sakit Ananda Bekasi: Studi Kualitatif Fatwa, Dyah Mayasari
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/f9sycq48

Abstract

Blighted ovum merupakan kehamilan tanpa perkembangan embrio yang sering terjadi pada trimester pertama dan dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikologis pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami blighted ovum di Rumah Sakit Ananda Bekasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang terdiagnosis blighted ovum berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu mengalami blighted ovum pada trimester pertama kehamilan. Informan umumnya mengalami keluhan berupa perdarahan dan nyeri perut sebelum diagnosis ditegakkan. Sebagian besar ibu belum mengetahui tentang blighted ovum sehingga mengalami perasaan sedih, cemas, dan takut setelah mendapatkan diagnosis. Faktor yang memengaruhi kejadian blighted ovum antara lain usia reproduksi, primigravida, kelelahan, stres, serta riwayat gangguan kehamilan sebelumnya. Dukungan keluarga dan edukasi dari tenaga kesehatan membantu ibu dalam menghadapi kondisi tersebut. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa blighted ovum tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fisik, tetapi juga kondisi psikologis dan tingkat pengetahuan ibu. Oleh karena itu, diperlukan edukasi serta pemeriksaan antenatal care secara rutin untuk deteksi dini komplikasi kehamilan.
Gambaran Kejadian Menarche Dini pada Remaja Putri di SMP Negeri 198 Jakarta Timur Nazilah, Lailatun
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/hv3wp794

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang biasa terjadi pada rentang usia 10- 16 tahun atau pada masa awal remaja ditengah pubertas sebelum memasuki masa reproduksi. Penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian variabel bebas yaitu usia menarche ibu, Indeks Massa Tubuh (IMT), aktivitas fisik, kebiasaan konsumsi fast food, keterpaparan media massa orang dewasa, pendapatan orang tua. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi yang telah mengalami menarche yang berjumlah 94 orang Menggunakan teknik sampel yaitu total sampling. Jumlah sampel telah mengalami menarche sebesar 94 orang Hasil penelitian tentang gambaran kejadian menarche dini pada remaja di SMP Negeri 198 Jakarta Timur tahun 2017 yaitu sebesar 25 orang (26,6%) Mengalami menarche dini. Berdasarkan usia menarche ibu sebagian besar terjadi Pada menarche normal 12-14 tahun sebesar 24,4%, berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagian besar terjadi pada IMT normal sebesar 28,8%, berdasarkan aktivitas fisik sebagian besar terjadi pada aktivitas fisik kurang aktif sebesar 27,1%, berdasarkan kebiasaan konsumsi fast food sebagian besar terjadi pada tidak sering sebesar 28,8%, berdasarkan keterpaparan media massa orang dewasa sebagian besar terjadi pada terpapar ringan sebesar 29,1%, berdasarkan pendapatan orang tua sebagian besar terjadi pada tidak miskin sebesar 36%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masuka kepada guru Untuk memperhatikan para siswa dalam menggunakan media massa, menjaga konsumsi makanan sehingga dapat menurunkan angka menarche dini baik di tempat penelitian maupun di tempat lainnya.
Karaktersitik Ibu Bersalin dengan Kehamilan Kembar di RSUD Kota Bekasi Nazilah, Lailatun
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jv2em102

Abstract

Kehamilan ganda adalah kehamilan dua janin atau lebih. Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif analitik dengan menggunakan pendekatan retrofektif. Subjek penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang mengalami kehamilan kembar di RSUD Kota Bekasi Tahun 2015 dan semua populasi yang diteliti dijadikan sampel yaitu sebanyak 43 ibu bersalin yang mengalami kehamilan kembar. Teknik pengambilan data sekunder dari buku register di ruang "Dahlia". Hasil penelitian diperoleh ibu yang mengalami kehamilan kembar sebanyak (2,80%), ibu yang mengalami kehamilan kembar pada uaia sebagian besar 20-35 tahun sebanyak (76,75%), dengan paritas multipara (79,10%), dan ibu yang memiliki keturunan (62,80%). Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan tentang persalinan kembar di RSUD Kota Bekasi Tahun 2012 yaitu sebanyak 44 kasus atau (2,02%) dari 2.169 jumlah persalinan, tahun 2013 yaitu sebanyak 57 kasus atau (2,49%) dari 2.289 jumlah persalinan, tahun 2014 yaitu sebanyak 40 kasus atau (2,06%) dari 1.936 jumlah persalinan dan tahun 2015 yaitu sebanyak 43 kasus atau (2,79%) dari 1.541 jumlah persalinan. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kasus persalinan kembar dari tahun 2012 sampai 2015. Adapun saran yang dapat disampaikan yaitu lebih meningkatkan pelayanan ANC dan mengalakan program KB khususnya bagi multipara dan grandemultipara.
Asuhan Kebidanan pada Bayi ny. J dengan Ikterus Fisiologis di Puskesmas Kec. Cipayun Jakarta Timur Nazilah, Lailatun
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/nfker482

Abstract

Ikterus adalah warna kulit yang kuning dapat terlihat pada sklera, selaput lendir. kulit atau organ lain akibat penumpukan bilirubin. Dengan jumlah kadar bilirubın 5% atau lebih setiap 24 jam. Ikterus adalah salah satu penyakit hati, yang terdapat pada bayi baru lahir akıbat terjadinya hiperbilirubinemia. Ikterus ini disebabkan karena produksi bilirubin yang meningkat pada proses hemolists sel darah merah (ikterus hemolitik). Penelitian ini di lakukan di Puskesmas Kecamatan Cipayung Jakarta Timur yang berbentuk asuhan yang bertujuan untuk mengetahui asuhan ketudanan pada bayi baru lahir yang mengalami warna kulit kuning (ikterus). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode SOAP dengan manajemen Selndanan yang terdiri dari 7 langkah varney dan desain penelitian dengan cara study kasus, Penelitian ini dilakukan pada januari 2018 di Puskesmas Kecamatan Cipayung Jakatra Timur. Asuhan kebidanan pada bayi Ny. J usta 3 hari dilakukan selama 3 hari dengan menggunakan pendekatan manajeman kebidanan menurut 7 langkah varney di mulai dari pengumpulan data sampai evaluasi. Penatalaksanaannya memberikan ASI sesering mungkin dan jemur bayi di pagi hari jam 7 sampai jam 8 pagi lamanya 30 menit.15 menit bagian depan dan 15 menit belakang dengan mata dan kemaluannya tertutup. Hasıl dari asuahan yang diberikan bayi sudah tidak kuning lagi.
Gambaran Penegtahuan pada Remaja tentang Sadari di RT 02 Kelurahan Ciparigi Kota Bogor Aini, Qurotul
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/9rhgy016

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Nasional tahun 2013, Jawa Barat menunjukan angka peningkatan dalam kasus kanker payudara berada di urutan III sebanyak 130 orang dengan prevalensi (1,6%) per 1000 penduduk penderita kanker payudara. Pada tahun 2017 kasus kanker payudara terdapat 162 orang. pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebanyak 189 orang. Pada tahun 2019 Kota Bogor mengalami peningkatan drastis kasus kanker payudara sebanyak 226 orang dibandingkan tahun sebelumnya. (YKI,2019). Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional yaitu mengukur variabel independent dan variabel dependent pada saat yang bersamaan. Variabel independentnya adalah usia, sumber informasi, pendidikan terakhir orang tua (ibu). Populasi dalam penelitian ini remaja putri yaitu populasi dan sampel yang berjumlah 60 responden. Hasil penelitian tentang Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Sadari berdasarkan klasifikasi pengetahuan yaitu berpengetahuan kurang sebanyak (41,70%), pengetahuan cukup (33,30%), dan pengetahuan baik (25%), klasifikasi usia mayoritas kelompok remaja tengah (56,70%), klasifikasi sumber informasi mayoritas remaja memperoleh melalui non nakes sebanyak (86,70%), klasifikasi pendidikan terakhir ibu diperoleh data terbanyak ibu yang berpendidikan dengan kategori kurang sebanyak (63,30%).