cover
Contact Name
Ferly Oktriyedi
Contact Email
ferlyoktriyedi@q2lii.id
Phone
+6285819822797
Journal Mail Official
ferlyoktriyedi@q2lii.id
Editorial Address
Komp OPI Cempaka Blok E No. 05 Kel. Lima Belas Ulu Kec. Jakabaring, Palembang, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 30643309     DOI : https://doi.org/10.52120/jliper.
Core Subject : Health,
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan adalah publikasi akademik yang berfokus pada penyebaran hasil penelitian, kajian, dan inovasi di bidang keperawatan. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform yang kredibel bagi peneliti, praktisi, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan dan perkembangan terbaru dalam praktik keperawatan serta ilmu terkait.
Articles 48 Documents
Karakteristik Ibu Bersalin dengan Sectio Cesarea di RS Ananda Bekasi Aini, Qurotul
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/m7ge3c13

Abstract

Setiap wanita menginginkan persalinannya berjalan lancer dan dapat melahirkan bayi yang sempurna.. Tindakan Sectio Caesarea merupakan pilihan utama bagi tenaga medis untuk menyelamatkan ibu dan janin. Asuhan kebidanan pada ibu bersalin Ny. D G Po Ao hamil 37 minggu 4 hari sampai post partum SC. Menggunakan manajemen asuhan kebidanan menurut Varney yang terdiri dari tujuh langkah yaitu, pengkajian data, interpretasi data, mengidentifikasi diagnosa dan maslah potensial, mengidentifikasikan dan menetapkan kebutuhan yang memerlukan penanganan segera, rencana tindakan, pelaksanan dan evaluasi. Penulis mampu melakukan pengkajian meliputi data Subjektif dan Objektif pada ibu bersalin Ny. DP, As dengan Sectio Caesarca indikani KPD. Penulis mampu menentukan Assesmant Manajemen Asuhan Kebidanan pada ibu bersalin Ny. D P, As dengan Sectio Caesarca indikasi KPD. Penulis mampu menentukan Perencanaan Pelaksanaan dan Evaluasi pada Manajemen Asuhan Kebidanan pada ibu bersalin Ny. DP A dengan Sectio Caesarea indikasi KPD. Penulis mampu melakukan Pondokumentasian Manajemen Asuhan Kebidanan pada ibu bersalin Ny. D P. As dengan Sectio Caesarca indikasi KPD. Saran RSIA Resti Mulya Hendaknya dapat mempertahankan asuhan kebidanan post SC yang telah ada
Karakteristik Wanita Tuna Susila di Tanjung Duren Selatan Grogol Jakarta Barat Aini, Qurotul
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/c620v488

Abstract

Pelacuran atau prostitusi merupakan salah satu bentuk penyakit masyarakat yang harus dihentikan penyebarannya, tanpa mengabaikan usaha pencegahan dan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan menggunakan kuisioner sebagai alat pengumpulan data dan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling berjumlah 115 sample. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik wanita tuna susila di Tanjung Duren Selatan Grogol Jakarta Barat tahun 2016. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa wanita yang bekerja sebagai wanita tuna susila berjumlah 115 orang (87,8%). Wanita tuna susila berusia 17-25 tahun sebanyak 79,1%. Frekuensi tertinggi yaitu pada pendidikan menengah 73,0%, status pernikahan dengan frekuensi tertinggi adalah WTS dengan status belum menikah yaitu 53,9%, pengetahuan dengan frekuensi tertinggi adalah pengetahuan baik 78,3%, broken home dengan frekuensi tertinggi adalah yang tidak mengalami broken home 68,7%. lama bekerja frekuensi tertinggi yaitu 1-3 tahun sebanyak 41,7%. Saran untuk tempat penelitian diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan informasi untuk masyarakat khususnya wanita tuna susila agar dapat mempertahankan kesehatan untuk mencegah penyakit menular seksual.
Karakteristik Akseptor KB Suntik 1 Bulan di Bidan Praktek Mandiri Bidan Hj. Oon Markonah Cakung Jakarta Timur Febriana, Rositta
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/acty8e41

Abstract

Kehamilan merupakan fase penting yang membutuhkan perhatian khusus terhadap kesehatan ibu dan janin. Selama hari-hari pertama melahirkan, sebagian besar ibu secara total. Merasakan bahwa semua perhatian terserap kepada kebutuhan bayi namun ada kalanya ibu mengalami perasaan sedih yang berkaitan dengan bayinya. Keadaan ini disebut baby blues, yang disebabkan oleh perubahan perasaan yang dialami ibu pada saat hamil, sehingga sulit menerima kehadiran bayinya. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang baby blues desain yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini 61 orang pada periode Januari-Maret 2020. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dengan teknik Total Sampling. Berdasarkan penelitian distribusi frekuensi tingkat pengetahuan ibu tentang baby blues periode sebagian besar pengetahuannya Cukup yaitu 66%, distribusi frekuensi usia ibu periode sebagian besar berusia 20-35 tahun yaitu 64% distribusi frekuensi pendidikan ibu sebagian besar berpendidikan tinggi yaitu 56%, distribusi frekuensi pekerjaan ibu sebagian besar tidak bekerja yaitu 74%, distribusi frekuensi paritas ibu sebagian besar multigrande yaitu 66%.
Karakteristik Wanita Menopause di Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur Febriana, Rositta
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/g8f0dz04

Abstract

Menopause merupakan proses alami yang dialami wanita akibat berhentinya menstruasi secara permanen yang dapat menimbulkan perubahan fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, pendidikan, pekerjaan, lama menopause, dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik wanita menopause di Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia 50–55 tahun sebanyak 57,1%, berpendidikan SMA sebanyak 51,4%, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 62,9%. Mayoritas responden mengalami menopause kurang dari 5 tahun sebanyak 60% dan mendapatkan dukungan keluarga yang baik sebanyak 68,6%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar wanita menopause berada pada usia menopause normal, memiliki pendidikan menengah, bekerja sebagai ibu rumah tangga, serta mendapatkan dukungan keluarga yang baik. Dukungan keluarga dan pengetahuan yang baik dapat membantu wanita menopause menghadapi perubahan fisik dan psikologis selama masa menopause.
Karakteristik Wanita Menopause di Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur Febriana, Rositta
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/a33tkx60

Abstract

Saat ini Indonesia baru mempunyai 14 juta perempuan menopause atau 7,4 persen dari total populasi yang ada. Maka dengan terbatasnya waktu, penulis hanya meneliti mengenai karakteristik wanita menopause dari beberapa faktor di Kampung Baru Kel. Kayuputih Kec. Pulogadung Jakarta Timur Februari 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan metode survei deskriptif yang dilakukan terhadap sekumpulan objek dilakukan dengan pengambilan data secara primer, dengan total sampel sebanyak 200 responden. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakeristik yang Wanita Menopause di Kp. Baru Kel. Kayu Putih Jakarta Timur Februari tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar menopause mengalami menarche normal 80.9%, paritas multipara 85.2%, alat kontrasepsi hormonal 84.3%, dan perokok pasif 79.6% dari hasi survey di atas hanya beberapa faktor yang mempengaruhi usia wanita menopause seperti menarche lamanya usia paritas selamanya permakian kb dan pengaruh dari perokok. Saran bagi di kampung baru untuk memperhatikan pola hidup seperti jarak kehamilan, alat kontrasepsi yang di pilih serta kebiasaan ibu dalam merokok agar menopause tidak terjadi lebih cepat.
Faktor-faktor yang Berkaitan dengan Kecemasan Dalam Kejadian Menarche pada Siswi SDN 12 Rawangun Pagi Wulaningrum, Yulie
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/gqwrrk87

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang dialami remaja putri sebagai tanda dimulainya masa pubertas. Kurangnya pengetahuan, dukungan orang tua, dan sumber informasi yang tidak tepat dapat menimbulkan kecemasan pada remaja dalam menghadapi menarche. Kecemasan yang terjadi dapat memengaruhi kesiapan mental dan emosional siswi dalam menghadapi perubahan pada masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan kecemasan dalam kejadian menarche pada siswi di SDN 12 Rawangun Pagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas V dan VI sebanyak 40 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 19 responden (47,5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan (p-value = 0,003), dukungan orang tua dengan kecemasan (p-value = 0,005), dan sumber informasi dengan kecemasan (p-value = 0,021). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, dukungan orang tua, dan sumber informasi dengan kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi SDN 12 Rawangun Pagi. Diharapkan orang tua dan sekolah dapat meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi untuk mengurangi kecemasan siswi dalam menghadapi menarche.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil tentang Inisiasi Menyusui Dini di BPM Ani Wahyu Wijayanti Wulaningrum, Yulie
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jt5vd303

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif serta mendukung kesehatan ibu dan bayi. Pengetahuan ibu hamil mengenai IMD sangat berperan dalam keberhasilan pelaksanaannya setelah proses persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang Inisiasi Menyusui Dini di BPM Ani Wahyu Wijayanti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dengan menyajikan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang IMD sebanyak 14 responden (46,7%), pengetahuan baik sebanyak 12 responden (40%), dan pengetahuan kurang sebanyak 4 responden (13,3%). Berdasarkan aspek pengetahuan, sebagian besar responden telah mengetahui pengertian dan manfaat IMD, namun masih terdapat responden yang belum memahami waktu pelaksanaan IMD secara tepat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan ibu hamil tentang Inisiasi Menyusui Dini di BPM Ani Wahyu Wijayanti sebagian besar berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan agar pengetahuan ibu meningkat sehingga pelaksanaan IMD dapat berjalan optimal.
Karaktersitik Ibu Bersalin dengan Preeklamsia Berat di RSUD Cibinong Wulaningrum, Yulie
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/h4xra823

Abstract

Menurut WHO menjelaskan bahwa AKI di Indonesia menduduki peringkat ke 6 dibandingkan negara-negara ASEAN. Rata rata penyebab meningkatnya angka ibu bersalin yang mengalami preeklamsia itu karena faktor usia ibu, paritas, dan riwayat hipertensi pada ibu. Data ini dapat peroleh dari keterangan pada RSUD Cibinong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif dengan mengambil data secara sekunder dari rekam medik di RSUD Cibinong. Populasi yang diambil ibu bersalin yang mengalami Preeklamsia berat. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 145 orang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan Preeklamsia berat di RSUD Cibinong tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin yang mengalami preeklamsia berat pada usia 20-35 tahun sebesar (56,55%), berdasarkan paritas yang banyak mengalami preeklamsia berat adalah multipara sebesar (33,79%) berdasarkan usia kehamilan yang banyak mengalami preeklamsia berat adalah matur sebesar (82,06%).%, berdasarkan riwayat hipertensi yang banyak mengalami preeklamsia berat adalah ibu yang tidak mengalami riwayat hipertensi sebesar 77,92%. Dari hasi penelitian kesimpulan yang dapat diambil ibu bersalin dengan riwayat hipertensi berisiko mengalami kejadian preeklamsia berat. Karena dengan adanya kehamilan maka kerja tubuh akan bertambah berat sehingga dapat mengakibatkan gangguan atau kerusakan yang lebih berat lagi dengan timbulnya odem dan proteinuria. Sehingga saran bagi RSUD Cibinong dapat meningkatkan kemampuan menangani kasus preeklamsia melalui konseling yang efektif dan peningkatan layanan ANC.