cover
Contact Name
Muhammad Iqbal Al Ghozali
Contact Email
edubase.bbc@gmail.com
Phone
+628998894014
Journal Mail Official
eduprof.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III –Tuparev-Cirebon Tlp. 0231-246215
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Eduprof
ISSN : 26565625     EISSN : 27232034     DOI : 10.47453
Core Subject : Religion, Education,
Eduprof : Islamic Education Journal is a scientific journal published by the Postgraduate Islamic University of Islam Bunga Bangsa Cirebon. The Eduprof journal has been published since 2019 and is published online. This journal is published twice a year, March and September. This publication is available online through open access.
Articles 144 Documents
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Program Gerakan Anti Narkoba Sebagai Upaya Pencegahan Penggunaan Zat Adiktif pada Siswa di SMA NU Juntinyuat Muhammad Saefudin
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i1.32

Abstract

During adolescence or many students experience a period of ambivalence (ambivalence). On the one hand, they still want to be comfortable living under the protection and love of their parents, but on the other hand they want to develop independently or independently. It is in these situations and conditions that often rebel teenagers and want to impose their will. This is the situation that happened in the Nahdlatul Ulama Juntinyuat High School (SMA NU Juntinyuat) in Indramayu district, finding students who consumed addictive substances. So that it causes behavior that is not appropriate for students in general. Based on the above background, the authors conducted research with the aim of revealing how the role of Islamic religious education teachers in the implementation of the anti-drug movement program as an effort to prevent the use of addictive substances in students at SMA NU Juntinyuat Indramayu with research objectives: (1) To determine the implementation of the movement program anti drugs at SMA NU Juntinyuat Indramayu. (2) To determine the role of Islamic religious education teachers in efforts to prevent the use of addictive substances in students at SMA NU Juntinyuat. (3) This is to determine the relationship between the anti-drug movement program and efforts to prevent the use of addictive substances by students at SMA NU Juntinyuat. The author in this research uses qualitative research methods. The type of qualitative research that the author uses is a case study. Data collection is carried out by observation, documentation, interview techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Research information. The conclusion of this study is that the results of the anti-drug movement program implemented in SMA NU Juntinyuat Indramayu succeeded in regaining students' self-confidence. This is known from the decrease in students who are addictive substances. Abstak Pada masa remaja atau siswa banyak mengalami masa ambivalensi (sikap mendua). Di satu sisi meraka masih ingin mendapat kenyamanan hidup di bawah perlindungan dan kasih sayang orang tua, tetapi di sisi lain mereka ingin pula berkembang secara independen atau mandiri.[1] Dalam situasi dan kondisi yang membimbangkan inilah remaja sering memberontak dan ingin memaksakan kehendaknya. Inilah situasi yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Nahdlatul Ulama Juntinyuat (SMA NU Juntinyuat)kabupaten Indramayu, menemukan siswa yang mengkonsumsi zat adiktif. Sehingga menimbulkan perilaku yang tidak sewajarnya selayaknya pelajar pada umumnya. Berdasarkan latar belakang di atas, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengungkapkan bagaimana peran guru pendidikan agama Islam dalam implementasi program gerakan anti narkoba sebagai upaya pencegahan penggunaan zat adiktif pada siswa di SMA NU Juntinyuat Indramayu dengan tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui implementasi program gerakan anti narkoba di SMA NU Juntinyuat Indramayu. (2) Untuk mengetahui peran guru pendidikan agama Islamdalam upaya mencegah penggunaan zat adiktif pada siswa di SMA NU Juntinyuat. (3) Untuk mengetahui keterkaitan program gerakan anti narkoba dengan upaya mencegah penggunaan zat adiktif oleh siswa di SMA NU Juntinyuat. Penulis dalam riset ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Jenis penelitian Kualitatif yang penulis gunakan adalah Studi Kasus.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dpkumentasi, wawancara.Teknik analisis data meliputi meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Informan penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Hasil Program gerakan anti narkoba yang diterapkan di SMA NU Juntinyuat Indramayu ini berhasil menumbuhkan kembali rasa percaya diri siswa. Hal ini diketahui dari berkurangnya siswa yang ketergantungan zat adiktif..
Strategi Pengembangan Pendidikan Islam Kaelni Kaelni
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i1.33

Abstract

Islamic Education Development Strategy Based on Interdisciplinary Approaches: Philosophical, Paedagogical, Psychological and Sociological. Indonesian Muslims, now is the time to think about how to anticipate and accommodate the development of science and technology in this post-modern era which is increasingly sticking out, which sometimes confuse humans themselves. This clearly has an impact on the perspective of the paradigm of human thinking in life, both at the upper middle and lower levels, especially for groups of people whose educational level is still relatively low, including the educated or the younger generation. To anticipate this, the community still believes that the path of education is considered very dominant or is obliged to form a moral human (integrating faith and science and technology in students), maturing students or call it: humanizing humans according to the human nature given by Allah SWT. Seeing the urgency of such a substantive existence of education for society now and in the future, for this reason the author is touched to conduct research based on an interdisciplinary approach: opinions of experts in education, science and technology and the environment. In this study, the authors used an analysis-descriptive-argumentative approach. Therefore, the writer contemplatively-ijtihadi will try to make a kind of strategic effort in developing alternative Islamic schools, meaning an effort to find or make a strategy from institutional, curriculum, process and Islamic evaluation while still paying attention to science and technology and the environment. So that it is truly a strategy to develop Islamic schools that are taqorrub-accommodative to quality education (Islamic schools) which are kaffah-feasable and acceptable. ABSTRAK Strategi Pengembangan Pendidikan Islam Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner: Filosofis, Paedagogis, Psikologis dan Sosiologis. Umat Islam Indonesia, sekarang sudah saatnya untuk memikirkan bagaimana upaya untuk mengantisipasi dan mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era pasca-modern ini yang semakin hari semakin mencuat, yang terkadang manusia sendiri confuse dibuatnya. Hal ini jelas berdampak kepada perspektif paradigma berpikir manusia dalam kehidupannya, baik pada level menengah ke atas maupun ke bawah, lebih-lebih kepada kelompok manusia yang tingkat pendidikannya masih relatif rendah, termasuk juga kalangan terpelajar atau generasi mudanya. Untuk mengantisipasi hal tersebut masyarakat masih mempercayakan bahwa jalur pendidikan dianggap sangat dominan atau berkewajiban untuk membentuk manusia yang bermoral (mengintegrasikan imtaq dan iptek pada diri siswa), mendewasakan siswa atau sebut saja : memanusiakan manusia sesuai dengan fitrah insaniah yang diberikan Allah SWT. Melihat urgensi yang demikian substantif dari eksistensi pendidikan bagi masyarakat sekarang dan masa depan, untuk itu penulis terketuk hatinya mengadakan penelitian Berdasarkan Pendekatan Interdisipliner:Filosofis, Paedagogis, Psikologis dan Sosiologis] yang bersumber pada Al-Qur’an dan Al-Hadits, yang diintegrasikan dengan pendapat para ahli pendidikan, iptek dan evironment. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan metode analisis-deksriptif-argumentatif. Maka dari itu penulis secara kontemplatif-ijtihadi akan mencoba untuk membuat semacam upaya strategis dalam mengembangkan sekolah-sekolah Islam-alternatif, artinya suatu upaya mencari atau membuat strategi dari mulai kelembagaan, kurikulum, proses dan evaluasi yang Islami dengan tetap memperhatikan sisi iptek dan environment. Sehingga betul-betul merupakan suatu strategi pengembangan sekolah-sekolah Islam yang taqorrub-akomodatif kepada pendidikan (sekolah Islami) yang bermutu secara kaffah-feasable dan acceptable.
Implementasi Manajemen Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Kabupaten Cirebon Saeful Malik
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i1.34

Abstract

The general purpose of this study is to describe how the Implementation of Multicultural Education Management in Al Muqoddas Islamic Boarding School in Tukmudal Sumber Cirebon. The specific objectives of the study, namely to describe: 1. How is the Planning and Implementation of Multicultural Education in the Islamic Boarding School of Al Muqoddas Tukmudal Sumber Cirebon Regency? 2. How is the final Organizing and Evaluation in the Implementation of Multicultural Education in Al Muqoddas Islamic Boarding School in Tukmudal Sumber Cirebon Regency? 3. What factors are supporting and hindering the implementation of Multicultural Education Management in Al Muqoddas Islamic Boarding School in Tukmudal Sumber Cirebon Regency? This type of research is qualitative. The research approach uses phenomenology. The subjects of the study were Mudir Ma’had, Caregivers, Asatidz councilors and santri parents. Data collection methods using in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis techniques using triangulation. The results of the study are 1) Planning for multicultural education in the Islamic Boarding School of Al Muqoddas Tukmudal Sumber Cirebon as an inseparable part of other annual activities carried out by the school in the form of composing and establishing activities to preserve the diversity of national cultural diversity into a unifying Indonesian nation; 2) The implementation of multicultural education at Al Muqoddas Boarding School in Tukmudal Sumber Cirebon, awareness and recognition and acceptance of the attitudes, behaviors, mentality, and morals of the school community carried out in various activities, such as respecting diverse differences, such as ethnicity, descent, skin color, descent religion, work and so on; 3) An assessment of multicultural education at Al Muqoddas Islamic Boarding School in Tukmudal Sumber Cirebon with indicators in the form of changes in attitudes, morals, and mental behaviors and views on social security, economic culture, and politics that unite the nation. Abstrak Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Manajemen Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Cirebon. Tujuan khusus penelitian, yaitu mendeskripsikan tentang: 1.Bagaimana Perencanaan dan Pelaksanaan Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Kabupaten Cirebon? 2.Bagaimana Pengorganisasian dan Evaluasi akhir dalam Implementasi Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Kabupaten Cirebon? 3. Faktor-faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat pada implementasi Manajemen Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Kabupaten Cirebon?. Jenis penelitian adalah kualitatif. Pendekatan penelitian menggunakan fenomenologi. Subjek penelitian adalah Mudir Ma’had, Pengasuh, dewan Asatidz dan Orang tua santri. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian yaitu 1) Perencanaan pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Cirebon sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan tahunan lainnya yang dilaksanakan oleh sekolah berupa penyusunan dan penetapan kegiatan melestarikan keragaman budaya bangsa yang majemuk menjadi pemersatu bangsa Indonesia; 2) Pelaksanaan pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Cirebon kesadaran dan pengakuan serta penerimaan sikap, perilaku, mental, dan moral warga sekolah yang dilaksanakan dalam berbagai kegiatan, seperti saling menghormati perbedaan yang beragam, seperti suku, keturunan, warna kulit, keturunan, agama, pekerjaan, dan sebagainya; 3) Penilaian pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Cirebon dengan indikator berupa perubahan perilaku sikap, moral, dan mental serta pandangannya tentang keregamanan sosial, budaya ekonomi, dan politik yang menjadi pemersatu bangsa
Pengaruh Pola Asuh Orang tua terhadap Pembentukan Karakter Anak pada Siswa Kelas III Mandrasah Ibtidaiyah Tahfizhul Qur’an Asasul Huda Ranjikulon Lela Siti Nurlaela; Herdianto Wahyu Pratomo; Nuruddin Araniri
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i2.35

Abstract

The family environment has a very close relationship in shaping the character of a child. Therefore, parents should be more careful in educating a child, so that children have good character. This research was carried out with the aim to intention of scientifically analyze the effect of parenting on children’s character formation in class III students MI Tahfizhul Qur’an Asasul Huda Ranjikulon, Kasokandel District, Majalengka Regency, 2019/2020 school year. Based on the results of observations made by researchers at MI Tahfizhul Qur’an Asasul Huda, it shows that there are deviant behaviors carried out by children at school. Among them are 1) Lack of religious attitudes instilled in children such as speaking harshly; 2) Mocking each other among friends, even to the fight. The research method used is descriptive verfication method, namely research conducted to determine the value of the independent variable, either one or more (independent) variables without making comparisons, or linking with other variables. The population in this study were students of class III MI Tahfizhul Qur’an Asasul Huda Ranjikulon, Kasokandel District, Majalengka Regency, amounting to 22 students. The instruments used in this study were tests and questionnaires. From this population the research sample was taken using the total sampling method. Thus the number of samples in this study were 22 students. The results showed that the parenting style had a positive and significant effect on the character building of children. As evidenced by the acquisition of a correlation coefficient of 0,389 and a significant level of 0,073. This means that the value of t is greater than t table. Thus Hₒ is rejected and H¹ is accepted, that is, there is a positive and significant influence between the parenting style of parents on the formation of children’s character. Abstrak Lingkungan keluarga memiliki kaitan yang sangat erat dalam membentuk karakter seorang anak. Oleh karena itu, hendaknya orang tua lebih berhati-hati lagi dalam mendidik seorang anak, agar anak memiliki karakter yang baik. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk menganalisis secara ilmiah mengenai Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter Anak pada Siswa Kelas III MI Tahfizhul Qur’an Asasul Huda Ranjikulon Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka Tahun Pelajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di MI Tahfizhul Qur’an Asasul Huda Ranjikulon Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa adanya perilaku-perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak-anak di sekolah diantaranya: 1) Kurangnya sikap-sikap religius yang ditanamkan dalam diri anak-anak seperti berbicara kasar; 2) Saling mengejek antar sesama teman, bahkan sampai kepada perkelahian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif verifikatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel lain. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas III MI Tahfizhul Qur’an Asasul Huda Ranjikulon Kecamatan Kasokandel Kabupaten Majalengka yang berjumlah 22 siswa. Dari populasi tersebut diambil sampel penelitian dengan menggunakan metode total sampling. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 22 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter anak. Yang dibuktikan dengan perolehan koefisien korelasi sebesar 0,389 dan tingkat signifikan sebesar 0,073. Hal ini berarti nilai t hitung lebih besar dari t tabel. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter anak.
Penerapan Metode Peer Teaching dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Silam di Sekolah Menengah Atas Yogi Permana; Nuruddin Araniri; Nurhidayat Nurhidayat
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i2.36

Abstract

Based on the preliminary research, students there still lack motivation and awareness of the importance of knowledge in the learning process, this is what encourages researchers to raise the formulation of research problems. The formulation of the problem in this study is how to apply the peer teaching method to increase student learning motivation in Islamic Education subjects and what are the supporting and inhibiting factors in how to increase student learning motivation by applying the Peer Teaching method to Islamic Education subjects at SMAN 2 Majalengka. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation. With research subjects, students and educators at SMAN 2 Majalengka. The results of this study indicate that one of the supporting factors of student learning motivation is the role of the teacher which reflects its nature as a professional educator and one of the inhibiting factors is the role of the teacher that does not reflect his personality as an educator, ignoring the complaints experienced by students in the process. learning, while the results of the application of the peer teaching method of trained students are able to build solidarity with fellow students, instill a caring attitude towards fellow students, create an attitude of mutual acquaintance with fellow students, provide exemplary outside of class hours, respect the ability of students to catch them. other, building an anti-discrimination attitude towards the differences in the abilities of other students, creating an active learning atmosphere and teaching staff is not bored. Absrak Berdasarkan penelitian pendahuluan peserta didik di sana masih kurang memiliki motivasi dan kesadaran akan pentingnya ilmu dalam proses pembelajaran hal inilah yang mendorong peneliti untuk mengangkat rumusan masalah penelitian. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana cara menerapkan metode peer teaching dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam cara meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan metode Peer Teaching pada mata pelajaran PAI di SMAN 2 Majalengka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitian peserta didik dan tenaga pendidik SMAN 2 Majalengka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu faktor pendukung motivasi belajar siswa adalah peran guru yang mencerminkan sifatnya sebagai tenaga pendidik yang profesional dan faktor penghambatnya salah satunya adalah peran guru yang tidak mencerminkan pribadinya sebagai seorang tenaga pendidik, mengabaikan keluh kesah yang di alami peserta didik dalam proses pembelajaran, Sedangkan hasil penerapan dari metode peer teaching peserta didik terlatih untuk dapat membangun solidaritas terhadap sesama peserta didik, menanamkan sikap peduli terhadap sesama peserta didik, mewujudkan sikap saling mengenal antar sesama peserta didik, memberikan keteladanan diluar jam pelajaran, menghargai daya tangkap peserta didik yang lainnya, membangun sikap anti diskriminasi terhadap perbedaan kemampuan peserta didik lainnya, mewujudkan suasana belajar yang aktif dan tenaga pendidik pun tidak jenuh
Pendidikan Demokrasi dalam Kurikulum Bermuatan Ideologi pada Institusi Pendidikan Islam Umar Samsudin
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i2.37

Abstract

Education as a major factor in the development of people's culture is often used by various thoughts and ideologies to spread their understanding and thinking patterns. It is not strange if a thought dominates a certain educational institution or system. Among the ideas that influence and even determine the goals and learning methods of an educational system are ideology and religion. The relationship between education and ideology is rooted in the history of education. The domination of an ideology is not only obtained through revolution or violence carried out by state institutions, but also through other institutions, such as religious institutions, education, mass media and the family. And it becomes clear that the nature of education is very dependent on the perspective of the ideology it adopts. Abstrak Pendidikan sebagai faktor utama perkembangan budaya masyarakat, seringkali dimanfaatkan oleh berbagai pemikiran dan ideologi untuk menyebarkan pemahaman dan pola pikirnya. Sudah tidak asing lagi jika suatu pemikiran mendominasi lembaga atau sistem pendidikan tertentu. Di antara pemikiran-pemikiran yang banyak memberikan pengaruh dan bahkan menentukan tujuan dan metode pembelajaran suatu sistem pendidikan adalah ideologi dan agama. Hubungan antara pendidikan dan ideologi sudah mengakar dalam perjalanan sejarah dunia pendidikan. Dominasi suatu ideologi tidak hanya didapatkan melalui revolusi atau kekerasan yang dilakukan oleh institusi-institusi negara, tetapi juga dapat melalui institusi-institusi lain, seperti institusi agama, pendidikan, media massa dan keluarga. Dan menjadi jelaslah bahwa hakikat pendidikan sangat tergantung dari kacamata ideologi yang dianutnya.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Belajar Mohamad Samsudin
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i2.38

Abstract

Understanding the complexity of the factors that influence student learning is necessary for educator/teacher so that learning goals can be realized. In addition, the teacher can take appropriate action so that the learning process can be accomplished effectively and efficiently, understanding these factors can also help students succeed in learning. The factors that influence learning include internal, external, and learning approach. Internal factors are factors found in student which include factors: innate, intelligence, physical and psychological condition, emotional, age, and gender. External factors are factors that exist outside of student which include factors: family environment, classroom environment, and community environment. While the learning approach factors include factors: goal, learning method, media, time, motivation, exercises and tests, learning material, and learning resources. Abstrak Memahami kompleksitas faktor-faktor yang memengaruhi belajar siswa merupakan hal yang niscaya bagi pendidik/guru agar tujuan pembelajaran dapat terwujud. Di samping guru dapat mengambil tindakan yang tepat agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien, memahami faktor-faktor tersebut juga dapat membantu keberhasilan siswa dalam belajar. Hal-hal yang berpengaruh terhadap belajar meliputi faktor internal, eksternal, dan pendekatan belajar. Faktor internal adalah faktor yang terdapat pada diri siswa yang meliputi faktor: bawaan sejak lahir, inteligensi, kondisi fisik dan psikis, emosional, usia, dan jenis kelamin. Faktor eksternal adalah faktor yang terdapat di luar diri siswa yang meliputi faktor: lingkungan keluarga, lingkungan kelas, dan lingkungan masyarakat. Sedangkan faktor pendekatan belajar meliputi faktor: tujuan, metode belajar, media, waktu, motivasi, latihan dan ulangan, bahan pelajaran, dan sumber belajar.
Best practice Pengembangan Kompetensi Guru Melalui Kelas Menulis Media Daring Adi Tama
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v3i`1.40

Abstract

The program of Gerakan Literasi Sekolah (GLS), literacy becomes the main capital in growing the culture of literate people. This is not only applying for students as future asset, but also for teachers who meet the disruption era, the accelerating era of the industrial revolution 4.0. Teachers as vital subjects of education must be able to improve their literacy skills. It is proper if the teachers are able to express all ideas and visualizations he thinks in the form of aksara. This best practice research uses a qualitative descriptive method. A good practice program based on real experience carried out in Cirebon as a follow-up to mentoring after the Guru Menulis Workshop. Teachers and principals with total of 120 people, consisting of elementary, middle school and high school teachers gathered in an online group Guru Penulis (WA). Every night the teachers work on writing assignments given by the mentor (tutor). Then the assignments were collected as work savings which will later be made into a book. The results were very satisfying, teachers’ writing motivation grow with smile of enthusiasm to create many independent works as well as an anthology of the teachers’ masterpiece even students in Cirebon, West Java Province. ABSTRAK Dalam program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) literasi baca tulis menjadi modal dasar utama dalam menumbuhkan budaya insan literat. Hal ini tidak hanya berlaku bagi siswa sebagai aset masa depan, tetapi juga bagi guru pembelajar dalam menyongsong era disrupsi, era percepatan revolusi industri 4.0. Guru sebagai subjek vital pendidikan harus mampu meningkatkan kemampuan literasinya. Sudah selayaknya jika guru mampu menuangkan segala gagasan, ide, serta visualisasi pikirnya dalam bentuk akasara. Penelitian best practice ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sebuah program praktik baik berdasarkan pengalaman nyata yang dilakukan di Kota Cirebon sebagai tindak lanjut pendampingan pasca Workshop Guru Menulis. Para guru dan kepala sekolah dengan jumlah 120 orang, yang terdiri dari guru SD, SMP, hingga SMA berkumpul dalam satu grup guru penulis daring (WA). Setiap malam para guru tersebut mengerjakan tugas menulis yang diberikan mentor (guru pembimbing). Selanjutnya tugas demi tugas itu dikumpulkan sebagai tabungan karya yang nantinya akan dijadikan buku. Hasilnya sangat memuaskan, motivasi menulis para guru di Kota Cirebon tumbuh dengan senyum semangat hingga banyak tercipta karya mandiri maupun antologi buah tangan guru pun siswa di Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat..
Guru Berdikari Di Era Revolusi Industri 4.0 Nova Haryono
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v3i`1.42

Abstract

The industrial revolution 4.0 is marked by four things, namely super computers, artificial intelligence, cyber systems and manufacturing collaboration. These four things require teachers to increase competitiveness as Human Resources who have competence in the field of education. Therefore, the teacher must be able to compensate for the presence of these four things independently. To create independent students, it is also necessary to have an independent spirit from teachers who are ready in the era of the industrial revolution 4.0. Independent teachers are teachers who are professionally involved in keeping up with the times without always having to depend on the help of others but independently and consciously able to learn to strengthen competence as a teacher.The elements of an independent spirit are one of the solutions for a teacher in facing the revolutionary era 4.0. Teachers are at the forefront of realizing education towards a Glorious Indonesia in 2045 ABSTRAK Revolusi industri 4.0 ditandai dengan empat hal, yaitu komputer super, kecerdasan buatan, sistem siber dan kolaborasi manufaktur. Empat hal ini menuntut guru untuk meningkatkan daya saing sebagai Sumber Daya Manusia yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan. Maka dari itu, guru harus mampu mengimbangi kehadiran keempat hal tersebut secara berdikari. Untuk menciptakan peserta didik yang berdikari maka diperlukan pula jiwa berdikari pada guru yang siap di era revolusi industri 4.0. Guru yang berdikari adalah guru yang secara profesional turut serta mengikuti perkembangan jaman tanpa harus selalu bergantung pada bantuan orang lain melainkan secara mandiri dan sadar mampu belajar dalam memperkuat kompetensi sebagai guru. Unsur-unsur jiwa berdikari menjadi salah satu solusi seorang guru dalam menghadapi era revolusi 4.0. Guru menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pendidikan menuju Indonesia Gemilang tahun 2045.
Manajemen Kurikulum Bahtsul Masa’il Tingkat Ibtida’iyah Pondok Pesantren lirboyo Kediri: Studi Penelitian di Pondok Pesantren Lirboyo Kelurahan Mojoroto Kota Kediri Imam Zamakhsyari
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 3 No. 1 (2021): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v3i`1.43

Abstract

This journal aims to find out how curriculum planning, curriculum organization, curriculum implementation, and curriculum evaluation are. Bahtsul Masa'il Ibtida'iyah Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. This type of research is qualitative with a phenomenological approach. The data source obtained is the primary data source. Data collection using observation, interview, documentation and triangulation techniques. Data analysis techniques are descriptive analytical, namely by reducing data, displaying data and drawing conclusions. The issues discussed include the management activities of the Bahtsul Masa'il Ibtida'iyah level, which include curriculum planning, curriculum organization, curriculum implementation and curriculum evaluation. The results showed that in general curriculum planning, curriculum organization, curriculum implementation and curriculum evaluation at Lirboyo Islamic Boarding School Kediri were considered good. Curriculum planning is done by designing long-term curriculum programs, mid-term curriculum programs, short-term curriculum programs, and annual curriculum programs. ABSTRAK Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan kurikulum, pengorganisasian kurikulum, implementasi kurikulum, dan Evaluasi kurikulum Bahtsul Masa’il Tingkat Ibtida’iyah Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Fenomenologis. Sumber data yang diperoleh yaitu sumber data primer. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data dengan deskriptif analitis, yaitu dengan mereduksi data, display data dan mengambil kesimpulan. Permasalahan yang dibahas, meliputi fungsi kegiatan manajemen Bahtsul Masa’il Tingkat Ibtida’iyah, yang meliputi perencanaan kurikulum, pengorganisasian kurikulum, implementasi kurikulum dan Evaluasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum perencanaan kurikulum, pengorganisasian kurikulum, implementasi kurikulum dan Evaluasi kurikulum di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dinilai baik. Perencanaan Kurikulum dilakukan dengan mendesain Program Kurikulum jangka panjang, program kurikulum Jangka Menengah, Program kurikulum Jangka Pendek, maupun program kurikulum Tahunan.

Page 3 of 15 | Total Record : 144