ANTHOR: Education and Learning Journal
ANTHOR Education and Learning Journal is a scientific publication medium for research studies, academic thoughts, and critical-analytical studies in the field of science and technology, particularly in education and learning, with e-ISSN: 2963-198X and p-ISSN: 2963-2498. This journal aims to disseminate scientific knowledge derived from research and serve as a reference for academics. Published six times a year in February, April, June, August, October, and December, this journal is open access, allowing articles to be freely accessed online without a subscription. As a multidisciplinary journal, ANTHOR Education and Learning Journal accommodates various approaches, disciplines, methodologies, and paradigms related to basic education in general, with particular attention to improving pedagogical practices, curriculum development, and theoretical perspectives. This journal accepts scientific articles covering a wide range of research areas, including but not limited to early childhood education programs, primary education, higher education, vocational education, special education and support services, character and values education, multicultural and inclusive education, education in remote areas, non-formal and informal education, curriculum and learning, educational technology, education in the digital transformation era, teacher professional development, development of teaching materials and learning media, guidance and counseling, psychology in education, education for sustainable development, utilization of data in education, literacy and numeracy, comparative studies of international education systems, student health and well-being, education policy and management, the development of twenty-first-century skills, environmental education, human resource development in education, contemporary issues in education such as equal access and character education, ethical and legal issues in education, gender and equality issues in education, educational evaluation, and various other relevant topics.
Articles
6 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024"
:
6 Documents
clear
Perbandingan Konsep Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka
Azizah, Nur;
Sukrina, Alfi;
Efendi, Muhammad Ridwan;
Arifmiboy, Arifmiboy
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i3.304
Abstrak Kurikulum Pendidikan Indonesia terus berkembang dengan terjadinya pembaharuan kurikulum setiap tahap, yang terakhir ini dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka yang berefek kepada kurikulum Pendidikan Agama Islam, Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji perbandingan kurikulum 2013 dengan kurikulum merdekan konteks Pendidikan Agama Islam, penelitian ini menggunakna metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan sumber data diambil dari sumber-sumber terpercaya seperti dari jurnal artikel dan dokumen yang membahas tentang kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Dalam mengumpulkan data penulis mengumpulkan jurnal atau artikel yang membahas terkait kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan analisis konten untuk memudahkan penulis dalam menyaring ide pokok dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kurikulum tersebut berlandaskan pada tujuan Sistem Pendidikan Nasional, yaitu untuk mendorong peserta didik mengembangkan potensi diri dengan memiliki sikap spiritual keagamaan, cerdas, dan berbudi pekerti luhur. Namun, Kurikulum 2013 lebih fokus pada pengembangan kompetensi peserta didik dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dengan pendekatan saintifik, sementara Kurikulum Merdeka lebih menekankan pada dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik.
Bahasa Cinta Sebagai Landasan Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini
Manurung, Imelda;
Siregar, Mhd. Fuad Zaini
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i3.306
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan bahasa cinta oleh orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini. Fokusnya adalah pada lima bentuk bahasa cinta: sentuhan fisik, kata-kata romantis, waktu berkualitas bersama, pemberian hadiah, dan tindakan melayani. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari tiga orang tua dengan anak usia 4-8 tahun melalui wawancara mendalam dan observasi.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua secara aktif menggunakan berbagai bentuk bahasa cinta dalam mendidik anak-anak mereka. Sentuhan fisik, seperti pelukan dan pukulan, merupakan cara yang umum digunakan untuk mengekspresikan kasih sayang, meskipun penggunaan kekerasan fisik tidak disarankan. Orang tua juga menggunakan kata-kata romantis untuk memberikan nasehat dan pujian kepada anak-anak mereka, meskipun beberapa merasa enggan melakukannya karena alasan gengsi. Waktu berkualitas bersama anak terbukti penting dalam membentuk hubungan emosional antara orang tua dan anak. Namun, terdapat kendala dalam meluangkan waktu bersama anak akibat kesibukan orang tua dengan pekerjaan dan tugas rumah tangga. Sementara itu, pemberian hadiah bukan hanya terkait dengan peristiwa khusus, tetapi juga sebagai ungkapan cinta dan apresiasi sehari-hari. Tindakan melayani, seperti membantu anak mengatasi masalah, juga dianggap sebagai bentuk bahasa cinta yang penting. Namun, ada variasi dalam penggunaannya, tergantung pada faktor individu dan lingkungan. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung praktik pengasuhan yang sesuai dengan nilai-nilai agama, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan kepribadian yang sesuai dengan ajaran agama yang diajarkan.
Kontribusi Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan Terhadap Servis Atas Permainan Bola Voli Putra pada Atlet Club Rajawali
Saputra, Julian;
Henjilito, Raffly
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i3.311
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap servis atas pada permainan bola voli putra pada atlet Club Rajawali. Jenis penelitian yang digunakan metode korelasi multi variat dengan populasi dan pemain bola voli putra rajawali yang berjumlah 10 pemain. Pengumpulan data melalui pelaksanaan tes masing-masing variabel yakni: kekuatan otot lengan menggunakan tes push up, koordinasi mata-tangan menggunakan tes lempar tangkap bola, dan tes servis atas permainan bola voli. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat kontribusi kekuatan otot lengan terhadap servis atas permainan bolavoli putra pada atlet Club Rajawali yang tergolong pada kategori rendah. Terdapat kontribusi koordinasi mata-tangan terhadap servis atas permainan bolavoli putra pada atlet Club Rajawali yang tergolong pada kategori kuat. Terdapat kontribusi kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap servis atas permainan bolavoli putra pada atlet Club Rajawali sebesar 0,619 atau 38,3%.
Pembelajaran Ekstrakurikuler Tari Kreasi Ksatria Wanita di SMA Negeri 3 Palembang
Dinawati, Islamu;
Putra, Rio Eka;
Firmansyah, Dedy
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i3.316
Kegiatan ekstrakurikuler tari di SMA Negeri 3 Palembang merupakan bagian dari pengembangan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler tari kreasi Ksatria Wanita di SMA Negeri 3 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitantif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran ekstrakurikuler tari kreasi Ksatria Wanita di SMA Negeri 3 Palembang mampu meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang seni secara individu maupun berkelompok. Kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 3 Palembang sesuai dengan tujuan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan, potensi, bakat dan minat serta kepribadian masing-masing siswa.
Analisis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Karakter Anak
Farhana, Aisyah Nur;
Dahliani, Devi Nurpatwa;
Hasanah, Sartinah Husni;
Rahmawati, Rahmawati;
Hamzah, Lutfiah Utami
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i3.318
Kehadiran anak membawa kebahagiaan dan ketentraman bagi orang tua. Orang tua adalah ayah dan ibu kandung, menjadi sosok dewasa pertama yang menjadi tempat anak bergantung serta mengharapkan bantuan dalam pertumbuhan dan perkembangannya menuju kedewasaan. Orang tua juga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar, dengan peran penting dalam membesarkan dan mendidik anak dengan penuh kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua terhadap perkembangan karakter anak. Metode penelitian kajian literatur digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian mengungkap bahwasannya perkembangan karakter anak bergantung pada jenis pola asuh orang tua yang digunakan untuk mendidik anak, kemudian pengaruh dari pendidikan orang tua, lingkungan, serta budaya atau kebiasaan yang dilakukan orang tua ketika di rumah. Selain itu, harmonisasi hubungan orang tua dan pengalaman sebelumnya dalam mengasuh orang tua juga turut berperan besar dalam membentuk perkembangan karakter anak.
Studi Komparatif Reformasi Pendidikan dan Perbedaan Sistem Kurikulum di Singapura dan Indonesia
Nukman, Muhamad
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i3.324
Artikel ini membahas tentang program-program refomasi pendidikan dan perbedaan Pendidikan di dua Negara dengan latar belakang dan kondisi serta ideologi yang berbeda yaitu Singapura dan Indonesia. Perbedaan sistem kurikulum merupakan suatu cara untuk mengetahui berbagai aspek yang berhubungan dengan sistem pendidikan Indonesia dan Singapura. program reformasi pendidikan di Singapura adalah Teach less, Learn More; Thinking School, Learning Nation, dan School Excellent Model. Sedangkan kebijakan reformasi pendidikan di Indonesia diantaranya diselenggarakan dengan desentralisasi pendidikan dalam kerangka manajemen berbasis sekolah, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Kurikulum 2013, serta program sertifikasi guru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi Pustaka dimana pengumpulan data dengan melakukan kajian terhadap berbagai literatur. Penulis mengumpulkan data dari jurnal, buku, dan media online. Penelitian ini menggunakan teori reformasi Pendidikan dan perbedaan sistem kurikulum Pendidikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa pada aspek reformasi Singapura telah berhasil menyelenggarakan reformasi pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari kualitas pendidikan Singapura yang masuk dalam ranking teratas Negara-negara dengan pencapaian standar pendidikan internasional. Sementara itu, Indonesia nampak masih harus berjuang untuk mencapai tujuan reformasi pendidikan. Hasil implementasi pendidikan yang berbeda di kedua Negara ini tentu dikarenakan perbedaan latar belakang, serta kondisi sosial, ekonomi, politik budaya dan geografis kedua Negara tersebut. Sedangakn perbedaan kurikulum Bagi negara maju seperti Singapura kurikulum pendidikan digunakan sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas hidup para warga negaranya. Sedangkan bagi negara berkembang seperti Indonesia kurikulum pendidikan dilaksanakan sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan.