cover
Contact Name
Sutriyono
Contact Email
sutriyono0775@gmail.com
Phone
+6285785692168
Journal Mail Official
tanzhim@stidalhadid.ac.id
Editorial Address
Jalan Kejawan Putih Tambak 80, Surabaya, Jawatimur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tanzhim
ISSN : 2988067X     EISSN : 29879205     DOI : 10.55372
Tanzhim : Jurnal Dakwah Terprogram (JDT) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STID Al-Hadid dengan fokus kajian pengembangan managemen dakwah Islam berbasis Islam Rasional Kebangsaan (IRK), meliputi bidang: Managemen Dakwah, Kepemimpinan lembaga dakwah, Managemen Strategi Dakwah, Managemen Pemasaran Dakwah, Managemen produk dakwah, Pengembangan Produk Dakwah, Managemen Zakat & infaq, Managemen SDM lembaga dakwah, Managemen keuangan lembaga dakwah. Tanzhim terbit dalam format cetak dan online.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2024)" : 9 Documents clear
Komunikasi Pemasaran Terpadu Taman Pendidikan Al-Qur’an “X”: Pendekatan Community Based Research Wahyudiyanto, Dhanny
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.23

Abstract

Organizations that want to achieve success in marketing their products or services need to determine the right promotional method. Promotion does not only need to be carried out by business-oriented companies. Non-profit organizations, including Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), also need to determine appropriate promotional methods for the services they offer to attract the interest of their target market. TPQ "X" before the Covid-19 pandemic had a large number of students. However, during the pandemic the number of students decreased drastically. Even though the pandemic status has been lifted, the number of TPQ "X" students has still not increased. TPQ administrators are having difficulty trying to restore the number of students to as many as before the pandemic. This paper uses integrated marketing communications theory to determine the best promotional design for TPQ "X". The method used is qualitative with a community-based research (CBR) approach. Efforts made together with TPQ administrators show that integrated marketing communications through the process of placing advertising billboards, sales promotions, utilizing WhatsApp media groups for direct mobile marketing and personal sales ultimately succeeded in increasing the number of students who subscribe. A few weeks after implementation, the number of new students registering increased to dozens of children. This paper describes the application of integrated marketing communications at micro-scale da'wah institutions.
Bauran Promosi Program Ziswaf Masjid X Tahun 2021-2023 Prima Sari, Rr. Febrina; Ramadhani, Nur Lailatul
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.25

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengulas bauran promosi yang dilakukan oleh manajemen Masjid X dalam mempromosikan program ZISWAF, yang mana telah berhasil mengantarkan perolehan yang meningkat signifikan pada tahun 2021-2023. Kombinasi berbagai saluran promosi yang dirancang terbukti meningkatkan perolehan dana hingga ratusan juta, bahkan pernah lebih dari 1 Milyar rupiah per bulan. Masjid X berhasil mengumpulkan dana tersebut karena memaksimalkan berbagai media/ saluran promosi. Teori yang digunakan adalah bauran promosi, dan metode yang digunakan adalah kualitatif deskripstif. Sumber data dikumpulkan secara pustaka dan dokumentasi dari berbagai media sosial resmi masjid tersebut dan berita online. Penulisan ini menghasilkan kesimpulan bahwa pihak Masjid X menggunakan bauran promosi periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, dan penjualan langsung di berbagai media sosial, dengan banyak melibatkan subyek eksternal yang merupakan kalangan public figure, tokoh agama, dan pejabat daerah. Upaya promosi juga dilakukan dalam bentuk mengunggah testimoni donatur yang mengharukan serta gimmick/ drama pelayanan di baitul mal yang dikelola.
Implementasi Strategi Dakwah: Studi Kasus Masjid Baitussalam Sidoarjo 2024 Affandy, Shofyan
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.26

Abstract

Sebuah perencanaan strategi yang baik harus juga didukung oleh mekanisme implementasi strategi yang sistematis, realistis, dan sinergis. Agar perencanaan strategi dapat ditransformasikan menjadi program operasional yang terukur, jelas, dan mudah diaplikasikan dalam tindakan, maka dibutuhkan sebuah kerangka implementasi strategi. Masjid Baitussalam Sidoarjo telah berhasil merumuskan perencanaan strategis secara komprehensif, hingga menghasilkan beberapa rekomendasi strategi. Selanjutnya rekomendasi strategi tersebut perlu diimplementasikan dalam kerangka kerja yang lebih operasional. Artikel ini bertujuan untuk merancang sebuah implementasi strategi untuk mentransformasikan rekomendasi strategi Masjid Baitussalam ke dalam beberapa instrumen operasional. Metode yang digunakan adalah berbasis pada penelitian kualitatif lapangan (field-qualitative research) melalui pendekatan eksperimen rasionalistik, dengan menerapkan kerangka kerja teori implementasi strategi pada studi kasus empiris. Dengan menerapkan kaidah teori implementasi strategi, baik melalui analisis kualitatif maupun kuantitatif, maka  rekomendasi strategi Masjid Baitussalam telah ditransformasikan menjadi beberapa instrumen operasional, yaitu program operasional, target yang terukur, alokasi waktu tahunan, restrukturisasi organisasi, kebijakan teknis (standard operational procedure) dan pengembangan kultur organisasi. Semua instrumen tersebut bisa menjadi panduan umum bagi semua level pengurus Takmir Masjid Baitussalam dalam mengimplementasikan strategi dakwahnya selama satu periode kepengurusan (lima tahun).
Identifikasi Masalah Budaya dan Solusinya pada Lembaga Dakwah Kepemudaan Ranting X Surabaya Rufaidah, Ani
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.27

Abstract

Organisasi membutuhkan budaya yang positif sebagai pedoman untuk mengarahkan perilaku anggota agar mendukung pencapaian tujuan organisasi. Salah satu organisasi kepemudaan yang menyadari perlunya membangun budaya positif di kalangan anggotanya adalah Lembaga Dakwah Kepemudaaan Ranting X. Agar tidak terjadi kesalahan dalam merumuskan budaya yang perlu dibangun di kalangan anggota Lembaga Dakwah Kepemudaaan Cabang X, maka perlu dilakukan identifikasi permasalahan budaya dan perumusan solusi yang juga disesuaikan dengan karakter dasar Lembaga Dakwah Kepemudaaan. Studi ini merupakan studi terapan. Hasil identifikasi masalah budaya dan perumusan solusinya diharapkan dapat digunakan oleh Lembaga Dakwah Kepemudaaan Ranting X sebagai pedoman dalam membangun budaya pada anggotanya. Identifikasi masalah budaya dilakukan dengan mendata kebiasaan-kebiasaan anggota melalui metode wawancara mendalam pada ketua ranting X dan angket semi terbuka yang dibagikan pada anggota. Kebiasaan yang dianggap sebagai masalah yakni yang berdampak negatif terhadap tujuan ranting. Hasil identifikasi masalah budaya pada ranting X yakni kurangnya kedisiplinan, tanggung jawab dan konsistensi dalam mengikuti kegiatan ranting. Solusi masalah budaya digali dari hasil pemikiran ketua, analisis rasional yang dihubungkan dengan masalah budaya dan kesesuaian dengan karakter dasar Lembaga Dakwah Kepemudaaan. Solusi masalah budaya di ranting X yakni budaya tanggung jawab, disiplin, dan istiqomah. Tiap nilai budaya yang menjadi solusi disertai dengan norma perilaku dan pemahaman dasar yang melandasi nilai budaya tersebut.
Adaptasi Strategi Segmentasi, Targeting, Positioning Organisasi Dakwah: Studi pada Musala Baitur Rokhim, Sidoarjo Halimah, Siti Nur
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.28

Abstract

Langkah pemasaran terdiri dari tahapan segmentasi, targeting dan positioning (STP). Rancangan STP yang disusun akan menjadi pijakan dalam membangun program pemasaran terintegrasi meliputi produk, harga, saluran distribusi dan promosi yang memberikan nilai bagi konsumen. Penerapan strategi pemasaran secara universal dapat diterapkan dalam organisasi bisnis maupun sosial termasuk organisasi dakwah. Namun, pada konteks organisasi dakwah tidak dapat secara langsung menerapkan langkah STP sebagaimana pada organisasi bisnis. Hal ini dikarenakan tawaran program dakwah tidak hanya mempertimbangkan permintaan konsumen seperti halnya sektor bisnis yang market oriented, melainkan juga mempertimbangkan kesesuaian dengan prinsip dan nilai dakwah Islam yang diyakini benar oleh organisasi dakwah. Studi ini membahas tentang penerapan strategi STP yang diadaptasi dari konsep pemasaran organisasi bisnis pada program dakwah Taman Qur’an Musala Baitur Rokhim, Sidoarjo. Studi ini merupakan penelitian terapan (applied research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan STP pada organisasi dakwah mempertimbangkan adanya produk inti yang sudah dimiliki organisasi dakwah sebelum memulai langkah pemasaran. Rekomendasi strategi segmentasi berdasarkan pola preferensi homogen, targeting pada program Taman Qur’an adalah memilih keseluruhan peserta kegiatan karena karakteristik pasarnya homogen, sehingga peserta yang datang merupakan pasar yang dilayani tanpa perlu seleksi. Positioning Taman Qur’an ditetapkan sebagai kegiatan pendidikan karakter Islami.
Perumusan Peta Strategi Yayasan Pendidikan X Surabaya, Tahun 2023-2024 Marjayanti, Dian
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.29

Abstract

Studi ini membahas tentang perumusan peta strategi pada yayasan pendidikan X tahun 2023-2024 di Surabaya. Didasari oleh pihak yayasan menghadapi masalah internal dan eksternal yang cukup kompleks dari sisi target, kepuasan orang tua siswa, proses dan pengurus. Sehingga membutuhkan kerangka strategi yang komprehensif dan terintegrasi sebagai pemecahan masalah dalam bentuk peta strategi. Studi ini bertujuan menghasilkan konsep penerapan peta strategi pada yayasan pendidikan X surabaya. Teori yang digunakan adalah framework peta strategi. Metode penelitiannya terapan (applied research). Data diperoleh dari hasil wawancara pengurus yayasan pendidikan X Surabaya. Kesimpulan yang diperoleh: (1) perspektif yayasan pendidikan X terdiri atas perspektif pelanggan, proses internal yayasan dan sumber daya yayasan. Perspektif pelanggan sebagai muara akhir kedua perspektif. (2) Perspektif pelanggan memiliki sasaran strategi meningkatkan jumlah siswa baru, meningkatkan kepuasan orang tua siswa dengan pembelajaran yang berkualitas dan kemudahan akses  dan terbangunnya citra yayasan yang profesional. Perspektif proses internal memiliki sasaran strategi mengintensifkan promosi khususnya media sosial, meningkatkan kualitas pengelolaan TK dengan keterlibatan berbagai pihak, serta terbentuknya hubungan harmonis dan sinergis dengan berbagai stakeholder. Perspektif sumber daya yayasan melahirkan sasaran strategi meningkatkan komitmen dan keterlibatan pengurus yayasan.
Resolusi Konflik dalam Piagam Madinah: Sebuah Perspektif Manajemen Konflik dalam Membangun Aturan Sosial Ridoi, Ahmad
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.30

Abstract

Realitas Piagam Madinah merupakan suatu fakta sejarah bagaimana nabi Muhammad melakukan resolusi konflik diantara dua suku besar yang sedang berkonflik di Madinah yakni kaum suku Aus dan Khazraj. Konflik tersebut berlangsung selama 600 tahun lebih yang menimbulkan banyak korban jiwa, kerugian ekonomi dan lainnya. Konflik juga diperparah dengan kehadiran kaum Yahudi yang menghendaki konflik menjadi permanen. Nabi Muhammad saw dengan semangat ajaran Islam mampu menyelesaikan konflik diantara mereka, menjadi pelajaran sejarah yang amat besar dan berharga. Resolusi konflik merupakan proses untuk mencapai keluaran konflik dengan menggunakan metode resolusi konflik. Metode resolusi konflik adalah proses manajemen konflik yang digunakan untuk menghasilkan keluaran konflik. Dengan pendekatan resolusi konflik yang telah dikelompokkan oleh Wirawan dalam bukunya Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian, berusaha membaca dan menganalisis langkah-langkah nabi Muhammad saw dalam menyelesaikan konflik di masyarakat Madinah, beberapa waktu setelah beliau berhijrah di Madinah. Resolusi konflik yang dihadirkan oleh nabi Muhammad tidak hanya menyelesaikan konflik, namun juga memberikan suatu kesolidan bagi warga Madinah untuk menghadapi tantangan zaman serta potensi dan ancaman konflik-konflik sosial, politik, ekonomi dan agama dimasa yang akan datang.
Penerapan Isak 35 Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba: Studi Kasus Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya Kurniawan, Amin
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.31

Abstract

Pentingnya penerapan pelaporan keuangan berdasarkan ISAK 35 pada organisasi nirlaba selain sebagai pertanggungjawaban dan transparansi, juga untuk memudahkan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan. Maka studi ini bertujuan untuk; (1) memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik penyusunan Laporan Keuangan pada Yayasan Pendidikan yang mengacu ketentuan ISAK 35, (2) meningkatkan kemampuan dalam penyusunan Laporan Keuangan sesuai ISAK 35. Studi ini menggunakan metode kualitatif, dan pendekatan fenomenologi. Paradigma yang digunakan adalah jenis paradigma interpretatif dengan tiga konsep yaitu interpretasi, makna, dan pemahaman. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan studi yang telah dilakukan di Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya dapat diketahui bahwa; (1) Laporan Keuangan masih berdasarkan PSAK 45, (2) kurangnya SDM dalam penyusunan laporan keuangan standar umum (2) kurangnya pemahaman dan kemampuan SDM bagian keuangan di Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai ISAK 35. Oleh karena itu, bagian keuangan perlu untuk menerapkan ISAK 35 dalam menyajikan Laporan Keuangan.  
Kompetensi Dai Profesional untuk Berdakwah di Kalangan Generasi Z Rizky, Fasha Umh
Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/tanzhim.v2i2.33

Abstract

Generasi Z merupakan mad’u atau pasar dakwah yang mendominasi masyarakat hari ini. Banyaknya kuantitas tidak menjadi jaminan akan kualitas keimanan yang juga meningkat. Persoalan moralitas pada Gen Z masih ada. Untuk itu dibutuhkan dai profesional dan cocok berdakwah pada kalangan Generasi Z, agar nilai-nilai dakwahnya bisa diterima. Untuk menghasilkan dai profesional dan cocok untuk karakteristik mad’u generasi Z, bisa dimulai melalui rekrutmen sumber daya manusia (sdm) atau program pelatihan sdm yang tepat. Untuk itu dibutuhkan standar kompetensi sdm dai profesional untuk berdakwah di kalangan generasi Z. Namun penelitian mengenai standar kompetensi dai belum khusus menghasilkan standar kompetensi dai spesifik berdakwah di kalangan generasi Z. Penelitian dasar dengan pendekatan kualitatif konseptual literature review ini dilakukan untuk merumuskan standar kompetensi dai profesional untuk berdakwah di kalangan generasi Z. Hasil penelitian menemukan bahwa untuk berdakwah pada kalangan generasi Z dibutuhkan kompetensi substantif  dan metodologis yaitu: memiliki pengetahuan terkait nilai Islam dengan dasar ilmiah,moralitas yang baik dan sesuai nilai Islam baik di kehidupan nyata maupun yang ditampilkan di media sosial, pengetahuan mengenai ilmu kesehatan mental dan solusinya, memiliki rasionalitas dan kemampuan berfikir ilmiah serta kemampuan membuat materi dakwah terkait dan kemampuan teknis membuat konten berisi dan menarik, serta kemampuan menggunakan media sosial sebagai media dakwah.

Page 1 of 1 | Total Record : 9