cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifpps@gmail.com
Phone
+6285339625020
Journal Mail Official
yayasanassyifa1212@gmail.com
Editorial Address
Jl. Abubakar Husain, Kelurahan Santi kecamatan Mpunda Kota Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
ISSN : 30478871     EISSN : 30478863     DOI : 10.71301
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN) adalah jurnal nasional yang memiliki cakupan yang membahas tentang kajian Inovasi Kurikulum, Model Pembelajaran, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Manajemen Sekolah, permasalahan siswa, permasalahan guru dan hal-hal lain yang berkaitan dengan Pendidikan di sekolah dasar/madrasah ibtitaiyah dan Pendidikan menengah/ tsanawiyah, dan Aliyah, Artikel yang dapat dikirim ke jurnal Inovasi pendidikan dasar dan menengah dapat berupa hasil penelitian, pemikiran dan artikel gagasan ilmiah, dengan menggunakan berbagai jenis penelitian seperti kualitatif, kuantitatif dan micmethod.
Articles 42 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Media Konkret Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sirda Indayani
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.179

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Simpang Lubuk Dalam yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penggunaan media yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis media konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas III, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Variabel utama dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif sebagai strategi, media konkret sebagai alat bantu, dan hasil belajar siswa sebagai variabel terikat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar pada setiap akhir siklus, serta angket respon siswa dan guru. Data hasil belajar dianalisis menggunakan statistik deskriptif komparatif untuk melihat peningkatan ketuntasan belajar klasikal, sementara data observasi dan angket dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Hasil belajar pratindakan menunjukkan ketuntasan klasikal hanya 30%. Setelah Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 65%, dan pada akhir Siklus II, ketuntasan klasikal mencapai 85%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Peningkatan ini juga didukung oleh peningkatan aktivitas dan respon positif siswa. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif berbasis media konkret terbukti efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.
Pengaruh Penggunaan Media Flash Card terhadap Perkembangan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Nytha Retno Sari
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.183

Abstract

Kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, ditandai dengan kesulitan dalam mengenali huruf, melafalkan kata, dan memahami isi bacaan sederhana. Permasalahan ini menunjukkan perlunya inovasi media pembelajaran yang mampu menarik perhatian siswa dan mempermudah proses belajar membaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media flash card terhadap perkembangan kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design). Subjek penelitian terdiri dari 45 siswa kelas II dan III di SDN 9 Lawang Kidul, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan flash card dan kelompok kontrol yang belajar dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca dan observasi aktivitas belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, di mana kelompok yang menggunakan flash card memperoleh peningkatan kemampuan membaca yang lebih tinggi. Media flash card terbukti efektif membantu siswa mengenali huruf, membaca kata dengan lancar, dan memahami isi bacaan. Dengan demikian, flash card dapat dijadikan media pembelajaran alternatif yang menarik dan efektif di sekolah dasar