cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifpps@gmail.com
Phone
+6285339625020
Journal Mail Official
yayasanassyifa1212@gmail.com
Editorial Address
Jl. Abubakar Husain, Kelurahan Santi kecamatan Mpunda Kota Bima
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
ISSN : 30478871     EISSN : 30478863     DOI : 10.71301
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN) adalah jurnal nasional yang memiliki cakupan yang membahas tentang kajian Inovasi Kurikulum, Model Pembelajaran, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Manajemen Sekolah, permasalahan siswa, permasalahan guru dan hal-hal lain yang berkaitan dengan Pendidikan di sekolah dasar/madrasah ibtitaiyah dan Pendidikan menengah/ tsanawiyah, dan Aliyah, Artikel yang dapat dikirim ke jurnal Inovasi pendidikan dasar dan menengah dapat berupa hasil penelitian, pemikiran dan artikel gagasan ilmiah, dengan menggunakan berbagai jenis penelitian seperti kualitatif, kuantitatif dan micmethod.
Articles 42 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Penugasan untuk meningkatkan Hasil Belajar PKn di SDN 10 Buangin Rantebulahan Timur Melthi Capriati
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.133

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar PKn siswa kelas II SD Negeri 010 Buangin Kecamatan Rantebulahan Timur. Model pembelajaran penugasan digunakan untuk upaya pendidikan ini. Empat belas anak yang terdaftar di kelas dua di SD 010 Buangin, yang terletak di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, ikut serta dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan selama 1 semester yang terdiri dari 2 siklus; Siklus I dan siklus II merupakan dua siklus yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini. Pada setiap siklus, perbaikan yang ingin dicapai mulai diterapkan. Untuk mengevaluasi kemampuan siswa, penilaian hasil belajar diberikan pada akhir setiap siklus. Untuk tujuan investigasi ini, desain PTK dari paradigma penelitian tindakan Kurt Lewin digunakan sebagai dasar. Berdasarkan temuan penelitian, pendekatan analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk analisis data. Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa guru melakukan lebih banyak hal dan baik siswa maupun guru lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Skor rata-rata pada siklus I adalah 74,5 dan 81,6 pada siklus II. Hal ini berarti siswa belajar lebih banyak pada siklus II dibandingkan siklus I. Persentase tujuan belajar yang tercapai sepenuhnya juga meningkat dari 71,4% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hal ini terlihat bahwa penerapan model pembelajaran penugasan dapat meningkatkan hasil belajari siswa pada mata pelajaran PKn.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence Terhadap Minat Membaca Siswa di SMAN 5 Berau Dewi Sartika; Rismawati Yusran
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.151

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang mulai menjangkau ke sektor pendidikan merupakan sebuah fenomena yang perlu diperhatikan. Kehadiran AI dalam bentuk chatbot yang dirancang untuk menawarkan kemudahan dan memberi informasi secara responsif dalam bentuk yang ringkas dikhawatirkan dapat menurunkan minat membaca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh penggunaan AI terhadap minat membaca siswa di SMAN 5 Berau. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik skala Likert. Skala Likert merupakan teknik pengumpulan data yang pada penelitian ini diambil dari kuesioner yang berisi pertanyaan dan pernyataan sebanyak 15 dengan kolom jawaban antara “ya” dan “tidak”, kemudian disebarkan kepada 39 responden secara daring untuk dimintai agreement (persetujuan) atau sikapnya atas pertanyaan dan pernyataan tersebut. Masing-masing jawaban akan dikelompokkan dan dianalisis agar hasil penelitian dapat diketahui. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minat membaca siswa menjadi naik secara signifikan akibat adanya AI. Hal ini dikarenakan kehadiran AI yang memberi kemudahan akses dalam menggali informasi. Model informasi yang disajikan secara ringkas oleh AI serta dengan bahasa yang sederhana sangat sesuai dengan gaya belajar siswa zaman sekarang. Namun bagi beberapa siswa, adanya AI tidak berdampak signifikan terhadap minat membaca mereka. Implikasi penelitian ini adalah agar kemajuan teknologi dapat berintegrasi dengan lingkungan pendidikan secara baik
Penggunaan Media Pembelajaran Yang Kreatif dalam Desain Pembelajaran Anak Usia Dini Susanti Susanti; Ade S Anhar
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.160

Abstract

Early childhood education is the foundational stage in shaping children's character, intelligence, and social skills. Therefore, the learning process at this stage must be designed to align with the developmental needs and characteristics of young learners. One of the most essential aspects that can enhance learning effectiveness is the use of creative learning media. Creative learning media go beyond mere visual or audio aids they involve innovative and engaging approaches that stimulate cognitive, affective, and psychomotor development. This article aims to explore the importance of using creative learning media in designing learning experiences for early childhood and how such media influence children’s engagement and understanding of learning content. The method used in this study is a literature review, analyzing various relevant journals, books, and scientific articles. The findings indicate that creative media such as hand puppets, educational games, interactive videos, natural materials, and simple digital tools can significantly increase children’s learning enthusiasm, extend attention span, and support social interaction. Moreover, the teacher's role in selecting or creating appropriate media plays a critical part in the success of the learning design. This study concludes that the use of creative learning media is essential in designing engaging, enjoyable, and meaningful learning experiences for early childhood education. It also serves as an effective bridge between the child's world of play and the world of structured learning
Penerapan Metode Sharing Session untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa Mengekspresikan Perasaan dengan Pantun pada Siswa Kelas UPT SDN 123 Banti St. Hafida Fitra
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.141

Abstract

Hasil belajar rendah, Hasil belajar pada aspek kemampuan mengekspresikan suka tidak suka masih rendah dan adanya 60% (dari 25 orang siswa kelas IV) yang tidak tuntas menjadi motif diadakannya penelitian ini. Alasan dari aspek guru adalah karena adanya masalahnya guru menggunakan pembelaaran konvensional, Ajang ekpsresi yang minim pada pembelajaran menyebabkan siswa kurang ekpresif dan tidak mampu menjelaskan alasan mengapa siswa tidak suka dan suka terhadap sesuatu hal. Dalam peneltiian ini jumlah siswa yang dilibatkan adalah 25 orang. Dengan menerapkan metode penelitian PTK empat langkah: perencanaan, penerapan, observasi dan refleksi hasil kemampuan siswa dapat ditingkatkan sesuai KKM pembelajaran. Kemampuan siswa mengekspresikan perasaan suka atau tidak suka dapat ditingkatkan secara signifikan melalui penerapan metode sharing session dengan kartu hitam atau putih pada siswa Kelas I UPT SD Negeri 123 Banti. Siklus I siswa tuntas yaitu pada indikator 1 mencapai 80% dan siklus 2 mencapai 60%. Ada 20% pada indikator 1 belum tuntas dan ada 40% siklus II belum tuntas. Tingginya angka ketidaktuntasan terutama pada indikator 2 disebabkan karena masih belum percaya dirinya siswa, kosakata yang masih sedikit, serta bahasa daerah yang masih tinggi pengunannya dalam kelas.
Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dan Prestasi Akademik Belajar Siswa Sekolah Dasar Halimah Halimah
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris hubungan antara pola asuh orang tua dengan prestasi akademik siswa Sekolah Dasar (SD). Prestasi akademik yang rendah seringkali dikaitkan dengan faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, khususnya interaksi orang tua dan anak. Permasalahan utama yang diteliti adalah sejauh mana variasi dalam pola asuh (otoritatif, otoriter, permisif) memengaruhi capaian nilai rata-rata siswa di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian adalah 100 pasang orang tua dan siswa kelas IV dan V dari dua SD negeri di wilayah Lampung Timur yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner Pola Asuh Orang Tua yang diadaptasi dari Baumrind, dan data prestasi akademik diambil dari nilai rata- rata rapor semester terakhir. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui tingkat hubungan antara variabel pola asuh dan prestasi akademik siswa. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola asuh otoritatif dengan prestasi akademik siswa (r = 0,58; p < 0,01). Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif menunjukkan korelasi negatif yang lemah. Simpulan dari penelitian ini adalah pola asuh otoritatif, yang ditandai dengan tuntutan yang jelas disertai dukungan emosional, merupakan prediktor penting bagi peningkatan prestasi belajar siswa SD.
Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Dengan Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Bantuan Peta Digital Pada Kurikulum Merdeka Fista Miffia Maghfiroh
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar membaca peta pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada siswa kelas IV melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Pada pembelajaran IPAS, khususnya materi mengenal peta, biasanya masih menggunakan metode tradisional yang kurang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dianggap lebih efektif karena dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep siswa melalui masalah-masalah nyata yang kompleks. Penerapan PBL diharapkan dapat meningkatkan sikap Kerjasama dan hasil belajar siswa dalam materi IPAS, terutama dalam mengenal peta. Dengan demikian, judul ini tidak hanya memberitahukan apa yang akan diteliti, tapi juga bagaimana cara penelitian tersebut akan dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 18 siswa sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes tertulis pre-test dan post-test untuk mengevaluasi keberhasilan pembelajaran. Dalam penelitian ini, guru menggunakan peta digital Google Earth untuk membantu siswa membaca peta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sebesar 33% dari siklus 1dan siklus 2. Penerapan model Problem Based Learning (PBL) berhasil meningkatkan hasil belajar siswa karena model ini menunjukkan kepada siswa untuk dapat berkolaborasi dengan teman kelompoknya untuk menyelesaikan masalah dalam tugas. Hasil penelitian ini bermanfaat positif bagi siswa untuk mengetahui alamat rumah mereka secara lengkap dan menampilkannya pada peta digital. Dengan demikian, pemahaman siswa tentang nama lokasi tempat tinggal mereka meningkat
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Contextual Teaching and Learning (CTL) Fauziatul Fitriyah
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa melalui metode Contextual Teaching and Learning pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) di Kelas V. Penelitian ini menggunakan metode CTL karena dapat mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Sehingga diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran yang disampaikan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang menggunakan 2 siklus pada setiap tahapnya yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di MI Islamiyah Sunan Giri Lamongan dengan subyek siswa Kelas V berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, hasil tes siswa, isian angket. Hasil menunjukkan pada siklus pertama siswa masih banyak yang tidak fokus dalam mengikuti pembelajaran, nilai yang lulus KKM = 75 sebanyak 15 dari 25 siswa sedangkan ketuntasan klasikal adalah 60% dan siswa tidak lulus KKM sebanyak 10 dari 25 siswa sedangkan ketuntasan klasikal adalah 40%. Sedangkan pada siklus kedua menunjukkan bahwa penggunaan metode CTL berhasil meningkatkan minat dan hasil belajar siswa terutama pada materi pembelajaran KPK yang ditunjukkan dengan siswa lebih fokus mengikuti pembelajaran dan hasil belajar meningkat terdapat 21 dari 25 siswa lulus KKM atau ketuntasan klasikal 84% dan sebanyak 4 dari 25 siswa tidak lulus KKM atau ketuntasan klasikalnya 16%.
Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa SDN 005 Long Iram Syarifuddin Syarifuddin; Anggie Rekayansya
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) di kelas V SDN 005 Long Iram. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa, terdiri dari 10 laki-laki dan 13 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan wawancara. Data utama dari hasil tes, sementara data pendukung berasal dari observasi dan wawancara. Teknik analisis mencakup analisiskuantitatif untuk mengevaluasi hasil tes pada tiap siklus serta analisis kualitatif untuk menilai hasil observasi. Hasil penelitian bahwa penerapan model TAI mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Sebelum tindakan, nilai rata-rata kelas adalah 68 dengan tingkat ketuntasan sebesar 39,13% (9 siswa tuntas). Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 69 dengan ketuntasan 65,22% (15 siswa tuntas). Kemudian, pada siklus II, nilai rata-rata mencapai 81 dan tingkat ketuntasan naik menjadi 86,96% (20siswa tuntas).
Bahasa sebagai Alat Kekuasaan: Telaah Kontekstual dalam Analisis Wacana Kritis Sukrin Sukrin
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.161

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis bahasa sebagai alat kekuasaan dalam berbagai konteks sosial dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Bahasa tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mereproduksi dominasi, membingkai realitas, dan menyisipkan ideologi dalam praktik kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis berbagai teks seperti pidato politik, berita media daring, dokumen kebijakan, dan wacana media sosial. Model analisis yang digunakan merujuk pada pendekatan Fairclough dan Van Dijk yang memadukan analisis teks, konteks, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa digunakan secara sistematis untuk meneguhkan kekuasaan melalui strategi seperti eufemisme, kalimat pasif, diksi politis, serta konstruksi narasi yang menyudutkan kelompok tertentu. Selain wacana dominan, ditemukan pula bentuk resistensi melalui wacana tandingan yang muncul di ruang digital. Hal ini menunjukkan bahwa praktik bahasa merupakan arena kontestasi makna yang terus berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa adalah medan kuasa yang kompleks, dan pemahaman terhadap relasi antara bahasa, ideologi, dan kekuasaan sangat penting untuk membangun masyarakat yang lebih kritis, adil secara simbolik, dan setara dalam produksi makna.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Melalui Metode Jarimatika pada Pembelajaran Matematika di SD Marianah Marianah; Dewi Sartika
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i3.176

Abstract

This study aims to improve the numeracy skills of third-grade students of Mangga Besar 01 Pagi Elementary School, West Jakarta, using the Jarimatika method. The underlying problem of this study is the low ability of students in basic arithmetic operations, especially addition and subtraction, so that it requires a more effective and enjoyable learning strategy. The subjects of the study were third-grade students of Mangga Besar 01 Pagi Elementary School, West Jakarta, in the 2025/2026 academic year. This type of research is classroom action research (CAR) with a qualitative approach that was carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 25 third-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed descriptively qualitatively. The results of the study indicate that the application of the Jarimatika method can improve students' numeracy skills, especially in addition and subtraction operations. Students become more active, enthusiastic, and confident in solving math problems. In addition, the learning atmosphere becomes more fun and interactive because students can understand the concept of counting with the help of their fingers in a concrete way. Based on these results, it can be concluded that the Jarimatika method is effective as an alternative learning method to improve elementary school students' arithmetic skills.