cover
Contact Name
-
Contact Email
farmasi@umi.ac.id
Phone
+628114120150
Journal Mail Official
farmasi@umi.ac.id
Editorial Address
Fakultas Farmasi, Kampus II UMI, Jl. Urip Sumoharjo No.225, Panaikang, Panakkukang, Kota, Makassar,, Panaikang, Kec. Panakkukang, Macassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Makassar Natural Product Journal
ISSN : -     EISSN : 29870895     DOI : -
Core Subject : Health,
Makassar Natural Product Journal merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia yang terbit pertama kali pada bulan Maret 2023. Makassar Natural Product Journal merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang obat bahan alam.
Articles 53 Documents
REVIEW ARTIKEL: KARAKTERISTI DAUN ALAMANDA Tajram, Tajram
Makassar Natural Product Journal (MNPJ) Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mnpj.v2i3.227

Abstract

Alamanda (Allamanda cathartica L) merupakan salah satu genus dari famili Apocynaceae yang berasal dari Brazil di Amerika Selatan. Famili ini terdiri dari sekitar 1000 spesies yang tergolong dalam 75 genus yang tersebar didaerah tropika. Tanaman allamanda ini ditemukan di wilayah dengan ketinggian 10-850 m diatas permukaan laut. Secara alamiah, alamanda tergolong tumbuhan perambat dengan tinggi dapat mencapai 6 m, berbuku-buku, bercabang dan bergetah di mana tumbuhan alamanda di indonesia banyak di gunakan sebagai obat secara turun temurun . Tujuan review artikel ini untuk mengetahui karakterisasi dan penetapan kadar pada daun alamanda sebagai obat tradisional , metode yang digunakan adalah metode riview jurnal yang di ambil 10 tahun belakang , di mana pada daun alamanda memiliki metabolit sekunder seperti flavonoid , steroid tanin dan saponin , maka dari itu alamanda banyak memiliki khasiat seperti, obat sembelit, demam, bisul, kurap Kata kunci: Daun Alamanda; karakteristik; Allamanda cathartica L
REVIEW ARTIKEL : KARAKTERISTIK DAUN KEMIRI (Aleurites moluccana L.) SEBAGAI OBAT TRADISIONAL M, FITRIANI
Makassar Natural Product Journal (MNPJ) Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mnpj.v2i3.231

Abstract

Kemiri Merupakan Tanaman yang tergolong kedalam famili Euphorbiaceae, sebagai tanaman rempah. Tanaman kemiri biasa tumbuh liar pada ketinggian 150-1000 m di atas permukaan laut. Tanaman kemiri dapat hidup di daerah beriklim subtropis dan tropis dengan curah hujan 640-4290 mm, tetapi lebih dominan tumbuh pada iklim tropis lembab dengan curah hujan 2000 mm atau lebih. Tanaman kemiri tersebar di seluruh daerah Indonesia karena Indonesia merupakan kepulauan beriklim tropis. Daun kemiri yang muda berbentuk seperti delta atau oval, berwarna keputihan kemudian berubah menjadi warna hijau saat daun tua dan pada permukaan daun terdapat bulu halus (pilous). Tujuan review artikel ini untuk mengetahui karakterisasi dan penetapan kadar pada daun alamanda sebagai obat tradisional , metode yang digunakan adalah metode riview jurnal yang di ambil 10 tahun belakang. Daun kemiri mengandung senyawa metabolit sekunder di antara lain Alkaloid, Flavanoid, Tanin, Saponin, Fenolik dan steroid. Daun kemiri juga memiliki sifat analgesik, antivirus dan anti bakteri yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Daun kemiri Secara empiris bisa digunakan untuk pengobatan bisul, sakit kepala, demam, diare, hipokolesterolemia, anti-inflamasi dan anti piretik.
PERBANDINGAN KADAR SINEOL DARI MINYAK KAYU PUTIH PRODUKSI TRADISIONAL DAN MODERN usman, Sri mayang usman mayang
Makassar Natural Product Journal (MNPJ) Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mnpj.v2i3.234

Abstract

ABSTRACT Eucalyptus oil is an oil that has been commonly used in the lives of Indonesian people. Eucalyptus oil is an essential oil obtained by distilling the leaves and twigs of the eucalyptus plant. Eucalyptol (1,8-Sineol) is a monoterpene compound that has anti-inflammatory and antioxidant properties. Usually used to treat airway disorders. This study aims to identify the comparison of sineol content of eucalyptus oil from traditional and modern production. This research method was carried out using densitometry and GC MS. The results obtained in densitometry clusters are the highest levels of sineol in the eucalyptus leaf comparator, namely 451.2%, while in eucalyptus oil there is traditional eucalyptus oil (ambon), namely 198.7%, whose sineol content is higher than the modern eucalyptus oil sineol content, which is 67.13%. For the results obtained on GC-MS, the highest level of sineol in traditional eucalyptus oil (ambon) is 52.65% compared to modern eucalyptus oil which is 32.11% and also the comparison of eucalyptus leaves which is 0.28%. Keywords : Eucalyptus oil; traditional; modern; sineol ; KLT Densitometro; GC-MS.