cover
Contact Name
LAILATUL BADRIYAH
Contact Email
lailatulbadriyah0409@gmail.com
Phone
+6281215411992
Journal Mail Official
istisyfa@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Fatah Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Islamic Guidance and Counseling
ISSN : -     EISSN : 30472717     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/istisyfa
Jurnal Istisyfa spesialisasi dalam Bimbingan dan Konseling Islam, dimaksudkan untuk memberikan sarana diskusi dan mengkomunikasikan penelitian orisinal dan isu-isu relevan. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup seluruh aspek konseling, Psikologi, Bimbingan, Kesehatan Mental, Psikoterapi yang masuk dalam konteks Islam.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1: April 2022" : 6 Documents clear
DAMPAK POSITIF POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN MORAL MAHASISWA UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU Andeka, Ayu
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v1i1.2413

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan sering kita dapatkan orang-orang yang tidak bermoral dengan baik, yang mana hal ini adalah suatu perbuatan yang melanggar suatu tata hukum masyarakat  dan norma aturan yang diterapkan pada masa usia dini hingga dewasa. Perilaku yang menyimpang dari norma hukum yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan sebuah masalah yang sering terjadi pada mahasiswa baik di lingkungan kampus, keluarga, maupun masyarakat. Apabila tidak diatasi dengan baik maka moral yang tidak baik pula yang akan diterapkan oleh mahasiswa, hingga mengakibatkan perilaku kriminal dan bisa menjerumuskan mahasiswa tersebut masuk ke dalam penjara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dampak pola asuh orang tua terhadap pembentukan moral Mahasiswa UINFAS Bengkulu. Penelitian yang digunakan dalam penulisan jurnal ini adalah penelitian kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana, yang mana penelitian ini mengambil 118 sampel dengan menggunakan teknik pengumpulan teknik sampling kuota. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dengan skala likert. Dengan demikian berdasarkan olah data dapat disimpulkan terdapat dampak positif antara pola asuh orang tua terhadap pembentukan moral Mahasiswa UINFAS Bengkulu.
The Positive Impact of Religiosity on Mental Health in Final Year Students Fatmawati Sukarno State Islamic University Bengkulu Yuliana, Yuliana
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v1i1.2414

Abstract

This article aims to explain the relationship between religiosity and mental health in final year students at Fatmawati State Islamic University, Sukarno, Bengkulu. The subjects of this study were 102 students at the State Islamic University of Fatmawati Sukarno Bengkulu. Sampling by distributing questionnaires. The results showed that R was 0.459 > 0.05 . This means that the hypothesis is accepted, there is a positive relationship between religiosity and mental health, with an influence value of 0.220 (22%). This means that 22% of religiosity affects a person's mental health and 78% can be influenced by other things, outside of this study.
Prokrastinasi Siswa Ditinjau Melalui Coping Stress Studi di SMAN 5 Bengkulu Tengah Ramdhani, Rahmat; Badriyah, Lailatul; Devanda, Cindi Claudia
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v1i1.2410

Abstract

Perilaku prokrastinasi sering terjadi pada siswa terutama pada siswa kelas XI SMAN 5 Bengkulu Tengah yang menyebabkan dampak yang buruk pada tingkat pembelajaran dan kurangnya kontrol stress yang merupakan sebab utama terjadinya perilaku prokrastinasi sehingga para siswa memerlukan coping stress untuk mengurangi perilaku prokrastinasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah hubungan coping stress terhadap perilaku prokrastinasi pada siswa kelas XI SMAN 5 Bengkulu Tengah. Metode penelitian ini menggunakan korelasional dengan pengambilan sampel bejumlah 127 siswa terdiri dari laki-laki 68 orang dan perempuan 59 orang. Hasil penelitian menunjukkanbahwa adanya korelasi sebesar 0,535 dengan taraf sigifikansi 0,00 yang artinya rhitung < rtabel 0,1743 menunjukkan bahwa adnya hubungan positif yang signifikan antara coping stress terhadap perilaku prokrastinasi yang cukup kuat dengan nilai R square 0,287 atau 28,7 % coping stress dapat memberikan sumbangsih terhadap peningkatan terhadap perilaku prokrastinasi.
Peningkatan Motivasi Belajar Terkait dengan Penggunaan Teknologi Informasi: Studi pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Safira, Putri Intan
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v1i1.2415

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan teknologi informasi terhadap motivasi belajar Mahasiswa UINFAS Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menunjukkan hubungan yang bersifat sebab akibat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 124 mahasiswa. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu angket sebanyak 35 pernyataan yang terdiri dari 20 pernyataan indikator motivasi belajar dan 15 pernyataan indikator teknologi informasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas data dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa R sebesar 0.655 serta probabilitas >0.05 . Artinya hipotesis diterima, adanya hubungan yang kuat dan berarah positif antara teknologi informasi terhadap motivasi belajar dengan nilai sumbangsih 42,9%. Selebihnya 57,1% motivasi belajar dipengaruhi oleh variabel lain.
Penyesuaian Diri Anak Tunanetra yang Mengalami Gangguan Kesehatan Sipriani, Sipriani; Margianti, Cici; Putra, Aditya Sugara; Iqbal, Moch
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v1i1.2411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penyesuaian diri anak tunanetra yang mengalami gangguan kesehatan. Nakata mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan tunanetra ialah mereka yang mempunyai kombinasi ketajaman penglihatan hampir kurang dari0.3 (60/200) atau mereka yang mempunyai tingkat kelainan fungsi penglihatan yang lainnya lebih tinggi, yaitu mereka yang tidak mungkin atau berkesulitan secara signifikan untuk membaca tulisan atau ilustrasi awas meskipun dengan mempergunakan alat bantu kaca pembesar. Pengukuran ketajaman penglihatan dilakukan dengan mempergunakan international chart yang disebut Eyesight-Test.Penelitian ini dilaksanakan pada 7 April 2020 kemudian pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu tiga orang tunanetra yang mengalami gangguan kesehatan.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan DCM.Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik dengan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, yaitu analisis data yang berupa kata-kata atau kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyesuaian diri anak tunanetra di sekolah dapat berbeda satu anak dengan anak yang lain. Subjek kedua dan ketiga di sekolah menunjukkan penyesuaian diri yang cukup baik sedangkan subjek pertama juga menunjukkan penyesuaian dirinya di lingkungan sosialnya juga cukup baik. Permasalahan yang paling menonjol yaitu kesehatan seperti kepala pusing dan lainnya, juga memiliki permasalahan pada ekonomi seperti kita lihat pada subjek pertama yang tidak bisa menempuh pendidikan dikarenakan oleh kondisi orang tua yang kurang mampu, dan juga pribadi seperti pesimis artinya anak dengan tunanetra ini sangat membutuhkan pendampingan yang cukup oleh orang tuanya atau orang-orang disekitarnya.
Hubungan Antara Monitoring Diri dan Dukungan Organisasi Terhadap Kinerja Kontekstual Pada Karyawan Cv. Corien Centre Bengkulu Kurniati, Anita Tri; Tentama, Fatwa
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 1, No 1: April 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v1i1.2412

Abstract

Karyawan dalam mencapai kinerja organisasi yang baik tidak hanya melakukan tugas-tugas formal tetapi juga melakukan pekerjaan yang melebihi jobdesknya yang disebut dengan kinerja kontekstual. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja kontekstual, antara lain pemantauan diri dan dukungan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pemantauan diri dan dukungan organisasi terhadap kinerja kontekstual. Karakteristik populasi penelitian ini adalah karyawan dengan jumlah 61 orang, memiliki masa kerja 1 tahun dan pendidikan minimal S1, dengan rentang usia antara 23-35 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling yang melibatkan 61 karyawan dari berbagai bidang. Ada tiga skala yang digunakan yaitu skala pemantauan diri sebanyak 24 aitem, skala dukungan organisasi sebanyak 24 aitem, dan skala kinerja kontekstual sebanyak 25 aitem. Hasil pengujian hipotesis dengan teknik Analisis Regresi menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemantauan diri dan dukungan organisasi terhadap kinerja kontekstual yang dapat dilihat dengan tingkat signifikansi korelasi p = 0,000 (p < 0,01). Jadi terdapat hubungan positif dan sangat signifikan p = 0,000 (p < 0,01) antara self monitoring dengan kinerja kontekstual dan juga terdapat hubungan positif dan signifikan p = 0,017 (p < 0,05) antara dukungan organisasi dengan kinerja kontekstual. Sumbangan efektif pemantauan diri terhadap kinerja kontekstual pegawai sebesar 34,481% dan sumbangan efektif dukungan organisasi terhadap kinerja kontekstual pegawai sebesar 19,189%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6