cover
Contact Name
LAILATUL BADRIYAH
Contact Email
lailatulbadriyah0409@gmail.com
Phone
+6281215411992
Journal Mail Official
istisyfa@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Fatah Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Journal of Islamic Guidance and Counseling
ISSN : -     EISSN : 30472717     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/istisyfa
Jurnal Istisyfa spesialisasi dalam Bimbingan dan Konseling Islam, dimaksudkan untuk memberikan sarana diskusi dan mengkomunikasikan penelitian orisinal dan isu-isu relevan. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian yang mencakup seluruh aspek konseling, Psikologi, Bimbingan, Kesehatan Mental, Psikoterapi yang masuk dalam konteks Islam.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2025): April" : 10 Documents clear
Keutamaan Waktu dalam Islam sebagai Sumber Motivasi Mahasiswa Perantau dalam Menjalani Kehidupan Akademik Dwi Rahmadani
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.9928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman mahasiswa perantau dalammenghadapi tantangan akademik dan kehidupan sehari-hari serta memahami bagaimanaproses adaptasi mereka membentuk kemandirian. Penelitian menggunakan pendekatankualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga informan yang merupakanmahasiswa perantau.Data dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding,dan selectivecoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perantau mengalami beberapatantangan utama, yaitu tekanan emosional berupa rasa rindu dan kesepian akibat jauh darikeluarga, yang tergambar dari pernyataan informan,seperti jauh dari keluarga membuatbanyak mahasiswa merasa rindu akan suasana rumah dan saat saya sedang sakit saya merasasangat sendirian karena harus mengurus semuanya sendiri.Selain itu,tantangan manajerialmuncul dalam bentuk pengelolaan keuangan yang menuntut kemampuan memilah prioritas,sebagaimana dinyatakan membedakan kebutuhan dan keinginan serta harus dicatat apa sajapengeluaran kita selama 1 bulan.Tantangan berikutnya berkaitan dengan adaptasi sosial,dimana informan mengungkapkan perlunya membangun relasi baru melalui mulai percakapankecil dengan teman di kampus dan kehati-hatian dalam memilih lingkungan pergaulan agartidak salah arah. Mahasiswa juga menghadapi tekanan akademik yang bertambah berat,misalnya sekali bikin laporan ada 5 laporan dalam sehari itu bikin capek,yangmenggambarkan bahwa intensitas tugas turut memengaruhi kondisi emosional dan fisikmereka. Meskipun demikian, seluruh pengalaman tersebut justru membentuk kemandirian,seperti terlihat pada pernyataan sejak merantau mulai mandiri sering masak,sertapeningkatan kemampuan mengelola diri, bertanggung jawab, dan menjaga motivasi untukmembanggakan orang tua. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa prosesmerantau tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga menjadi sarana pembentukankarakter, ketahanan pribadi, dan kemampuan manajemen diri yang sangat berpengaruhterhadap keberhasilan akademik dan perkembangan kedewasaan mahasiswa perantau.
Hubungan perilaku asertif dengan kesejahteraan psikologis siswa di SMK N 2 Bengkulu Utara Anggelia Desiska
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.8477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku asertifdengan kesejahteraan psikologis siswa di SMK Negeri 2 Bengkulu Utara.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif denganpendekatan korelasional. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi ProductMoment dari Pearson. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 172 siswa yangdipilih melalui teknik sampling tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwanilai r hitung sebesar 0,377 lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5%sebesar 0,000. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesisnol (Ho) ditolak. Artinya, terdapat hubungan positif yang signifikan antaraperilaku asertif dengan kesejahteraan psikologis siswa. Meskipun demikian,tingkat korelasi yang diperoleh tergolong rendah atau lemah. Hal inimenunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat perilaku asertif yang dimilikisiswa, maka semakin besar kecenderungan siswa tersebut memilikikesejahteraan psikologis yang baik.Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilakuasertif memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan psikologissiswa, meskipun pengaruhnya tidak terlalu kuat. Oleh karena itu,pengembangan perilaku asertif di kalangan siswa perlu didukung sebagaibagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Mengurangi Judi Online Pada Remaja Melalui Pemahaman QS-Al Baqarah 219 Wafis Marsella
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.9921

Abstract

ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan remaja dalamjudi online serta peran agama dan niat internal dalam proses penghentian perilakutersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan Penelitian kualitatif dengan teknikwawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh teman merupakan pemicu utama inisiasi judi online, sebagaimana informan mengungkapkan bahwa mereka tergoda bermain setelah melihat teman mengalami kemenangan. Kemenangan awal kemudian menciptakan penguatan perilaku (reward loop) yang mendorong remaja untuk terus berjudi meskipun mengalami kerugian. Kemudahan akses teknologi, seperti smartphone dan dompet digital, mempercepat siklus perjudian dan meningkatkan impulsivitas. Dampak yang muncul tidak hanya berupa kerugian finansial, tetapi juga keretakan hubungan keluarga, hilangnya kepercayaan, serta tekanan psikologis yang memperburuk kecanduan. Penelitian juga menemukan bahwa aktivitas keagamaan dapat mengurangi intensitas berjudi melalui pembatasan waktu dan perilaku, namun agama tidak berfungsi efektif tanpa dukungan niat internal yang kuat. Informan menegaskan bahwa kemampuan berhenti sepenuhnya bergantung pada kesadaran dan tekad pribadi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku judi online pada remaja merupakan hasil interaksi faktor sosial, psikologis, dan spiritual, serta memerlukan intervensi yang holistik untuk pencegahan maupun penanganannya. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pendidik, keluarga, dan lembaga terkait dalam merancang program pendampingan remaja yang berfokus pada regulasi diri, literasi digital, dan spiritualitas. 
Pengaruh Intensitas Membaca Al-Quran Terhadap Kecerdasan Spiritual Santri Pondok Pesantren Al-Huda Kota Bengkulu Devitamahardilla Devita mahardilla
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.8476

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji seberapa besar pengaruh intensitasmembaca AL-Quran terhadap kecerdasan spiritual santri pondok pesantren Al-Huda Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan jenis penelitian Korelasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 116santri. Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan angket skalalikert dengan media gogke from sebanyak 37 pernyataan dari variabel kecerdasanspiritual dan 14 pernyataan dari variabel intensitas membaca Al-Quran. Adapunteknik analisis yang digunakan yaitu uji deskriptif, uji kualitas data, uji aumsiklasik dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanintensitas membaca Al-Quran berpengaruh signifikan terhadap kecerdasanspiritual santri pondok pesantren Al-Huda Kota Bengkulu. Besar pengaruhintensitas membaca Al-Quran berpengaruh signifikan terhadap kecerdasanspiritual mencapai 83,1 %, dengan demikian terdapat 16,9 % variabel lain selainIntensitas Membaca Al-Quran yang tidak terukur dalam penelitian yangmemberikan perubahan terhadap variabel Kecerdasan Spiritual.
Motivasi dalam Al-Qur’an dan Hadis dalam Mengatasi Ketidakpercayaan Diri Pada Remaja Septin Padilah
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.9909

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana motivasi dari Al-Qur’an dan hadis berperan dalam mengatasi ketidakpercayaan diri pada remaja. Fenomena ketidakpercayaan diri muncul dari tekanan sosial, perbandingan kemampuan, serta persepsi negatif terhadap penampilan dan performa akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan tiga informan yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan pengalaman langsung dan kesediaan memberikan data secara mendalam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi sebagai bentuk triangulasi teknik untuk memastikan keabsahan informasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coping religius menjadi mekanisme utama yang digunakan remaja untuk mengurangi rasa cemas, membangun makna positif, serta meningkatkan keberanian menghadapi situasi yang menimbulkan rasa tidak percaya diri. Informan memanfaatkan ayat-ayat seperti Surah Al-Insyirah ayat 5–6 dan hadis tentang kesempurnaan ciptaan Tuhan sebagai sumber kekuatan spiritual yang menenangkan sekaligus memotivasi tindakan adaptif. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga dan teman turut memperkuat proses coping religius dengan memberikan keyakinan, validasi, dan dorongan emosional yang membantu remaja bangkit dari perasaan insecure. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pemaknaan religius, dukungan sosial, dan usaha peningkatan keterampilan merupakan fondasi komprehensif dalam mengatasi ketidakpercayaan diri pada remaja. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis mengenai peran spiritualitas dalam perkembangan psikologis remaja serta implikasi praktis bagi pengembangan program bimbingan dan pendampingan berperspektif nilai-nilai Islam.
Manfaat dari Berdoa dan Bersyukur dalam Kesehatan Mental Naisyla Rahmadiah
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.9912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna, pengalaman, serta dampak praktik berdoa dan bersyukur terhadap kesehatan mental mahasiswa dalam konteks akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan tiga mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan tahapan open coding, axial coding, dan selective coding untuk menemukan pola makna dan kategori tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai doa sebagai bentuk komunikasi dengan Tuhan yang memberikan rasa aman, pengharapan, serta menjadi sarana coping ketika menghadapi tekanan akademik; sebagaimana diungkapkan partisipan “berdoa membuat hati lebih tenang dan menurunkan rasa cemas.” Sementara itu, rasa syukur dipahami sebagai bentuk refleksi diri dan apresiasi atas apa yang dimiliki, seperti pernyataan informan bahwa bersyukur berarti “menghargai apa yang sudah dimiliki.” Praktik berdoa dan bersyukur dilakukan terutama sebelum ujian, ketika menghadapi tugas sulit, dan saat mengalami tekanan emosional. Penelitian menyimpulkan bahwa doa dan rasa syukur berperan sebagai mekanisme spiritual coping dan self-regulation yang berdampak positif terhadap ketenangan emosional, optimisme, dan kesejahteraan mental mahasiswa. Dengan demikian, praktik ini memiliki potensi dikembangkan sebagai pendekatan pendukung kesehatan mental berbasis spiritual yang bersifat sukarela dan inklusif dalam lingkungan pendidikan tinggi.
Pemahaman Religiusitas Shalat Jamak Dan Qasar Pada Mahasiswa Perantau Viona Medwianti
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.10357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan praktik mahasiswa terkait rukhsah shalat, khususnya pelaksanaan shalat jamak dan qasar dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory, yang meliputi tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat informan, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pemahaman konseptual serta dasar praktik rukhsah yang mereka lakukan. Temuan menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai definisi dan ketentuan rukhsah. Namun demikian, sebagian mahasiswa lainnya memiliki pemahaman yang lebih terbatas dan hanya menggambarkan rukhsah sebagai memperpendek shalat tanpa memahami ketentuan fiqh yang mendasarinya. Selain pemahaman teoritis, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa praktik rukhsah mahasiswa lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman situasional. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa rukhsah digunakan mahasiswa sebagai strategi adaptif dalam menghadapi tantangan mobilitas dan aktivitas yang dinamis, meskipun penerapannya belum sepenuhnya selaras dengan ketentuan syariat. Penelitian merekomendasikan perlunya pembinaan fiqh praktis yang lebih aplikatif serta edukasi keagamaan yang kontekstual agar pemahaman dan praktik rukhsah dapat dilaksanakan secara tepat.
Dinamika Hardiness pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Jelly Furnama Sari
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.8889

Abstract

Hardiness merupakan aspek penting dalam menghadapi tekanan dan tantangan hidup, terutama bagi ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ketahanan psikologis pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ibu menghadapi berbagai tantangan, baik secara emosional, psikologis, sosial, maupun ekonomi. Mereka mengalami tekanan batin, kecemasan, stigma sosial, dan keterbatasan finansial dalam pengasuhan anak. Meskipun demikian, para ibu menunjukkan ketahanan psikologis yang tinggi yang mencerminkan karakteristik hardiness, yaitu komitmen, kontrol, dan tantangan. Komitmen terlihat dalam sikap tanggung jawab dan keteguhan hati dalam merawat anak. Kontrol tercermin dalam kemampuan mengelola stres dan mengambil keputusan secara bijak. Sementara itu, aspek tantangan terlihat dari cara mereka memaknai kesulitan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pertumbuhan. Ketahanan psikologis ini dipengaruhi oleh strategi coping yang adaptif, tingkat religiusitas yang tinggi, serta dukungan sosial yang memadai. Ibu yang mampu mengakses dan memanfaatkan ketiga faktor ini cenderung lebih tangguh dalam menghadapi kondisi anak berkebutuhan khusus. Temuan ini menunjukkan bahwa hardiness berperan penting dalam memperkuat peran ibu dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjalani tanggung jawab pengasuhan.
Perilaku Positif Mahasiswa Melalui Konten Kejujuran Dikalangan Teman Sebaya di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Nafizah Putri
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.9938

Abstract

This study aims to examine the meaning of honesty in peer relationships and its impact on interpersonal dynamics. Using a qualitative approach, the research employed in-depth interviews with three informants aged 22–24 years. The findings indicate that honesty is understood as a core moral value that forms the foundation of trust, personal integrity, and a positive social environment. Honesty plays a crucial role in maintaining relationship stability and preventing interpersonal conflict. When dishonesty occurs, individuals’ responses depend on the severity and consequences of the behavior; repeated or harmful dishonesty tends to diminish trust and influence decisions regarding whether to maintain or distance oneself from the relationship. The study also reveals that open communication, consistency between words and actions, and the ability to keep promises serve as primary ways individuals implement and model honesty in daily interactions. Overall, the findings highlight that honesty is an essential element in building and sustaining the quality of peer relationships
Hubungan Perilaku Konsumtif dengan Pengambilan Keputusan dalam Menggunakan Shoppe Paylater di Kalangan Mahasiswa Jurusan Dakwah UINFAS Bengkulu Nales Monika
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2025): April
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i1.8479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara perilaku konsumtif dengan pengambilan keputusan dalam menggunakan shopee paylater. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode koresional. Pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan melakukan penyebaran angket. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Dakwah Uinfas Bengkulu dari angkatan 2021- 2022, dengan jumlah sampel 197 mahasiswa. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan positif antara perilaku konsumtif dengan pengambilan keputusan dalam menggunakan shopee paylater dengan hasil korelasi 0.319 dengan taraf signifikansi 0,000 yang artinya Rhitung >rtabel. Nilai r square sebesar 0, 101 yang menunjukkan bahwa perilaku konsumtif hanya memberikan sumbangsih sebesar 10,1% variasi pengambilan keputusan dalam menggunakan shopee paylater. Artinya hubungan terbilang lemah sesuai dengan nilai interpretasi yang ditentukan. Kata Kunci: Perilaku Konsumtif, Pengambilan Keputusan, Shopee Paylater.

Page 1 of 1 | Total Record : 10