cover
Contact Name
-
Contact Email
lppmstabbodhidharma@gmail.com
Phone
+6281296085803
Journal Mail Official
lppmstabbodhidharma@gmail.com
Editorial Address
Komplek MMTC, Jl. Williem Iskandar, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer (JPBISK)
ISSN : -     EISSN : 27981711     DOI : https://doi.org/10.56325/jpbisk.v5i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal "Pendidikan Buddha dan Isu Sosial Kontemporer" merupakan media akademik yang dirancang untuk menghubungkan nilai-nilai ajaran Buddha dengan tantangan dan realitas sosial masa kini. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah diskusi, eksplorasi, dan inovasi yang memperkaya perspektif keilmuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Cakupan Jurnal Jurnal ini mencakup berbagai topik, antara lain: Pendidikan Agama Buddha: Kajian tentang strategi, metode, dan dampak pendidikan agama Buddha dalam berbagai jenjang pendidikan formal maupun nonformal. Moderasi Beragama: Pendekatan ajaran Buddha dalam mendorong harmoni sosial dan toleransi antarumat beragama. Isu Sosial Kontemporer: Analisis ajaran Buddha terkait isu global seperti lingkungan, keadilan sosial, kesetaraan gender, kesehatan mental, dan perkembangan teknologi. Aplikasi Praktis Ajaran Buddha: Studi tentang bagaimana prinsip-prinsip Buddha diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghadapi perubahan sosial yang kompleks. Tujuan dan Manfaat Jurnal Jembatan Keilmuan dan Praktik: Menghubungkan ajaran spiritual Buddha dengan tantangan kontemporer yang dihadapi masyarakat modern. Pengembangan Literasi Keagamaan: Meningkatkan pemahaman publik terhadap relevansi ajaran Buddha dalam menghadapi isu-isu aktual. Mendorong Riset Inklusif: Menyediakan platform bagi akademisi, praktisi, dan pemikir untuk berbagi ide dan solusi inovatif berbasis kebijaksanaan Buddha. Peningkatan Kesadaran Sosial: Menawarkan wawasan baru dalam menangani isu-isu seperti konflik, ketimpangan sosial, dan krisis ekologi melalui nilai-nilai Buddhisme. Melalui jurnal ini, diharapkan muncul gagasan-gagasan segar yang tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam menghadapi dunia yang terus berubah. Ayo bergabung bersama kami untuk menggali lebih dalam hubungan antara ajaran Buddha dan isu sosial kontemporer, dan jadilah bagian dari solusi global berbasis nilai-nilai kebijaksanaan!
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): Juni" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI BUDAYA BAKU UNTUK TERAPI MINDFULNESS ISLAMI SEBAGAI ALTERNATIF PENANGGULANGAN KECEMASAN DAN DEPRESI DI KALANGAN GENERASI MUDA  (STUDI KASUS DI LINGKUNGAN DAARUT TAUHIID BANDUNG) Aini, Aini; Husna, Husna
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i1.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas implementasi budaya BAKU (Baik dan Kuat) dalam terapi mindfulness Islami sebagai alternatif penanggulangan kecemasan dan depresi di kalangan generasi muda Muslim, khususnya di lingkungan Daarut Tauhiid Bandung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya prevalensi gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi, di kalangan remaja Indonesia, yang diperparah oleh tekanan era digital dan minimnya intervensi berbasis nilai agama dan budaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan generasi muda Muslim yang aktif secara digital dan rutin mengikuti kegiatan keagamaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman semi terstruktur, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya BAKU dalam praktik mindfulness Islami mampu meningkatkan resiliensi, kesejahteraan psikologis, dan kemampuan pengelolaan emosi generasi muda. Pendekatan ini dinilai lebih relevan dan diterima karena selaras dengan nilai spiritual dan budaya yang dianut. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program kesehatan mental berbasis mindfulness Islami dan budaya lokal sebagai solusi preventif dan kuratif yang efektif untuk generasi muda Muslim di era digital. 
PERAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK MINAT DAN KONSISTENSI KEHADIRAN ANAK DI SEKOLAH MINGGU BUDDHA WIHARA BUDDHA RATANA KARANGASEM, BALI Sutriniasih, Sutriniasih; Karniawan, Karniawan; Acep , Acep
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i1.129

Abstract

Dukungan orang tua dianggap sebagai salah satu faktor penting yang memengaruhi komitmen dan minat anak-anak terhadap kegiatan keagamaan. Termasuk dalam mengikuti pendidikan keagamaan di wihara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola asuh orang tua dalam meningkatkan minat dan konsistensi kehadiran siswa di Sekolah Minggu Buddha (SMB) di Wihara Buddha Ratana Karangassem, Jl. Bhayangkara lingkungan Dangin Sema II no. 14 Amlapura, Kec. Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali.  Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek penelitian para orang tua siswa SMB, Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan orang tua, Observasi partisipatif terhadap anak, guru, dan orang tua dalam kegiatan SMB, serta dokumentasi studi pustaka yang relevan. Analisis data menggunakan model Milles Hubberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh yang diterapkan para orang tua siswa SMB Wihara Buddha Ratana adalah pola asuh otoritatif. Dalam pola asuh ini orang tua berperan sebagai figur otoritas yang bersikap hangat, responsif, dan komunikatif, namun tetap memiliki aturan yang jelas. Selain itu saddha (keyakinan) orang tua siswa yang kuat terhadap Tiratana (Buddha, Dhamma, dan Sangha) juga melandasi inisiatif mereka memperkenalkan Buddhisme pada anak. Kombinasi keduanya membuat para orang tua secara suportif-proaktif memfasilitasi anak untuk mengikuti kegiatan SMB baik secara teknis maupun emosional, yang pada akhirnya berdampak pada minat dan konsistensi kehadiran anak mengikuti SMB.
PROGRAM GERAKAN LITERASI DAN KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP MINAT MEMBACA Liana, Liana; Selwen, Selwen; Wongso, Wongso
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i1.130

Abstract

Penelitian ini didorong oleh rendahnya keterlibatan dalam membaca di kalangan siswa, yang menunjukkan ketidakpedulian yang nyata terhadap program literasi yang ditawarkan di lembaga pendidikan. Sejumlah besar siswa mengungkapkan kebosanan ketika diminta membaca oleh guru mereka, menunjukkan preferensi untuk bermain game daripada literatur. Situasi ini memerlukan perhatian mendesak terhadap kemanjuran inisiatif literasi sekolah dan kualitas layanan perpustakaan dalam memelihara minat membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak program gerakan literasi dan kualitas layanan perpustakaan terhadap minat baca siswa. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sampel terdiri dari 72 siswa sekolah menengah dari kelas X, yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tertutup, diikuti oleh analisis melalui uji asumsi klasik, regresi linier sederhana dan berganda, serta penilaian validitas dan reliabilitas instrumen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) program gerakan literasi secara positif dan signifikan memengaruhi minat baca siswa (t = 5,539; p = 0,000); (2) kualitas layanan perpustakaan juga memiliki dampak positif dan signifikan terhadap minat baca (t = 2,782; p = 0,007); dan (3) jika dipertimbangkan secara bersama-sama, kedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi minat baca siswa (F = 63,454; p = 0,000). Koefisien determinasi yang disesuaikan (Adjusted R²) sebesar 0,638 menunjukkan bahwa 63,8% variasi minat baca dapat dikaitkan dengan kedua variabel tersebut, sementara 36,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar cakupan penelitian ini. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan program literasi dan peningkatan kualitas layanan perpustakaan untuk menumbuhkan budaya membaca yang kuat di kalangan siswa. 
MEDITASI ANAPANASATI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA AGAMA BUDDHA KELAS X SMA W.R. SUPRATMAN 2 MEDAN Lisia, Lisia; Santoso, Santoso; Kumari, Kumari
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i1.131

Abstract

Hasil belajar siswa yang tidak optimal mencerminkan adanya kendala dalam proses pembelajaran, terutama yang berasal dari tekanan psikologis atau stres yang berlebihan. Kondisi ini sering kali menimbulkan berbagai dampak negatif seperti kecemasan, depresi, gangguan tidur, perubahan perilaku, dan penurunan konsentrasi, yang secara keseluruhan menghambat motivasi serta kinerja akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang efektif untuk membantu siswa dalam mengelola stres dan memulihkan keseimbangan mental. Salah satu metode yang menjanjikan adalah meditasi, khususnya meditasi Anapanasati, yang kesadaran penuh terhadap pernapasan untuk mencapai ketenangan batin dan kejernihan pikiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik meditasi Anapanasati terhadap motivasi belajar siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui penyebaran kuesioner kepada 127 siswa kelas XI SMA WR Supratman 2 Medan. Hasil analisis menunjukkan bahwa konversi memberikan kontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar sebesar 80,9%, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,809. Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai 19,087, jauh melebihi t tabel 1,979, dengan tingkat signifikansi 0,007 (<0,05), yang menyatakan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pengulangan Anapanasati dan motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Anapanasati dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar serta mendukung kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar pendidik mengintegrasikan praktik berpikir ke dalam kegiatan pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, produktif, dan berorientasi pada pengembangan potensi diri siswa.
MEDITASI ĀNĀPĀNASATI TERHADAP PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA BERAGAMA BUDDHA PADA KELAS XII SMA SWASTA BODHICITTA MEDAN Sutio, Sutio; Wongso, Wongso; Nuriani, Nuriani
JURNAL PENDIDIKAN BUDDHA DAN ISU SOSIAL KONTEMPORER (JPBISK) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAB Bodhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56325/jpbisk.v7i1.132

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi penting yang kerap menimbulkan ketegangan emosional akibat perubahan biologis dan sosial yang cepat. Ketidakmampuan remaja dalam mengelola emosi dapat menimbulkan sikap negatif, seperti menurunnya empati dan kesadaran sosial. Dalam konteks pendidikan Buddhis, latihan merenungkan Ānāpānasati diyakini mampu menumbuhkan kesadaran diri serta keseimbangan emosional melalui pengamatan napas yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik meditasi Ānāpānasati terhadap perkembangan kecerdasan emosional siswa beragama Buddha di SMA Swasta Bodhicitta Medan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada 100 siswa kelas XII. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ānāpānasati berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecerdasan emosional, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,873 dan nilai thitung 9,798, lebih tinggi dari t tabel 1,661 (p<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,495 menunjukkan bahwa 49,5% variasi kecerdasan emosional dipengaruhi oleh praktik pengeditan, sementara sisanya 50,5% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa latihan Ānāpānasati efektif dalam memperkuat kesadaran diri, pengendalian emosi, serta kemampuan interpersonal siswa. Secara praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan integrasi kegiatan konversi ke dalam proses pembelajaran sebagai sarana pengembangan karakter dan kesejahteraan psikologis peserta didik dalam pendidikan Buddhis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5