cover
Contact Name
Firdaus Syah
Contact Email
jurnalazkia@gmail.com
Phone
+6282367771980
Journal Mail Official
jurnalazkia@gmail.com
Editorial Address
Gedung A Kampus Al-Hilal Sigli. Jalan Lingkar Keniree, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh. Kode Pos. 24151
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam
Core Subject : Religion, Education,
Azkia : jurnal aktualisasi Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli, Aceh. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Pendidikan Agama Islam. Artikel yang dimuat dalam jurnal Azkia adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang Pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2 (2021): Desember" : 12 Documents clear
RELASI KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN SIKAP DISIPLIN SISWA DI LINGKUNGAN SEKOLAH Fuad MA
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.43

Abstract

Kecerdasan spiritual adalah hal yang sangat fundamental sebagai landasan awal pembentukan generasi. Kecerdasan spiritual seseorang akan memberi pada intelektualnya (IQ) dan emosionalnya (EQ), Disebut sebagai kecerdasan spiritual, dan bukannya kecerdasan lainnya, karena kecerdasan jenis ini sesungguhnya tumbuh dari fitrah manusia itu sendiri, kecerdasan jenis ini tidak diketahui melalui pelatihan, tetapi merupakan aktualisasi dari fitrah itu sendiri. Ia memancar dari kedalaman diri manusia itu sendiri, jika dorongan-dorongan keingintahuan dilandasi kesucian, ketulusan tanpa presentasi egoisme. Pada sisi lain, manusia juga harus melakukan pendakian yang bersifat menjalani hidup spiritual secara intensif.
PENGARUH KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PESERTA DIDIK Rusnawati
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.45

Abstract

Kompetensi guru merupakan hal yang sangat penting, harus terdapat pada diri seorang guru, karena tercapainya tujuan pembelajaran dalam pengelolaan pembelajaran, dapat diketahui dengan tinggi rendahnya hasil belajar yang diperoleh peserta didik. Karena itu kompetensi guru sangat mempengaruhi terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan kompetensi guru, untuk mengetahui macam-macam kompetensi guru, untuk mengetahui pengertian dan faktorfaktor yang mempengaruhi hasil belajar dan untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru pada hasil belajar peserta didik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode library research atau kajian pustaka. Dari hasil kajian pustaka ditemukan bahwa kompetensi guru dapat diartikan dengan kemampuan dan kewenangan guru dalam melaksanakan tugasnya. Guru dapat melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dan pengajar apabila guru sudah memiliki kecakapan atau kemampuan di dalam bidang yang berkaitan dengan pendidikan. Adapun kompetensi yang harus dimiliki oleh guru mencakup kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh peserta didik setelah terjadinya proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan nilai tes yang dilakukan guru namun hasil belajar tidak mutlak berupa nilai saja, akan tetapi dapat berupa perubahan atau peningkatan sikap, kebiasaan, pengetahuan, keuletan, ketabahan, penalaran, kedisiplinan, keterampilan dan sebagaimana yang menuju pada perubahan positif. Faktor yang mempngaruhi hasil belajar peserta didik adalah terdiri dari dua faktor, yaitu faktor internal (dalam diri peserta didik) dan faktor eksternal (dari luar), salah satunya dari kompetensi guru. Hasil belajar peserta didik sangat tergantung pada kemampuan dan kompetensi yang terdapat pada guru dalam mengelola pembelajaran. Hal ini dikarenakan hasil belajar peserta didik akan terlihat dari kemampuan peserta didik dalam memahami dan mengerti terhadap materi yang telah diajarkan guru. Keberhasilan kegiatan proses belajar mengajar dapat diukur dengan tercapai tidaknya tujuan yang telah ditetapkan.
STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DAN KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK Mustafa
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.46

Abstract

Penilaian ini akan menunjukkan tingkat keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam bidang tertentu. Semakin baik psikomotorik yang dimiliki maka keterampilan yang dimiliki semakin terampil, bahkan apabila ditambah dengan kreativitas dari masing-masing individu. Kreativitas akan ditunjukkan dengan hasil karya tentu didukung dengan kemampuan kognitif yang dimiliki seseorang. Selain itu juga psikomotorik akan sempurna sesuai dengan yang diharapkan apabila sering dilatih dan kegiatan bersifat rutin. Apabila hal ini telah dilakukan maka akan membuat orang semaki terampil dalam melakukan kegiatan yang ada dalam proses pembelajaran. Penilaian psikomotorik diharapkan akan mengalami peningkatan setelah mengikuti proses belajar. Proses belajar sebagai tahapan untuk meningkatkan keterampilan yang dimiliki dan diharapkan semakin berkembang. Penilaian psikomotorik akan diakumulasikan dengan penilaian afektif dan kognitif. Hal ini memang sesuai dengan aturan yang berlaku berdasarkan kurikulum yang berlaku dalam pendidikan Indonesia. Sehingga dalam hal ini kemampuan psikomotorik merupakan hal yang harus dimiliki seseorang agar mampu menghasilkan karya yang baik. Kemampuan psikomotorik siswa meningkat setelah digunakannya strategi pembelajaran aktif Hal ini dapat dilihat dari adanya langkah-langkah, dan penggunaan media menarik dalam membantu menerapkan strategi pembelajaran aktif. Faktor pendukung dan penghambat dalam mewujudkan hal tersebut adalah bimbingan dan kontrol guru, penggunaan media menarik, dan penggunaan strategi pembelajaran yang beragam
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP HASIL BELAJAR Nufiar
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.47

Abstract

Professional competence is a knowledge that must be possessed by every teacher, so that in the teaching and learning process, teachers will be more effective and efficient in teaching in the classroom and students will easily understand the material explained by the teacher. Professional emphasizes the mastery of science or management ability and its implementation strategy, professional is not just knowledge of technology and management but is more of an attitude, professional development is more than a technician not only has high skills but has the required behavior
KERJA SAMA ORANG TUA DAN GURU DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH Syarifah Rahmi
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.48

Abstract

Orang tua adalah pendidik utama bagi peserta didik. Selain pendidikan dari orang tuanya, kepribadian peserta didik ikut dipengaruhi oleh pendidikan yang didapatkannya dari gurunya yang berada di lingkungan sekolah. Guru menjadi orang tua kedua bagi peserta didik di lembaga pendidikan formal. Untuk itu guru memiliki tanggung jawab untuk dapat mengembangkan segala potensi yang dimiliki peserta didik. Berdasarkan uraian tersebut, maka penulis sangat tertarik untuk mengkaji lebih lanjut berkenaan dengan kerja sama orang tua dan guru dalam membentuk kepribadian peserta didik di sekolah. Untuk dapat menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan kajian pustaka. Dari hasil kajian pustaka ditemukan bahwasannya ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepribadian peserta didik, diantaranya adalah faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. adapun yang dapat menghambat guru dalam membina kepribadian peserta didik diantaranya adalah kurangnya perhatian keluarga, teman bergaul yang tidak baik, kurangnya motivasi. Untuk itu pentingnya kombinasi antara kerja sama guru dan orang tua dalam membentuk kepridian peserta didik, karena akan memberikan dampak yang signifikan dalam membentuk akhlak yang baik dan juga sangat mempengaruhi terhadap hasil belajarnya di sekolah.
MENGENAL TOKOH ALI HASJMY DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDIDIKAN DI ACEH Nurlisma
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.49

Abstract

Pendidikan Islam di Aceh secara historis dan sosiologis tumbuh kembangnya sangat komplek, meskipun rasa ketidakpuasan publik terhadap perkembangan pendidikan di Aceh saat ini menuai pro kontra dan menjadi isu hangat yang menjadi topik perbincangan tiap kalangan. Memudarnya kualitas pendidikan di Aceh saat ini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor namun bersinarnya pendidikan Islam di Aceh salah satunya adalah melalui peran Ali Hasjmy yang memiliki kapasitas yang tak terhitung, pemikiran, karya, perhatian dan hasil perjuangannya terhadap perkembangan pendidikan di Aceh adalah muara dari kebangkitan pendidikan Aceh saat ini. Terlahir dilingkungan keluarga ulama dan terpandang menjadikan sosok Ali Hasjmy sebagai penyokong dalam mewujudkan masyarakat aceh yang bermartabat dan berpendidikan. Memiliki pemikiran politik kebangsaan, kebudayaan, keagamaan, pemikiran pendidikan, pemikiran kesusastraan dan kenegaraan menjadikan beliau sebagai tokoh penting dalam riwayat dan perkembangan pendidikan di Aceh dulu dan kini.
PENDEKATAN SOSIOLOGI DALAM STUDI ISLAM Dahniar
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.50

Abstract

The presence of religion today is required to be actively involved in solving various problems faced by mankind. Religion should not only be used as a symbol of piety, but conceptually able to show effective ways to solve problems. Such guidance on religion can be answered when the understanding of religion which has so far used a normative theological approach is complemented by an understanding of religion that uses other approaches that operationally can provide answers to problems that arise. These various approaches include normative theological, anthropological, sociological, psychological, historical, cultural and philosophical approaches. The importance of a sociological approach in understanding religion can be understood because there are so many religious teachings related to social problems. Through a sociological approach, religion will be understood easily, because religion itself is derived for social purposes.
KONSEP PENDIDIK DALAM AL-QUR’AN Siti Hawa
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.51

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konsep Pendidik dalam Al-qur’an”. Pendidik adalah orang melakukan kegiatan dalam bidang mendidik. Pendidik memiliki dua jenis, yaitu pendidik kodrat dan pendidik jabatan. Peran dan tugas seorang pendidik adalah sebagai orangtua kedua bagi siswanya. Pendidik hendaknya memposisikan dirinya sebagai korektor, konselor, inspirator, motivator, mediator bagi peserta didik. Adapun karakter yang dimiliki oleh seorang guru professional adalah mempunyai komitmen pada proses belajar siswa, menguasai secara mendalam materi pelajaran dan cara mengajarkannya sampai dengan mampu berfikir sistematis tentang apa yang dilakukannya dan belajar dari pengalamannya. Kompetensi merupakan tolak ukur bagi seorang pendidik dalam melaksanakan tugasnya. Pendidik yang berkompetensi tinggi, maka ia akan dapat menjalankan proses pendidikannya dengan baik. Sebaliknya, apabila ia kurang berkompeten, maka akan kesulitan dalam menjalankan proses pendidikannya.
MODEL-MODEL INOVATIF PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Junaidah
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.52

Abstract

Model pembelajaran merupakan kerangka kerja yang memberikan gambaran untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa sehingga bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Model-model pembelajaran inovatif diterapkan agar siswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran sehingga materi yang disampaikan dapat melekat pada diri siswa. Pada pembelajaran matematika banyak sekali model inovatif yang dapat diterapkan antara lain model pembelajaran kontekstual, model pembelajaran langsung, model pembelajaran kooperatif, model pembelajaran Problem Based Learning, model pembelajaran Project Based Learning, Pembelajaran inquiry, dan Discovery Learning. Setiap model pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing, sehingga dalam menerapkan model pembelajaran guru haruslah menyesuaikan dengan materi yang akan diajarkan.
Sistem Pendidikan Islam dalam Hadis Firdaus Syah
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 16 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v16i2.53

Abstract

Sistem pendidikan Islam merupakan suatu pola yang menyeluruh dari suatu proses pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam baik yang formal maupun non formal sesuai dengan ajaran Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan Hadits. Sebagai manusia utusan Allah SWT, Nabi Muhammad s.a.w merupakan sosok panutan yang terbaik diantara manusia lain yang Allah ciptakan ke alam ini. Sistem pendidikan Islam yang dilaksanakan oleh beliau bersifat fleksibel dan universal sesuai dengan potensi yang dimiliki peserta didik, kebiasaan (adat-istiadat) masyarakat, serta kondisi alam di mana proses pendidikan tersebut berlangsung dengan diliputi oleh pilar-pilar akidah Islamiyah. Sistem pendidikan Islam pada masa rasulullah s.a.w berjalan sesuai arahan beliau. Semua komponen pendidikan berjalan berdasarkan sistem yang beliau terapkan. Rasulullah s.a.w sangat memperhatikan komponen-komponen yang mendasari sistem pendidikan Islam yang menjadi kunci terhadap keberhasilan beliau dalam mendidik umat ini. Adapun komponen-komponen tersebut antara lain yaitu; tujuan pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, metode, sarana dan prasarana pendidikan Islam, pendidik, dan peserta didik. Masing-masing komponen di atas saling terkait antara satu dengan lainnya yang akan mempengaruhi pembentukan sebuah sistem

Page 1 of 2 | Total Record : 12