cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
+6281396912891
Journal Mail Official
fai@uma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Agama Islam, Universitas Medan Area, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Adabiyah Islamic Journal
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 29863600     DOI : 10.31289
Core Subject : Religion,
Jurnal Islam Adabiyah, is a journal of Islamic Education published by Medan Area University, Indonesia, as a source of information and communication for academics, and observers of Islamic Education Perspectives. The papers published are the results of actual research, reflections, and critical studies on Islamic Education Perspectives. All papers are reviewed by at least two bestary partners and published twice a year (June and December). We invite authors to submit their articles, no publication fee is requested (free).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
METODE MEMAHAMI SUMBER AJARAN ISLAM; METODOLOGI PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus Masyarakat di Kota Medan) Meliastaras Surbakti; Muhammad Bintang Chadavi
Adabiyah Islamic Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v1i2.9692

Abstract

Islamic education is education that is carried out based on the pattern of Islamic teachings. Because Islamic teachings are based on the Qur'an, the Sunnah, the opinions of scholars and historical heritage, Islamic education is also based on the Qur'an, the Sunnah, the opinions of scholars and the historical heritage. The purpose of this study is to analyze how the development of community Islamic education in big cities such as Medan. This study uses a qualitative type, because it will describe, understand, and interpret data in the field. This research uses a case study approach. A case study is a research strategy, an empirical study that investigates a phenomenon in a real-life setting. The results of the study can be concluded that the existence of Islamic education in the community in big cities such as the city of Medan has a very large influence on the development and character of children's growth and development, children who live in rural areas will have a much better Islamic education than children who live in rural areas. big cities like Medan.
PENDEKATAN STUDI ISLAM DALAM PERSPEKTIF DOSEN DAN MAHASISWA (Studi kasus di UIN Sumatera Utara) Lathifah Amri Marbun; Nurabni
Adabiyah Islamic Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v1i2.9693

Abstract

ABSTRACT, Islamic studies is one of the branch of favorite knowledge to be discussed by experts in knowledge, especially in discussing a method that are used in studyng islam, this case is caused by the weaknesses of the understanding of islam people in learning methodologies, one of the cause is the lack of islam people in understanding methodologies. This thing is go through the development and the MI teachers qualities relate with the understanding of islamic studies it must be with approaches everything that are used in teaching and understanding islamic studies to the students of SD/MI. This writing is purposed to describe two approaches in understanding islamic studies that are methodologies approaches that are needed in understanding islam, also theoric approach is a doctrine that can used to understand islam and how to is the relate between the development and quality increasing of MI teachers.
UNSUR-UNSUR HADIS DAN ASBABUL WURUD HADIS DALAM STUDI ILMU HADITS Muhammad Fikri; Uswatun Hasanah
Adabiyah Islamic Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v1i2.10180

Abstract

Abstrak: Asbab al-wurud hadits adalah konteks atau latar belakang terjadinya suatu hadits, yang mempengaruhi penyampaian hadits tersebut.Dengan memahami unsur-unsur hadits, yaitu sanad, matan, dan ilmu Jarh wa Ta'dil, serta memahami asbab al-wurud hadits, umat Muslim dapat mengkaji dan memahami hadits dengan lebih baik. Hal ini membantu dalam memastikan keaslian dan keabsahan hadits, serta memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tujuan atau latar belakang di balik perkataan atau perbuatan Nabi Muhammad SAW yang direkam dalam hadits tersebut. Matan: Merujuk pada teks atau isi hadis itu sendiri. Matan terdiri dari kata-kata, frasa, kalimat, dan ayat yang membentuk narasi hadis. Sanad: Sanad adalah rantai penutur hadis yang menghubungkan perawi dengan Nabi Muhammad SAW. Sanad mencakup nama perawi dan perantara yang menyampaikan hadis dari generasi ke generasi. Mutawatir: Hadis yang diriwayatkan oleh jumlah perawi yang sangat besar sehingga mustahil mereka semua bersepakat untuk membuat kesalahan atau konspirasi. Hadis mutawatir dianggap memiliki kekuatan otoritas yang tinggi. Ahad: Hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah perawi yang lebih sedikit daripada hadis mutawatir. Hadis ahad dapat diandalkan jika perawinya terpercaya dan kualitas sanadnya cukup baik. Takhrij: Proses penelusurandan pengumpulan hadis dari berbagai sumber primer seperti kitab-kitab hadis dan koleksi riwayat para ulama hadis. Takhrij melibatkan analisis terhadap sanad dan matan hadis untuk menentukan keabsahan dan kekuatan hadis tersebut.
HADIST DITINJAU DARI PENISBATANNYA Nurdila Nasution; Faldo Mahesa; Amsal Qori Dalimunthe
Adabiyah Islamic Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v1i2.10181

Abstract

hadis maqthu‟ yang dalam literatur hadis dikenal sebagai riwayat yang disandarkan kepada nabi, sahabat dan tabi’in. Dianalisis berdasarkan definisi hadis yang menyatakan bahwa hadis adalah perkatan, perbuatan, dan takrir nabi, maka kedudukan hadis marfu’ mauquf dan hadis maqthu‟ ini perlu dipertegas. Sebab kedua hadis iniditinjau dari penisbatannya, yaitu kepada siapa hadits itu dinisbatkan matannya, jika kepada nabi maka hadist tersebut disebut marfu’, jika kepada sahabat maka hadist tersebut hadist mauquf dan jika kepada sahabat maka hadist tersebut hadist maqtu. Pembagian tersebut tanpa melihat apakah Riwayat tersebut shahih atau tidak. Sehingga ada Riwayat marfu’ yang shahih, ada yang tidak, ada Riwayat mauquf yang shahih ada pula yang tidak demikian juga pada maqtu’. Tulisan ini dapat menunjukkan bahwa sebagian hadis mauquf yang memenuhi persyaratan tertentu dapat diangkat statusnya menjadi hadis marfu‟, namun seluruh hadis maqthu‟ tidak dapat dipandang sebagai hadist. Semua hadist maqthu‟ adalah pendapat para tabi’in. This paper discusses the hadith according to its affiliation, namely marfu' mauquf and maqthu' hadith which in hadith literature are known as narrations based on prophets, companions and tabi'in. Analyzed based on the definition of hadith which states that hadith is the words, deeds, and interpretations of the prophet, then the position of marfu' mauquf hadith and maqthu' hadith needs to be emphasized. Because these two hadiths are viewed from the affiliation, namely to whom the hadith is attributed, if it is to the prophet then the hadith is called marfu', if it is to a friend then the hadith is mauquf hadith and if it is to a friend then the hadith is maqtu hadith. The distribution is regardless of whether the history is authentic or not. So there is a history of marfu' which is authentic, some are not, there is a history of mauquf which is authentic and some are not the same for maqtu'. This paper can show that some mauquf hadiths that meet certain requirements can be elevated to the status of marfu' hadiths, but all maqthu' hadiths cannot be seen as hadiths. All maqthu' hadiths are the opinions of the tabi'in
UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI SD MUHAMMADIYAH WONOREJO Fadilla, Azizah Dewi Nur; Al Khusnah, Ervin; Azizah, Sabila Nurul; Nurma, Gali
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i1.10961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan profesionalisme guru yang ada di SD Muhammadiyah Wonorejo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah guru. Informan dalam penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang diterapkan yaitu melalui observasi, wawancara, penelusuran kepustakaan dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman yang dilaksanakan dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menyatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh pihak SD Muhammadiyah Wonorejo dalam peningkatan profesionalisme guru diantaranya yaitu mengikuti pelatihan-pelatihan dinas tingkat kecamatan maupun kabupaten, mengirim guru ke pelatihan dan diklat yang diselenggarakan oleh pihak sekolah sendiri atau pihak luar, mengadakan pembinaan setiap hari sabtu dengan agenda pada pekan pertama adalah pembinaan teknis, pekan kedua adalah spiritual karakter building, pekan ketiga adalah pembinaan keorganisasian, dan raoat evaluasi pada pekan keempat, memberikan beasiswa kepada guru yang belum lulus kependidikan dan memenuhi kualifikasi akademik untuk mencapai standar kompetensi profesi, kepala sekolah melakukan supervisi pendidikan setiap satu bulan sekali dengan memeriksa kelengkapan administrasi guru. Kata kunci : Peningkatan, Profesionalisme, Guru
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PAI DI SMP MUHAMMADIYAH 8 SURAAKARTA Haryanti, Desi; Damayanti, Yunia; Salma, Fadiyah; Hanafi, Salis; Assegaf, Ja'far Sodiq
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i1.10995

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan peran kepala sekolah selama ini secara umum tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Peran sebagai pendidik, manajer sekolah, administrator, supervisor, leader, climator, motivator, entrepreneur/innovator telah dilaksanakan dengan baik. Profesionalisme guru sekolah tersebut selama ini secara kuantitas telah memiliki jumlah guru yang cukup, setiap guru mengajar telah disesuaikan dengan kualifikasi pendidikannya. Dilihat dari segi kualitas kinerja secara umum cukup disiplin dan lincah. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru disekolah tersebut dengan membuat perencanaan kerja sekolah jangka 4 tahun dan 1 tahun dalam hal pendidik dan tenaga kependidikan, serta melaksanakan berbagai upaya peningkatan profesionalisme guru meliputi: pembinaan kedisiplinan kerja, pemberian motivasi dan penghargaan, menjalin hubungan kerja yang baik, pemberian dan pemenuhan kesejahteraan dan jaminan keselamatan kerja, menyediakan kebutuhan aktualisasi diri dan pengembangan diri, mengikuti pelatihan kependidikan, seminar, workshop, diklat, pendidikan lanjut, dan program sertifikasi guru.
PENTINGNYA PROFESIONALISME GURU DALAM MENDIDIK SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 8 SURAKARTA 9 Aulia, Nova; Pratama, Diah Putri Ayu Suryani; Nurrohman, Muhammad Habib; Fatchudin, Firman Ares Arif
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Adabiyah Islamic Journal, Indonesia, Madinah, Thailand
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i2.10997

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan profesionalisme guru dalam mendidik siswa di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum sedangkan informan penelitian adalah guru mata pelajaran pendidikan agama islam. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi secara langsung, wawancara, serta studi kepustakaan. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis data model induktif. Analisis Data Induktif adalah penarikan kesimpulan yang berangkat dari fakta-fakta khusus, untuk kemudian ditarik kesimpulan secara umum. Langkah-langkah analisis data yang peneliti lakukan yaitu: pengumpulan data, reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan. Sedangkan pemeriksaan keabsahan data melalui triangulasi sumber data. Hasil penelitian menyatakan bahwa guru di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta selalu diikutkan diklat profesionalisme guru yang diadakan oleh dinas pendidikan untuk guru mata pelajaran umum, sedangkan untuk guru mata pelajaran pendidikan agama Islam mendapatkan dua pelatih atau diklat yaitu dari dinas pendidikan dan kementerian agama. Para guru juga dituntut untuk lebih berinovasi dalam penyampain materi pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai teknologi, walaupun pada kenyataannya sarana dan prasarana belum mencukupi sepenuhnya. Kata kunci: profesionalisme guru ,
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR sw, Ria Sintawati; Lestari , Fitri; Suharto, Luthfi Imam; Triada, Anni'mah
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i1.10998

Abstract

Abstrak : Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui kompetensi professional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Jenis penelitian merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah sedang informan penelitian para wakil kepala sekolah, dan para wali kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, penelusuran kepustakaan dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman dilaksanakan dengan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data melalui triangulasi sumber data. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) kompetensi Guru SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar relatif baik; 2) upaya-upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah dan guru dalam mengembangkan kompetensi professional dengan mengikuti diklat, pelatihan penataran, workshop, dan kelompok kerja guru, dan 3) kendala yang dihadapi diantaranya penguasaan ilmu dan teknologi yang masih kurang, kurang kreatifitas guru, guru yang mengajar bukan dibidangnya. Kata Kunci: Kompetensi; Profesional Guru; Mutu Pendidikan
ANALISIS LAFADZ DITINJAU DARI SEGI DILALAHNYA (MANTUQ DAN MAFHUM) Assidddiq, Hasbi
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Adabiyah Islamic Journal, Indonesia, Madinah, Thailand
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i2.11222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang salah satu pembahasan yang sangat urgen dalam al-Qawa’id usuliyyah yakni mantuq dan mafhum. Memahami dan mengetahui permasalahan ini dapat membantu dalam memahami hukum atau makna yang terkandung baik secara tersurat maupun tersirat di dalam al-Qur’an dan hadis sehingga bisa terhindar dari keputusan-keputusan hukum yang rancu lagi menyesatkan ditengah-tengah masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) yakni penelitian dengan mengumpulkan data dari buku-buku, jurnal, dan data-data yang lain yang ada sangkut pautnya dengan tema pembahasan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwanya dalil-dalil yang terkandung didalam al-Qur’an dan hadist tidak semuanya memberikan pemahaman atau penjelasan yang jelas secara langsung, akan tetapi banyak dalil-dalil yang maknanya tersirat sehingga membutuhkan dalil-dalil yang lain untuk memahami maksud yang terkandung di dalam al-Qur’an dan hadis. Implikasi dari penelitian ini guna untuk memberikan wawasan tentang mantuq dan mafhum, mulai dari pengertiannya, pembagian, jenisnya serta bagaimana cara memahami dalil dari segi mantuq dan mafhumnya.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI METODE BERCERITA SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK AKHLAK MULIA PADA ANAK TPQ MASJID AL-IKHLAS MUNYUNG, KWARASAN, GROGOL, SUKOHARJO Hasanah, Wahidah Nur Hasanah; Aryanto, Joko Aryanto; Fauzi, Muhammad Ibnu Fauzi
Adabiyah Islamic Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Adabiyah Islamic Journal
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/aij.v2i1.11636

Abstract

Pendidikan adalah proses paling bertanggung jawab dalam melahirkan manusia yang memiliki karakter kuat sebagai modal dalam membangun peradaban yang gemilang. Permasalahan dalam kajian ini adalah apakah pendidikan karakter dengan pemberian cerita mampu membentuk akhlak mulia pada anak-anak TPQ Masjid Al-Ikhlas? Dari rumusan masalah tersebut, tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui bahwa bercerita menjadi metode yang relevan dalam menyampaikan penanaman akhlak mulia pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pemerolehan data bertumpu pada trianggulasi data yaitu wawancara, pengamatan dan analisis dokumen, dengan teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan yaitu metode cerita yang interaktif, menyenangkan dan dilakukan secara kontinu mampu menjadi metode yang relevan untuk menyampaikan pesan tentang akhlak mulia sehingga dapat merangsang pemikiran dan emosional anak, serta menginspirasi mereka menerapkan pesan cerita dalam kehidupan tanpa ada paksaan.

Page 2 of 3 | Total Record : 27