cover
Contact Name
Akhmad Habibullah
Contact Email
akhmad.habibullah@upstegal.ac.id
Phone
+6287730994000
Journal Mail Official
akhmad.habibullah@upstegal.ac.id
Editorial Address
Jl. Pala Barat 4a No 664
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Governance Journal : Kajian Politik-Pemerintahan
ISSN : -     EISSN : 27211991     DOI : https://doi.org/10.24905/igj
Core Subject : Social,
IGJ (Indonesian Governance Journal): Kajian Politik - Pemerintahan, with registered number ISSN 2721-1991 (Online), is a peer-reviewed journal conducted by a team under KAPSIPI (Kesatuan Asosiasi Program Studi Ilmu Pemerintahan Indonesia), Governmental Studies Program, Faculty of Social and Politic Science, Universitas Pancasakti Tegal. it is on the national level that covers a lot of common problems or issues related to the Government Studies. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research result that have been archived in the area of Governmental Studies and Local Politic.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1" : 7 Documents clear
Pelaksanaan E-Government pada Aplikasi Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online (Sikesal) di Kota Jambi Tahun 2018-2019 Hanafi Ahmad, Zakly; Muchid
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.58

Abstract

Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online atau Sikesal merupakan sebuah program E-Government yang berfungsi sebagai tempat pengaduan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Kota Jambi yang berkaitan dengan perbaikan atau permasalahan pelayanan publik. Permasalahan pada penelitian ini adalah belum optimalnya pelaksanaan aplikasi Sikesal di Kota Jambi dikarenakan beberapa indikator kesiapan pelaksanan E-Government itu tidak tercapai. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksaan E-Government pada aplikasi Sikesal di Kota Jambi tahun 2018-2019. Penelitian ini menggunakan teori Indrajit yakni terkait indikator kesiapan pelaksanaan E-Government di daerah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan melakukan wawancara mendalam. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kota Jambi, tepatnya di Dinas Komunikasi Informatika serta beberapa Dinas yang memiliki laporan terbanyak pada aplikasi Sikesal ini. Jenis dan sumber data penelitian dibagi atas data primer dengan teknik pengambilan informan secara purposif dan data sekunder berupa data-data penunjang yang berkaitan dengan aplikasi Sikesal. Hasil penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan E-Government pada aplikasi Sikesal oleh Pemerintah Kota Jambi tahun 2018-2019 berjalan tidak optimal, hal ini dikarenakan tingkat kesiapan E-Government hanya terpenuhi dua indikator dari total lima indikator pelaksanaan.
Implementasi Kebijakan Dana Desa Berbasis Kearifan Lokal di Desa Karama Kabupaten Polewali Mandar Nasriah, Sitti; Hakim, Hamka; Rulinawaty
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.59

Abstract

Salah satu lokus dari implementasi Kebijakan Dana Desa, yaitu di desa Karama yang memiliki karakter tersendiri oleh kebiasaan hidup masyarakatnya secara turun-temurun, maka tujuan penelitian ini: (1) Mengkaji faktor-faktor penentu implementasi kebijakan dana desa di Desa Karama Kabupaten Polewali Mandar. Dan (2) Mengkaji faktor penyebab keberhasilan (penghambat) implementasi kebijakan dana desa berbasis kearifan lokal di Desa Karama Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, peneliti memperoleh data secara langsung di tempat penelitian bersumber dari informan yang terdiri dari masyarakat Desa Karama, yaitu perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidik, dan Masyarakat. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian adalah: (1) Faktor-faktor penentu pada implementasi kebijakan dana desa di desa Karama. (2) Faktor penyebab keberhasilan (penghambat) implementasi kebijakan dana desa berbasis kearifan lokal di desa Karama belum optimal.
Evaluasi Pelatihan Digital Marketing Pemerintah Kabupaten Sleman dalam Pemberdayaan UMKM di Tengah Krisis Pandemi Covid-19 Aribah Hanif, Nita; Eko Atmojo, Muhammad
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.60

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelatihan digital marketingyang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dalam rangka memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai upaya dalam mendongkrak perekonomiannya di tengah Pandemic Covid-19. Masalah difokuskan pada sejauh mana pelatihan tersebut berdampak positif bagi UMKM. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Daniel L. Stufflebeam (1973) yaitu teori evaluasi CIPP yang terdiri Context, Input, Process, dan Product. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan teknik dokumentasi kemudian dianalisis secara kualitatif dengan bantuan Nvivo12. Kajian ini menyimpulkan bahwa Dalam dimensi context, inisiatif penyelenggaraan pelatihan digital marketing yang dilakukan cukup menjawab problematika yang dihadapi UMKM terkait kesulitan pasar di tengah pandemic covid-19. Dalam dimensi input, yaitu ketersediaan sumber daya penunjang pelatihan ini, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman memiliki SDM, ketersediaan dana, serta sarana prasarana yang memadahi. Dalam dimensi process, menunjukan bahwa penyelenggaraan pelatihan digital marketing berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Kemudian dalam dimensi product, menunjukan bahwa pelatihan digital marketing yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Sleman belum efektif. Penyelenggaraan pelatihan digital marketing yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman belum sepenuhnya memenuhi teori evaluasi CIPP sebagaimana yang dikembangkan oleh Daniel L. Stufflebeam.
Model Optimalisasi Peran Perempuan dalam Pembangunan Desa Setyowati, Yuli; Giawa, Analius; Marina, Rema
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.61

Abstract

Berdasarkan data BPS, Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di Indonesia tahun 2019 sebesar 75,24 dan di tahun 2020 menunjukkan nilai 75,57, hal ini masih menunjukkan adanya ketimpangan gender. Kondisi ketimpangan gender juga terjadi di tingkat desa, dan terdapat lebih dari 75.000 desa yang tersebar di 34 provinsi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan dalam pembangunan desa dan menemukan model yang relevan dengan kultur masyarakat untuk mengoptimalisasi peran perempuan di ruang-ruang publik yang tersedia. Penelitian ini dilakukan di Desa Dadapayu Semanu Gunung Kidul DIY, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara kolaboratif antara wawancara, observasi, Focus Group Disscussion (FGD), dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposif, terdiri dari Kepala Kalurahan Dadapayu, Perangkat Kalurahan, Ketua Program Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan para pegiat perempuan. Analisis data menggunakan model analisis interakstif yang terdiri dari tiga komponen utama yaitu dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini adalah: 1) peran perempuan dalam pembangunan desa di Kalurahan Dadapayu tergolong baik dibuktikan dengan tingginya antusiasme dan partisipasi yang tinggi, namun belum didukung dengan adanya komitmen yang tinggi dari pemerintah desa dan tersedianya akses bagi perempuan untuk mengoptimalkan peran dalam pembangunan desa; 2) model optimalisasi peran perempuan dalam pembangunan desa meliputi beberapa dimensi yaitu: komitmen pemerintah desa, visi dan misi desa, kebijakan desa tentang perempuan, kepemimpinan kepala desa, aksesibilitas bagi perempuan melalui lembaga-lembaga desa, dan partisipasi perempuan.
Analisis Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa Proyek Hambalang Sapto Saputro, Amin; Pribadi, Ulung
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.62

Abstract

Artikel ini ini membahas dominasi aktor yang terlibat dalam korupsi proyek pengadaan untuk proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional Nasional (P3SON) di hambalang, yang melibatkan Andi Mallarangeng sebagai Kementerian Pemuda dan Olahraga pada saat itu. Secara metodologis, ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan keputusan Mahkamah Agung No. 2427 K / Pid.sus / 2014 sebagai basis data. Untuk mempertajam analisis, peneliti menggunakan Crosstab Query pada aplikasi Nvivo 12 plus. Penelitian ini menemukan bahwa adanya tiga aktor yang paling dominan dalam kasus hambalang ini. Andi Mallarangeng sebagai Kementerian Pemuda dan Olahraga, kemudian Wafid Muharram sebagai Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga dan juga KSO Adhi-Wika sebagai pihak yang mengusulkan untuk memenangkan lelang proyek Hambambalang.
Upaya Non-Government Organization (NGO) dalam Pencegahan Korupsi di Daerah Abdu Nugraha, Irwan; Laily Arofati, Isna; Hartomi Akta Padma Eldo, Dwian
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.63

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Non-Government Organization (NGO) dalam pencegahan korupsi ditingkat Daerah. Penelitian ini berfokus kepada NGO Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) yang ada di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. GMPK merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang pencegahan dan pemberantasan korupsi mulai dari tingkat pusat sampai saat sekarang ini sudah tersebar di daerah-daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik observasi, wawancara dengan stakeholder, dan telaah dokumendan sumber referensi untuk mendapatkan data yang mendalam darinarasumber. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peran organisasi GMPKdalam melakukan pencegahan korupsi dilakukan dengan beberapa kegiatan yaitu pendidikan anti korupsi untuk segala kelompok usia, rencana GMPK ikut serta dalam mengawasi dana desa, serta pendampingan dalam pelaporan kasuskorupsi. Meskipun dalam melaksanakan perannya dalam pencegahan korupsi organisasi GMPK belum maksimal, namun dengan adanya organisasi GMPKcukup membantu pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam melakukanpencegahan korupsi dilingkungannya.
Collaborative Governance dalam Pengembangan Kampung Majapahit Sebagai Desa Wisata di Desa Bejijong Kecamtan Trowulan Kabupaten Mojokerto Safitri Vandayani, Dynda; Widiyarta, Agus
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v5i1.64

Abstract

Pembangunan dan pengembangan potensi desa berbasis wisata pedesaan atau desa wisata saat ini menjadi daya tarik tersendiri di Indonesia. Salah satunya yaitu pengembangan Kampung Majapahit sebagai Desa Wisata di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Dengan mengusung Konsep desa one village multiproduct, desa wisata ini menawarkan beragam produk wisata. Dengan konsep tersebut pula Desa Wisata Majapahit Bejijong terpilih menjadi 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis collaborative governance dalam pengembangan Desa Wisata di Kampung Majapahit Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini dianalisis menggunakan model collaborative governance dari Ansell and Gash yang memiliki empat variable yaitu kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dalampengumpulan data. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa model kolaborasi pengembangan Kampung Majapahit sebagai Desa Wisata di Desa Bejijong melibatkan beberapa pihak, diantaranya Pemerintah Desa Bejijong, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, masyarakat, dan pihak swasta yaitu dari Yayasan Lumbini Buddha Parini Bana. Dalam penelitian ini juga dijelaskan bahwa proses kolaborasi telah dilaksanakan dengan baik meskipun masih ada beberapa kekurangan dan kendala, namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik dan tidak mengganggu proses kolaborasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7