cover
Contact Name
Bowo Sugiharto
Contact Email
bowo@fkip.uns.ac.id
Phone
+6281393233421
Journal Mail Official
biopedagogi@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Bio-Pedagogi : Jurnal Pembelajaran Biologi
ISSN : 22526897     EISSN : 2715176X     DOI : https://doi.org/10.20961/bio-pedagogi
Bio-Pedagogi. Jurnal Pembelajaran Biologi adalah jurnal yang dimiliki oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNS. Jurnal Bio-Pedagogi akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cakupan bidang ilmu pembelajaran biologi. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah kritis dan komprehensif atas isu penting dan terkini atau resensi dari buku ilmiah yang tercakup dalam pembidangan jurnal.
Articles 188 Documents
Analisis kemampuan bertanya siswa pada model pembelajaran discovery learning materi animalia kelas X Martina Br Pasaribu; Adam Fernando; Nur Eka Kusuma Hindrasti
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 11, No 2 (2022): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v11i2.64459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas dan kategori kemampuan bertanya siswa berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning pada konsep Animalia. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Bintan Timur pada kelas X MIPA 1 semester genap tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi pertanyaan siswa, lembar observasi kemampuan bertanya siswa secara lisan dan instrumen pendukung yaitu lembar keterlaksanaan sintaks pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran discovery learning dapat merangsang siswa untuk bertanya. Kemampuan bertanya siswa terkait dimensi proses kognitif secara keseluruhan  masih tergolong rendah yaitu didominasi kategori kognitif C2 (memahami) sebanyak 43 pertanyaan dengan persentase sebesar 46%. Pertanyaan terkait dimensi pengetahuan secara keseluruhan didominasi oleh pertanyaan bersifat faktual sebanyak 48 pertanyaan dengan persentase sebesar 51,10%. Kemampuan siswa bertanya secara lisan dari empat indikator yaitu kategori sangat baik dengan persentase sebesar 85%. Tenth-grade students’ questioning skill in learning animalia with discovery learning. This research aims to determine the quantity and category of students questions ability based on Taxonomy Bloom Revision to implement the discovery learning on the material Animalia. The research was done in SMAN 1 Bintan Timur in class X MIPA 1 second semester of the 2021/2022 of the school year. The research method used in this research is descriptive analysis. Instrument used was observation to student’s questions, observation for student questions ability orally, and supporting instrument is learning syntax implementation. The results of this research was the discovery learning can stimulate students to ask questions. The students questions ability to the dimensions of cognitive processes are still relatively low, which is overall questions are dominated by the category of cognitive C2 (understanding) as many as 43 questions with the percentage 46%. Questions based to the dimensional of knowledge Bloom’s Revised Taxonomy whole are dominated by factual as many as 48 questions with the percentage 51,10%. The ability of students to ask orally from four indicators, the very good category wih a percentage of 85%.
Analisis kesulitan belajar daring pada mata pelajaran biologi siswa kelas XI SMAN 2 Mandau tahun ajaran 2021/2022 Prida Juniarti; Mellisa Mellisa
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 1 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i1.68134

Abstract

ENThis study aims to determine the difficulties of online learning in class XI Biology students at SMAN 2 Mandau. This research was conducted in January-March 2022. The implementation of this research used a quantitative descriptive method with survey techniques. The sampling technique used a random sampling technique (simple random sampling). The number of research samples is 122 students. The instrument used was an online learning difficulties questionnaire which consisted of 30 statement items and had been validated. The data collection technique in this study used a questionnaire which was distributed directly in the class. Based on the research, it is known that the factors causing online learning difficulties in biology class XI students are the first indicator of signal technical constraints and online learning disabilities in the high category of 70.76%, the second indicator of the implementation of interactions, assignments and teaching materials in online learning is 67.33% in the high category , the third indicator of stakeholders helping the government, schools, parents of students in online learning is 69.55% in the high category. Based on the results of data processing and analysis, it can be concluded that the online learning difficulties of class XI Biology students at SMAN 2 Mandau for the 2021/2022 academic year are included in the high category with a percentage of 69.21%.IDPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar daring pada mata pelajaran biologi siswa kelas XI SMAN 2 Mandau. Penelitian ini dilaksanakn pada bulan Januari-Maret 2022. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei pada siswa kelas XI SMAN 2 Mandau  Tahun Ajaran 2021/2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling secara acak (simple random sampling). Jumlah sampel penelitian adalah 122 siswa. Instrumen pada penelitian yang digunakan berupa angket kesulitan belajar daring yang terdiri dari 30 item pernyataan dan telah divalidasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan angket yang di sebarkan secara langsung di dalam kelas. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa faktor penyebab kesulitan belajar daring pada mata pelajaran biologi siswa kelas XI adalah indikator pertama kendala teknis signal dan ketidakmampuan belajar daring 70,76% kategori kuat, indikator kedua pelaksanaan interaksi, tugas, dan bahan ajar dalam belajar daring 67,33% kategori kuat, indikator ketiga stake holder membantu pemerintah, sekolah, wali murid dalam belajar daring 69,55% kategori kuat. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kesulitan belajar daring pada mata pelajaran biologi siswa kelas XI SMAN 2 Mandau Tahun Ajaran 2021/2022 memiliki nilai rata-rata persentase sebesar 69,21% dikategorikan kuat.
Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada pembelajaran ekologi SMA kelas X Alfin Amanatus Sa'adah; Puguh Karyanto; Nurmiyati Nurmiyati
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 1 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i1.69720

Abstract

ENThis study aims to: (1) develop an interactive multimedia based on articulate storylines at  ecology learning for class X high school. ; (2) to test the feasibility of an interactive multimedia based on articulate storylines at  ecology learning for class X high school. This research is a Research and Development (R&D)  with a Four-D Models (4D) by Thiagarajan, in this study was modified into Three-D Models (3D). The data collection technique was carried out by questionnaire. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results of research and development showed the characteristics of interactive multimedia based on articulate storylines are having interactive media, independent media, and deepening of ecological concepts. The characteristics of interactive multimedia based on articulate storylines that facilitate learning about population ecology, community ecology, and ecosystem ecology. The feasibility of the media showed an assesment of 89% from media experts, 89% from learning experts, 92% from practitioner/teacher responses and 95% from student responses. It was concluded that the media was suitable to be used as a medium for learning biology  in the KD 3.10 class X ecology material. IDPenelitian ini bertujuan untuk : (1) mengembangkan  multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada pembelajaran ekologi SMA kelas X. ; (2) menguji kelayakan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada pembelajaran ekologi SMA kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan Four-D Models (4D) yang dikembangkan oleh Thiagarajan, dalam penelitian ini dimodifikasi menjadi Three-D Models (3D). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan karakteristik multimedia interaktif berbasis articulate storyline ekologi, yaitu memiliki media bersifat interaktif, media bersifat mandiri dan pendalaman konsep ekologi. Karakteristik multimedia interaktif berbasis articulate storyline ekologi memfasilitasi pembelajaran ekologi populasi, ekologi komunitas, dan ekologi ekosistem.  Kelayakan media menunjukkan penilaian sebesar 89% dari ahli media, 89% dari ahli pembelajaran, 92% dari respon praktisi/ guru dan  95% dari respon siswa. Disimpulkan bahwa media layak digunakan sebagai media pembelajaran biologi pada materi ekologi KD 3.10 kelas X.
Penerapan model pembelajaran STAD pada materi konsep sistem ekskresi manusia terhadap hasil belajar siswa MTsN di Boyolali Yazid Kusaini Rahmawan; Djumadi Djumadi
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 13, No 1 (2024): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v13i1.80454

Abstract

ENThe aim of this research is to examine the application of the Student Team Achievement Division (STAD) learning model to learning outcomes in the human excretion system subject on eight grader in Boyolali. The method used is purposive sampling. The sample used was classes VIII C and VIII B, totaling 68 students. The data collection technique used was an observation sheet. The analysis technique used is descriptive analysis. The results of this research indicate that the use of the STAD (Student Team Achievement Division) learning model in terms of learning outcomes is quite effective. The results of the N-gain score test on the learning outcomes of the experimental class were 0.6 and the control class was 0.5, which was included in the medium category. The average score in the learning outcomes research obtained by the experimental class was 81.3, so it can be concluded that the use of the STAD learning model is very effective for learning outcomes. IDTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Sistem ekskresi pada manusia di kelas VIII MTsN di Boyolali tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII C dan VIII B yang berjumlah 68 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division) dilihat dari hasil belajar cukup efektif. Hasil uji N-gain score pada hasil belajar kelas eksperimen 0,6 dan kelas kontrol 0,5 yang termasuk kategori sedang. Rata-rata nilai pada penelitian hasil belajar didapatkan kelas eksperimen sebesar 81,3 sehingga dapat disimpulkan bahwa sangat efektif penggunaan model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar.
Pengembangan media pembelajaran berbasis arduino pada materi sistem ekskresi manusia untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik Fanny Fairuz Lubbiyah; Dina Dyah Saputri; Suci Siti Lathifah
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 2 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i2.76616

Abstract

ENThis research is to develop Arduino-based learning media products on human excretory system material to improve students' cognitive abilities. The background of this study is the limitations and lack of learning media used, as well as the low mastery of concepts in the excretory system material. The feasibility of learning media is seen from the average score of the validator's assessment. The research instruments used were expert and science teacher validation sheets, teacher and student response questionnaires, and cognitive ability test questions. The results of the research based on the results of the validator's assessment show that the resulting Arduino-based learning media has a feasibility value for all aspects indicated by an average of 82.47%. Based on the student response questionnaire, the average score was 85.47%. Based on the teacher's response questionnaire, an average score of 100% is included in the good category, this shows that Arduino-based learning media is appropriate for use in learning. Based on the results of the N-Gain trial, an increase in students' cognitive abilities was obtained by 0.62 in the moderate category and showed that the media was effectively used. Therefore it can be concluded that the use of Arduino-based learning media in the material of the human excretory system in effective learning is to improve students' cognitive abilities.IDPenelitian ini merupakan penelitian bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran berbasis Arduino pada materi sistem eksresi manusia untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Latar belakang dari penelitian ini yaitu keterbatasan dan kurangnya media pembelajaran yang digunakan, serta masih rendahnya penguasaan konsep pada materi sistem ekskresi. Kelayakan media pembelajaran dilihat dari rata-rata skor penilaian validator. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar validasi ahli dan guru IPA, angket respon guru dan peserta didik, dan soal tes kemampuan kognitif. Hasil penelitian berdasarkan hasil penilaian validator menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Arduino yang dihasilkan memiliki nilai kelayakan untuk keseuruhan aspek ditunjukkan dengan rata-rata sebesar 82,47%. Berdasarkan angket respon peserta didik mendapatkan nilai rata-rata sebesar 85,47% dengan kategori baik. Berdasarkan angket respon guru mendapatkan nilai rata-rata 100% termasuk dalam kategori baik, hal ini menujukkan bahwa media pembelajaran berbasis Arduino layak digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil uji coba N-Gain diperoleh peningkatan kemampuan kognitif peserta didik sebesar 0,62 dan menunjukkan bahwa media efektif digunakan. Oleh karena itu dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran berbasis Arduino pada materi sistem ekskresi manusia dalam pembelajaran efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik.
Identifikasi kesulitan belajar biologi siswa SMA di Kabupaten Kampar Petria Anugrah; Nurul Fauziah
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 13, No 2 (2024): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v13i2.80604

Abstract

ENLearning difficulties are inappropriate leraning caused by possible brain dysfunction, difficulty in academic tasks, and low leraning achievement. This research aims to determine the profile of student’s learning biology in class XI SMA Negeri 1 Tambang for the 2022/2023 academic year. This research in descriptive  research using  quantitative and qualitative approaches. The method used in this research is a survey method with collectioncarried aot through interview and qustionnaires. Sampling used a saturated sampling technique. The sample in this study was 120 class XI sciense students.  The data analysis technique uses quantitative descriptive. The questionnaire distributed consisted of 4 indicators with 32 statements. The results of the research revealed that the biology learning difficulty profile of class moderate, the community environmental indicators is 81,4 in the very high category. Based on the research results, it can be concluded that the profile of sudents’ learning difficulties in leraning biology in class  XI SMA N egeri 1 Tambang for the 2022/2023 academic year is vey high with a percentage of 78.9%IDKesulitan belajar merupakan ketidak tepatan pembelajaran yang disebabkan oleh kemungkinan adanya disfungsi otak, kesulitan dalam tugas-tugas akademik, dan prestasi belajar yang rendah, kesulitan belajar ini sering terjadi  pada setiap peserta didik karena ada berbagai faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XI SMA Negeri 1 Tambang Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode survei dengan pengumpulan pengumpulan dilakukan melalui wawancara dan angket. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang siswa kelas XI IPA. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Angket yang disebarkan terdiri dari 4 indikator dengan 32 pernyataan
Kajian keanekaragaman spesies araceae di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau sebagai buku saku berbasis 3D pageflip Maulana Reza Irfandy; Dharmono Dharmono; Maulana Khalid Riefani
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 1 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i1.60922

Abstract

ENAraceae diversity as a learning resource is still very rare, especially on a local basis, and a 3D Pageflip-based pocket book on Araceae material has never been developed before. This is what motivated the researchers to develop a 3D Pageflip-based pocket book about Araceae which was found in the mangrove area of Sungai Bakau Village. This study aims to determine the diversity of Araceae species in the Mangrove Area of Sungai Bakau Village, Kurau District, the validity and practicality of a 3D Pageflip-based pocket book. The method used in this study is a descriptive method with roaming techniques for data collection in the mangrove area of Sungai Bakau Village and developed into a 3D Pageflip-based pocket book which was tested for validity and practicality using Tessmer Formative Evaluation. Based on the results of the study, there were 9 species of Araceae found in the Mangrove Area of Sungai Bakau Village, namely: Calocasia esculenta, Xanthosoma sagittifolium, Dieffenbachia seguine, Colocasia esculenta var. ilustrilis, Alocasia macrorrhiza, Colocasia esculenta var.elena, Caladium bicolor var.florida, Syngonium auritum, and Syngonium podophyllum. The results showed that the validity test of the expert assessment obtained a very valid average result, namely, 95.4%, and the practicality (one to one) of the students obtained a very good average result, which was 90.5%. Based on the scores obtained, the 3D Pageflip-based Araceae species pocket book developed is very valid and very practical.IDKeanekaragaman Araceae sebagai sumber belajar masih sangat jarang ditemukan, terutama yang berbasis lokal, dan buku saku berbasis 3D Pageflip pada materi Araceae belum pernah dikembangkan sebelumnya. Hal inilah yang melatarbelakangi peneliti untuk mengembangkan buku saku berbasis 3D Pageflip tentang Araceae yang ditemukan di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis Araceae di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau, kevalidan dan kepraktisan buku saku berbasis 3D Pageflip. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik jelajah untuk pengambilan data di kawasan mangrove Desa Sungai Bakau dan dikembangkan menjadi buku saku berbasis 3D Pageflip yang diuji validitas dan praktikalitasnya menggunakan Tessmer Formative Evaluation. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 9 spesies Araceae yang ditemukan di Kawasan Mangrove Desa Sungai Bakau, yaitu: Calocasia esculenta, Xanthosoma sagittifolium, Dieffenbachia seguine, Colocasia esculenta var. ilustrilis, Alocasia macrorrhiza, Colocasia esculenta var. elena, Caladium bicolor var. florida, Syngonium auritum, dan Syngonium podophyllum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji validitas dari penilaian ahli memperoleh hasil rata-rata sangat valid yaitu 95,4%, dan kepraktisan (one to one) siswa memperoleh hasil rata-rata sangat baik yaitu 90,5%. Berdasarkan skor yang diperoleh, maka buku saku spesies Araceae berbasis 3D Pageflip yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis
Literature review: Analisis pengembangan panduan praktikum pada mata pelajaran biologi untuk tingkat SMA Irma Sufianingsih; Rahmadhani Fitri
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 13, No 2 (2024): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v13i2.88307

Abstract

ENThis literature review aims to assess and understand the needs and development of practical guidelines in biology subjects. The characteristics of biology as a science that has objects of study in the form of concrete objects and can be captured by the senses are developed based on empirical experience (real experience). One of the empirical experiences can be done through practical activities. Practical activities carried out are not only oriented towards the final results to be obtained, but involve how the process of finding scientific facts. The literature review analyzed 25 relevant articles and focused on the importance of the need for practical guidelines in biology subjects. Articles were obtained from several databases. The review results showed that several articles developed practical guidelines in the form of modules using 4-D or 3-D models. The results of the validity recapitulation showed the feasibility of the contents of A1-A5 in the valid-very valid category, with a value range of 79% - 96.66%. The average practicality results of A2-A4 can be stated that all of them are in the very practical category based on the assessment scores from the validator. Overall, A1-A5 is a media development product in the form of a practical guide that is suitable for use in the biology learning process because it has met the media suitability standards based on validity and practicality tests obtained from the accumulation of scores by the validator.IDLiterature review ini bertujuan untuk menilai dan memahami kebutuhan serta pengembangan panduan praktikum pada mata pelajaran biologi. Karakteristik Biologi sebagai ilmu mempunyai objek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata). Pengalaman empiris salah satunya dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir yang akan diperoleh, tetapi melibatkan bagaimana proses untuk menemukan fakta sains. Literature review menganalisis 25 artikel yang relevan dan berfokus pada pentingnya kebutuhan panduan praktikum pada mata pelajaran biologi. Artikel didapatkan dengan dari beberapa database. Hasil review menunjukkan bahwa beberapa artikel mengadakan pengembangan panduan praktikum baik berupa modul dengan menggunakan model 4-D atau 3-D. Hasil rekapitulasi validitas menunjukkan kelayakan isi A1-A5 dalam kategori valid-sangat valid, dengan rentang nilai 79% - 96,66%. Hasil rata-rata praktikalitas dari A2-A4 dapat dinyatakan bahwa seluruhnya masuk ke kategori sangat praktis berdasarkan skor penilaian dari validator. Secara keseluruhan A1-A5 merupakan produk pengembangan media berupa penuntun praktikum yang layak untuk digunakan pada proses pembelajaran biologi karena telah memenuhi standar kelayakan media berdasarkan uji validitas dan praktikalitas yang diperoleh dari akumulasi skor oleh validator.
Analisis proses pembelajaran biologi (kompetensi psikomotorik) ditinjau dari pemanfaatan laboratorium di SMA Negeri Kabupaten Klaten Mazwar Ismiyanto
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 13, No 1 (2024): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v13i1.84380

Abstract

ENThe purpose of this study was to determine (1) Psychomotor Competence in the Laboratory in implementing the science approach, and (2) Optimizing Laboratory Utilization in implementing the science approach. Survey research with a qualitative descriptive approach. The research subjects using purposive sampling technique consisted of 5 biology teachers, 162 X grade students and 5 infrastructure staff from five state high schools in Klaten Regency. The research data were collected through questionnaires, observations, and interviews. The data were analyzed using descriptive statistics combined with data triangulation.  This study shows that in five public high schools in Klaten Regency have implemented the biology learning process by optimizing laboratory utilization of 78.94 (very good), psychomotor competence in the use of practicum tools and materials of 71.16 (good), the implementation of practicum activities of 77.19 (very good). It is concluded that psychomotor competence, and optimization of laboratory utilization in five public high schools in Klaten district have been categorized as good. The input suggestions from researchers are that the practicum tools and materials are updated again and there is a need for laboratory assistants so that activities run smoothly. IDTujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) Kompetensi Psikomotorik di Laboratorium dalam melaksanakan pendekatan sains, dan (2) Optimalisasi Pemanfaatan Laboratorium dalam melaksanakan pendekatan sains. Penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian dengan teknik purposive sampling terdiri atas guru biologi sebanyak 5 orang, siswa kelas X sebanyak 162 orang dan staf sarana prasarana sebanyak 5 orang yang berasal dari lima SMA Negeri di Kabupaten Klaten. Data penelitian dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara. Data penelitian ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang dipadukan dengan triangulasi data.  Penelitian ini menunjukkan bahwa di lima SMA Negeri se-Kabupaten Klaten telah melaksanakan proses pembelajaran biologi dengan optimalisasi pemanfaatan laboratorium sebesar 78,94 (sangat baik), kompetensi psikomotorik dalam penggunaan alat dan bahan praktikum sebesar 71,16 (baik), keterlaksanaan kegiatan praktikum sebesar 77,19 (sangat baik). Disimpulkan bahwa kompetensi psikomotorik, dan optimalisasi pemanfaatan laboratorium di lima SMA Negeri kabupaten Klaten sudah dikategorikan baik. Adapun masukan saran dari peneliti yaitu agar Alat dan Bahan praktikum di update Kembali dan perlu adanya laboran agar kegiatan berjalan dengan lancar.
Efektivitas model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri di Sukoharjo Kafa A'izzani; Putri Agustina
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 2 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i2.76731

Abstract

 ENThe purpose of this study was to determine the effectiveness of the problem-based learning model on the learning outcomes of eleventh grade students at a senior high school in Sukoharjo in the 2022/2023 academic year. The method used is purposive sampling. The sample used was class XI MIPA 2 dan XI MIPA 3, totaling 72 students. The data collection technique used was a matter of pre-test and post test. The analysis technique used is the Normalized Gain (N-Gain) test. The results of this study indicate that in learning outcomes there are effective results between the problem-based learning model and the students’ learning outcomes. The average value in research learning outcomes was obtained at 72,1 so that it can be concluded that the use of problem-based learning models is effective for learning outcomes. IDTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Sukoharjo tahun ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 yang berjumlah 72 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah soal pre-test dan post test. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada hasil belajar terdapat hasil yang efektif antara model pembelajaran berbasis masalah dengan hasil belajar siswa kelas XI MIPA SMA. Rata-rata nilai pada penelitian hasil belajar didapatkan sebesar 72,1 sehingga dapat disimpulkan bahwa  efektif penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar.

Filter by Year

2012 2025