cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SOSIALITAS (Jurnal Ilmiah Pend. Sos-Ant)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 427 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 KURNIAWAN PUTRA, ARIS INDRA
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.765 KB)

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPETEAM GAME TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015Aris Indra Kurniawan Putra K8411012 ABSTRAK Aris Indra Kurniawan Putra.Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakara.            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas XI IPS 3 SMA N 2 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA N 2 Surakarta. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas XI IPS 3 mulai dari hasil tes pra tindakan, siklus I dan Siklus II , yaitu 74, 87 pada tahap pra tindakan meningkat menjadi 89,59 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 94,06 pada siklus II. Sementara aspek afektif sebesar 86, 23 % pada siklus I menjadi 95, 83 % pada siklus II. Kata Kunci : Team Game Tournament (TGT), prestasi belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Istiqomah, Nurul
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.42 KB)

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMATTAHUN PELAJARAN 2016/2017Nurul Istiqomah, Siti Rochani, Atik Catur BudiatiSkripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas MaretSurakarta, April 2017ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di kelas X-1 SMA Negeri Kebakkramat ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu:(1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-1  SMA Negeri Kebakkramat yang terdiri dari 35 siswa. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan test. Sedangkan teknik pendukung pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan teknik trianggukasi metode dan validitas isi. Teknik analisis data terdiri dari tiga komponen yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tindakan kelas dari siklus I sampai siklus II, diperoleh bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran sosiologi setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif Learning Cycle 7E pada siswa kelas X-1  SMA Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2016/2017. Terdapat kenaikan prosentase hasil belajar siswa yang dihitung dari nilai rata-rata siswa prasiklus dari 56,00 menjadi 72,77 yang mengalami kenaikan sebesar sebesar 16,77. Kenaikan juga terjadi sebesar 7,46 yang semula pada siklus I nilai rata-rata kelas 72,77 menjadi 80,23 pada siklus II. Simpulan penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif LearningCycle 7E dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-1  SMA Negeri KebakkramatKata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Learning Cycle 7E, Hasil Belajar Siswa
HABITUASI SELERA PADA PENGGEMAR MUSIK METAL DI KOTA SOLO Qodr, Taufiq
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.11 KB)

Abstract

HABITUASI SELERA PADA PENGGEMAR MUSIK METAL DI KOTA SOLOTaufiq Subhanul Qodr, Nurhadi, Siany Indria Liestyasari Pendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Marettaufiqsubhanul@gmail.comABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan metalheads dan pembentukan habituasi selera pada musik metal di Kota Solo yang memiliki acara musik terbesar se-Indonesia serta kota lahirnya Band Metal yang sudah menjamah kancah internasional yaitu Downforlife. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori habituasi dari Bourdieu.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam   memilih   informan,   peneliti   menggunakan   purposive   sampling   dan snowball sampling. Peneliti mewawancarai penggemar Musik metal, para penjual Merchendise Metal, serta personil Band Metal secara mendalam. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi metode dan triangulasi sumber. Dalam menganalisis data yang ditemukan, peneliti melakukan beberapa langkah, yaitu menganalisis data primer, mengembangkan bentuk sajian data, melakukan verifikasi, pengayaan, dan pendalaman data.Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan penggemar Metal di kota Solo dari tahun 90-an hingga 2010 ke atas selalu mengalami peningkatan dari segi konser musik Metal dan banyaknya penggemar musik Metal atau Metalheads, dan Habituasi selera pada Metalheads di Solo terjadi karena faktor lingkungan keluarga.Kata kunci: musik metal, habituasi selera, metalhead
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI Astuti, Yulia Ayu
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.999 KB)

Abstract

Abstrak. Yulia Ayu Astuti. K8409074. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI-IPS III SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran sosiologi pada siswa kelas XI IPS III SMA Negeri 3 Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).  Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus tindakan yang membahas mengenai pokok bahasan Masyarakat Multikultural. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Turnament (TGT) meningkatkan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI IPS III SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada tiap siklus, yaitu pada siklus I hasil belajar siswa naik sebesar 33,58 % dari 34,49 % mencapai 68,07 % dan untuk siklus II sebesar 86,20 %. Peningkatan yang terjadi dari siklus I menuju siklus II sebesar 18,13 %. Peningkatan hasil belajar dari prasiklus sampai siklus II terbukti secara signifikan sebesar thit = 2,29 dengan derajat signifikan ? = 0,05 (tt = 2,045). Kata kunci : pembelajaran kooperatif, Teams Games Turnament (TGT), prestasi belajar
JILBAB SEBAGAI IDENTITAS DIRI DI LINGKUNGAN SEKOLAH (STUDI FENOMENOLOGI TENTANG ALASAN DAN DAMPAK PEMAKAIAN JILBAB OLEH SISWI KELAS XI SMA NEGERI 3 SRAGEN LISDIYASTUTI, ELISA
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.836 KB)

Abstract

ABSTRAK Elisa Lisdiyastuti. K8409021. JILBAB SEBAGAI IDENTITAS DIRI DI LINGKUNGAN SEKOLAH (Studi Fenomenologi Tentang Alasan dan Dampak Pemakaian Jilbab Oleh Siswi Kelas XI SMA Negeri 3 Sragen). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2015.Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui alasan siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen mengenakan jilbab di sekolah (2) dan untuk mengetahui dampak pemakaian jilbab pada siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Strategi penelitian dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh dari studi pustaka, peristiwa atau aktivitas, tempat atau lokasi, informan yaitu siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen yang menggunakan jilbab. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung. Dalam menguji validitas data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data atau sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : (1) alasan pemakaian jilbab oleh siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen sangatlah beragam, diantaranya karena syariat agama, motivasi dari lingkungan sekitar, untuk menunjang penampilan, dan karena adanya paksaan dari orang tua. (2) berbagai dampak yang ditimbulkan dari antusiasme siswi untuk mengenakan jilbab di sekolah, baik dampak positif maupun negatif. Adapun dampak positifnya adalah adanya pembentukan citra diri atau identitas diri bagi siswi yang mengenakan jilbab sebagai perempuan yang alim, terhormat dan mulia. Jilbab juga dapat memberikan ketenangan bagi siswi, siswi merasa lebih terjaga dirinya dari godaan laki ? laki. Sedangkan dampak negatifnya adalah pemakaian jilbab yang tidak sesuai dengan syariat agama, beberapa siswi mengenakan jilbab secara ?buka-tutup?atau tidak rutin (hanya di sekolah atau kegiatan tertentu saja), pemakaian jilbab tidak membangun keaktifan mereka dalam organisasi yang dapat mengembangkan pengetahuan mereka dalam bidang keagamaan.Pemakaian jilbab oleh para siswi ini merupakan sebuah peneguhan identitas yang dimilikinya. Mereka mengenakan jilbab untuk menunjukkan bahwa jilbab dijadikan sebagai identitas keagamaan, pemakaian jilbab sebagai suatu tindakan sosial, dan pemakaian jilbab membentuk identitas diri pada pemakainya. Kata kunci : identitas diri, jilbab, tindakan sosial
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MENONTON TAYANGAN TELEVISI DAN INTENSITAS BIMBINGAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA SMA N 1 BANTUL TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013 Nugraha, Yudi Aditya
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.614 KB)

Abstract

 The objective of research was to find out the significant relationship of: (1) television show watching activity to learning achievement, (2) parent guidance intensity to learning achievement, and (3) television show watching activity and parent guidance intensity to learning achievement in the X graders of SMA N 1 Bantul in the school year of 2012/2013. This study employed a quantitative method with statistic analysis. The population of research was all of the X graders of SMA Negeri 1 Bantul consisting of 192 students. The sample was taken using random sampling. The size of sample for instrument tryout consisted of 17 students, selected randomly, and the sample of research consisted of 49 students. Technique of collecting data used for X1, X2, and Y variables was questionnaire, while the data analysis was conducted using a statistic descriptive analysis and product moment correlation with SPSS program for windows help. Considering the result of research, it could be found (1) the activity of watching television show related with the learning achievement with rX1Y = 0.0149, and P = 0.30, so that the relationship of activity of watching television show to learning achievement of the X graders of SMA N 1 Bantul was not significant. (2) The parent guidance intensity related with the learning achievement with rX2Y = 0.285, and P = 0.045, so that the relationship of parent guidance intensity to learning achievement of the X graders of SMA N 1 Bantul was significant. (3) The relationship of television show watching activity and parent guidance intensity to learning achievement yielded r X1X2Y = 0.339, and P = 0.060, so that the relationship of television show watching activity and parent guidance intensity to learning achievement in the X graders of SMA N 1 Bantul was significant.Keywords: television show watching activity, parent guidance intensity, student learning achievement.
INTERAKSIONISME SIMBOLIK DALAM PENDIDIKAN KARAKTER PADA KEGIATAN PRAMUKA DI SMA NEGERI 1 MOJOLABAN Rohman, Muhammad
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.249 KB)

Abstract

ABSTRAKMuhammad Bahtiar Taufiqur Rohman. K8411048. ?INTERAKSIONISME SIMBOLIK PADA KEGIATAN PRAMUKA DI SMA NEGERI 1 MOJOLABAN?. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. September 2016. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi peserta didik terhadap kegiatan Pramuka yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Mojolaban; (2) bentuk-bentuk kegiatan kepramukaan di SMA Negeri 1 Mojolaban; (3) dampak kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban terhadap perilaku peserta didik.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data berasal dari wawancara, observasi, serta dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tujuh informan, yang terdiri dari dua peserta didik yang dianggap rajin (aktif) mengikuti kegiatan Pramuka dan dua peserta didik yang dianggap malas (pasif) mengikuti kegiatan Pramuka. Informan lainnya adalah satu pembina Pramuka dan dua Dewan Ambalan sebagai pembantu pembina Pramuka. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Dalam melakukan uji validitas data, yang dilakukan yaitu dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan data (verifikasi data).Hasil penelitian menunjukkan: (1) Persepsi peserta didik terhadap kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban adalah (a) ikut Pramuka karena aturan wajib, (b) menegangkan, (c) membosankan; (2) Bentuk kegiatan Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban adalah (a) kedisiplinan, (b) mencatat, (c) minim komunikasi dalam kegiatan; (3) Peserta didik menjadi objek dalam balutan kegiatan Pramuka sesuai konsep ?me? menurut Mead.Kesimpulan penelitian ini adalah realisasi kegiatan wajib Pramuka di SMA Negeri 1 Mojolaban tidak menunjukkan pembentukan karakter, dan membentuk diri peserta didik menjadi objek atau ?Me? menurut Mead. Kata Kunci          : Interaksionisme Simbolik, ?I? dan ?Me?, Kegiatan Pramuka, Pendidikan Karakter. 
ANALISIS STRATEGI BERTAHAN HIDUP ANAK JALANAN DI LEMBAGA PPAP SEROJA DAN LSK BINA BAKAT KOTA SURAKARTA Rohmah, Annisa
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.396 KB)

Abstract

ANALISIS STRATEGI BERTAHAN HIDUP ANAK JALANAN DI LEMBAGA PPAP SEROJA DAN LSK BINA BAKATKOTA SURAKARTAAnnisa Nur Rohmah1, Nurhadi2, Slamet Subagya31Program Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP, UNS Surakarta2Dosen Program Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP, UNS Surakarta3Dosen Program Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP, UNS Surakartae-mail : annisanurr06@gmail.comABSTRAK Annisa Nur Rohmah. K8412008. ANALISIS STRATEGI BERTAHAN HIDUP ANAK JALANAN DI  LEMBAGA PPAP SEROJA DAN LSK BINA BAKAT  KOTA SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret, 2018. Penelitian ini mengambil tempat penelitian di Lembaga PPAP Seroja dan LSK Bina Bakat Surakarta yang bertujuan (1) untuk mengetahui latar belakang munculnya anak jalanan (2) untuk mengetahui strategi bertahan hidup yang dibangun antar anak jalanan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskripsi kualitatif dengan pendekatan life history atau pengalaman pribadi. Sumber data dari informan, dan dokumen. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dokumen. Teknik penentu informan menggunakan purposive sampling. Untuk mencari validitas data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan model analisis kualitatif interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) latar belakang munculnya anak jalanan untuk berada di jalan karena disebabkan oleh beberapa faktor yaitu latar belakang ekonomi, keluarga, sekolah, dan lingkungan; (2) strategi bertahan hidup yang dibangun antar anak jalanan yang menjadikan anak bertahan di jalanan adalah keadaan ekonomi rendah, teman, peran keluarga yang tidak hadir, tidak adanya pilihan lain, anak mengandalkan bantuan dari orang lain terlihat dari bagaimana mereka menerima pakaian dari masyarakat maupun dalam bentuk makanan ataupun uang, kemudian lingkungan yang mendukung mereka berada di jalan seperti tempat tinggal yang kumuh maupun masyarakat yang miskin, dan biaya sekolah. Teori kebutuhan McClelland menjelaskan bahwa anak jalanan dalam strategi bertahan hidup dengan didorong oleh tiga kebutuhan yaitu need for achievement, need for power, dan need for affiliation. Anak jalanan bertahan karena mereka mempunyai tujuan yang diinginkan seperti karena kondisi ekonomi rendah, disharmoni keluarga, tidak adanya pilihan lain, dan mengandalkan bantuan dari orang lain. Dan kemudian mereka saling memberi kekuatan antara satu dengan yang lain. Selanjutnya terakhir, anak jalanan bertahan hidup karena lingkup pertemanan mereka yang akrab dan ramah. kata Kunci : Anak jalanan,  Jalan, Surakarta, Strategi    
PARTISIPASI PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA DI DESA BERJO, NGARGOYOSO, KARANGANYAR Putra, Gigih Swasono Perdana
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.37 KB)

Abstract

Pemerintah Desa maupun kelompok sadar wisata sebagai masyarakat golongan tua berperan dominan dalam sosialisasi mengenai manfaat pengembangan pariwisata, sehingga pemuda Desa Berjo merasa penting dan sadar untuk ikut berpartisipasi didalamnya. Peran Pemuda Desa Berjo dalam partisipasi pengembangan pariwisata secara umum masih terbatas pada tahap pelaksanaan. Partisipasi yang ditunjukkan pemuda Desa Berjo dalam pengembangan pariwisata di desanya masih belum dapat disebut partisipasi yang sesungguhnya, karena partisipasi pemuda belum memenuhi keseluruhan syarat kegiatan partisipasi yang ada. Hubungan yang terlalu erat antara pemuda Desa Berjo dengan masyarakat golongan tua menyulitkan pemuda untuk menentukan peran partisipasinya secara mandiri dalam pengembangan pariwisata di desanya. Pengembangan agrowisata merupakan sektor potensial untuk meningkatkan daya tarik wisata Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar. Pemuda Desa Berjo mampu menunjukkan kemandiriannya dengan merintis pengembangan agrowisata melalui usaha pengembangbiakan benih tanaman hortukultura.Kata kunci : Partisipasi pemuda, kemandirian, pengembangan agrowisata, daya tarik wisata
REPRODUKSI PELANGGARAN PERATURAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SURAKARTA (STUDI KASUS PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SURAKARTA YANG MENGENDARAI KENDARAAN BERMOTOR TANPA SURAT IZIN MENGEMUDI ) Yusuf, Muhamad
ISSN.2252-8407
Publisher : SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.783 KB)

Abstract

ABSTRAKMuhamad Yusuf Nur Rakhman. NIM K8411049 REPRODUKSI PELANGGARAN PERATURAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SURAKARTA (Studi Kasus Pelajar Sekolah Menengah Atas Di Kota Surakarta Yang Mengendarai Kendaraan Bermotor Tanpa Surat Izin Mengemudi ). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2016.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pelajar melanggar peraturan lalu lintas, respon orang tua dan peran sekolah dalam menyikapi pelanggaran aturan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar. Penelitian ini dilakukan di SMA N 4 Surakarta, SMA N 7 Surakarta, SMA Al Islam 1 Surakarta dan SMA Batik 1 Surakarta.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi kasus. Pengumpulan data berasal dari wawancara. Wawancara dilakukan dengan informan yang terdiri dari 16 pelajar, 4 orang tau pelajar dan 4 perwakilan sekolah. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Dalam melakukan uji validitas data, yang dilakukan yaitu dengan metode cara pengumpulan data yang berbeda dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan serta verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, mendapatkan hasil sebagai berikut: (1) alasan pelajar mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah adalah  (a) Kondisi angkutan umum yang kurang memadai, (b) Malu diantar dan dijemput oleh orang tua dan (c) Kesibukan orang tua dan kondisi kesehatan orang tua pelajar. (2) respon orang tua respon orang tua pelajar dalam menanggapi maraknya pelanggaran peraturan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar. (a) menganggap pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar adalah hal yang umum, dan (b) mendukung dalam bentuk pemberian fasilitas kendaraan bermotor. (3) Peran peran sekolah dalam menyikapi pelanggaran peraturan lalu linats yang dilakukan oleh pelajar adalah dengan menghimbau pelajar untuk menaati peraturan yang berlaku.Dalam fenomena pelanggaran peraturan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar, apa yang dilakukan oleh orang tua dan sekolah mementahkan gagasan dan konstruski berpikir Foucault tentang pendisiplinan dan membuat mekanisme pendisiplinan yang dikemukakan oleh Michel Foucault tidak berjalan sama sekali. Dukungan dari orang tua dan sekolah juga menyebabkan mekanisme panopticon yang digunakan oleh pihak kepolisian untuk mendisplinkan pengguna jalan menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bukan hanya kondusif, situasi ini sempurna bagi pelajar untuk melanggar peraturan yang berlaku, mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah meskipun belum memiliki surat ijin mengemudi.Kata kunci : Pelanggaran, Disiplin, Pelajar, Kendaraan Bermotor 

Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue