cover
Contact Name
Rolly Junius Lontaan
Contact Email
rolly.lontaan@unklab.ac.id
Phone
62895423343400
Journal Mail Official
sumikolah_fkip@unklab.ac.id
Editorial Address
Jl. Arnold Mononutu, Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa utara,
Sulawesi utara
INDONESIA
SUMIKOLAH
Published by Universitas Klabat
ISSN : -     EISSN : 29853842     DOI : -
SUMIKOLAH: Jurnal Ilmu Pendidikan merupakan jurnal ilmiah di bidang pendidikan yang diterbitkan dua kali setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini menerima dan mempublikasikan berbagai artikel terbaru dan asli dari hasil penelitian atau kajian/review literatur dalam bidang pendidikan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan mengacu pada panduan penulisan yang disediakan. Cakupan topik artikel meliputi area sebagai berikut, namun tidak dibatasi pada area di bawah: Pendidikan Spiritual Pendidikan Karakter Isu dan Kebijakan Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Sekolah Dasar Pendidikan Sekolah Menengah Pendidikan Tinggi Pendidikan Nonformal Manajemen Pendidikan Kurikulum Belajar-Mengajar (Pembelajaran) Psikologi Pendidikan Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan Teknologi dalam Pendidikan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2024): February 2024" : 7 Documents clear
The Anxiety in English Speaking Experienced by Students in a Designated Private Junior High School Simanungkalit, Ate Gueen
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anxiety in English Speaking Experienced by Students in a Designated Private Junior High School in Minahasa Utara Ate Gueen Simanungkalit Mentari M. P. Tondombala agsimanungkalit@unklab.ac.id Abstract In the process of learning English, students often encounter speaking anxiety as a significant challenge. This type of anxiety involves various concerns when speaking a foreign language, such as nervousness about communication, fear of tests, and worry about being judged negatively. The primary objective of this study was to assess the extent of speaking anxiety experienced by students. Data was gathered from 83 seventh-grade students at a designated private junior high school in Minahasa Utara, Indonesia. The study employed a quantitative approach and utilized a 5-point Likert scale questionnaire adapted from Natalia (2014), originally developed by Horwitz, Horwitz, and Cope (1986), to measure students' English-speaking anxiety. The results indicated that, overall, students had a moderate level (M = 2.87; SD = 0.50) of speaking anxiety. Notably, the most prevalent form of speaking anxiety among students was the fear of negative evaluation (M = 2.99; SD = 0.67). It was recommended, among others, that the English teachers create a non-judgmental classroom environment to encourage voluntary student participation, provide test preparation to ease test-related anxiety, and future research should aim for larger and more diverse samples to gain a deeper understanding of student speaking anxiety. Keywords -- English speaking anxiety, fear of negative evaluation, junior high school. Abstrak Dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, siswa sering menghadapi kecemasan berbicara sebagai tantangan besar. Jenis kecemasan ini melibatkan berbagai perasaan cemas saat berbicara dalam bahasa asing, seperti rasa gugup dalam berkomunikasi, ketakutan akan ujian, dan kekhawatiran tentang penilaian negatif. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana kecemasan berbicara yang dialami oleh siswa. Data dikumpulkan dari 83 siswa kelas tujuh di sebuah sekolah menengah pertama swasta yang ditunjuk di Minahasa Utara, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin yang diadaptasi dari Natalia (2014), yang awalnya dikembangkan oleh Horwitz, Horwitz, dan Cope (1986), untuk mengukur kecemasan berbicara dalam bahasa Inggris siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, siswa memiliki tingkat kecemasan berbicara yang sedang (M = 2,87; SD = 0,50). Yang paling umum adalah bentuk kecemasan berbicara di antara siswa adalah ketakutan akan penilaian negatif (M = 2,99; SD = 0,67). Disarankan, antara lain, bahwa guru bahasa Inggris menciptakan lingkungan kelas yang bebas penilaian untuk mendorong partisipasi sukarela siswa, memberikan persiapan ujian dengan memberikan sumber daya tambahan guna mengurangi kecemasan ujian, dan penelitian masa depan sebaiknya menggunakan sampel yang lebih besar dan lebih beragam untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kecemasan berbicara siswa. Kata kunci -- kecemasan berbicara dalam bahasa Inggris, ketakutan akan penilaian negatif, sekolah menengah pertama.
Aplikasi dan Praktik Konstruksi Skala Psikologi sebagai Instrumen Pengukuran dalam Penelitian Pendidikan Sinadia, Alfrits Roul
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar belakang diadakannya penelitian ini ialah adanya miskonsepsi definisi dan fungsi dari angket dan kuesioner yang biasa digunakan untuk mengukur atribut psikologi dalam penelitian pendidikan. Penelitian ini merupakan sebuah studi literatur yang mereview dan mensinstesiskan berbagai tulisan atau teori-teori pengembangan skala psikologi dalam praktik konstruksi instrumen yang digunakan dalam penelitian pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan skala psikologi, peneliti perlu memastikan bahwa skala yang dikembangkan dapat dibuktikan validitas dan diestimasi reliabilitasnya. Secara spesifik, peneliti wajib menyusun kisi-kisi (blueprint) skala, merumuskan komponen, indikator, dan subindikator skala tersebut. Selain itu, kajian literatur menunjukkan bahwa pembuktian validitas skala psikologi dapat dilakukan dengan analisis Aiken’s V dan estimasi reliabilitas yang sesuai ialah analisis coefficient alpha. Kata kunci—pengukuran atribut psikologi, penelitian pendidikan, skala psikologi, instrumen pengukuran Abstract The background of this study is the misconception of the definition and function of psychology scales and questionnaires that are commonly used to measure psychological attributes in educational research. This study is a literature study that reviews and synthesizes various writings or theories of psychological scale development in the practice of constructing instruments used in educational research. The results of the study show that in the development of psychological scales, researchers need to ensure that the scale developed can be proven valid and estimated to be reliable. Specifically, researchers are required to prepare a scale grid (blueprint), formulate components, indicators, and subindicators of the scale. In addition, literature review shows that proving the validity of the psychological scale can be done by Aiken's V analysis and the appropriate reliability estimation is coefficient alpha analysis. Keywords—measurement of psychological attributes, educational research, psychological scale, measurement instruments
Penggunaan Lirik Lagu Berbahasa Inggris dalam Peningkatan Kemampuan Berbahasa Siswa Lasut, Elizabeth; Assa, Amelia Melisa
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of English song lyrics to improve students' English language skills at the elementary level is interesting to be investigated. This quantitative-descriptive research illustrates the benefits that Airmadidi Adventist Elementary School students can gain through learning using English song lyrics. By involving 60 sixth grade elementary school students as respondents, data was collected through a questionnaire regarding the use of song lyrics which was distributed to students. Data analysis was carried out using statistical means of average values ​​and the results obtained showed that the use of English song lyrics during learning was useful in improving listening skills, the ability to pronounce vocabulary accurately and correctly, as well as the ability to increase students' vocabulary. With the results obtained, it can be concluded that learning English becomes more optimal if it is accompanied by using English song lyrics in learning. That is why, it is recommended for English subject teachers to integrate the use of English song lyrics when teaching subject matter because of the benefits students can get in improving their ability to listen and pronounce English vocabulary, and even increase their vocabulary.
Guru Profesional Frans, Nofry; Wahani, Vera
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Studi ini bertujuan untuk menjelajahi konsep dan praktik menjadi seorang guru profesional di berbagai tingkatan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan mengumpulkan data sekunder dari penelitian-penelitian terdahulu, termasuk dari literatur seperti buku-buku, jurnal, dan artikel dari berbagai sumber referensi yang diterbitkan dalam periode 10 tahun terakhir. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana menjadi seorang guru profesional dapat menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik untuk masa kini maupun masa yang akan datang. Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya dedikasi, keterampilan pedagogis yang kuat, pengembangan diri yang berkelanjutan, kolaborasi, dan orientasi pada siswa sebagai karakteristik utama dari seorang guru profesional. Melalui penerapan prinsip-prinsip ini, diharapkan guru dapat memainkan peran yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang kompeten dan berkarakter. Studi ini menegaskan bahwa pendekatan empiris yang menggunakan sumber-sumber yang dapat dipercaya menjadi kunci untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab dan profesionalisme dalam profesi menjadi seorang guru. Kata kunci: Guru, Profesionlisme, Pengajaran
Students’ Interest in Speaking English and How It relates to Their Speaking Achievement Najoan, Lifely Juwita; Sinadia, Alfrits Roul
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The background of this research was the need to investigate the interest in speaking English and speaking English achievement. It mainly aimed to study the relationship between the two variables. The study was quantitative research using descriptive, inferential, correlational, and survey methods conducted upon students at a private senior high school. The findings of the study showed that the students are interested in speaking English and that their English-speaking achievement is good. The last finding showed that there is a correlation between the students’ interest in speaking English and their English-speaking achievement. Keywords—interest, achievement, interest in speaking, speaking achievement Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah perlunya diteliti minat berbicara bahasa Inggris dan prestasi berbahasa Inggris. Ini terutama bertujuan untuk mempelajari hubungan antara kedua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif, inferensial, korelasional, dan survei yang dilakukan pada siswa sebuah sekolah menengah atas swasta. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa tertarik untuk berbicara bahasa Inggris dan bahwa prestasi berbahasa Inggris mereka baik. Temuan terakhir menunjukkan bahwa ada korelasi antara minat siswa dalam berbicara bahasa Inggris dan prestasi berbahasa Inggris mereka. Kata kunci—minat, prestasi, minat berbicara bahasa Inggris, prestasi berbicara bahasa Inggris
Analisis Pola Komunikasi pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) di SLB Ayodya Tulada Rustamaji, Eka Aprilia; Harsiwi, Nova Estu
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak tunarungu adalah anak yang memiliki gangguan pendengaran yang mengakibatkan anak tersebut kurang mampu mendengar, mulai dari tindakan ringan sampai berat yang diklasifikasikan sebagai tuli dan kurang dengar. Pola komunikasi pada anak tunarungu terbagi menjadi 3 yakni komunikasi verbal, nonverbal, dan total. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi pada anak berkebutuhan khusus (tunarungu) di SLB Ayodya Tulada. Subjek penelitian adalah guru serta siswa dengan jenjang SD dari SLB Ayodya Tulada pada tahun akademik 2023/2024. Penelitian dilakukan di SLB Ayodya Tulada yang terletak di Jalan Bulak Banteng Suropati Vb/143, Bulak Banteng, Kec. Kenjeran. Penelitian berlangsung pada hari Kamis tanggal 30 Mei 2024. Proses komunikasi secara verbal yang dilakukan anak tunarungu dalam proses pembelajaran di dalam kelas, saat praktek, maupun saat di luar kelas merupakan bentuk komunikasi yang jarang dilakukan oleh siswa khususnya dalam bentuk komunikasi lisan. Proses komunikasi non verbal yang dilakukan menggunakan bahasa isyarat dan pengguaan gerak wajah. Sedangkan komunikasi total dilakukan apabila dalam satu percakapan terdapat siswa tunarungu ringan, sedang, dan berat agar semua siswa dapat menangkap semua informasi yang diberikan oleh guru. Terdapat hambatan dalam kegiatan belajar mengajar ataupun di luar kegiatan belajar mengajar yakni hambatan semantik, psikologis, dan fisiologis.
Dampak Penggunaan Gadget dalam Perbaktian Gen Z Rorie, Anggie Chlifeer; Siby, Robert R.
DIDASCO Vol 2 No 1 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi membentuk cara kita menjalani kehidupan sehari-hari, apalagi dengan diciptakannya gadget barang canggih yang memiliki fungsi khusus yang praktis mengubah pola kebiasaan kita mulai dari cara berkomunikasi, cara kita bekerja hingga cara kita beribadah, generasi Z merupakan generasi yang lahir di era pesatnya perkembangan teknologi dan hidup berdampingan dengan munculnya gadget. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apa saja pengaruh penggunaan gadget terhadap peribadatan Generasi Z? Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi pustaka. Dalam penelitian ini pengaruh penggunaan gadget bagi generasi Z dalam ibadah bisa berdampak positif namun juga bisa berdampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak. Pengaruh negatif yang ditemukan dalam penelitian antara lain: hilangnya identitas peribadatan, menggangu fokus dalam peribadatan, kecanduan yang mengganggu ibadah dan hilangnya respek pada peribadatan. Perlu di perhatikan bahwa peribadatan merupakan cara berhubungan kita dengan Pencipta kita seharusnya berlangsung sopan dan teratur. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini, peneliti memberikan kesadaran akan pemahaman akan penggaruh negatif gadget kepada generasi Z dalam peribadatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7