cover
Contact Name
Stevani Basuki Putri
Contact Email
jurnaljceh@gmail.com
Phone
082244164253
Journal Mail Official
jurnaljceh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manila No 37 Sumberece Kota Kediri Jawa Timur Indonesia Kode Pos 64133
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Community Engagement in Health
ISSN : 26203758     EISSN : 26203766     DOI : https://doi.org/10.30994/jceh
Core Subject : Health,
Journal of Community Engagement in Health Is a scientific journal published by Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia. The journal include : 1. Community of medical; 2. Community of nursing; 3. Community of midwifery; 4. Community of public health; 5. Community of pharmacy; 6. Community of hospital management and services; 7. Community of radiography;
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2019): september" : 6 Documents clear
Pendidikan Kesehatan Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental pada Siswa SMK Al Huda Kota Kediri Lingga Kusuma Wardani; Aan Sektiany; Agustinus Bali Matkusa; Ayu Budi Lestari; Deni Widiana; Elga Lela Nanda; Evi Lusita; Intan Ayu Kusuma; Kori’atun Ni’mah; Leni Agusti Wijayanti; Lesni B. R. B. L. Gadung; Liemazara Decky R; Mita Dwi Rahmawati; M. Ali Asadulloh; Jimri Herman Saudale; Mega A. D. Takubak
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.15

Abstract

Bahaya narkoba dan jumlah pengguna narkoba di Indonesia terus meningkat, sebagian besar penggunanya adalah para remaja. Dari masalah yang sudah banyak terjadi sekarang ini, banyak. Namun karena banyak penyalahgunaan narkoba jenis ini, akhirnya di dunia pengobatan tidak lagi digunakan. Jenis narkoba yang sering disalahgunakan dan menyebabkan ketergantungan. Banyak orang yang tidak menyadari dampak narkoba terhadap kesehatan jiwanya. Narkoba tersebut tidak hanya mengakibatkan gangguan jiwa bahkan bisa mengakibatkan kematian. Orang yang biasanya menggunakan narkoba adalah, orang yang tidak bisa menyelesaikan masalahnya dengan kepala dingin. Laporan ini dibuat dengan menjabarkan apa itu bahaya narkoba, faktor penyebab narkoba di kalangan remaja, upaya mengatasi penggunaan narkoba dan Hasil penulisan menunjukan bahwa: faktor yang menyebabkan para remaja menyalahgunakan narkoba di antara faktor keluarga yang kurang memperhatikan anaknya,dan juga faktor lingkungan juga dapat berpengaruh besar. Dengan pendidikan dan pendidikan agama adalah sebagai tembok paling luar mencegah penyalagunaan narkoba.
Sosialisasi Anemia Kehamilan pada Ibu Hamil Trimester II dan III Yanuar Eka Pujiastutik; Rosi Candra Refina; Anggina Firdausi; Ellma Tri Yuliana
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.18

Abstract

Anemia merupakan kondisi rendahnya kadar Hb seseorang (WHO 2012). Ibu hamil dikatakan mengalami anemia jika kadar Hb <110 g/l selama masa kehamilan. Efek anemia kehamilan bagi ibu jika kadar hemoglobin kurang dari 6 g/dl, dan tergolong anemia berat maka dapat menimbulkan komplikasi pada ibu hamil dan janin. Anemia berat menunjukkan gejala jantung berdebar, takikardia, sesak napas, dekompensasi kordis dan gagal jantung yang mungkin berakibat fatal. Diperlukan upaya untuk meningkatkan kadar hemoglobin selain suplementasi dan peningkatan pengetahuan, yaitu dengan penyuluhan kesehatan dalam bentuk kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan tentang pengertian anemia, klasifikasi anemia, sumber zat besi, gejala anemia, dan bahaya anemia bagi janin di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah sebanyak 10 ibu hamil trimester II dan III. Hasil pengetahuan yang diperoleh sebelum dilakukan wawancara ke ibu hamil adalah sejumlah 2 dari 10 ibu mengatakan bahwa tidak mengetahui dan dan belum paham dampak anemia bagi janin, dari hasil ini bahwa pengetahuan Ibu tentang anemia kehamilan tergolong sangat rendah. Setelah dilakukan penyuluhan, pengetahuan ibu hamil tentang anemia di evaluasi dengan memberikan pertanyaan kembali pada ibu-ibu untuk mengetahui adanya perubahan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa 9 dari 10 ibu hamil bahwa pengetahuan Ibu tentang anemia kehamilan tergolong baik.
Spilekers (Spinach Leaf Crackers) Dhita Kurnia Sari; Mike Oktavyana; Monica Putri Siscawati; Putri Nurvita Dewi; Mey Sulistiyana; Shifaun Nisa’ Rizky
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.19

Abstract

Saat ini keadaan yang terlihat masih banyak masyarakat yang tidak menyukai sayur baik dari kalangan muda maupun kalangan tua di sebabkan rasa dan cara pengolahan yang masih monoton, padahal kandungan yang ada pada sayur sangatlah penting bagi tubuh, mulai dari vitamin, mineral, protein, dan serat ada dalam kandungan sayur, maka dari itu kami menciptakan inovasi baru dari bahan dasar sayur menjadi olahan yang berbeda tetapi tidak mengurangi kandungan yang ada dalam sayur tersebut. Spilekers (Spinach Leaf Cracker) adalah olahan dari daun bayam yang tinggi zat besi dan sumber vitamin A yang berupa krupuk. Krupuk sendiri sampai saat ini masih menjadi primadona dan makan kesukaan bagi kalangan masyarakat dari kalangan muda sampai tua. Spilekers (Spinach leaf Creackers) mengandung zat besi dan vitamin A dan vitamin lain nya yang berfungsi untuk pembetukan energi di dalam sel dan mengurangi anemia. Target utama pembuatan Spilekers (Spinach leaf Creackers) adalah masyarakat daerah Kediri khususnya daerah kampus dan sekitarnya, mulai dari anak kecil, remaja, dewasa hingga orang tua produk semacam ini juga untuk menyiasati anak kecil yang mayoritas tidak menyukai sayur. Metode pemasaran yang akan dilakukan adalah edukasi market. Proses edukasi ini dilakukan dengan cara memberikan penjelasan dan pembelajaran pada konsumen tentang pentingnya mengkonsumsi makan yang sehat. Hal ini perlu dilakukan karena seperti yang di ketahui bahwa sebagian besar penyedian makanan ringan saat ini banyak yang menyediakan makanan ringan yang tidak sehat atau bahkan berbahaya bagi tubuh. Cara untuk menjelaskan pada konsumen dilakukan secara langsung yaitu dengan membuka stan penjualan dan pemasaran keliling pada hari libur di pusat-pusat keramaian, atau pada saat ada even di kampus dan sekitar nya serta melalui media brosur, banner ataupun media online.
Jus Lemon untuk menurunkan Hipertensi pada Warga di Desa Menganti Kabupaten Cilacap Susilawati Susilawati; Kasron Kasron
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.20

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskuler yang menyebabkan kematian. Hipertensi merupakan penyakit dengan peringkat pertama yang paling sering dijumpai di setiap negara akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Pengobatan penyakit hipertensi dapat menggunakan pengobatan modern, namun dapat juga menggunakan pengobatan alternatif. Pengendalian hipertensi sangat penting dilakukan untuk mencegah komplikasi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Menganti, dimana didapatkan data bahwa mayoritas warga belum mengetahui informasi tentang hipertensi, penyebab, komplikasi, pencegahan dan penatalaksanaannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan warga tentang hipertensi, penyebab, komplikasi, pencegahan dan penatalaksanaannya. Meningkatkan kemampuan kader dan warga tentang upaya penurunan tekanan darah dengan mengkonsumsi jus lemon. Metode kegiatan dilakukan secara bertahap dengan kegiatan sebagai berikut: Meningkatkan pengetahuan kader, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga, simulasi praktek, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan kader-warga tentang upaya pencegahan dan penurunan hipertensi dan terdapat penurunan tekanan darah pada warga yang menderita hipertensi setelah mengkonsumsi jus lemon.
Pendampingan One Student One Client (OSOC) pada Ibu dan Balita dalam meningkatkan Pengetahuan tentang Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pringsewu Apri Sulistianingsih
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.21

Abstract

Pengetahuan ibu tentang gizi balita memberikan kontribusi dalam perilaku ibu memberikan makanan pada balita. Sampai saat ini Indonesia masih mengalami masalah gizi ganda. Pemerintah Kabupaten Pringsewu membuat program kesehatan dengan melibatkan mahasiswa untuk penangan masalah kesehatan yang dikenal dengan One Student One Client (OSOC). Salah satu program OSOC adalah dengan memberikan edukasi konseling kepada ibu balita secara door to door ke rumah ibu. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi balita. Metode yang diberikan menggunakan konseling dengan media buku KIA. Hasil pengabdian didapatkan pada akhir pengabdian seluruh ibu memiliki pengetahuan baik 100%. Peningkatan pengetahuan ini karena ibu balita didampingi secara intensif oleh mahasiswa bidan dalam memberikan konseling, ibu lebih fokus pada saat edukasi dan dapat menemukan solusi masalah gizi pada balita. Diharapkan program ini terus berlanjut dan dapat memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat untuk mengentaskan masalah kesehatan.
Program Pemberdayaan Masyarakat non Produktif tentang pentingnya Manfaat mengenal dan menjadi Donor Darah di Unit Tranfusi Darah PMI Kota Surabaya Hasdianah H. Rohan; Sasi Widuri; Yustisia Amalia
Journal of Community Engagement in Health Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v2i2.22

Abstract

Blood transfusion service is a health care effort that utilizes human blood as a basic ingredient with humanitarian purposes and not for commercial purposes. Blood transfusion services as one of the health efforts in order to cure disease and health recovery desperately require the availability of blood or adequate blood components, safe, accessible and affordable by the community. Each blood transfusion unit has a responsibility to meet the availability of blood in its working area. Blood availability is highly dependent on the willingness and awareness of people to donate their blood voluntarily and regularly. To achieve this, blood transfusion units need to conduct donor recruitment activities which include socialization efforts and campaign of voluntary blood donor, donor deployment and donor preservation. The need for blood is increasing in this world where 1 patient from 7 patients who are hospitalized requires a blood transfusion. Imbalance between blood supply and blood needs is increasing in the world. Currently only in 62 countries, blood supplies of 100% are derived from voluntary blood donors and 40 other countries still depend on family darai donors and paid blood donors. From the results of location analysis and info from blood transfusion Unit RS, Dr. Setomo, Surabaya PMI about the problems of lack of blood stocks at a certain moment, then make us perform a lack of public awareness about the blood Donor This, thereby giving our infiration to give intervention, counseling, convey that being a blood Donor can increase the stamina and occurrence of new erythrocytes, which can facilitate blood circulation and make the body healthier. Plan, create a community Web Site that is interested in becoming a voluntary blood Donor, so that the community is moved to become a voluntary blood Donor, of course not be separated must fulfill the requirements that the blood donation is worthy as Blood and healthy Donor, appropriate Perturan. Install Bener on a specific place, make a bag, T-shirt, key toy, a zipper box, and other knacks that can be used as the community Logo voluntary blood donor, in hopes of increasing the necessary blood stocks society. From the new results we perform to attract voluntary blood donors. Through the appeal to come to the counseling and to share Leaflet only at this early stage, there have been obtained result of increased blood stock from the results of voluntary blood donation after Community service. Obtained significant results, where there is an increase in the amount of blood in PMI, after the implementation of blood donation. There is an increase in blood stocks at that time as much as 40-50%, from the results of community devotion.

Page 1 of 1 | Total Record : 6