cover
Contact Name
Desy Ambarwati
Contact Email
desyambarwati@ugm.ac.id
Phone
082139195272
Journal Mail Official
jurnalparikesit@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pancasila Bulaksumur UGM, Blok G7, Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Parikesit)
ISSN : 3025633X     EISSN : 30256747     DOI : https://doi.org/10.22146/parikesit
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Jurnal Parikesit) adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada. Jurnal ini mencakup banyak masalah atau masalah umum yang ditemukan selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang terdaftar dengan E-ISSN 3025-6747 dan P-ISSN 3025-633X. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat yang telah dicapai selama pelaksanaan KKN. Jurnal Parikesit memuat berbagai kegiatan dari Mahasiswa KKN bersama dengan berbagai kalangan masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Jurnal akan diterbitkan setiap enam bulan pada bulan Mei dan November. Jurnal Parikesit menggunakan Open Journal System yang mewajibkan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diperbolehkan mengunggah naskah yang mereka tulis secara online. Proses pengiriman naskah terbuka sepanjang tahun bagi Civitas Universitas Gadjah Mada. Jika naskah yang dikirimkan tidak sesuai dengan pedoman atau ditulis dalam format yang berbeda, maka akan DITOLAK oleh editor sebelum ditinjau lebih lanjut. Setiap artikel yang masuk ke redaksi akan diseleksi melalui proses Desk Review dan Evaluasi Naskah Awal oleh Dewan Redaksi. Kemudian artikel akan dikirim ke Mitra Bebestari/peer reviewer dan akan masuk ke seleksi selanjutnya dengan Proses Double-Blind Peer-Review. Setelah itu, editor, peer reviewer, dan penulis dapat memantau pemrosesan naskah. Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna (Jurnal Parikesit) sebagai terbitan berkala ilmiah yang belum terakreditasi oleh Dirjen Penguatan Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2024): November" : 24 Documents clear
Optimalisasi Penggunaan Media Sosial oleh Kelompok Informasi Masyarakat untuk Desa Wisata Budaya Beji, Gunungkidul Muhamad Muhamad; Adila Rafa Callysta; Audrey Nevtasha Bianca Putri; Fikar Ilya Rahman; Lucky Arif Darmawan; Teofilo Vincent Fernando Setiawan; Fikri Danang Himawan
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.14052

Abstract

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) is an independent and creative community communication institution that aims to form a network for information dissemination, encourage community participation in development, and enhance public intelligence in receiving information. However, the community still finds KIM's roles and functions somewhat unclear. The KKN-PPM UGM Unit Patuk team responded by assisting in creating social media accounts for each padukuhan and conducting a socialization program about KIM, covering its definition, roles, objectives, functions, social media management strategies, topics that can be posted or should be avoided, and Instagram algorithms. This study employs a qualitative approach with a focus on observation and interviews to understand the experiences and perceptions of KIM members regarding the use of social media as a tool for sharing information in the Padukuhan environment. The socialization materials include explanations about KIM according to Kominfo, the importance of spreading accurate information, and guidelines on what can and cannot be posted on social media. Additionally, we discussed the dangers of posting incorrect information, the use of Instagram, types of content that can be posted, and the best times to post according to social media algorithms. We also facilitated the creation of social media accounts for each padukuhan in Beji, choosing Instagram due to its popularity and features that effectively support information dissemination. KIM members from various dusuns showed high enthusiasm for this socialization and stated that they now better understand the main roles and functions of KIM, recognize its benefits as a tool to promote the potential of their dusuns through social media, master effective techniques for disseminating information on the platform, and have basic knowledge of social media design.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Sub Urban Guna Meningkatkan Edukasi Dalam Teknik Pengelolaan Sampah di Padukuhan Dukuh, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman DIY Sudaryatno, Sudaryatno; Prasetya, Agus; Sulaiman, Muhammad; Sartika, Heni Wahyu; Santoso, Dian Hudawan; Bato, Marjan; Hidayatunnisa, Nurul Fadhlya; Maliga, Iga; Kisnanto, Indro
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.14546

Abstract

adukuhan Dukuh merupakan salah satu wilayah yang sedang mengembangkan proses pengelolaan sampah organik dan anorganik berbasis budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF). Hal ini merespon dari timbulan sampah organik dan anorganik yang semakin tinggi pada TPA Piyungan DIY. Tujuan dari program pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi dan pembinaan serta pendampingan berkelanjutan terhadap kelompok masyarakat melalui kelompok sampah “Migunani” untuk mengolah sampah rumah tangga secara mandiri yang dapat dimanfaatkan berbagai kebutuhan. Dengan demikian, permasalahan sampah dapat dikurangi dan menambah nilai ekonomi warga masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi 6 tahap yaitu : 1) Tahapan Persiapan dan Perizinan; 2) Workshop dan Edukasi Masyarakat; 3) Pelatihan dan pendampingan berkala; 4) Studi Banding di Omah Maggot Jogja; 5) Pembagian Alat Pengelolaan Sampah berupa Karung Komposter, Tong Komposter dan Alat Bor Biopori; dan 6) Tahapan Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari seluruh rangkaian pengabdian berjalan dengan baik dan lancar. Hasil yang diharapkan dalam jangka panjang adalah kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah organik dan anorganik sehingga sampah dari Padukuhan Dukuh tidak perlu dibawa ke TPA. Kesimpulan dalam program ini adalah kelompok masyarakat mendapatkan peningkatan pengetahuan dan mulai melakukan pengelolaan sampah baik bagi rumah maggot maupun secara mandiri di rumah masing-masing.
Identifikasi Keberadaan Akuifer Air Tanah Menggunakan Metode Geolistik Vertical Electrical Sounding (VES) di Padukuhan Dondong, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul Dwika Miftahul Qohar; Vincentia Trisna Yoelinda; Riki Pratama; Elbert Felix Arthur Tampubolon
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.15947

Abstract

PDAM clean water services cannot provide access to all communities in Kelurahan Jetis, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, so that the poor only rely on rainfed systems and utilize the lake. The purpose of this study was to determine the lithology of rocks in the research location and the potential existence of groundwater aquifers through Geolistrik VES (Vertical Electrical Sounding) Schlumberger configuration data. The results of this study indicate that based on VES geoelectric measurements in Padukuhan Dondong, Kelurahan Jetis, Kecamatan Saptosari, there are 6 layers at point A and point B with limestone lithology dominated. The resistivity analysis results show that the potential groundwater aquifer is at a depth of 14.89 - 30.25 meters with a resistivity value of 14.32 (Ωm) at point A and 36.47 - 64.94 meters with a resistivity value of 36.26 (Ωm) at point B. The results of this VES geoelectric experiment are in accordance with the results of groundwater well drilling at point A.
Inovasi Keripik Pisang Salut dengan Pendekatan Multistrategi untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Komoditas Pisang Iqbal, Muhammad; Faizal Makhrus
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.16061

Abstract

Makalah ini menyajikan pengembangan dan implementasi inisiatif socio-entrepreneurship yang berfokus pada peningkatan nilai ekonomi produk pisang di Kalurahan Mertelu, Kecamatan Gedangsari, melalui produksi Keripik Pisang Salut. Inisiatif ini menanggapi kurang optimalnya pemanfaatan panen pisang yang melimpah di wilayah tersebut, yang sering kali dijual dengan harga rendah atau dibuang. Program yang dilaksanakan bekerja sama dengan tim KKN-PPM UGM ini bertujuan untuk mengubah pasokan pisang lokal menjadi produk bernilai tambah dengan mengembangkan varian baru keripik pisang berbalut rasa. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, diikuti oleh serangkaian sesi pelatihan dan pendampingan bagi pengusaha lokal. Sesi ini mencakup pengembangan produk, manajemen usaha, dan pemasaran digital. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas produk, jangkauan pasar, dan kepatuhan hukum di antara bisnis yang berpartisipasi. Makalah ini menyimpulkan bahwa inisiatif ini berhasil meningkatkan nilai ekonomi industri pisang lokal sambil berkontribusi pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Mertelu.
Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Sebagai Media Budidaya Jamur Merang di Desa Tobadak, Mamuju Tengah Ganies Riza Aristya; Afifah, Nasywa Kamila; Christophorus Ardhito Haryo Dwinanda; Muhammad Mufid Al-Dayyan; Dita Yulistiani; Elva Maulida Khozana; Rispaini Nur Aziza; Almira Syafataya; Nasywa Kamila Afifah
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.16099

Abstract

Corn is one of the main agricultural products in Tobadak Village. The people in Tobadak Village mainly use the corn kernels to feed their farm animals and then burn or throw away the cob which can be a problem to the environment, especially its soil and air around it. If we can correctly utilise and process its cob, it can be useful to the environment and reduce the pollution around it. One of the products that we can make using this corn cob is straw mushroom cultivation. It does not take long to cultivate this straw mushroom. It takes around 2 weeks to harvest and after that, we can enjoy the benefits. This activity consists of several methods, which are counselling, hands-on practice, society mentoring, monitoring and evaluation. This activity aims to reduce the agricultural waste and improve their knowledge and skill in processing this agricultural waste, especially corn cob to make and cultivate straw mushrooms.
Optimalisasi Budidaya Perikanan Berkelanjutan Melalui Integrasi Recirculating Aquaculture System (RAS) dan Pengembangan Pakan Tepung Maggot di Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman Tarigan, Abraham Renjaro; Pertiwi, Mahardika Bella Pertiwi; Ramadhana, M. Riski; Desy Putri Handayani
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.16160

Abstract

The vulnerability of aquaculture towards climate change and other environmental factors, forced the industry to adapt and adopt a new technology. Those factors can be minimized through the application of Recirculating Aquaculture System (RAS) that has been proven to have a 90–99% lower rate of water dependency compared to conventional aquaculture systems. Another problem faced by the aquaculture sector is the soaring production costs due to the high price of fish feed. Maggots are rich in protein, which is essential for fish growth, and can be used as a more affordable natural feed. Limited water supply in Desa Sumberharjo poses a significant obstacle to the development of aquaculture. This problem can be solved by utilizing RAS technology to overcome water limitations and developing maggot as an alternative feed to enhance productivity and reduce production costs in fish farming. The methods used in this research and community service are survey and field observation, program socialization, questionnaire, local group formation, alongside community training and assistance. This research and community service aims to address the challenges faced in developing the aquaculture sector in Desa Sumberharjo through the implementation of RAS technology and the development of natural fish feed from maggots.
Program One Day One Egg Sebagai Strategi Pemenuhan Kebutuhan Protein Harian Anak untuk Mengurangi Angka Stunting di Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Insani, Galuh Adi; Suprapto, Maulina Eril; Nugroho, Khairina Paramesti; Widriati, Rendra Nandira
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.16322

Abstract

Stunting is a multifaceted and urgent issue in Indonesia. The impact of stunting extends beyond health and is also detrimental to the potential of human resources, therefore compromising the quality of future generations. Stunting is characterized by retardation in the growth of children caused by insufficient nutrition during the first 1000 days of life. Numerous food supplementation initiatives have been implemented to reduce the prevalence of stunting, including the "One Day One Egg" campaign in Desa Jetis, Kecamatan Bandungan. The primary objective of this program is to enhance the understanding of posyandu cadres on the significance of incorporating one egg into their daily diet to meet the protein requirements of a child. The program was conducted using a pre-test, material presentation, and post-test to assess the improvement in the knowledge of the target participants. The study findings indicate a substantial rise in post-test scores, by an average gain of 12.73 points, when compared to pre-test grades. The efficacy of the "One Day One Egg" initiative in enhancing the awareness of target participants on the significance of protein consumption for the prevention of stunting has been successfully demonstrated. It is anticipated that this program will be implemented in everyday life to reduce the prevalence of stunting in Desa Jetis.
Edukasi Kesehatan Hewan Ternak bagi Peternak Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku pada Ternak di Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh Akhmadi; Machzula, Alfi Pramesti; Indrastata, Rafi Surya
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.16571

Abstract

Pulau Nasi has significant potential for cattle farming, but this potential has not yet been fully maximized. One of the factors contributing to the suboptimal cattle farming in Pulau Nasi is the traditional free-grazing method used in livestock rearing. Unfortunately, this method has several drawbacks, one of which is the ease of disease transmission among animals. Currently, the livestock in Pulau Nasi are facing an outbreak of Foot and Mouth Disease (FMD), a virus that affects cattle and buffaloes, which can potentially lead to death if the animals are infected. The aim of this community service activity is to enhance the community's skills in preventing and managing the spread of the FMD virus among livestock in Pulau Nasi. The activities carried out by the KKN-PPM UGM team include providing socialization to farmers and assisting in the treatment of livestock infected with FMD. The results of this activity show that the community has gained a better understanding of how to prevent and manage the spread of the FMD virus among livestock. The approach used was a qualitative method with data collection techniques including interviews, observation, and documentation.
Pemanfaatan Limbah Galon Sebagai Wadah Budidaya Ikan dan Tanaman (Budikdamlon) Sebagai Langkah Pengelolaan Sampah Anorganik di Dusun Jombor, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Luthfi Abdurrohim; Maulina Eril Suprapto; Galuh Adi Insani
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.16983

Abstract

The increase in population growth correlates with a rise in environmental pollution from domestic garbage. Waste constitutes an environmental issue encountered by multiple areas in Indonesia, including Jombor, Jetis Village, Bandungan District, Semarang Regency, Central Java. It is essential to transform trash, particularly inorganic waste, into usable products to mitigate environmental contamination. The Jombor Farmers and Livestock Group's Budikdamlon initiative seeks to enhance the use and value of inorganic waste by implementing a labor program that transforms it into tiny horticulture containers measured in gallons. The execution of the work program utilized the pre-test approach, content presentation, and demonstration of budikdamlon creation, and concluded with a post-test to assess the enhancement of the target audience's comprehension. A 12.9-point difference from the mean between the pre-test and post-test provided evidence of a significant increase in knowledge, according to the study's findings. The socializing and demonstration program was considered effective in elucidating waste processing through its application in small horticulture containers, with the expectation that the target audience will use it in their daily lives to fulfill household food requirements.
Meningkatkan Potensi, Minat, dan Self-Awareness Siswa SMA Memasuki Perguruan Tinggi Melalui Program Faculty Fair KKN-PPM UGM Cahyo Wulandari; Heni Prasetyaningrum; Salma Salsabila Firdausa
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna Vol 2 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/parikesit.v2i2.17403

Abstract

Mengenali minat dan potensi diri terkadang masih menjadi hal yang sulit bagi sebagian remaja. Mereka akan banyak melakukan eksplorasi untuk mengetahui minat dan potensi mereka. Akan tetapi, masih banyak dari mereka yang kesulitan dalam menjalani prosesnya, termasuk pada remaja yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Kebingungan dalam memilih program studi, kurangnya informasi terkait kehidupan perkuliahan serta macam-macam beasiswa yang ditawarkan merupakan masalah yang seringkali mereka alami. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, maka dilaksanakan serangkaian kegiatan pengenalan berbagai program studi yang ada di Universitas Gadjah Mada melalui program faculty fair KKN-PPM UGM. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan minat dan self-awareness untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang pendidikan tinggi. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah wawancara, sosialisasi menggunakan Johari Window dan SWOT serta sosialisasi melalui faculty fair yang dilaksanakan di SMAN 1 Wedung, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Selain sosialisasi, para siswa juga diberikan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengetahui kondisi sebelum dan setelah diadakan kegiatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan membandingkan jawaban kuesioner tersebut untuk mengetahui dampak kegiatan yang telah dilakukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan persentase jawaban ‘setuju’ dan ‘sangat setuju’ pada pertanyaan pre-test dan post-test sebesar 14% pada aspek pemahaman terkait program studi dan 23% terkait jalur masuk perguruan tinggi, peningkatan 36% terkait kehidupan perkuliahan, 24% terkait beasiswa yang tersedia di perguruan tinggi, peningkatan 7% pada rencana setelah lulus sekolah dan 30% pada gambaran terkait masa depan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa program ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terkait rencana masa depan, pengetahuan dan minat mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Page 2 of 3 | Total Record : 24