cover
Contact Name
Idul Adnan
Contact Email
iduladnan94@gmail.com
Phone
085337078572
Journal Mail Official
jurnalstisdarussalam@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta, Bermi, Desa Babussalam, Gerung, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83363
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 28085671     EISSN : 28085426     DOI : https://doi.org/10.59259/jpm
Core Subject : Humanities, Social,
JURDAR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPM) merupakan peer reviewed journal yang menerbitkan artikel-artikeel hasil pengabdian kepada masyarakat, utamanya pengabdian dalam bidang hukum. Jurnal Pengabdian Kepada masyarakat diterbitkan oleh Pusat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat(P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darussalam Bermi. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun. Jurnal Pengabdian Kepada masyarakat merupakan jurnal ilmiah yang memiliki perhatian pada upaya diseminasi hasil pengabdian masyarakat dan wadah diskusi metode-metode dan teknik terkini dalam penguatan masyarakat dalam pendekatan bidang hukum. Jurnal Pengabdian Kepada masyarakat terbit dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, baik cetak maupun online. Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Pengabdian Kepada masyarakatfokus pada semua isu-isu hukum dalam pengabdian dan penguatan kepada masyarakat. Topik yang dikaji adalah, namun tidak terbatasa pada, Hukum dan Penguatan Masyarakat, Hukum dan Masyarakat, Layanan Hukum, dan Bantuan Hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 39 Documents
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DESA KABUL PRAYA BARAT DAYA DALAM MENANGGULANGI PERKAWINAN ANAK MELALUI PERAN KELUARGA DAN SEKOLAH Azwari, Harun
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v4i1.315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, dalam menanggulangi perkawinan anak melalui peran keluarga dan sekolah. Perkawinan anak merupakan masalah sosial yang memiliki dampak jangka panjang pada kesejahteraan fisik, mental, dan sosial anak. Masyarakat Desa Kabul, meskipun sudah ada aturan hukum yang melarangnya, masih menunjukkan tingkat kesadaran hukum yang rendah terhadap bahaya perkawinan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan keluarga dan sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Keluarga berperan penting dalam memberikan pemahaman awal kepada anak-anak mengenai konsekuensi perkawinan anak, sementara sekolah berfungsi sebagai agen pendidikan untuk menumbuhkan kesadaran lebih lanjut, baik di kalangan siswa maupun masyarakat sekitar. Dengan demikian, kolaborasi antara keluarga dan sekolah dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengurangi angka perkawinan anak di Desa Kabul.
STRATEGI PENINGKATAN KESADARAN HUKUM TERHADAP PERKAWINAN ANAK DI DESA KABUL KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA MELALUI PENDEKATAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN FORMAL Suariadiata, Irpan
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v4i1.316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kesadaran hukum masyarakat Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, terkait dengan perkawinan anak melalui pendekatan keluarga dan pendidikan formal. Perkawinan anak merupakan masalah serius yang berdampak langsung pada kehidupan anak, termasuk dampak fisik, mental, dan sosial yang dapat mempengaruhi masa depan mereka. Masyarakat Desa Kabul, meskipun terdapat peraturan yang melarang perkawinan anak, masih memiliki tingkat kesadaran hukum yang rendah mengenai hal ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang melibatkan keluarga dan pendidikan formal efektif dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap bahaya perkawinan anak. Peran keluarga dalam memberikan pemahaman tentang hak-hak anak dan dampak negatif dari perkawinan anak terbukti sangat penting, sementara pendidikan formal di sekolah dapat membantu mengubah perspektif remaja dan masyarakat mengenai pentingnya menunda perkawinan hingga usia dewasa. Dengan demikian, pendekatan yang menggabungkan peran keluarga dan sekolah dapat menjadi solusi efektif dalam menanggulangi perkawinan anak di Desa Kabul.
MENINGKATKAN INTEGRITAS PEMERINTAHAN DESA MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN ANTIKORUPSI DI DESA GENGGELANG, KECAMATAN GANGGA, KABUPATEN LOMBOK UTARA Karuniawan , Fathony
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kegiatan pendampingan dalam mencegah tindak pidana korupsi di tingkat pemerintahan desa, dengan studi kasus di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pendampingan dilakukan dalam bentuk pelatihan tata kelola keuangan desa, edukasi antikorupsi, serta penguatan kapasitas aparatur desa dalam transparansi dan akuntabilitas publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan secara konsisten dan kolaboratif mampu membentuk budaya anti-korupsi di lingkungan pemerintahan desa, meningkatkan pemahaman terhadap regulasi keuangan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat desa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi program pendampingan antikorupsi ke dalam sistem pembinaan desa secara berkelanjutan
PENDAMPINGAN HUKUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA KORUPSI DI PEMERINTAH DESA DASAN TENGAK, KECAMATAN GERUNG, KABUPATEN LOMBOK BARAT Satria , Ahmad
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i1.318

Abstract

Pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat pemerintah desa memerlukan peran serta berbagai pihak, termasuk pendampingan hukum yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendampingan hukum dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi di Pemerintah Desa Dasan Tengak, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparat desa, praktisi hukum, dan masyarakat setempat, serta analisis dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan hukum yang dilakukan oleh lembaga-lembaga hukum dan pemerintah daerah berperan penting dalam meningkatkan pemahaman aparatur desa mengenai kebijakan anti-korupsi dan penerapan prinsip transparansi serta akuntabilitas. Selain itu, pendampingan ini juga menciptakan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bersih dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat sistem pendampingan hukum di tingkat desa untuk mencegah tindak pidana korupsi lebih efektif.
PERAN EDUKASI HUKUM DALAM UPAYA PENINGKATAN KESADARAN ANTI-KORUPSI DI PEMERINTAH DESA BAJUR, KECAMATAN LABUAPI, KABUPATEN LOMBOK BARAT Qohar, Abd.
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i1.319

Abstract

Pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat pemerintahan desa membutuhkan strategi yang efektif, salah satunya melalui edukasi hukum yang dapat meningkatkan kesadaran aparat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi hukum dalam upaya peningkatan kesadaran anti-korupsi di Pemerintah Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparat desa, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya, serta analisis dokumen terkait kebijakan edukasi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi hukum yang diberikan kepada aparat desa berperan penting dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang potensi bahaya korupsi dan pentingnya penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam pengelolaan pemerintahan desa. Program edukasi hukum yang dilakukan melalui pelatihan, seminar, dan diskusi interaktif terbukti mampu membangun kesadaran dan mengubah pola pikir aparat desa terkait pencegahan korupsi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan program edukasi hukum secara berkelanjutan di tingkat desa untuk mendukung terwujudnya pemerintahan desa yang bersih dan bebas dari korupsi.
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN PARTISIPATIF DAN TRANSPARANSI DALAM PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR DESA DALAM PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA (RKPDES) DI DESA BABUSSALAM, KECAMATAN GERUNG, KABUPATEN LOMBOK BARAT Elpipit, Elpipit
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i1.320

Abstract

Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) merupakan proses penting dalam perencanaan pembangunan desa yang memerlukan peran aktif dari aparatur desa dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan partisipatif dan transparansi dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam penyusunan RKPDES di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan partisipatif dan penerapan prinsip transparansi dalam proses penyusunan RKPDES telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas aparatur desa, baik dalam aspek perencanaan, pengelolaan anggaran, maupun pelaksanaan program-program pembangunan desa. Partisipasi masyarakat dalam setiap tahap perencanaan juga menjadi faktor penting dalam menciptakan akuntabilitas dan keberhasilan program desa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan lebih lanjut terhadap pendampingan partisipatif dan transparansi untuk memaksimalkan potensi aparatur desa dalam meningkatkan kualitas penyusunan RKPDES.
PENDEKATAN EDUKATIF-PARTISIPATIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PERUNDUNGAN DI MADRASAH ALIYAH DARUSSALAM BERMI Zulharman, Zulharman
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i1.321

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan pendidikan, termasuk di Madrasah Aliyah Darussalam Bermi. Tindakan bullying tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga terhadap lingkungan sekolah secara keseluruhan, yang dapat menghambat perkembangan akademik dan psikososial siswa. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengenai bahaya bullying serta membangun strategi pencegahan yang efektif. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta pembentukan kelompok siswa sebagai agen perubahan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai dampak bullying serta munculnya komitmen dari pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi siswa. Implementasi program ini diharapkan dapat mengurangi kasus bullying dan menciptakan budaya sekolah yang lebih positif serta inklusif.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL PADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN DESA TANAK RARANG KAB. LOMBOK TENGAH Sepyah, Sepyah
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i2.322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat di Desa Tanak Rarang, Kabupaten Lombok Tengah, melalui program edukasi dan pendampingan berbasis teknologi informasi. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi digital menjadi hambatan dalam mengakses informasi, layanan publik, dan peluang ekonomi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan langsung, sosialisasi, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat terhadap penggunaan internet secara bijak, keamanan data pribadi, serta pemanfaatan media sosial dan aplikasi digital untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran kritis terhadap informasi digital dan potensi pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha lokal. Dengan demikian, program literasi digital terbukti efektif dalam memberdayakan masyarakat desa agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
DAMPAK SOSIAL PERKAWINAN DI BAWAH UMUR BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA SETANGGOR KAB. LOMBOK TENGAH Iskandar, Iskandar
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan di bawah umur merupakan fenomena sosial yang masih sering terjadi di berbagai wilayah pedesaan, termasuk di Desa Setanggor, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial dari praktik perkawinan di bawah umur terhadap kehidupan masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan di bawah umur berdampak pada berbagai aspek kehidupan sosial, antara lain meningkatnya angka putus sekolah, ketidaksiapan dalam menjalani peran sebagai orang tua, serta munculnya permasalahan ekonomi dan konflik rumah tangga. Selain itu, terdapat pula dampak jangka panjang berupa siklus kemiskinan dan keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan. Faktor utama yang mendorong terjadinya perkawinan dini di desa ini meliputi rendahnya tingkat pendidikan, tekanan sosial-budaya, serta kurangnya pemahaman tentang dampak negatif perkawinan dini. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peran aktif dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam memberikan edukasi dan pendampingan untuk menekan angka perkawinan dini di wilayah pedesaan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN PRODUKTIVITAS Qohar, Abd.
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i2.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menerapkan strategi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan berbasis teknologi informasi guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam berbagai sektor, terutama pada kelompok usaha kecil, petani, dan pelaku UMKM. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan langsung, penyediaan perangkat lunak/aplikasi pendukung, serta pendampingan intensif pasca-pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi mampu mempercepat proses produksi, meningkatkan akses pasar, serta mengoptimalkan manajemen usaha masyarakat. Program ini juga meningkatkan literasi digital masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru berbasis digital. Kesimpulannya, pendekatan berbasis teknologi informasi terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.

Page 3 of 4 | Total Record : 39