cover
Contact Name
Idul Adnan
Contact Email
iduladnan94@gmail.com
Phone
085337078572
Journal Mail Official
jurnalstisdarussalam@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno-Hatta, Bermi, Desa Babussalam, Gerung, Kab. Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83363
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 28085671     EISSN : 28085426     DOI : https://doi.org/10.59259/jpm
Core Subject : Humanities, Social,
JURDAR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPM) merupakan peer reviewed journal yang menerbitkan artikel-artikeel hasil pengabdian kepada masyarakat, utamanya pengabdian dalam bidang hukum. Jurnal Pengabdian Kepada masyarakat diterbitkan oleh Pusat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat(P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darussalam Bermi. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun. Jurnal Pengabdian Kepada masyarakat merupakan jurnal ilmiah yang memiliki perhatian pada upaya diseminasi hasil pengabdian masyarakat dan wadah diskusi metode-metode dan teknik terkini dalam penguatan masyarakat dalam pendekatan bidang hukum. Jurnal Pengabdian Kepada masyarakat terbit dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, baik cetak maupun online. Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Pengabdian Kepada masyarakatfokus pada semua isu-isu hukum dalam pengabdian dan penguatan kepada masyarakat. Topik yang dikaji adalah, namun tidak terbatasa pada, Hukum dan Penguatan Masyarakat, Hukum dan Masyarakat, Layanan Hukum, dan Bantuan Hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 39 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BERBASIS TEKNOLOGI DI DESA DAREK LOMBOK TENGAH Asdin, Apriana
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i2.325

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan berbasis teknologi di Desa Darek, Lombok Tengah, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan dan pemanfaatan teknologi informasi, khususnya dalam bidang pertanian, UMKM, dan pendidikan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan langsung, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi untuk mendukung kegiatan ekonomi dan sosial mereka. Program ini juga mendorong terciptanya jejaring kolaboratif antarwarga serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya literasi digital di tingkat desa. Dengan pendekatan yang partisipatif dan berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan desa berbasis teknologi di daerah lain.
PERAN KEPEMIMPINAN DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI DESA KURIPAN KAB. LOMBOK BARAT Nurfitriani, Eva
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i2.326

Abstract

Kepemimpinan desa memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat sebagai kunci keberhasilan pembangunan di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepemimpinan kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa berperan aktif sebagai motivator, fasilitator, dan komunikator dalam merangkul masyarakat untuk terlibat dalam program-program pembangunan desa. Selain itu, gaya kepemimpinan partisipatif dan pendekatan berbasis musyawarah turut memperkuat keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang inklusif dan komunikatif mampu menciptakan iklim partisipatif yang berkelanjutan di tingkat desa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PENDAMPINGAN HUKUM UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DAN PERTISIPASI DALAM MENGELOLA KEUANGAN DESA DI DESA JAGARAGA LOMBOK BARAT Sepyah, Sepyah
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v3i2.327

Abstract

supporting sustainable rural development. However, low legal awareness and limited community participation in village financial oversight remain significant challenges. This study aims to describe the process and impact of legal assistance as a form of community empowerment in Jagaraga Village, West Lombok, in order to improve public awareness and participation in managing village finances. This research uses a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. The results indicate that participatory legal assistance significantly improves community understanding of village regulations and encourages their involvement in public discussions and budget monitoring forums. This program not only builds legal awareness but also fosters a stronger culture of transparency and accountability at the village level.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU TPQ MELALUI PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN QUR’AN KREATIF DI DESA BANYU URIP, LOMBOK BARAT Hamdi, Muh. Rizal
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v5i1.329

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat, melalui pelatihan metode pembelajaran Qur’an yang kreatif dan inovatif. Guru TPQ memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak guru TPQ yang menghadapi keterbatasan dalam hal metode mengajar yang menarik dan sesuai dengan karakter peserta didik usia dini. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada guru TPQ mengenai berbagai strategi pembelajaran yang interaktif, seperti penggunaan media pembelajaran visual, metode talaqqi dan tikrar berbasis permainan edukatif, serta pendekatan tematik dalam mengajarkan tajwid dan makhraj huruf. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dalam penerapan metode pembelajaran kreatif di kelas masing-masing. Kegiatan diikuti oleh 30 guru TPQ dari berbagai dusun di Desa Banyu Urip. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merancang serta melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang lebih variatif dan menyenangkan. Selain itu, para guru juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengimplementasikan metode baru dalam kegiatan mengajar sehari-hari. Pelatihan ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di tingkat desa serta memperkuat peran TPQ sebagai lembaga pendidikan nonformal yang berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM KELUARGA ISLAM BAGI REMAJA DAN ORANG TUA DI DESA LINGSAR, LOMBOK BARAT Arifin , Muhammad
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat, melalui pelatihan metode pembelajaran Qur’an yang kreatif dan inovatif. Guru TPQ memiliki peran strategis dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak guru TPQ yang menghadapi keterbatasan dalam hal metode mengajar yang menarik dan sesuai dengan karakter peserta didik usia dini. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada guru TPQ mengenai berbagai strategi pembelajaran yang interaktif, seperti penggunaan media pembelajaran visual, metode talaqqi dan tikrar berbasis permainan edukatif, serta pendekatan tematik dalam mengajarkan tajwid dan makhraj huruf. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dalam penerapan metode pembelajaran kreatif di kelas masing-masing. Kegiatan diikuti oleh 30 guru TPQ dari berbagai dusun di Desa Banyu Urip. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merancang serta melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang lebih variatif dan menyenangkan. Selain itu, para guru juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk mengimplementasikan metode baru dalam kegiatan mengajar sehari-hari. Pelatihan ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an di tingkat desa serta memperkuat peran TPQ sebagai lembaga pendidikan nonformal yang berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an.
PENGUATAN LITERASI HUKUM MASYARAKAT DESA KABUL KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA DALAM PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK MELALUI PERAN KELUARGA DAN INSTITUSI PENDIDIKAN Muzawir, Muzawir; Jayadi, Nurman
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v1i2.293

Abstract

Perkawinan anak masih menjadi persoalan serius di berbagai wilayah pedesaan Indonesia, termasuk di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya. Rendahnya literasi hukum masyarakat tentang batas usia perkawinan yang diatur dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 2019, serta kuatnya pengaruh adat dan tekanan sosial, menjadi faktor pendorong praktik perkawinan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui pendekatan keluarga dan institusi pendidikan sebagai pilar utama dalam membentuk persepsi dan sikap terhadap isu ini. Metode pelaksanaan meliputi edukasi hukum berbasis diskusi partisipatif, pelatihan media literasi untuk remaja, serta penguatan kapasitas guru dan tokoh masyarakat sebagai agen perubahan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman hukum dan perubahan sikap yang positif terhadap praktik pencegahan perkawinan anak. Kegiatan ini juga mendorong sinergi antara pemerintah desa, sekolah, dan keluarga dalam membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan.
PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN PERDAGANGAN ORANG DI DESA BABUSSALAM, LOMBOK BARAT Hotimah, Husnul; Muslim, Muslim; Zulharman, Zulharman; Qohar, Abd.
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v1i2.300

Abstract

 Perdagangan orang merupakan salah satu permasalahan sosial yang kompleks dan membutuhkan pendekatan multidimensional untuk penanganannya. Desa Babussalam, Lombok Barat, merupakan salah satu daerah yang rentan terhadap kasus perdagangan orang, terutama di kalangan perempuan dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan perdagangan orang di Desa Babussalam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendampingan yang berbasis komunitas, seperti pelatihan keterampilan kerja, penyuluhan hukum, serta pendampingan psikososial bagi korban atau calon korban, memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya perdagangan orang. Selain itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa dan program wirausaha terbukti mengurangi kerentanan ekonomi yang sering menjadi faktor utama dalam kasus perdagangan orang. Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah sinergi antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan tokoh masyarakat setempat. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurangnya akses terhadap informasi yang akurat. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih proaktif serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam implementasi program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan, diharapkan upaya pencegahan perdagangan orang di Desa Babussalam dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.
EFEKTIVITAS PENDAMPINGAN HUKUM DALAM MENCEGAH KORUPSI DI PEMERINTAH DESA BAJUR, KECAMATAN LABUAPI, KABUPATEN LOMBOK BARAT Qohar, Abd.; Adnan, Idul; Hamdi, Muh. Rizal
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v1i2.301

Abstract

Korupsi di tingkat desa merupakan tantangan serius yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan hukum dalam mencegah tindak pidana korupsi di Pemerintah Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan hukum memiliki peran signifikan dalam meningkatkan pemahaman hukum aparat desa, memperkuat sistem pengawasan, serta mengurangi potensi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan keuangan desa. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya kesadaran hukum di kalangan aparat desa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif dalam pelaksanaan pendampingan hukum agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DESA KABUL KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA TENTANG BAHAYA PERKAWINAN ANAK MELALUI PENDEKATAN KELUARGA DAN SEKOLAH Saputra, Wawan; Suarajana, Suarjana
JURDAR : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): JURDAR:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILM USYARI'AH DARUSSALAM BERMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/jpm.v1i2.302

Abstract

Perkawinan anak merupakan permasalahan sosial dan hukum yang masih sering terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya. Praktik ini tidak hanya melanggar hak anak, tetapi juga berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, dan masa depan mereka. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat, terutama orang tua dan lingkungan sekolah, menjadi faktor utama yang menyebabkan tingginya angka perkawinan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum warga Desa Kabul melalui pendekatan keluarga dan sekolah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi hukum, diskusi kelompok terarah (FGD), dan pembentukan kader hukum desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap bahaya perkawinan anak dan pentingnya pendidikan hukum berbasis keluarga dan sekolah sebagai upaya pencegahan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi hukum yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di wilayah lain.

Page 4 of 4 | Total Record : 39