cover
Contact Name
Cindi T. M. Oroh
Contact Email
lhj@unikadelasalle.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lhj@unikadelasalle.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado Kairagi I, Kombos Manado Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Lasalle Health Journal
ISSN : -     EISSN : 29647274     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Lasallian Health Journal (LHJ) merupakan wadah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil penelitian, atau studi berbasis bukti di Bidang Keperawatan dan Fisioterapi. Lingkup jurnal ini pada Bidang Keperawatan dan Fisioterapi, meliputi pendidikan, praktik klinis dan komunitas.
Articles 73 Documents
PENERAPAN TERAPI HIPNOTIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Ningsih, Azhari; Susanti, Amelia; Arianti, Diana
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Masalah psikologis yang umum dialami oleh lansia meliputi kesepian, mudah tersinggung, ketakutan, dan kecemasan. Kecemasan yang terus-menerus dapat memicu penurunan status kesehatan, termasuk munculnya gangguan fisik seperti hipertensi. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi hipnotis lima jari. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap penurunan tingkat kecemasan pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Metode: menggunakan metode quasi experiment dengan desain two group pre-posttest. Sampel berjumlah 32 orang lansia, yang dibagi secara proporsional ke dalam kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2024. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan adalah kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), dan data dianalisis menggunakan uji t-test. Hasil: menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi, tingkat kecemasan menurun dari kategori sedang (50,0%) menjadi ringan (93,8%) setelah diberikan terapi hipnotis lima jari, dengan nilai p-value = 0,0001. Sebaliknya, pada kelompok kontrol, kecemasan tidak mengalami penurunan yang signifikan, bahkan meningkat dari 56,3% menjadi 68,8% pada kategori kecemasan sedang (p-value = 0,157). Kesimpulan: terapi hipnotis lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia penderita hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Puskesmas dan tenaga kesehatan dalam menerapkan terapi nonfarmakologis sebagai bagian dari pelayanan kesehatan jiwa lansia.
PENERAPAN INTERVENSI SLOW STROKE BACK MASSAGE UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI Anisa Ismawanti; Mulyaningsih; Listyorini, Dewi
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Hypertension is one of the non-communicable diseases that contribute greatly to morbidity and mortality rates in the world, including in Indonesia. The management of hypertension is not only limited to pharmacological therapy, but also involves non-pharmacological interventions such as Slow Stroke Back Massage (SSBM) therapy, which has been proven effective in lowering blood pressure. Objective: Knowing the results of the application of Slow Stroke Back Massage intervention in reducing blood pressure in patients with hypertension at RSUD Kartini Karanganyar. Methods : This study used a descriptive approach with a case study design. The Slow Stroke Back Massage intervention was carried out on hypertensive patients who were treated in Cempaka Room 3. Blood pressure was measure before and after the intervention to determine the effectiveness of therapy. Results : The application results showed a significant decrease in systolic and diastolic blood pressure after the Slow Stroke Back Massage intervention. This therapy provides a relaxing effect that helps vasodilate blood vessels so that blood pressure decreases. Conclusions: Slow Stroke Back Massage is an effective non-pharmacological nursing intervention and can be used as a complementary therapy to reduce blood pressure in hypertensive patients. This therapy also improves patient comfort and quality of life. Keyword: Hypertension, Slow Stroke Back Massage, Blood Pressure, Non-pharmacological
PENERAPAN TEKNIK MENGHARDIK DALAM ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PASIEN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN Silaban, Cici Bella; Ira Ocktavia, Siagian
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang biasanya bersifat kronis dan ditandai dengan adanya perpecahan antara pikiran, emosi, perilaku pada orang yang menderita. Skizofrenia merupakan kelainan yang terjadi pada otak seseorang yang mengakibatkan munculnya perilaku aneh pada penderita. Selanjutnya upaya yang saya lakukan dalam mencegah halusinasi kepada klien saya ialah terapi menghardik. Terapi menghardik merupakan terapi yang biasa digunakan dalam mencegah halusinasi, mengendalikan emosi. Teknik ini melibatkan mengucapkan kalimat-kalimat sugesti seperti “pergi-pergi kamu suara palsu” Tujuan: dari karya ilmiah ini mampu menggambarkan intervensi terapi menghardik lewat asuhan keperawatan pada pasien halusinasi. Metode: penelitian ini menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi dan implementasi memfokuskan pada penerapan SP1 yaitu cara menghardik. Hasil: dari hasil intervensi yang dilakukan selama 3 hari didapatkan bahwa terapi menghardik dapat menurunkan halusinasi pada klien. Kesimpulan: dari intervensi mengontrol halusinasi dilakukan dengan salah satunya penerapan terapi menghardik dengan strategi pelaksanaan. Saran: diharapkan bagi rumah sakit menambah fasilitas dan senantiasa menciptakan lingkungan yang teraupetik guna mempercepat penyembuhan pasien.
KONSUMSI JUS NANAS TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PASIEN Upriyani, Andi; Musmuliadin
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Asam urat bisa menjadi masalah serius jika menyebabkan komplikasi seperti radang sendi yang berpotensi mengakibatkan kecacatan sendi. Komplikasi lainnya termasuk masalah ginjal yang dapat mengarah pada gagal ginjal dan batu ginjal, serta komplikasi pada jantung yang bisa memicu penyakit jantung koroner. Buah nanas yang tinggi kadar vitamin C dapat menjadi pengobatan non farmakologi untuk asam urat. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus nanas terhadap penurunan kadar asam urat pada pasien di wilayah kerja UPTD Puskesmas Wajo Tahun 2024. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test. Jumlah sampel yaitu 26 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas data Shapiro-Wilk dan uji hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Didapatkan hasil dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh konsumsi jus nanas terhadap penurunan kadar asam urat pasien di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wajo Tahun 2024.
STUDI KASUS: TERAPI BENSON DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Irwansyah, Irwansyah; Rosidi, Ahyar
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan kronis yang umum dialami oleh lansia dan dikenal sebagai silent killer karena dapat memicu komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Penanganan hipertensi tidak hanya mengandalkan terapi farmakologis, tetapi juga intervensi nonfarmakologis, salah satunya teknik relaksasi Benson yang terbukti membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan penurunan stres. Tujuan: Mengetahui efektivitas terapi relaksasi Benson dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif: proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada seorang lansia penderita hipertensi di Desa Suntalangu, Kecamatan Suela, selama 3 × 24 jam. Hasil: Pengkajian awal menunjukkan tekanan darah sebesar 170/90 mmHg dengan keluhan sakit kepala dan mudah lelah. Setelah diberikan terapi relaksasi Benson secara rutin selama 3 hari, tekanan darah menurun menjadi 120/80 mmHg, keluhan subjektif berkurang, dan pasien tampak lebih rileks. Evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kondisi fisik dan psikologis serta meningkatnya kemampuan pasien melakukan relaksasi secara mandiri. Kesimpulan: Terapi relaksasi Benson efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
PENERAPAN INTERVENSI EDUKASI PENCEGAHAN RABIES BERBASIS SIMULASI DALAM ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PERILAKU KESEHATAN CENDERUNG BERISIKO Karepu, Laurena Skolastika; Lamonge, Annastasia Sintia
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Rabies merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani sejak dini. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan rabies menjadi faktor risiko meningkatnya kasus rabies di daerah endemis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan edukasi pencegahan rabies berbasis simulasi dalam asuhan keperawatan komunitas dengan masalah perilaku kesehatan cenderung berisiko. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang berpedoman pada proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Setelah dilakukan intervensi, hasil post-test menunjukkan 16 peserta (80%) berada pada kategori pengetahuan baik dan 4 peserta (20%) berada pada kategori cukup. Seluruh peserta juga mampu mempraktikkan simulasi pertolongan pertama setelah gigitan hewan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi pencegahan rabies berbasis simulasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan mampu menjawab masalah keperawatan perilaku kesehatan berisiko sehingga dapat dijadikan strategi intervensi promotif dan preventif dalam asuhan keperawatan komunitas.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA FROZEN SHOULDER ET CAUSA CAPSULITIS ADHESIVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL Runtuwene, Keylin; Mamuaja, Filly
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Frozen shoulder et causa capsulitis adhesiva merupakan suatu kondisi peradangan pada pembungkus atau kapsul sendi yang melindungi sendi glenohumeral. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun usia lebih dari 40 tahun merupakan faktor resiko yang paling sering terjadi pada kasus ini. Kasus frozen shoulder et causa capsulitis adhesiva menjadi 2% - 5% dari masalah-masalah yang sering terjadi pada sendi bahu. Gejala yang muncul dapat berupa nyeri yang disertai dengan keterbatasan gerak saat pergerakan sendi glenohumeral, serta terbatasnya aktivitas fungsional. Objektif: untuk mengetahui pengaruh transcutaneus electrical nerve stimulation, terapi manipulasi dan mobilisasi skapula dalam meningkatkan kemampuan fungsional pada pasien frozen shoulder et causa capsulitis adhesiva. Metode: Studi kasus pada seorang responden wanita berumur 59 tahun dengan keluhan adanya gangguan dalam melakukan aktivitas fungsional sehari-hari menggunakan Shoulder Pain and Disability Index (SPADI) lewat evaluasi pada terapi awal dan terapi akhir. Hasil: terjadi perubahan aktivitas fungsional SPADI pada terapi akhir dengan skor nyeri 40%, skor disabilitas 31,25%, dan skor SPADI 34,61%. Kesimpulan: Penatalaksanaan fisioterapi berupa transcutaneus electrical nerve stimulation, terapi manipulasi dan mobilisasi skapula memberikan pengaruh terhadap gangguan aktivitas fungsional pada pasien dengan frozen shoulder et causa capsulitis adhesive.
POLA MAKAN DAN KONSUMSI ALKOHOL DENGAN KEJADIAN GOUT ARTHRITIS Geneo, Martinus; Lumintang, Cyntia Theresia; Singal, Martina
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi gout arthritis terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia dan khususnya di Sulawesi Utara, dengan angka kejadian tertinggi di Kabupaten Minahasa Selatan. Faktor risiko utama meliputi pola makan tinggi purin seperti jeroan dan konsumsi alkohol dengan jenis cap tikus dan bir yang berlebihan sudah menjadi kebiasaan masyarakat setempat. Kondisi ini menuntut penanganan sistematis dan edukasi yang efektif untuk mencegah komplikasi serta kualitas hidup lebih baik. Objektif: Untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan konsumsi alkohol dengan kejadian gout arthritis di Kelurahan Ranomea, Kabupaten Minahasa Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional, populasi total 116 penderita gout arthritis yang berlokasi di Kelurahan Ranomea menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling, sehingga mendapatkan total sampel 90 orang yang sesuai dengan kriteria dan tujuan penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner baku yang telah lolos uji validitas dan reliable dan untuk uji statistik menggunakan Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian gout arthritis (p-value = 0,013), begitupun dengan konsumsi alkohol dengan kejadian gout arthritis (p-value=0,031) yang dimana hasilnya p-value=<0,05 berarti menyatakan bermakna untuk setiap variabel. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola makan dan konsumsi alkohol dengan kejadian gout arthrtis di Kelurahan Ranomea, Kabupaten Minahasa Selatan.
PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS KELUARGA DALAM ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL DENGAN MASALAH KEPERAWATAN DEFISIT PENGETAHUAN Karame, Faldi Ericksan; Lamonge, Annastasia Sintia
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Salah satu penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian di dunia adalah Tuberkulosis Paru. Untuk itu diperlukan sikap dari pemberi semangat dari keluarga lewat dukungan yang diberikan untuk memenuhi ketaatan dalam mengonsumsi obat yang sudah diprogramkan oleh petugas kesehatan selama 6 bulan harus selesai dan tuntas dengan baik agar penyebaran rantai kuman tuberkulosis dapat terselesaikan dengan baik. Pendidikan kesehatan sangat penting untuk sikap dari keluarga dalam memberikan semangat terutama dukungan kepada pasien tuberkulosis paru. Keluarga yang menerima materi edukasi kesehatan yang baik dan benar dan dapat dimengerti tentang masalah kesehatan tuberkulosis paru dengan pemberian secara merata. Objektif: Menganalisa penerapan pendidikan kesehatan berbasis keluarga pada dukungan keluarga tentang penanganan tuberkulosis paru. Metode: Metode yang digunakan yaitu case study tentang Penerapan Pendidikan Kesehatan Berbasis Keluarga Dalam Asuhan Keperawatan Medikal Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan. Hasil: Pendidikan kesehataan berbasis keluarga dapat meningkatkan pengetahuan klien tentang. Kesimpulan: Pemberian pendidikan kesehatan berbasis keluarga pada dukungan keluarga untuk klien yang menderita penyakit Tuberkulosis paru dapat menunjukkan kondisi dimana sudah dapat dimengerti dan dapat di praktekkan di luar rumah sakit.
PENGETAHUAN DAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING Pataban, Inggried; Geneo, Martinus; Oroh, Cindi T. M.
Lasalle Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stunting menjadi masalah yang berpengaruh pada tumbuh kembang balita karena kurangnya gizi. Kekurangan gizi dapat terjadi sejak anak dalam kandungan atau 1000 hari pertama kehidupan. Stunting dapat menimbulkan dampak jangka pendek seperti masalah pada pertumbuhan otak, tingkat kepintaran, perkembangan tubuh bahkan masalah proses metabolik. Sedangkan dampak jangka panjang yaitu menurunnya kemampuan berpikir, kemampuan belajar, bahkan melemahnya sistem imun sehingga anak rentan terhadap penyakit. Objektif: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dapalan Kecamatan Tampan’Amma Kabupaten Kepulauan Talaud. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan metode case control. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita dengan sampel berjumlah 90 responden, dimana 45 ibu yang anaknya stunting dan 45 ibu yang anaknya tidak stunting. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional sampling. Hasil: Hasil uji bivariat menggunakan uji statistik Spearmen Rho didapatkan hubungan antara faktor pengetahuan dan sosial ekonomi dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Dapalan, masing-masing dengan p-value 0.000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor pengetahuan dan sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Dapalan Kecamatan Tampan’Amma Kabupaten Kepulauan Talaud.