cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Ilmu Pendidikan
ISSN : 08548307     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 2 (1995)" : 11 Documents clear
Pendidikan Budi Pekerti: Salah Satu Bidang Garap dalam Bimbingan Pribadi-Sosial Elia Flurentin
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadikan bangsa beradab dimulai dari pemberian pendidikan budi pekerti kepada anak sejak dini, karena sikap positif atau negatif seorang anak tergantung pada pendidikan dari orangtua dan lingkungan. Pendidikan budi pekerti adalah pendidikan yang menyokong perkembangan hidup individu, lahir dan batin, dari sifat kodratinya menuju ke arah peradaban dalam sifatnya yang umum. Oleh karena itu seharusnya disediakan lingkungan yang positif dan sehat bagi pertumbuh-kembangan anak, baik di rumah maupun di sekolah. Penyediaan lingkungan sekolah yang kondusif merupakan tanggung jawab kepala sekolah, guru, dan konselor. Dalam pelayanan bimbingan, pendidikan budi pekerti termasuk dalam bidang bimbingan pribadi-sosial.
Hubungan antara Efektivitas Bimbingan Guru Pamong dan Dosen Pembimbing dengan Kemampuan Mengajar Mahasiswa PPL IKIP Malang Suprihadi Saputro; Joseph Mbulu; I Wayan Sutama
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) bertujuan menyiapkan mahasiswa sebagai calon guru dan tenaga kependidikan lainnya yang memiliki kemampuan pribadi, sosial dan profesional. Mahasiswa dipersiapkan sedini mungkin untuk memiliki kualifikasi calon guru yang profesional melalui praktik pengalaman lapangan (PPL) yang dilaksanakan secara terpadu dan terbimbing. Dalam PPL, mahasiswa dibimbing oleh guru pamong dan dosen pembimbing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan guru pamong sangat efektif, pelaksanaan PPL mahasiswa cukup baik, dan bimbingan dosen pembimbing juga sangat baik. Efektivitas bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing ternyata dapat meningkatkan kemampuan mengajar para mahasiswa.
Model Adopsi Inovasi Berdasar Perhatian dan Penyikapan Guru terhadap Perubahan Kurikulum Abdul Manan
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum baru di Indonesia telah dilaksanakan secara bertahap. Bagaimana kesiapan para guru untuk mengadopsi perubahan kurikulum itu? Sudahkah mereka memiliki sikap yang tepat terhadap perubahan yang terjadi? Salah satu model implementasi adopsi inovasi kurikulum yang mungkin dapat diterapkan di Indonesia adalah model adopsi berdasar perhatian (Concern-Based Adoption Model, CBAM) yang merupakan hasil riset tentang implementasi inovasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Universitas Texas. Dalam model ini yang dipentingkan adalah perhatian guru terhadap inovasi, termasuk perubahan kurikulum.  
Motivasi Belajar yang Bersumber dari Kebutuhan dan Nilai-nilai Keagamaan Pembelajar Moh. Syaifulloh
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Motivasi belajar merupakan salah satu dimensi penting bagi pembelajar guna meningkatkan perolehan belajar. Motivasi belajar ada yang bersumber dari kebutuhan pembelajar. Meskipun demikian, motivasi belajar perlu diperkaya dengan nilai-nilai keagamaan yang dianut oleh seseorang agar tinggi tingkat kekukuhannya. Motivasi belajar membawa konsekuensi logis bagi kemampuan guru untuk memelihara dan meningkatkan motivasi belajar melalui upaya pemenuhan kebutuhan dan penyadaran nilai keagamaan yang dianut oleh pembelajar.
Hubungan CBSA dan Motivasi Berprestasi dengan Hasil Belajar Siswa SD Kelas V Kodya Blitar Sutji Rahaju
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pelaksanaan CBSA dan motivasi berprestasi serta hasil belajar di Kodya Blitar, dan untuk menguji hubungan antara CBSA dengan hasil belajar, antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar, serta antara CBSA dan motivasi berprestasi dengan hasil belajar. Populasi adalah siswa SD kelas V Kodya Blitar tahun 1993/1994. Sampling dilakukan secara rambang purposif berstrata. Data dianalisis dengan uji t, korelasi momen tangkar dan analisis regresi. Ditemukan bahwa CBSA dan motivasi berprestasi siswa di Kepanjen Kidul lebih tinggi dibandingkan di Sanan Wetan dan Sukorejo. Hasil belajar siswa di Sanan Wetan lebih tinggi dibandingkan di Kepanjen Kidul dan Sukorejo. Ada hubungan positif antara CBSA dengan hasil belajar, antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar, serta antara CBSA dan motivasi berprestasi dengan hasil belajar.
Teknik Konseling Desensitisasi Versus Psikoanalisis Alwisol Alwisol
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desensitisasi dan psikoanalisis disajikan dalam empat kontras yang menarik untuk dicermati. Pertama, dari sudut historik, desensitisasi berkembang secara naturalistik, sedang psikoanalisis berkembang secara personalistik. Kedua, alur berpikir desensitisasi bersifat induktif, sedang psikoanalisis bersifat deduktif. Ketiga, dalam pandangan mengenai manusia, desensitisasi berpandangan determinisme fisik, elementaristik dan environmentalistik, sedang psikoanalisis berpandangan determinisme psikobiologik, holistik dan konstitusionalistik. Keempat, desensitisasi dan psikoanalisis sama-sama memiliki unsur mudah dan unsur sulit untuk diadaptasikan dengan kebudayaan Indonesia.
Komunikasi Sekolah dengan Masyarakat di Sekolah Dasar: Masalah dan Upaya Pemecahannya Mustiningsih Mustiningsih
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat berperanan penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Sekolah harus menjalin komunikasi efektif dengan masyarakat sebagai pendukungnya. Bahkan sekolah menggunakan sebagian besar waktunya untuk berkomunikasi. Komunikasi adalah ibarat darah kehidupan. Di sekolah dasar (SD) ditemukan masalah komunikasi sekolah dengan masyarakat, termasuk dengan orangtua murid. Penemuan masalah komunikasi tersebut berasal dari hasil penelitian, seminar regional, dan kajian teori. Diperlukan upaya pemecahan masalah komunikasi sekolah dengan masyarakat di SD, baik melalui kajian teoretis, praktis maupun proses analisis.
Landasan Konseptual Kapabilitas Belajar Pemecahan Masalah Wasis Djoko Dwiyogo
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapabilitas belajar pemecahan masalah diakui sebagai kapabilitas paling penting sebagai hasil belajar ranah keterampilan intelektual dan keterampilan berpikir. Hierarki keterampilan intelektual dari yang sederhana ke yang kompleks meliputi diskriminasi, konsep konkret, konsep definisi dan kaidah, kaidah yang lebih tinggi, dan memecahkan masalah. Proses pemecahan masalah terdiri dari memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali solusi. Strategi pemecahan masalah dapat berupa driven by schema atau search based strategies. Pemula dapat menggunakan kedua strategi yaitu schema-driven dan search-based, sedangkan ahli lebih mengutamakan strategi schema-driven sehingga lebih efektif dan efisien.
Membina Disiplin Sekolah dalam Mengefektifkan Proses Pendidikan Enco Mulyasa
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa sering menyoroti perilaku negatif sebagian remaja, terutama di kota-kota besar, antara lain berupa perkelahian dan pengeroyokan antara sesama pelajar yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa, perusakan benda milik umum atau pemerintah, pemerasan, pencurian, pergaulan bebas, penyalahgunaan obat terlarang, dan yang lainnya. Perilaku remaja itu merupakan perilaku negatif (indisiplin) yang dapat merugikan berbagai pihak, antara lain mengganggu kelancaran proses pendidikan di sekolah. Oleh karena itu diperlukan penanganan yang serius, yang dapat dimulai dengan pembinaan disiplin sekolah.
Pengembangan Keterampilan Motorik pada Masa Anak-anak Asim Asim
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas guru pendidikan jasmani adalah melatih anak untuk melakukan gerakan yang baik dan benar. Keterampilan motorik yang diajarkan harus sesuai dengan tingkat pertumbuhan, perkembangan motorik dan kebutuhan. Pelatih juga harus mempertimbangkan kemampuan anak menggunakan rasio karena belajar motorik merupakan suatu proses, bukan hasil. Penguasaan unsur-unsur internal suatu keterampilan, kemampuan mengorganisasikan dan tepat pewaktuannya saat melakukan gerakan adalah tolok ukur belajar motorik yang benar. Kemampuan mengorganisasikan berbagai respon motorik akan muncul tatkala anak mampu berpikir kapan harus bergerak dan kapan harus berhenti, dan tingkat perkembangan kesadaran tubuh terhadap ruang dan waktu telah tercapai.

Page 1 of 2 | Total Record : 11