Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PERTOLONGAN PERTAMA CEDERA OLAHRAGA PATAH TULANG (FRACTURE) BERBASIS ANDROID UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG mahardi, muhammad setya agung; dwiyogo, wasis djoko
Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Vol 3. No 1. Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.401 KB) | DOI: 10.17977/um040v3i1p58-67

Abstract

Abstract                 This research aims to solve the existing problem by developing an Android-based fracture first aid learning material for students of Physical and Health Education at the Faculty of Sports Sciences, State University of Malang. This research method uses research and development methods. Data analysis techniques used are qualitative analysis techniques and quantitative analysis techniques in the form of percentages. The results of the PPCO material expert were 94.35%, 97.72% media expert results, 88.63% linguist results, 95.19% PPCO learning practitioners, the results of field trials were 86.74% product effectiveness testing, and test product attractiveness 90.84%. From these results the product is declared very valid (can be used without repairs), very effective and very interesting. Key words: Development, First Aid Sports Injury, Broken Bones, Fracture, Android Abstrak                 Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang ada dengan mengembangkan bahan ajar pertolongan pertama cedera olahraga patah tulang (fracture) berbasis android untuk mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Teknnik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif dan teknik analisis kuantitatif berupa persentase. Hasil ahli materi PPCO 94,35%, hasil ahli media 97,72%, hasil ahli bahasa 88,63%, hasil praktisi pembelajaran PPCO 95,19%, hasil uji coba lapangan yaitu uji coba efektifitas produk 86,74%, dan uji daya tarik produk 90,84%. Dari hasil tersebut produk dinyatakan sangat valid (dapat digunakan tanpa perbaikan), sangat efektif dan sangat menarik. Kata kunci: Pengembangan, Pertolongan Pertama Cedera Olahraga, Patah Tulang, Fracture, Android
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CRICKET BERBASIS MOBILE LEARNING PADA TIM OLAHRAGA CRICKET UNIVERSITAS NEGERI MALANG Christianto, Johan; Dwiyogo, Wasis Djoko
Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Vol 3. No. 2. Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.657 KB) | DOI: 10.17977/um040v3i2p168-174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran olahraga cricket berbasis mobile learning. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan Research and Development dari Darmawan. Subjek yang digunakan adalah pemain dan anggota dari tim olahraga cricket Universitas Negeri Malang. Instrumen pengumpulan data berupa observasi, dan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa deskriptif persentase yang digunakan untuk mengolah data kualitatif dan kuantitatif. Pembelajaran cricket pada tim olahraga cricket Universitas Negeri Malang. Dengan hasil tersebut maka produk yang dikembangkan masuk data kriteria amat baik sehingga produk pengembangan media pembelajaran cricket berbasis mobile learning pada tim olahraga cricket Universitas Negeri Malang dapat digunakan pada proses pembelajaran dan latihan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MOBILE LEARNING UNTUK AKTIFITAS KESEGARAN JASMANI SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH KEJURUHAN Pamungkas, Ibnu Aji; Dwiyogo, Wasis Djoko
Sport Science and Health Vol 2, No 5 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.087 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis mobile learning untuk aktifitas kesegaran jasmani. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan Research and Development. Subjek yang digunakan adalah siswa siswi kelas X Jurusan Perhotelan 3 SMK Negeri 1 Batu. Instrumen pengumpulan data berupa observasi, dan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa deskriptif persentase yang digunakan untuk mengolah data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini telah melalui 2 validasi ahli, yaitu 1 ahli kebugaran jasmani dan 1 ahli media dengan hasil diperoleh rata-rata persentase ahli pembelajaran kebugaran jasmani sebesar 100%, ahli media 96%, dan uji coba kelompok sebesar 90%. Sehingga produk dinyatakan layak dan valid untuk digunakan. Selanjutnya dilakukan uji efektiftas produk yang memiliki nilai 83%, uji efisiensi dengan catatan waktu 29 menit, dan uji kemenarikan produk dengan hasil presentase 83%. Jadi Kesimpulannya bahwa pembelajaran kebugaran jasmani berbasis mobile learning yang didukung dengan hasil tersebut maka produk yang dikembangkan masuk data kriteria amat baik sehingga produk pengembangan media pembelajaran berbasis mobile learning untuk aktifitas kesegaran jasmani pada siswa SMKN 1 Batu dapat digunakan pada proses pembelajaran dan latihan.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF LATIHAN KEKUATAN PADA MATAKULIAH SPESIALISASI KONDISI FISIK DASAR BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Manalu, David Leonardo; Dwiyogo, Wasis Djoko; Heynoek, Febrita Paulina
Sport Science and Health Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.787 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif latihan kekuatan menggunakan latihan beban untuk mengatasi masalah yang muncul dalam perkuliahan spesialisasi kondisi fisik dasar. Data dikumpulkan dengan menggunakan analisis kebutuhan menggunakan angket kepada 28 orang mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga. Hasil pengembangan produk multimedia interaktif latihan kekuatan pada matakuliah spesialisasi kondisi fisik dasar  diperoleh hasil sebagai berikut: hasil evaluasi ahli kepelatihan  87,33%, hasil evaluasi ahli media 81,82%,  hasil uji coba kelompok kecil 89,6% hasilnya baik, hasil uji coba kelompok besar 90,07% hasilnya sangat baik. Sehingga produk ini layak untuk digunakan.
KURIKULUM PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN DI INDONESIA ABAD 21 Mustafa, Pinton Setya; Dwiyogo, Wasis Djoko
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (JARTIKA) Vol 3 No 2 (2020): Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.315 KB) | DOI: 10.36765/jartika.v3i2.268

Abstract

Tujuan dari artikel ini membahas tentang kurikulum pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) di Indonesia abad 21. Kurikulum merupakan rancangan berupa isi untuk mewujudkan tujuan pendidikan. PJOK bagian dari integral pendidikan secara keseluruhan yang menjadi peran dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kurikulum di Indonesia selalu mengalami perubahan karena menyesuaikan perkembangan zaman yang terus dinamis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa dalam PJOK isi kurikulum tidak hanya tentang keterampilan gerak dan kesehatan jasmani saja, namun peserta didik dituntut untuk mampu berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi, Perubahan yang paling menonjol dalam kurikulum pendidikan jasmani abad 21 itu yaitu dalam pembelajaran jasmani tidak hanya melibatkan perlengkapan olahraga saja, namun sumber belajar yang berasal dari kemasan teknologi modern perlu diberikan. Jadi kurikulum pendidikan jasmani disusun agar menghasilkan manusia yang memiliki kesehatan dan keterampilan yang baik dalam tantangan global di abad 21. Selain itu juga diperlukan guru PJOK yang profesional untuk memahami dan mengimplementasikan kurikulum PJOK. The purpose of this article discusses the curriculum of physical education, sports, and health (PESH) in 21st century Indonesia. The curriculum is a design in the form of content to realize educational goals. PESH is an integral part of overall education which plays a role in producing superior human resources. The curriculum in Indonesia is always changing because it adapts to the development of a dynamic era. The results of this study indicate that in PESH the curriculum content is not only about physical skills and physical health, but students are required to be able to think critically, creatively, and be able to collaborate, the most prominent changes in the 21st century physical education curriculum that is not in physical learning only involves sports equipment, but learning resources derived from the packaging of modern technology need to be provided. So the physical education curriculum is structured to produce people who have good health and skills in the global challenges of the 21st century. In addition, professional PESH teachers are needed to understand and implement the PESH curriculum.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLAVOLI MENGGUNAKAN MEDIA INTERAKTIF DI SMP NEGERI 6 KABUPATEN SITUBONDO Try Sevita Haryanto; Wasis Djoko Dwiyogo; Sulistyorini Sulistyorini
Jurnal Pendidikan Jasmani Vol 25, No 1 (2015): VOLUME 25 , NOMOR 1, APRIL 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.939 KB) | DOI: 10.17977/pj.v25i1.4908

Abstract

Abstract: Research and development aims to provide solutions for learners who do not have learning media to develop learning activity in volleyball game using interactive media. Interactive media game of volleyball produced can be used as a medium of learning for students and educators. In the development of learning volleyball game using interactive media in SMP 6 Situbondo using Research and Development of Borg and Gall (1989) that have been modified are only taking 7 steps of 10 steps. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis technique with percentages. Research and development of learning volleyball game using interactive media at the trials (small groups) with the subject of much research as eight students gained 86.4% and the results of field trials (large groups) by the research subjects were 30 students obtain the results 93.6%. From the results of these studies, the interactive media products such as volleyball game declared fit for use. The end result of this research and development is the creation of interactive media volleyball game that can be used as a medium of learning in students of SMP Negeri 6 Situbondo.Key words: learning, volleyball game, interactive media.Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk memberikan solusi untuk peserta didik yang belum memiliki media pembelajaran untuk cabang olahraga permainan bolavoli dengan mengembangkan pembelajaran permainan bolavoli menggunakan media interaktif. Media interaktif permainan bolavoli yang dihasilkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi peserta didik dan pendidik. Dalam pengembangan pembelajaran permainan bolavoli menggunakan media interaktif di SMP Negeri 6 Kabupaten Situbondo menggunakn model pengembangan Research and Development dari Borg and Gall (1989) yang telah dimodifikasi yaitu hanya mengambil 7 langkah dari 10 langkah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Penelitian dan pengembangan pembelajaran permaina bolavoli menggunakan media interaktif pada uji coba (kelompok kecil) dengan subjek penelitian sebanyak 8 siswa memperoleh hasil 86,4% dan pada uji coba lapangan (kelompok besar) dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa memperoleh hasil 93,6%. Dari hasil penelitian tersebut maka produk berupa media interaktif permainan bolavoli dinyatakan layak untuk digunakan.Hasil akhir dari penelitian dan pengembangan ini adalah terciptanya media interaktif permainan bolavoli yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada siswa SMP Negeri 6 Kabupaten Situbondo. Kata Kunci: pembelajaran, permainan bolavoli, media interaktif.
Landasan Konseptual Kapabilitas Belajar Pemecahan Masalah Wasis Djoko Dwiyogo
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 2 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapabilitas belajar pemecahan masalah diakui sebagai kapabilitas paling penting sebagai hasil belajar ranah keterampilan intelektual dan keterampilan berpikir. Hierarki keterampilan intelektual dari yang sederhana ke yang kompleks meliputi diskriminasi, konsep konkret, konsep definisi dan kaidah, kaidah yang lebih tinggi, dan memecahkan masalah. Proses pemecahan masalah terdiri dari memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali solusi. Strategi pemecahan masalah dapat berupa driven by schema atau search based strategies. Pemula dapat menggunakan kedua strategi yaitu schema-driven dan search-based, sedangkan ahli lebih mengutamakan strategi schema-driven sehingga lebih efektif dan efisien.
Pembelajaran Senam Berbasis Blended Learning Guna Meningkatkan Hasil Belajar Awal Akbar Jamaluddin; Wasis Djoko Dwiyogo; Eko Hariyanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.559 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11737

Abstract

Abstract: Research and development is a research using a product gymnastics, interactive multimedia, and utilization of edmodo social networking. This research using blended learning based learning model for problem learning result. The blended learning model design procedure consists of three stages (1) analysis, (2) the learning compilation stage, and (3) evaluation phase. The resulting product is teaching materials in the form of modules, interactive multimedia and online learning that is edmodo. Learning outcomes at each meeting have increased.Abstrak: Penelitian dan pengembangan adalah penelitian yang menghasilkan sebuah produk yaitu buku ajar senam, multimedia interaktif, dan pemanfaatan jejaring sosial edmodo. Penelitian ini mengadopsi model rancangan pembelajaran berbasis blended learning untuk hasil belajar pemecahan masalah. Prosedur model rancangan pembelajaran berbasis blended learning terdiri atas tiga tahap, yakni (1) tahap analisis, (2) tahap rancangan pembelajaran, dan (3) tahap evaluasi. Produk yang dihasilkan adalah bahan ajar berupa modul, multimedia interaktif serta pembelajaran online yaitu edmodo. Hasil belajar pada setiap pertemuan mengalami peningkatan.
Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Muhammad Iqbal Pambudi; M. E. Winarno; Wasis Djoko Dwiyogo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 1: JANUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.65 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i1.11906

Abstract

Abstract: This research was aimed to see how the Physical Education, Sports, and Health learning process in schools from the planning and learning stages of learning by using descriptive qualitative and quantitative methods. Research procedure namely (1) making a guide instrument, (2) taking data, (3) analyzing the data, and (4) hiding the research. The study on the planning aspects of all teachers of Physical Education, Sports and Health do not make learning devices from syllabus and on the aspects of effective learning implementation which in real life are not yet standard and form in the process of learning activities in accordance with the standard. Recommendation on the planning aspect by conducting academic supervision to improve performance in and follow the standards that have been applied in the process. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses pembelajaran PJOK di sekolah dari tahap perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan mengunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian yaitu (1) membuat panduan instrumen, (2) pengambilan data, (3) menganalisis data, dan (4) menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian pada aspek perencanaan semua guru PJOK tidak membuat perangkat pembelajaran dari silabus dan RPP serta pada aspek pelaksanaan pembelajaran waktu efektif yang digunakan dalam pelaksanaan pelaksanaan pembelajaran masih belum standar serta bentuk dalam proses kegiatan pembelajaran belum sesuai dengan standar. Rekomendasi pada aspek perencanaan dengan melakukan supervisi akademik guna meningkatkan kinerja dalam mengembangkan perangkat pembelajaran dan pada aspek pelaksanaan guru harus mengikuti aturan standar yang telah ditentukan dalam proses pelaksanaan pembelajaran.  
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada Siswa SMA Menggunakan Model Countenance Robby Kurniawan; M. E Winarno; Wasis Djoko Dwiyogo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.094 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11599

Abstract

Abstract: This study aims to determine the process of implementing physical education learning at the high school level in Banyuwangi Regency by using descriptive analytical methods in the form of formulating objectives, collecting data, comparing data (research results) with standards, making decisions and providing recommendations that refer to countenance evaluation models. The results of the assessment indicate that there are considerations at each stage of physical education learning which are shown not to be in the "Very Good" category.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani pada tingkat SMA di Kabupaten Banyuwangi dengan menggunakan metode deskriptif analitik berupa merumuskan tujuan, mengumpulkan data, membandingkan data hasil penelitian dengan standar, membuat keputusan, dan memberikan rekomendasi yang mengacu model evaluasi countenance. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terdapat pertimbangan di setiap tahapan pembelajaran pendidikan jasmani yang ditunjukkan tidak berada dalam kategori "Sangat Baik".