cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
PENERIMAAN DIRI REMAJA CEREBRAL PALSY FITRIA LISTIANI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10950

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerimaan diri dan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan diri remaja cerebral palsy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja CP dengan masing-masing 2 significant others. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan dua tema besar yaitu gambaran penerimaan diri dan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan diri remaja CP. Mengetahui kelainan yang dimiliki, merasa memiliki kelebihan, penyesuaian diri terhadap kondisi CP, penyesuaian diri dengan lingkungan sosial, kebutuhan-kebutuhan remaja CP, dan mempunyai pandangan masa depan merupakan gambaran penerimaan diri remaja CP. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan diri remaja cerebral palsy antara lain, menjalin hubungan baik dengan orang lain, adanya dukungan sosial (keluarga, guru, dan teman) dan sikap positif. Hasil penelitian telah menemukan sikap penerimaan diri pada remaja CP memberikan dampak positif antar lain, perasaan semangat tidak putus asa, mandiri, percaya diri, bertanggungjawab, dan mempunyai tujuan hidup. Kata kunci : Remaja Cerebral Palsy, Penerimaan Diri. Abstract Cerebral palsy known as CP, is a movement disruption and body posture caused by damage in the brain area that controls motoric function. Brain damage that causes cerebral palsy can occur before, during, or shortly after birth. For some adolescents with physical disabilities (cerebral palsy), growing as a teenager will face some specific challenges. Besides, facing difficulties in motor function, adolescents are also trying to accept their physical condition. The objective of this study is to know the description of self-acceptance and the factors that affect self acceptance of adolescent with cerebral palsy. The research used a qualitative approach using case studies. The subjects in this study were 3 teenagers with CP with each 2 significant others. The data collection used in this study were interviews. Data analysis method used was thematic analysis. The result found two big themes that are an overview of self-acceptance and the factors that affect self-acceptance of adolescent with CP. That are understanding to the abnormalities suffered, understanding to self-potentials or abilities, adjustment to CP condition, adjustment to the social environment, the needs of adolescents with CP, abilitas to having an optimistic view of the future. Factors that affect self-acceptance of adolescent with cerebral palsy that are, establish good relationships with others, the existence of social support (family, teachers, and friends) and a positive attitude. The results of this study found that behavior of self-acceptance in adolescent with cerebral palsy contributes to positive impacts that are the feeling of optimism, independent, self-confidence, responsible, and having life purpose. Keywords: Adolescent Cerebral Palsy, Self-Acceptance.
Gambaran Psychological Well Being pada Perempuan yang Memiliki Anak Down Syndrome ZULIFATUL GHONIYAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10951

Abstract

Abstrak Down syndrome merupakan suatu bentuk kelainan yang disebabkan adanya kromosom tambahan pada kromosom 21. Anak dengan gangguan down syndrome membutuhkan waktu, perhatian, usaha, biaya dan dukungan yang besar, terutama dari orang tua. Orangtua, terutama ibu memegang peran penting dalam perkembangan anak down syndrome. Berbagai kendala dan kesulitan yang dihadapi seorang ibu yang memiliki anak down syndrome, dapat membuat ibu merasa cemas dan tertekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well being pada perempuan yang memiliki anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan analisis tematik. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang, yaitu perempuan yang sudah menikah dan memiliki anak down syndrome dan dua significant other dari masing-masing partisipan. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini berhasil mengungkap empat tema besar, yaitu proses penerimaan ketika memiliki anak down syndrome, permasalahan dalam pengasuhan anak down syndrome, upaya yang dilakukan ibu dalam mengatasi kesulitan pengasuhan anak, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan ibu dalam mengatasi kesulitan pengasuhan anak. Kata Kunci : Psychological well being, Perempuan, Down Syndrome Abstract Down syndrome is a developmental disorder caused by an extra copy of chromosome 21. Children with down syndrome needs more time, attention, effort, cost and support, especially from parents. Parents of children with Down syndrome, especially mothers, play an important role in the development of children with down syndrome. Various obstacles and difficulties faced by a mother who has a child with down syndrome, can make them feel anxious and depressed. This qualitative case study explored the psychological well being of women with children with down syndrome. Participant in this study were three mothers of children with down syndrome and two significant others of each partisipant. Data collected method used was semi-structured interviews. Data analyzed used was thematic analysis. The results of this study indicated that there are four major themes, namely the acceptance process when having a child with down syndrome, problems in children with down syndrome caregiving, their efforts in overcoming the difficulties of parenting, and factors that affect the mother's ability to overcome the difficulties of caregiving. Keywords : Psychological well being, Women, Down Syndrome
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Stres pada Siswa Akselerasi ALIFAH JESSIKA A
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10952

Abstract

Abstrak Siswa yang berbakat secara akademik rentan mengalami stres karena permasalahan yang dihadapi oleh siswa tersebut dalam mengikuti program akselerasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat stres adalah dukungan sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan stres pada siswa akselerasi di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan sampel penelitian sebanyak 21 siswa kelas IX yang mengikuti program akselerasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji regresi logistik biner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan stres pada siswa akselerasi dengan nilai signifikasi sebesar 0,028. Artinya hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara dukungan sosial dengan stres dapat diterima. Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,503 yang artinya bahwa variabel dukungan sosial memiliki kontribusi terhadap variabel stres sebesar 50,3% dan sisanya 49,7% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Stres, Siswa Akselerasi Abstract Academically talented students are susceptible to stress because of the problems which were faced by that students of acceleration program. One of the factors that affect the level of stress is social support. This study was conducted to determine the relationship between social support and stress of acceleration students in SMPN 1 Sidoarjo. This research used a correlation quantitative method with the study sample were 21 students of 9th grade in acceleration program. The data was analized by a binary logistic regression analysis. The results of this research indicate that there is a relationship between social support and stress in students of acceleration with significance value of 0.028. This means that the hypothesis which explained the relationship between social support and stress can be accepted. The value of Nagelkerke R Square was 0.503, which means that the social support variables had contribute to stress variable of 50.3% and the remaining 49.7% were caused by other variables which were not examined in this study. Keywords : Social Support, Stress, Acceleration Student
Perbedaan Sikap Remaja Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua Di SMP Dharma Wanita 9 Taman PUTRI INDAH FITRIYAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10953

Abstract

Abstrak Sikap remaja terhadap perilaku seksual pranikah tidak terlepas dari pengaruh orang-orang terdekatnya, termasuk bagaimana pola pengasuhan orang tua dalam mendidik anak. Tuntuan dan respon dari orang tua dapat menunda bahkan mengurangi perilaku seksual pranikah pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan sikap remaja terhadap perilaku seksual pranikah ditinjau dari pola asuh orang tua di SMP Dharma Wanita 9 Taman. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling, dengan jumlah sampel penelitian 105 partisipan. Pada uji hipotesis penelitian ini menggunakan analisis variansi satu jalur dengan taraf kesalahan 5 %. Hasil analisis data diperoleh nilai F-hitung sebesar 3,782 dengan nilai signifikan 0,013 menggunakan p=0,05 (p<0,05) yang artinya terdapat perbedaan sikap remaja terhadap perilaku seksual pranikah ditinjau dari pola asuh orang tua. Kata Kunci : Pola Asuh Orang Tua, Sikap Terhadap Perilaku Seksual Pranikah, Remaja Abstract The adolescent attitudes toward premarital sexual behavior can be separated from the influence of the family, including how is the parents parenting in order to educate the children. The demands and responses from the parents can be delayed the premarital sexual behavior among adolescent. The Purpose of this study was to examine the differences in adolescent attitudes toward premarital sexual behavior in terms of parenting style. This research sampling using stratified random sampling, the number of samples 105 participants. This hypothesis test is using one way ANOVA with significance level 5%. The results of data analysis using ANOVA one way F-values obtained count of 3.782 with a significant value of 0.013 using p = 0.05 (p <0.05) that means there is significant difference of behavior of adolescent attitudes toward premarital sexual behavior in terms of parenting parents. Key Word : Parenting Style, The Attitudes Toward Premarital Sexual Behavior, The Adolescents
Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Dengan Penyesuaian Diri Pada Guru Di Sekolah Dasar Negeri Yang Dimerger AULIA BUDI S.S.
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10954

Abstract

Abstrak Demi memenuhi ketentuan minimum yang ditetapkan dalam standar pendidikan, dalam hal ini Dinas Pendidikan kota setempat mengeluarkan kebijakan merger pada jenjang Sekolah Dasar. Diantara beberapa Sekolah Dasar yang telah dimerger salah satunya yaitu Sekolah Dasar Negeri Batan Krajan di Mojokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan penyesuaian diri pada guru di Sekolah Dasar Negeri yang di merger. Variabel dalam penelitian ini adalah komunikasi interpersonal sebagai variabel bebas dan penyesuaian diri sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional. subyek yang digunakan di dalam penelitian ini adalah 12 orang guru di Sekolah Dasar Negeri Batan Krajan Gedeg Mojokerto. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala komunikasi interpersonal dan skala penyesuaian diri yang disusun menggunakan skala likert. skala komunikasi memiliki 65 aitem, dengan 49 aitem yang valid. Sedangkan skala penyesuaian diri memiliki 60 aitem, dengan 40 aitem yang valid. Uji hipotesis menggunakan Somers d, karena jumlah subyek yang sedikit sehingga data masuk pada kategori non parametrik. Hasil analisis dari korelasi Somers d menunjukkan nilai signifikansi yang diperoleh variabel komunikasi interpersonal dan penyesuaian diri adalah 0, 401. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara komunikasi interpersonal dengan penyesuaian diri pada subyek penelitian ini. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Penyesuaian Diri, Merger Abstract In order to accomplish minimum requirement which is set as educational standard, the local education official publish merger policy in the level of elementary school. The purpose of this study is to determine the relationship between interpersonal communication and self adjustment Among teachers in mergered state elementary school which is Batan Krajan elementary school at Mojokerto.. The variable in this study is interpersonal communication as the independent variable and adjustment as the dependent variable. This research was a correlational study. All 12 teachers in the Batan Krajan elementary school were recruited as subjects of this research. The research instrument used were Likert Scale of interpersonal communication and Self Adjustment. Interpersonal communication has a 65-item scale, with 49 valid item, while the scale of adjustment has a 60-item, with 40 valid item. The hypothesis tested using Somers d, that is one of non parametric data analysis because data were collected from small number of subjects. This research using the result shows that the significance value of the hypothesis test is 0,401. It can be concluded from the result that there is no correlation between interpersonal communication and self adjustment among subjects of this research. Keywords: Interpersonal Communication, Self Adjustment, Mergers
Perbedaan Kepercayaan Diri Remaja Akhir Ditinjau Dari Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua ERVI LAILY MUJITABAH PUTRI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10955

Abstract

ABSTRAK Kepercayaan Diri merupakan suatu bentuk keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri dalam melakukan sesuatu untuk mencapai berbagai tujuan hidup sesuai dengan harapan dalam hidup seseorang. Kepercayaan diri sangat berkaitan erat dengan pola asuh orang tua karena terbentuk sejak dini dengan nilai-nilai yang telah diterapkan dalam keluarga melalui pola pengasuhan orang tua baik secara otoriter, demokratis, maupun permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kepercayaan diri pada remaja akhir ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orang tua. Pada Penelitian ini variabel bebasnya yakni pola asuh orang tua dan variabel terikatnya yaitu kepercayaan diri. Subjek penelitian ini dalah sebanyak 79 orang remaja akhir usia 17-21 tahun di Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Univesitas Negeri Surabaya. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui kuesioner kepercayaan diri dan kuesioner pola asuh orang tua. Berdasarkan teknik statistik anava satu jalur diperoleh nilai probabilitas 0,000 yang artinya ada perbedaan kepercayaan diri pada remaja akhir ditinjau dari persepsi terhadap pola asuh orang tua. Kata Kunci : Kepercayaan diri, remaja akhir, pola asuh ABSTRACT Self confidence is an individual&rsquo;s belief or trust in their own ability to perform and achive a variety of expected goal. It&rsquo;s formed since in the early of age and related to three from of parenting styles which are authoritative, democratic or permissive. The aim of this study is to identify whether there are any difference of self confidence in late adolescence based on the perception of the parenting style. In this study, the independent variable is parenting style and the dependent variable is self confidence. The subjects in this study are 79 person that all of them are late teens aged 17-21 years in the Psychology Program in Faculty of Education, the State University of Surabaya. The data is collected through self confidence and parenting style questionnaires. Based on ANOVA statistical technique obtained the probability value 0.000, which means there a difference of self confindence in late adolescence based on the perception of the parenting style. Keywords: Self confidence, late adolescence, parenting style
Pengalaman Family Caregiver Orang Dengan Skizofrenia Novia Gitasari
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10956

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur. Analisis data yang digunakan adalah analisis fenomenologis interpretatif. Penelitian ini menghasilkan tiga tema besar. Tema besar pertama adalah masalah yang dihadapi caregiver selama merawat, yang terdiri dari empat sub tema yakni mendapat perlakuan dan sikap negatif, dampak merawat ODS pada caregiver, beban finansial, serta kerugian akibat merawat ODS. Tema besar kedua adalah usaha yang dilakukan caregiver untuk mengatasi masalah selama merawat, yang terdiri dari dua sub tema yakni mencoba beberapa pengobatan agar keadaan ODS lebih baik, serta mencoba berbagai cara untuk mengurangi beban merawat. Tema besar ketiga adalah faktor-faktor yang membuat caregiver tetap mau merawat, yang terdiri dari empat sub tema yakni ikatan keluarga, dukungan orang-orang di sekitar, kepasrahan pada Tuhan, serta hikmah. Kata kunci: caregiver, skizofrenia. Abstract This study is aimed to explore the experience of a family caregiver, that is a person who provides care for family members who are diagnosed with schizophrenia. This study was qualitative research methods with phenomenology method. Participants of this study is 6 peoples. Data collected using unstructured interview and analysed using interpretative phenomenological analysis. This study resulting three major themes. The first major theme is the problem faced by caregivers for treating a family member with schizophrenia, which consists of four sub-themes namely treated and negative attitudes, impact of caring for people with schizophrenia to caregiver, financial burden, and losses due to caring for people with schizophrenia. The second major theme is the efforts done by the caregivers to overcome various problems of treating person with schizophrenia. The second theme consist of two sub-themes, that are experiencing with many ways to help reduce schizophrenia&rsquo;s symptoms, and engaging different ways to lessen caregiving burdens. The third major theme is the factors that encourage caregivers to consistently taking care of their family members with schizophrenia, which is composed of four sub-themes there are family bonding, social support, submission to God, and positive meaning. Key words: caregiver, schizophrenia.
Konsep Diri Pada Adaptive Women yang Memiliki Anak Usia Dini RAHANAYU PUTRI DEWANI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10958

Abstract

Abstrak Adaptive Women adalah wanita yang ingin menggabungkan pekerjaan dan keluarga kerja tanpa memberikan prioritas tetap, dan mereka ingin menikmati yang terbaik dari kedua dunia mereka tersebut. Memilih menjadi Adaptive Women apalagi untuk wanita memiliki anak yang masih kecil merupakan tantangan yang berat. Karena dalam budaya masyarakat Indonesia masih berpandangan bahwa laki- lakilah yang harus mencari nafkah dan perempuan berada dirumah mengurus rumah tangga dan anak sehingga penting bagi wanita memiliki konsep diri yang positif agar dapat menjalani peran sebagai pekerja dan ibu rumah tangga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri pada Adaptive Women yang memiliki anak usia dini. Penelitian akan fenomena ini terjadi karena makin banyaknya wanita menikah yang bekerja di luar rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah Adaptive Women yang memiliki anak usia dini sebanyak 6 orang. Subjek adalah wanita dewasa awal berusia 20-40 tahun. Data penelitian diperoleh dengan melalui wawancara, observasi dan data dokumentasi. Seluruh data kemudian dianalisis dengan menggunakan Analisis Fenomenologis Interpretif (AFI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua partisipan penelitian memiliki konsep diri yang positif. Semua partisipan percaya diri pada kemampuan mereka menjalani dua peran dalam rumah tangga maupun tempat kerja, meskipun dalam melaksanakannya banyak hambatan yang mereka alami. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi konsep diri Adaptive Women yaitu faktor internal yang terdiri dari pendidikan, pandangan mengenai wanita dan harapan serta faktor eksternal yang terdiri dari ekonomi, modelling, tanggapan suami, respon anak, tanggapan keluarga, pandangan lingkungan masyarakat, tanggapan teman kerja dan sikap atasan. Faktor ekonomi adalah faktor yang paling mempengaruhi wanita menjadi Adaptive Women. Kata kunci : Konsep Diri, Adaptive Women, Anak Usia Dini. Abstract Adaptive Women is a women who want to combine work and family without giving prioritise one, and they want to enjoy the best of both worlds. Choosing to be Adaptive Women especially for women have early children is a significant challenge. Because the culture of Indonesian society still believes that man who must make a living and the woman is at home taking care of the household and children, so important for Adaptive Women to have positive self-concept in order to take on both the role as workers and housewives. This study aims to eplores the self-concept of Adaptive Women who have early children. This study used a qualitative research approach with phenomenology method. Six Adaptive Women whose aged range from 20-40 years were recruited as partisipant of this study. Data were collected using interviews and observation. Data were analyzed using interpretive phenomenological analysis (IPA). The results of this study showed that all participants have positive self-concepts. All participants were confident in their ability to underwent two roles, despite the many obstacles encountered. Factors that affect self-concepts of Adaptive Women is internal factors that consists of education, views on women and expectations and external factors consist of economics, modeling, the response of husband, the response of children, the response of family, environmental view of society, the response of colleague and boss attitudes. Economic is the faktor that most affect women to be Adaptive Women. Keywords: Self-concept, Adaptive Women, Childhood
Pengaruh Pelatihan Quiet Eye Training Terhadap Peningkatan Konsentrasi Pada Atlet Bulutangkis IMA FITRI SHOLICHAH; Miftakhul Jannah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10959

Abstract

Pengaruh Self Talk Terhadap Kecemasan Atlet Senam Ritmik FEBY FITRI WINDA K; Miftakhul Jannah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v3i3.10960

Abstract

Page 5 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue