cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Singuda ENSIKOM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
PERANCANGAN PROTOTIPE ANEMOMETER BERBASIS GELOMBANG SUARA ULTRASONIK FREKUENSI RENDAH Jackson Van Bowles Manurung; T. Ahri Bahriun
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.864 KB)

Abstract

Anemometer merupakan sebuah instrumen yang digunakan untuk mengetahui kecepatan pergerakan udara. Umumnya sebuah anemometer mengukur kecepatan pergerakan udara dengan mengukur rasio kecepatan putar poros pada baling-baling yang berinteraksi langsung terhadap udara yang bergerak. Momen inersia serta pengaruh mometum poros dan baling-baling akan menjadi isu utama saat pembahasan mengenai akurasi hasil pengukuran. Tulisan ini membahas tentang perancangan instrumen tersebut dengan menggunakan prisnsip dasar perambatan gelombang mekanis yang pada pembahasan ini adalah gelombang ultrasonik dan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi isu momen inersia dan pengaruh momentum tersebut. Secara fisika, pergerakan udara sebagai media perambatan dapat mempengaruhi cepat rambat gelombang ultrasonik sehingga dengan mengamati perubahan cepat rambat gelombang ultrasonik, dapat diketahui kecepatan pergerakan udara tersebut. Perangkat yang digunakan pada perancangan ini adalah transduser ultrasonik, penguat sinyal dan sistem mikrokontroler ATmega32.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI PINTU PAGAR OTOMATIS BERBASIS ARDUINO Wilfrid sahputra girsang; Fakhrudin Rizal Batubara
Singuda ENSIKOM Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.691 KB)

Abstract

Pagar rumah merupakan pintu masuk utama pada sebuah rumah dan kebanyakan pagar rumah terbuat dari besi dengan bobot yang berat sehingga diperlukan optimasi untuk dapat mempermudah membuka dan menutup pintu pagar tersebut. Tulisan ini membahas tentang perancang dan implementasi sistem pembuka dan penutup pintu pagar rumah secara otomatis. Rancangan pada sistem ini menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali utama sistem pada pagar, RF sebagai jalur komunikasi antara pagar dan mobil juga sebagai parameter jarak antara pagar dan mobil, Ethernet sebagai sistem cadangan untuk membuka pintu pagar secara online menggunakan jaringan internet, dan tombol sebagai sistem cadangan yang lain untuk membuka pagar. Motor DC digunakan untuk menggerakkan pintu pagar pada saat mobil berjarak 5 meter dari pintu pagar atau perintah untuk membuka diperolah dari jaringan internet ataupun tombol. Rancangan ini diharapkan untuk dapat diaplikasikan pada rumah – rumah yang memiliki pintu pagar untuk mempermudah pemilik rumah tersebut.
ANALISIS KINERJA SISTEM ANTRIAN M/M/1 Desy Silaban; Muhammad Zulfin
Singuda ENSIKOM Vol 7, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.517 KB)

Abstract

Sistem antrian sangat banyak terdapat dalam kehidupan nyata diantaranya pada loket ATM, aliran data dan yang lainnya. Sistem antrian  M/M/1 adalah sistem antrian dengan satu pelayan dengan tempat tunggu yang tidak terbatas. Pada tulisan ini dianalisis sistem antrian M/M/1 yang dianggap terdapat pada sebuah jaringan paket data. Perolehan kinerja dilakukan secara simulasi dan secara teoritis. Selanjutnya kedua hasil analisis tersebut dibandingkan. Adapun hasil yang diperoleh dari analisis untuk utilasi = 0,5 diperoleh rata-rata jumlah paket dalam sistem secara simulasi 0,75975 detik dan hasil perhitungan teori 1,00 detik , rata-rata waktu tunggu pada sistem antri secara simulasi 0,00151 detik dan perhitungan teori 0,002 detik. Untuk utilasi = 0,7 rata-rata jumlah paket dalam sistem secara simulasi 1,16768 detik dan hasil perhitungan teori 2,316 detik, rata-rata waktu tunggu pada sistem antri secara simulasi 0,00233 detik dan perhitungan teori 0,005 detik. Untuk utilasi = 0,9 diperoleh rata-rata jumlah paket dalam sistem secara simulasi 2,5555 detik dan hasil perhitungan teori 8,475 detik, rata-rata waktu transaksi secara simulasi 0,00179 detik dan perhitungan teori 0,002 detik.
PEMANFAATAN JARINGAN WI-FI DI LINGKUNGAN USU UNTUK KOMUNIKASI VOIP MENGGUNAKAN TERMINAL TELEPON GENGGAM Candra Tagor; Arman Sani
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.281 KB)

Abstract

VoIP (Voice over Internet Protocol) merupakan bidang telekomunikasi yang mengusung teknologi IP (internet protocol) sebagai media penghantar informasi. Layanan komunikasi suara dengan teknologi ini sangat efektif dalam segi biaya. Saat ini telah banyak perusahaan-perusahaan bahkan universitas yang menggunakan jasa layanan ini sebagai pengganti sistem komunikasi telepon kabel, dikarenakan faktor biaya. Komunikasi VoIP dapat dibangun di lingkungan tertentu dengan memanfaatkan keberadaan jaringan telekomunikasi yang ada dan perangkat  telepon genggam sebagai perangkat terminal pemakainya. Dengan demikian  kebutuhan komunikasi suara yang murah, fleksibel, mudah dan memuaskan dapat tersedia. Dalam  membangun  layanan komunikasi VoIP yang baik dan berkualitas terdapat beberapa parameter jaringan yang perlu diketahui, diantaranya adalah delay, jitter, packet loss dan throughput. Oleh karena itu akan diimplementasikan  layanan komunikasi VoIP di lingkungan USU, dengan memanfaatkan jaringan Wi-Fi yang ada dan menggunakan perangkat telepon genggam  sebagai terminal pemakai. Dari hasil pembangunan  layanan dan pengukuran diperoleh bahwa kualitas layanan koneksi cukup baik dengan rata-rata delay = 26,65 ms,  jitter = 5,18 ms,  packet loss =  0% dan  throughput = 26,8 Kbit/sec, dan nilai-nilai ini masih memenuhi standar ITU-T  G.1010 tentang  parameter QoS dengan level baik.
ANALISIS PENGARUH JATUH TEGANGAN TERHADAP KINERJA MOTOR INDUKSI TIGA FASA ROTOR BELITAN M Arfan Saputra; Syamsul Amin
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.207 KB)

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Kelebihannya adalah rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat, serta dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC tiga fasa. Salah satu jenis motor induksi yang cukup banyak dijumpai adalah motor induksi rotor belitan. Dalam aplikasinya motor induksi dituntut memiliki kinerja yang tinggi. Tetapi hal itu tidak dapat sepenuhnya tercapi mengingat adanya gangguan berupa jatuh tegangan. Turunnya tegangan yang disuplai ke motor akan menyebabkan kinerja motor berkurang. Pada tulisan ini  menganalisis pengaruh jatuh tegangan tehadap kinerja motor induksi tiga fasa rotor belitan dengan menentukan 8 nilai tegangan terminal yaitu 360, 340, 320, 300, 280, 260, 240, dan 220 Volt. Data hasil pengujian, nilai tegangan terminal tertinggi 360 Volt memiliki torsi 0,26 N-m, efisiensi 75,7 %, dan putaran 1450 rpm, dan pada saat nilai tegangan terminal terendah 220 Volt memiliki torsi 2,58 N-m, efisiensi 18,06 % dan putaran 1390 rpm.
ANALISIS ALOKASI KANAL DINAMIK PADA SISTEM KOMUNIKASI SELULAR DENGAN ALGORITMA TABU SEARCH Isywalsyah Lani Putri; Rahmad Fauzi
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.633 KB)

Abstract

Sistem komunikasi seluler menjadi sangat penting pada masa sekarang. Namun dalam sistem komunikasi seluler terdapat keterbatasan kanal. Banyak hal telah dikembangkan untuk mengatasi keterbatasan kanal tersebut salah satunya ialah dengan adanya alokasi kanal yang tepat. Tulisan ini membahas bagaimana menganalisis pengoptimasian suatu alokasi kanal dinamik pada komunikasi seluler dengan menggunakan algoritma tabu search. Selain itu juga membahas bagaimana mengatasi suatu channel assignment problem (CAP). Dari hasil pemodelan yang dilakukan dengan nilai kriteria aspirasi yang berbeda maka didapatkan tingkat utilisasi kanal dan panggilan blocking. Dengan nilai kriteria aspriasi sebesar 5 maka didapatkan blocking sebanyak 115 panggilan dari total seluruh panggilan sebanyak 287 panggilan. Dan dihasilkan 172 panggilan yang dapat dilayani dengan tingkat utilisasi kanal sebanyak 66,66%. Dengan nilai kriteria aspirasi sebesar 6 maka didapatkan blocking sebanyak 105 panggilan dari total seluruh panggilan sebanyak 287 panggilan. Dan dihasilkan 182 panggilan yang dapat dilayani dengan tingkat utilisasi kanal sebanyak 55,63%. Dengan nilai kriteria aspirasi sebesar 7 maka didapatkan blocking sebanyak 66 panggilan dari total seluruh panggilan sebanyak 287 panggilan. Dan dihasilkan 221 panggilan yang dapat dilayani dengan tingkat utilisasi kanal sebanyak 47,73%.
ANALISIS UNJUK KERJA EKUALIZER PADA SISTEM KOMUNIKASI DENGAN ALGORITMA STOP AND GO Indra Fauziah; Rahmad Fauzi
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.724 KB)

Abstract

Karakteristik kanal komunikasi yang tidak ideal menimbulkan distorsi pada sinyal informasi yang melewatinya. Distorsi tersebut dapat mengakibatkan kenaikan Symbol Error Rate (SER) pada data informasi hasil deteksi di sisi penerima. Pengaruh distorsi kanal pada sinyal informasi dapat dikurangi dengan penggunaan ekualizer. Paper ini menyajikan analisis kinerja ekualizer, yang didasarkan pada pendekatan linier dari Ekualizer Stop and Go yang dipengaruhi oleh bit yang ditransmisikan, iterasi Step Size, panjang filter dan Signal To Noise Ratio(SNR) serta penambahan kanal Fading Rayleigh dan AWGN (Additive White Gaussian Noise). Hasil simulasi menujukkan bahwa nilai step size, panjang filter dan SNR sangat berpengaruh terhadap besar nya nilai SER. Semakin besar nilai step size dan panjang filter maka semakin besar pula nilai SER yang diperoleh. Semakin besar nilai SNR semakin kecil nilai SER yang diperoleh.
STUDI PERANCANGAN ANTENA SUSUN MIKROSTRIP PATCH SEGIEMPAT DUAL-BAND (2.4 GHz dan 3.3 GHz) Apli Nardo Sinaga; Ali Hanafiah Rambe
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan komunikasi wireless di abad ini sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan manusia ingin berkomunikasi dengan sesamanya tanpa dibatasi oleh jarak dan tempat. Komunikasi wireless yang sedang berkembang saat ini adalah WLAN dan WiMAX dimana kelebihan dari kedua teknologi ini adalah mobilitas dan produktivitas tinggi, kemudahan dan kecepatan instalasi serta fleksibel. Teknologi WLAN dan WiMAX sangat didukung oleh perkembangan antena. Antena yang dikembangkan untuk menunjang pengembangan  teknologi ini adalah antena mikrostrip. Antena mikrostrip dual-band adalah salah satu jenis antena yang dapat bekerja pada dual frekuensi sehingga dapat menunjang teknologi tersebut secara bersamaan.Tulisan ini dilakukan studi perancangan antena mikrostrip dual-band. Adapun teknik yang digunakan adalah dengan menyusun dua buah patch segiempat dan dihubungkan dengan saluran mikrostrip. Software yang digunakan dalam mendesain antena ini adalah AWR 2004, software ini diperlukan untuk mengoptimasi antena agar didapatkan nilai VSWR yang diinginkan.Nilai VSWR yang diperoleh dari studi perancangan ini adalah 1,379 untuk frekuensi 2,45 GHz dan VSWR sebesar 1,263 untuk frekuensi 3,35 GHz. Gain yang diperoleh dari studi perancangan ini adalah 7,535 dB pada frekuensi 2,45 GHz dan 7,129 dB pada frekuensi 3,35 GHz. Nilai ini menunjukkan bahwa hasil perancangan yang dibuat telah memenuhi spesifikasi perancangan awal yang sudah ditentukan.
RANCANG BANGUN BAND PASS FILTER DENGAN METODE HAIRPIN MENGGUNAKAN SALURAN MIKROSTRIP UNTUK FREKUENSI 2,4-2,5 GHZ Frans Christian Sitompul; Ali Hanafiah Rambe
Singuda ENSIKOM Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.781 KB)

Abstract

Hairpin Filter adalah salah satu jenis filter yang cukup terkenal yang digunakan untuk frekuensi microwave. Ini dibentuk dari resonator filter edge-couple dengan membalik ujung resonator ke bentuk “U”. Ini akan mengurangi panjang dan meningkatkan aspek rasio secara berarti dari mikrostrip sebagai perbandingan dengan konfigurasi edge-couple. Dalam metode hairpin terdapat saluran yang terkopel dan ada saluran yang tidak terkopel. Tulisan ini mensimulasi dan merancang band pass fliter dengan metode hairpin menggunakan saluran mikrostrip untuk frekuensi 2,4 - 2,5 GHz. Pada simulasi didapatkan filter dapat meloloskan sinyal dengan frekuensi antara 2,403-2,533 GHz. Hasil fabrikasi menunjukkan adanya pergeseran frekuensi tengah sebesar 50 MHz dengan nilai return loss =  -26,95 dB, insertion loss = -14,7 dB  dan VSWR =  1,39.
ANALISIS VARIASI KARAKTERISTIK RESPON REFLECTIVITY DAN SIDE LOBE STRENGTH SERAT OPTIK PADA FILTER FIBER BRAGG GRATING Metha Mbulan Tinambunan; Sihar Parlinggoman Panjaitan
Singuda ENSIKOM Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.547 KB)

Abstract

Tingkat pemantulan pada filter Fiber Bragg Gratings(FBG)diharapkan mendekati sempurna (100%), sedangkan lobe sisi diharapkan memiliki nilai yang relatif kecil. Pemantulan (r) dan kekuatan lobe sisi adalah karakteristik respon FBG. Filter FBG melewatkan panjang gelombang yang tidak diinginkan dan memantulkan panjang gelombang yang dibutuhkan.Parameter-parameter FBG yang mempengaruhi tingkat pemantulan, di antaranya panjang kisi (L), indeks bias efektif (neff), indeks modulasi, indeks bias terinduksi, dan periode kisi (Λ). Tulisan ini membahas tentang spektrum pantul dan kekuatan lobe sisi pada kisi seragam serta aplikasi teknik-teknik apodisasi dalam mengoptimasi pemantulan dan kekuatan lobe sisi. Spektrum pantul dianalisis dengan memberikan panjang kisi dan periode kisi yang berbeda. z merupakan sampel uji panjang kisi yang nilainya bervariasi antara 0 sampai 10mm dengan rentang1mm (0<z<L). Teknik apodisasi digunakan untuk mengoptimasi spektrum pantul. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil sebagai berikut. Untuk kisi seragam tanpa apodisasi diperoleh bahwa pada z=4mm, tingkat pemantulan mencapai angka 94% dan pada z=10mm pemantulannya sudah mencapai ±99,7%.Dari hasil pengamatan diperoleh bahwa semakin tinggi pemantulan maka semakin besar kekuatan lobe sisi. Teknik apodisasi Raised-cosine  merupakan metode yang paling optimal untuk menganalisis respon FBG.