cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024): February" : 13 Documents clear
Pembuatan Sarana Penunjuk Arah dan Papan Informasi Digital Berbasis Web pada Situs Sejarah Sumber Jeding Desa Junrejo-Kota Batu Yuliati Yuliati; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim; Adzam Rizqi Ramadhanii; Iqbal Maulana Razaq
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i1.1782

Abstract

Situs Jeding merupakan salah satu situs sejarah yang berupa petirtaan. Situs ini terdapat di Kota Batu  Jawa Timur. Kondisinya tidak ideal, dimana tidak ada sama sekali papan penunjuk arah maupun papan informasi. Hal ini mengakibatkan penduduk sekitar abai dan tidak mengenal konteks kesejarahan di Situs Jeding serta kurang membuat wisatawan tertarik untuk berkunjung. Mitra yang terlibat dalam pengabdian ini adalah Pemerintah Desa Junrejo sebagai stakeholder yang memiliki wewenang atas Sumber Jeding. Jumlah mitra yang terlibat terdapat lebih kurang 10 orang yang kesemuanya adalah perangkat Desa Junrejo. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan potensi pariwisata kesejarahan Situs Jeding dengan cara membuat papan penunjuk arah dan papan informasi situs. Terdapat dua metode yang digunakan dalam pengabdian ini, yakni metode partisipasi aktif dan metode sejarah. Hasil dari pengabdian ini adalah terdapatnya papan penunjuk arah di beberapa titik strategis dan adanya papan informasi sebagai wahana edukasi bagi masyarakat dan pengunjung situs. Creation of Direction Signs and Information Boards Web-Based Digital at the Sumber Jeding Historical Site, Junrejo Village, Batu City Situs Jeding is one of the historical sites in the form of a bathing site. This site is located in Batu City - East Java. The condition is not ideal, as there are no direction signs or information boards at all. This has resulted in the local residents being negligent and unfamiliar with the historical context of the Jeding site, and it has also failed to attract tourists to visit. The partners involved in this service are the Junrejo Village Government as stakeholders who have authority over the Jeding Source. The number of partners involved is approximately 10 persons, all of whom are officials of Junrejo Village.The purpose of this dedication is to develop the potential of historical tourism at the Jeding site by creating direction signs and information boards for the site. There are two methods used in this dedication, namely the active participation method and the historical method. The result of this dedication is the presence of direction signs at several strategic points and the existence of information boards as educational facilities for the community and visitors.
Peningkatan Kompetensi Guru Penyelenggara Pendidikan Inklusif Melalui Bimbingan Teknis Pemenuhan Guru Pembimbing Khusus Istiarsyah Istiarsyah; Dadang Garnida; Kamarullah Kamarullah; Robiansyah Setiawan; Sabaruddin Sabaruddin; Yoga Budhi Santoso
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i1.1794

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan jawaban atas kekhawatiran masyarakat global berkaitan lambatnya perkembangan pendidikan di negara-negara berkembang. Pada tahun 1990 UNESCO melalui sebuah konferensi yang diikuti negara-negara yang peduli terhadap pendidikan dan organisasi-organisasi pendidikan internasional mendeklarasikan semboyan Education for All. Gerakan ini berupaya untuk memberi kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia untuk mendapatkan kesempatan dan layanan pendidikan yang sama. Seiring berkembangnya pendidikan inklusif, guru-guru di sekolah reguler menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah guru tidak cukup memiliki kompetensi untuk membelajarkan peserta didik berkebutuhan khusus sesuai dengan kebutuhannya. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, Pemerintah menghadirkan program pelatihan guru secara moda daring terbimbing melalui Learning Management System (LMS) dalam bentuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pemenuhan Guru Pembimbing Khusus yang merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus yang bertujuan untuk memenuhi sebagian dari kebutuhan guru pembimbing khusus sekaligus meningkatkan kompetensi guru di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dan guru sekolah reguler yang melayani pendidikan bagi peserta didik yang beragam.
Pelatihan Perencanaan Bisnis UMKM Di Gunungpring Yacobo P Sijabat; Heni Hirawati; Clarisa Alfa Lionora
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i1.1866

Abstract

Abstrak Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penyusunan rencana bisnis bagi pelaku UMKM di Desa Gunungpring. Dalam konteks ini, program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap tantangan bisnis yang dihadapi oleh UMKM Gunungpring, tetapi juga memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya merencanakan bisnis secara sistematis. Pemahaman yang komprehensif dan mudah dipahami akan menjadi landasan bagi pelaku bisnis untuk mempertahankan dan meningkatkan usaha mereka. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Desa Gunungpring, seperti penurunan omset dan kurangnya perencanaan yang terstruktur, menjadi motivasi utama di balik pelaksanaan program ini. Permasalahan tersebut sering kali dipicu oleh ketidakmampuan dalam menyusun rencana bisnis yang lengkap. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterampilan dalam menuangkan rencana usaha ke dalam bentuk tertulis, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang tersedia. Untuk mengatasi tantangan ini, Program Kemitraan Masyarakat mengusung pendekatan pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan keterampilan menyusun rencana bisnis yang sederhana namun efektif. Implementasi PKM akan dilakukan melalui serangkaian kegiatan, termasuk sosialisasi, edukasi, dan pelatihan. UMKM Business Planning Training in Gunungpring  The Community Partnership Program (PKM) aims to highlight the importance of preparing business plans for MSMEs in Gunungpring Village. In this context, this program not only provides solutions to the business challenges faced by Gunungpring MSMEs, but also provides an in-depth understanding of the importance of planning business systematically. A comprehensive and easy-to-understand understanding will be the basis for business people to maintain and improve their business. The main problems faced by MSMEs in Gunungpring Village, such as decreasing turnover and lack of structured planning, are the main motivation behind implementing this program. These problems are often triggered by the inability to prepare a complete business plan. This is caused by a lack of skills in putting business plans into written form, which in turn is influenced by the limited knowledge and skills of available human resources. To overcome this challenge, the Community Partnership Program carries out a training and mentoring approach which aims to equip MSMEs with the skills to prepare simple but effective business plans. PKM implementation will be carried out through a series of activities, including outreach, education and training.

Page 2 of 2 | Total Record : 13