cover
Contact Name
Onne Akbar Nur Ichsan
Contact Email
onneichsan@gmail.com
Phone
+6285642443977
Journal Mail Official
sftj@unsri.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palembang - Prabumulih KM. 32, Indralaya Indah, Kec. Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30862
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Sriwijaya Foodtech Journal
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 30899354     EISSN : 30898358     DOI : -
Sriwijaya FoodTech Journal merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berfokus pada beberapa bidang penelitian Teknologi Hasil Pertanian / Teknologi Pangan / Ilmu dan Teknologi Pangan yang berkonsentrasi pada: kimia pangan dan hasil pertanian, biokimia pangan dan hasil pertanian, gizi pangan dan hasil pertanian, rekayasa proses pangan dan hasil pertanian, mikrobiologi pangan dan hasil pertanian, dan pengolahan limbah hasil pertanian. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 23 Documents
Perbandingan SCOBY dan Madu pada Pembuatan Kombucha Teh Secang (Caesalpinia sappan L.) Sugito; Vidya Salwa Fakhira Siregar; Filli Pratama; Tri Wardani Widowati; Harumi Sujatmiko
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 3 No 01 (2026): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64723/sftj.v3i01.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan fisik kombucha dari teh secang dengan penambahan SCOBY dan madu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yaitu konsentrasi bibit SCOBY dan konsentrasi madu dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Faktor perlakuan meliputi konsentrasi SCOBY (10%; 15%; dan 20%) dan konsentrasi madu (10%; 15%; dan 20%). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah warna, kapasitas antioksidan, total asam, pH dan total padatan terlarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi madu berpengaruh nyata terhadap nilai lightness (L*), kapasitas antioksidan, nilai pH dan total padatan terlarut. Perlakuan terbaik (A2B1) dengan konsentrasi SCOBY 15% dan konsentrasi madu 10% memiliki skor rerata lightness (L*) 31,53; redness (a*) 9,46; yellowness (b*) 3,09; kapasitas antioksidan 34,45 ppm; total asam 2,36; pH 2,12 dan total padatan terlarut 10,27°Brix
Perbedaan Metode Pemasakan dan Konsentrasi Penambahan Tepung Kacang Kedelai terhadap Karakteristik Fisikokimia Tortilla Chips Vania; Merynda Indriyani Syafutri; Friska Syaiful; Umi Rosidah; Boby Pranata; Ina Permata Sari
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 3 No 01 (2026): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64723/sftj.v3i01.33

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh teknik pemasakan dan tingkat penambahan tepung kedelai terhadap mutu tortilla chips. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi, dengan faktor utama berupa metode pemasakan yang terdiri atas deep fat frying dan microwave oven, sedangkan faktor anak petak adalah persentase tepung kedelai sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Variabel yang dianalisis mencakup sifat fisik, yaitu warna dan tingkat kekerasan, serta sifat kimia yang meliputi kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat, dan serat pangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan metode pemasakan memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai kecerahan (L*), tingkat kekerasan, dan kadar air produk. Persentase penambahan tepung kedelai juga berpengaruh nyata terhadap nilai L*, kekerasan, kadar air, serta kadar abu. Selain itu, kombinasi antara kedua faktor tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar air dan kadar abu. Produk tortilla chips yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan kadar air dan kadar lemak yang ditetapkan oleh United States Department of Agriculture (USDA). Perlakuan yang menghasilkan karakteristik terbaik adalah penggunaan microwave oven dengan penambahan tepung kedelai sebanyak 20%, yang menghasilkan kadar lemak sebesar 9,53%.
Karakteristik Fisikokimia Minyak Goreng Curah dan Kemasan Berdasarkan Frekuensi Penggorengan Tempe Silvia Permata Bunda; Hermanto Hermanto; Tri Nurmaseli; Anny Yanuriati; Citra Pratiwi Prayitno; Dwi Indah Permata Sari
Sriwijaya FoodTech Journal Vol 3 No 01 (2026): Sriwijaya FoodTech Journal
Publisher : Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64723/sftj.v3i01.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisikokimia minyak goreng curah dan kemasan berdasarkan frekuensi penggorengan tempe secara berulang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis minyak goreng (kemasan dan curah) dan frekuensi penggorengan (0, 1, 2, dan 3 kali) dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi sifat fisik (lightness dan viskositas) serta sifat kimia (kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan angka iodium). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jenis minyak goreng dan frekuensi penggorengan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap nilai viskositas. Namun, interaksi tersebut berpengaruh tidak nyata (p>0,05) terhadap kadar asam lemak bebas, angka iodium, dan bilangan peroksida. Secara umum, peningkatan frekuensi penggorengan berulang menyebabkan penurunan stabilitas dan kualitas minyak goreng yang signifikan baik secara fisik maupun kimia, di mana akumulasi kerusakan tertinggi ditemukan pada kombinasi minyak curah dengan tiga kali penggorengan (A2B3).

Page 3 of 3 | Total Record : 23