cover
Contact Name
Muhamad Rudi Wijaya
Contact Email
rudiwijaya68@gmail.com
Phone
+6285836632790
Journal Mail Official
rudiwijaya68@gmail.com
Editorial Address
Dusun Rejo Agung Desa Rejo Agung Kecamatan Batanghari, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung, 34181
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
The Journal of Community Development
Published by CV Najah Bestari
ISSN : 29858526     EISSN : 29858178     DOI : -
Journal of Community Development (JCD) is an academic journal organized with the aim of publishing conceptual thoughts or ideas and research findings that have been achieved in the field of community development.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3: Desember 2024" : 7 Documents clear
Wisata Bahari Merusak Prilaku Sosial Budaya dalam Masyarakat Nelayan di Sungai Pisang Aldiyansyah; Muhamad Jamil
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisatawan memiliki banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk berwisata di Sungai Pisang dan pulau-pulau di sekitarnya. Aktivitas seperti memancing, berenang, snorkeling adalah daya tarik utama Sungai Pisang. Memahami interaksi antara wisatawan dan komunitas nelayan guna bagaimana perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat nelayan di Sungai Pisang yang disebabkan oleh munculnya kegiatan wisata bahari yang ada di sungai pisang. Metode penelitian dalam penelitian ini akan disesuaikan dengan tujuan untuk menganalisis mengenai bagaimana Wisata Bahari Merusak Prilaku Sosial Budaya dalam Masyarakat Nelayan di Sungai Pisang. Metode penelitian kualitatif peneliti anggap tepat digunakan karena memungkinkan peneliti untuk mendapatkan sebuah data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna dengan prosedur perolehan data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada umumnya masyarakat merasakan dampak positif dari perkembangan sektor pariwisata, terutama dalam hal peningkatan perekonomian. Pariwisata menciptakan peluang tambahan bagi mereka, seperti menjual hasil tangkapan langsung kepada wisatawan atau bahkan menjadi pemandu wisata bahari, seperti penyewaan perahu atau jasa transportasi laut. Akan tetapi ada juga kekhawatiran bahwa semakin berkembangnya pariwisata bisa meminggirkan mata pencaharian nelayan tradisional dan mempengaruhi budaya yang ada dikehidupan masyarakat nelayan.
Ketimpangan dan Komunikasi sebagai Penyebab Terjadinya Konflik pada Masyarakat dan Pemerintah Terhadap Dampak Transportasi Angkutan Pertambangan Batu Bara di Kabupaten Indragiri Hulu Fajar Nurdi Sholikin; Muhamad Jamil
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas ketimpangan dan komunikasi sebagai faktor utama penyebab konflik antara masyarakat dan pemerintah terkait dampak transportasi angkutan pertambangan batubara di Kabupaten Indragiri Hulu. Ketimpangan yang dimaksud meliputi distribusi manfaat ekonomi yang tidak merata, kerusakan infrastruktur, dan pencemaran lngkungan yang dirasakanlebih berat oleh masyarakat dibandingkan dengan keuntungan yang diterima. Selain itu, kurangnya komunikasi yang transparan antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat memicu kesalahpahaman dan kecurigaan yang memperburuk situasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapanga, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan transportasi tambang memperbesar ketidakpuasan masyarakat. Konflik yang muncul berdampak pada hubungan sosia, menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerinta, dan menghambat upaya pembangunan daerah. Konflik adalah fenomena yang timbul sebagai bagian dari dinamika masyarakat. Ketimpangan dan komunikasi berperan penting dalam memicu serta menyelesaikan konflik. Ketimpangan, baik dalam bentuk sosial, ekonomi, maupun politik, sering kali menjadi sumber utama ketegangan antarkelompok atau individu. Ketidakadilan distribusi sumber daya dan kekuasaan memunculkan perasaan ketidakpuasan, yang berpotensi memicu konflik terbuka. Di sisi lain, komunikasi yang buruk, seperti kurangnya tranparansi atau kesalahpahaman, memperburuk situasi dan memperdalam konflik. Sebaliknya, komunikasi efektif memainkan peran penting dalam resolusi konflik. Dialog terbuka, mediasi, dan negosiasi menjadi kunci dalam menciptakan pemahaman bersama dan menemukan solusi yang dapat diterima semua pihak.
Peran Serta Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Desa di Kabupaten Tanah Datar ashriramadhan; Muhammad Zikri
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran serta masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan desa di Kabupaten Tanah Datar melalui pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Partisipasi masyarakat di setiap tahapan pembangunan menjadi kunci utama dalam mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan action research dengan tahapan perancangan konsep, pengumpulan data, implementasi program, evaluasi, dan diseminasi hasil. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan focus group discussion (FGD) dengan melibatkan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 25% melalui diversifikasi usaha berbasis sumber daya lokal, seperti pengolahan produk pertanian dan pengembangan ekowisata. Selain itu, program ini mendorong pelestarian lingkungan melalui teknologi ramah lingkungan dan pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini memberikan nilai baru berupa strategi integratif yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rekonstruksi Sosial melalui Model Rekayasa Sosial dalam Pemberdayaan Ekonomi Difabel: Studi Kasus di Yayasan CIQAL Yogyakarta Rizka Anisa Rahman; Syamraeni
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi model rekayasa sosial dalam memberdayakan difabel melalui pendekatan ekonomi inklusif di Yayasan CIQAL Yoguakarta. Dengan menggunakan kerangka teori kontruksi sosial dari Peter Berger dan Thomas Luckmann, penelitian ini mengungkap bagaimana pemberdayaan difabel tidak hanya melibatkan pengembangan keterampilan tetapi juga perubahan cara pandang masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview), Adapun informan penelitian ini adalah pengurus Yayasan CIQAL dan Difabel yang sudah memiliki usaha sendiri. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan oleh peneliti dapat dikesimpulan bahwa penerapan teori konstruksi sosial oleh Berger dan Luckman, dengan mengubah pandangan masyarakat yang menganggap difabel sebagai kelompok yang tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi. Melalui program pelatihan keterampilan, kewirausahaan, dan RBM, Yayasan CIQAL berhasil meningkatkan kemandirian, kepercayaan diri, serta mengurangi ketimpangan sosial di kalangan difabel. Perubahan ini mencerminkan pergeseran konstruksi sosial yang melihat difabel sebagai kontributor aktif, bukan individu yang bergantung. Advokasi kebijakan inklusif yang dilakukan Yayasan CIQAL juga turut berperan dalam merubah struktur sosial dan kebijakan publik untuk mendukung keberagaman dan inklusivitas.
Konstruksi Sosial Identitas Gender dalam Masyarakat: Studi Kasus Pengaruh Medai Sosial Terhadap Perspektif Gender di Kalangan Remaja Wahyuni, A. Indri
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran platform media sosial dalam mengkonstruksi identitas gender dalam masyarakat terkhusus di kalangan remaja. Dengan mengamati fenomena yang terjadi dan Fokus kajian ini terhadap akun @WMNlyfe dan @Magdaleneid. Kedua akun tersebut merupakan akun yang terdapat di platform instagram yang banyak membahas dan mengkampanyekan isu-isu tentang gender dengan memberikan analogi yang sering dialami pada zaman sekarang. Dengan menggunakan pendekatan analisis konten untuk menganalisis peran sosial media dalam mengkonstruksi identitas gender di kalangan masyarakat khususna remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran platform media sosial sekarang bukan lagi menjadi tempat komunikasi virtual saja melainkan sudah menjadi arena rekonstruksi sosial terkhusus isu mengenai identitas gender. Hal ini menciptakan pandangan baru mengenai identitas gender dan kesetaraan gender. Dengan adanya perubahan ini menjadikan remaja-remaja yang sedang dalam fase mencari jati diri menjadi sangat kolektif dalam memandang suatu kasus yang terjadi sehingga mengurangi timbulnya sistem stereotipe.
Economy Blue Sebagai Pilar Pembangunan Sosial Ekonomi di Kabupaten Bulukumba Nurqalbi, Andira
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi biru merupakan pendekatan pembangunan berkelanjutan yang memanfaatkan sumber daya laut untuk pertumbuhan ekonomi, pelestarian ekosistem, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi biru melalui sektor perikanan, pariwisata bahari, pengolahan hasil laut, dan pelestarian budaya maritim seperti pembuatan perahu Pinisi. Strategi ekonomi biru di daerah ini mencakup perikanan berkelanjutan, diversifikasi pendapatan melalui produk bernilai tambah, konservasi ekosistem laut, dan pengembangan pariwisata berbasis edukasi. Kendati demikian, penerapan ekonomi biru menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, modal, serta pengetahuan masyarakat. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, ekonomi biru diharapkan dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan ramah lingkungan, mendukung keberlanjutan ekosistem laut, dan menciptakan kesejahteraan bagi generasi mendatang.
Protes Sosial sebagai Panggung Depan: Perspektif Dramaturgi terhadap Aksi Pembuangan Susu oleh Peternak Sapi Perah Novinta Sari
Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: Desember 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksi pembuangan susu oleh peternak sapi perah yang terjadi di Boyolali merupakan bentuk protes yang mengundang perhatian publik. Dalam konteks ini, aksi tersebut dapat dipahami melalui perspektif dramaturgi yang dikemukakan oleh Erving Goffman. Melalui perspektif dramaturgi, penulis bertujuan untuk menggali bagaimana peternak sapi perah membingkai aksi pembuangan susu sebagai pertunjukan sosial yang dimaksudkan untuk menarik perhatian masyarakat dan pihak berwenang. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal dan artikel untuk memhami konsep dramturgi dalam aksi pembuangan susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa dalam perspektif dramaturgi peternak memainkan peran sebagai aktor dalam panggung sosial, menggunakan pembuangan susu sebagai simbol penderitaan mereka, dengan masyarakat, media, dan pemerintah sebagai penontonnya. Perspektif dramaturgi memudahkan kita untuk memahami dinamika sosial dalam aksi protes ini dan bagaimana peternak mengelola citra diri serta memperjuangkan hak mereka dalam panggung sosial yang lebih luas.

Page 1 of 1 | Total Record : 7