cover
Contact Name
Willy Akmansyah Lubis
Contact Email
willyakmansyahlbs70@gmail.com
Phone
+628566672263
Journal Mail Official
ambacangjipm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syeikh Abdul Fattah, Setia Karya, Natal, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Published by PT. Willy Print Art
ISSN : -     EISSN : 30900654     DOI : -
Core Subject : Education,
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, khususnya yang dilakukan oleh akademisi, praktisi, dan lembaga-lembaga non-profit yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para peneliti dan pelaku pengabdian dalam menyebarluaskan berbagai kegiatan yang inovatif dan berdampak positif dalam upaya mengatasi permasalahan sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat. Jurnal ini terbit 6 kali dalam setahun (November, Januari, Maret, Mei, Juli dan September) dikelola oleh PT. Willy Print Art dengan akses terbuka yang memiliki ISSN daring atau E-ISSN (3090-0654).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Internalisasi Alur Sistem Peradilan melalui Studi Observatif dan Penguatan Administrasi Hukum di Kantor Hukum Sarmadan Pohan Akhyar; Rahmadhani; Suaidah Btr; Suci Rahmadani; Maulida Hasnah Pulungan; Muhammad Arpan Rasoki Daulay; Muhammad Umar Hamid Lubis
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tinggi hukum seringkali menghadapi tantangan berupa kesenjangan antara teori akademik dan praktik lapangan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi praktis dan integritas calon sarjana hukum melalui program magang di Kantor Hukum Sarmadan Pohan. Metode yang digunakan adalah studi observatif dan partisipatif, yang mencakup pelatihan legal drafting serta kunjungan lapangan ke berbagai instansi penegak hukum. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil menguasai kemahiran teknis dalam penyusunan surat kuasa pidana dan perdata sesuai standar formil HIR/RBg dan KUHAP. Selain itu, melalui observasi di Polres, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, hingga Lembaga Pemasyarakatan, mahasiswa memperoleh pemahaman holistik mengenai Sistem Peradilan Pidana Terpadu. Internalisasi etika profesional yang diberikan oleh pamong terbukti mentransformasi pola pikir mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi dinamika profesi hukum dengan mengedepankan integritas dan nilai officium nobile.
Prosedur Pendaftaran Pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyabungan Idris; Wanda Indriana Putri; Sarah Nst; Riska Nst; Roslina; Fadilah Nauli; Salwa Nasution; Nurul Sakinah; Suci Ramadani Nst
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan merupakan peristiwa hukum yang harus dicatat agar memiliki kekuatan hukum yang sah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 tentang Pencatatan Pernikahan. Pencatatan pernikahan bagi umat Islam dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Namun dalam pelaksanaannya, masih terdapat masyarakat yang belum memahami prosedur pendaftaran pernikahan sehingga sering terjadi keterlambatan pendaftaran dan kekurangan persyaratan administrasi. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan pendampingan langsung dalam pelayanan administrasi pernikahan di KUA Kecamatan Panyabungan selama bulan Januari sampai Februari 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa prosedur pendaftaran pernikahan di KUA Kecamatan Panyabungan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan melalui tahapan pemberitahuan kehendak nikah, pemeriksaan nikah, pengumuman, akad nikah, dan pencatatan pernikahan. Kendala yang sering terjadi adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai persyaratan dan batas waktu pendaftaran. Melalui kegiatan pendampingan, masyarakat menjadi lebih memahami prosedur sehingga pelayanan dapat berjalan lebih tertib.
Peningkatan Literasi Bahasa dan Budaya Indonesia berbasis Cerita Rakyat bagi Anak Migran di Segambut, Kuala Lumpur, Malaysia Diana Hardiyanti; Heri Dwi Santoso; Asphaninda Ratu Dewanti; Arviza Puterizahra
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi November
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian migrant children in Malaysia face educational and identity-related challenges because some of them have limited access to formal schooling and grow up in multilingual environments that may reduce their exposure to Indonesian language and culture. This community service program aimed to strengthen Indonesian language and cultural literacy among Indonesian children at the Segambut Learning Center, Kuala Lumpur. The program was conducted through a participatory educational approach involving coordination with learning center administrators, preparation of Indonesian folklore-based learning materials, interactive storytelling, guided reading, role play, traditional songs, and reflective evaluation. The target participants were 45 Indonesian children aged 5 to 11 years. Data were collected through observation, short oral questions, retelling activities, and feedback from the learning center. The results indicate that folklore-based activities created an engaging literacy space, encouraged children to listen, respond, retell stories, and use Indonesian expressions in meaningful contexts. The activities also introduced cultural values through stories such as Maling Kundang, Roro Jonggrang, and Cindelaras. This program shows that culturally responsive storytelling can serve as an accessible strategy to support heritage language maintenance, cultural awareness, and national identity formation among Indonesian migrant children. Continued mentoring and structured reading materials are recommended to sustain the impact of the program.
Peran Bimas Islam dalam Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin di Kantor Kemenag Kabupaten Mandailing Natal Amrar Mahfuz Faza; Ahmidul Berkah; Siti Amelia; Khairun Nisa; Irma Suryani
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Edisi Mei
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan perkawinan merupakan program yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama melalui Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) sebagai upaya pembinaan bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tujuan perkawinan, hak dan kewajiban suami istri, serta pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian/pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bimas Islam dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung pada bulan Januari–Februari 2026. Hasil menunjukkan bahwa Bimas Islam berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi bimbingan perkawinan. Program ini membantu meningkatkan kesiapan calon pengantin, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan sarana. Dengan adanya Surat Edaran Dirjen Bimas Islam Tahun 2024, bimbingan perkawinan menjadi bagian penting dalam pembinaan calon pengantin.
Pelaksanaan Magang dan Analisis Proses Penyelesaian Perkara di Pengadilan Agama Panyabungan Kelas II Amrar Mahfuzh Faza; Muhammad Sibaweh Ridwan; Siti Aminah; Lina Yuswarni; Nur Sakiyah; Risna Suhro; Nurisyah
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Edisi Mei
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelesaian perkara serta pelaksanaan administrasi dan hukum acara di Pengadilan Agama Panyabungan. Metode yang digunakan adalah pengabdian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan dan observasi terhadap praktik peradilan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penyelesaian perkara di Pengadilan Agama Panyabungan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pendaftaran perkara, penetapan majelis hakim, pemanggilan para pihak, proses mediasi, pemeriksaan persidangan, pembuktian, hingga pembacaan putusan. Selain itu, administrasi dan minutasi perkara dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum acara perdata yang berlaku serta didukung oleh penerapan sistem peradilan berbasis elektronik (e-court) untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan penyelesaian perkara di Pengadilan Agama Panyabungan telah berjalan sesuai dengan prinsip peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan.
Guru Unggul Adaptif Digital dalam Menciptakan Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar Marsel Maipauw; Prisilia Talakua; Linda Ayu Pratiwi; Dhea Hidayatus Syuraida; Feby Arfany
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Edisi Mei
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akselerasi teknologi digital menuntut sektor pendidikan dasar untuk terus bertransformasi. Di SD Negeri 138 Ambon, pemanfaatan platform digital oleh para guru masih berada pada level dasar dan belum menyentuh potensi optimal dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam memformulasikan pembelajaran yang dinamis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini diinisiasi untuk mengupgrade kompetensi digital para pendidik agar mampu memformulasikan ruang kelas yang interaktif dan inovatif berbasis AI. Skema pelaksanaan  program mengadopsi metode pelatihan partisipatif yang meliputi tahapan sosialisasi konseptual, demonstrasi operasional perangkat secara langsung, sesi praktik mandiri yang terbimbing, serta diskusi interaktif. Platform yang diperkenalkan mencakup ChatGPT, Canva, Gamma, Assemblr EDU, dan Quizizz. Kegiatan ini berhasil membuka cakrawala baru bagi para guru mengenai integrasi AI untuk otomatisasi administrasi dan media ajar. Para peserta kini memahami pemanfaatan ChatGPT untuk penyusunan RPP, Gamma dan Canva untuk visualisasi materi, Assemblr EDU guna menghadirkan realitas buatan (AR) 3D, serta Quizizz sebagai instrumen evaluasi yang menyenangkan. Meski begitu, kendala teknis seperti fluktuasi sinyal internet dan variasi kesiapan gawai peserta masih menjadi tantangan di lapangan. Program PKM ini memberikan dampak yang signifikan dalam memicu kesiapan adaptasi digital guru demi mewujudkan pola pembelajaran dasar yang lebih atraktif dan relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.
Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Sekolah Dasar dalam Menggunakan Teknologi Digital: Kajian Pengabdian Masyarakat Aswidani
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Edisi Mei
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the lives of elementary school children. Children aged 6–12 years are increasingly intensive in using digital devices for both learning and entertainment. This condition requires parental guidance to ensure that technology use does not lead to negative impacts such as gadget addiction, exposure to age-inappropriate content, and socio-emotional disturbances. This community service activity aims to enhance the understanding of parents and university students regarding the concept of digital parenting and strategies for assisting children in the use of digital devices. The implementation method involved an interactive socialization session lasting three hours with 25 participants, consisting of parents and students. The activities included material delivery, group discussions, and simulations of drafting a Family Media Agreement. The results showed an increase in parents’ knowledge of digital literacy, their ability to establish family rules related to gadget use, and their awareness of the importance of open communication with children. The presence of students as facilitators also strengthened academic–community collaboration in fostering a culture of digital literacy. The conclusion of this activity is that digital literacy socialization is effective in improving parents’ capacity to guide children in using digital devices in a healthy and productive manner. Recommendations for future activities include the development of digital parenting modules and the integration of family digital literacy programs with schools and local communities.
Analisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Multi Guna (PMG) dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah pada Bank Sumut Syariah Capem Panyabungan Siti Kholijah; Muhammad Ramadhan Pratama Lubis; Riski Adi; Dedi Syafriansyah; Yaumun Nur Rahayu Lubis; Siti Annisa; Masroani Siregar; Mutiah; Nikmah Hayati; Zelvi Selvia Rima Safitri; Lukman Nur Hakim
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Edisi Juli
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to analyze and optimize the marketing strategy of the Multi-Purpose Financing (PMG) product to increase the number of customers at Bank Sumut Syariah Capem Panyabungan. The main problem identified is the low level of public understanding of Islamic financing products and limited promotional activities, which affect customer growth. The method used is a qualitative approach with a participatory assistance model through observation, problem identification, counseling, and discussions with bank staff. The results show that implementing marketing strategies through the marketing mix (product, price, place, and promotion) and community socialization activities can increase public understanding and interest in PMG products. In conclusion, well-planned marketing strategies based on public education can increase the number of customers and strengthen public trust in Islamic banking services.
Edukasi Budaya Literasi Sebagai Upaya Menumbuhkan Kebiasaan Membaca pada Siswa UPTD SDN 074056 Dahana Humene Eka Periaman Zai; Dernius Hura; Indah Wijaya Lase; Operianus Mendrofa; Edward Harefa; Otilina Gulo
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): Edisi Juli
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya minat baca dan belum terbentuknya budaya literasi di sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Kondisi tersebut juga ditemukan di UPTD SDN 074056 Dahana Humene, di mana kebiasaan membaca siswa belum berkembang secara optimal akibat terbatasnya pembiasaan literasi dan pemanfaatan sumber bacaan di lingkungan sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa melalui edukasi dan pendampingan dalam membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi budaya literasi, diskusi dan identifikasi permasalahan, pendampingan guru, serta praktik implementasi kegiatan literasi di kelas. Sasaran kegiatan meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa UPTD SDN 074056 Dahana Humene. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mendapat respons positif dari seluruh peserta. Guru memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai strategi pengembangan budaya literasi, sedangkan siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan membaca bersama, membaca mandiri, dan menceritakan kembali isi bacaan. Program juga mendorong sekolah untuk mengoptimalkan pembiasaan membaca melalui kegiatan literasi rutin dan pemanfaatan pojok baca sebagai bagian dari lingkungan belajar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat budaya literasi di sekolah dasar melalui peningkatan keterlibatan guru dan siswa dalam aktivitas membaca. Keberlanjutan program diharapkan mampu membentuk kebiasaan membaca yang lebih baik, meningkatkan kemampuan literasi dasar peserta didik, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang literat, aktif, dan berkarakter.
Edukasi Literasi Mikroplastik dan Pemilahan Sampah melalui Pendekatan Edukatif di Ruang Publik Audhita Palupi Ekasari; Peni Sriwahyu Natasari
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Edisi Mei
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulan sampah plastik yang tinggi di ruang publik memicu fragmentasi menjadi mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Kurangnya literasi dan praktik pemilahan sampah memperburuk situasi ini, sehingga edukasi lingkungan di ruang publik seperti Car Free Day (CFD) sangat diperlukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi dan persepsi peserta terhadap kegiatan edukasi Kegiatan dilakukan menggunakan metode penyuluhan partisipatif di CFD Kota Malang dengan melibatkan 31 responden Seluruh responden (100%) berhasil menjawab post-test dengan benar dan rerata skor simulasi praktik pemilahan mencapai 96,77. Evaluasi penerimaan juga menunjukkan respons sangat positif Pendekatan edukasi interaktif terbukti memberikan pemahaman yang baik mengenai pemilahan sampah dan bahaya mikroplastik di masyarakat.